Memori Yang Tak Terlupakan di Yan’s House Hotel Bali

“No matter what happens, some memories can never be replaced.”

Bangunan biru muda di Jalan Kartika Plaza itu begitu menyita perhatian. Arsitektur Victorian Pop yang berbeda dari sekelilingnya, warnanya yang cerah ceria namun klasik dan artistik membuat banyak orang yang sedang berjalan kaki di sepanjang Jalan Kartika Plaza menolehkan kepalanya. Demikian juga dengan saya. Sedikit ragu-ragu saat saya membuka pintu lobby di bagian depan. Anuh, rumah ini kok nggak kayak hotel ya? Katanya saya diundang untuk menghadiri launching sebuah hotel, lha apa benar ini hotelnya? Kok kelihatan seperti rumah biasa?

Namun keraguan saya itu ditepis oleh senyum hangat yang menyilakan saya  untuk masuk. “Selamat datang di Yan’s House Hotel, rumah kita bersama,” begitu kata Bli Agus menyambut rombongan dari Jakarta yang baru saja datang. Baru kemudian saya tahu bahwa Yan’s House Hotel ini memang dibuat dengan konsep kekeluargaan sehingga kehangatan dan kenyamanan sebuah rumah terasa sangat kental.

Review Yan’s House Hotel Bali

Nama Yan’s House sendiri diambil dari nama pendirinya yaitu Bapak Wayan, dan Bli Agus adalah anak dari Bapak Wayan yang meneruskan usaha penginapan ini sekaligus pengagas ide-ide baru yang memberikan sentuhan unik di Yan’s House Hotel. Lebih lanjut, Bli Agus mengatakan bahwa Yan’s House Hotel dibangun dengan dasar kekeluargan, semua yang datang adalah saudara yang menginap di rumah. Oleh karenanya semua dilayani dengan rasa kasih sayang tulus dari hati dan keramahan khas Bali. Diharapkan semua yang menginap di sini mendapatkan pengalaman liburan di Pulau Dewata yang tak terlupakan.

Saya harus mengiyakan kata-kata dari Bli Agus di atas. Bukan karena ia adalah pemilik dari hotel ini namun karena apa yang ia ucapkan memang benar saya rasakan. Yan’s House Hotel yang dulu awal saat awal dibangun di tahun 1970an hanya memiliki 4 kamar sederhana, saat ini hadir dengan tampilan dan keanggunan baru yang bikin memorable. Layaknya keluarga yang memiliki karater beraneka ragam, kamar-kamar yang ada di Yan’s House Hotel juga memiliki tema yang berbeda-beda. Terdapat 11 jenis tema kamar (thematic room) yang masing-masing memiliki keunikan dan ciri khas tersediri, beberapa di antaranya adalah….

Follow me to Bachelor’s Pad room di sebelah kanan. Seperti namanya, kamar ini emang buat para brondong pemuda-pemuda maskulin, makanya dekorasinya seru gini.

Kalau yang ini adalah kamar dengan tema Homeland yang terinspirasi dari kandang kuda, lengkap dengan rumput sintetis di sepanjang kamar. Seru!

Join me at the Vintage Groove Room. Kamarnya punya mini bar ala-ala gitu. Instagrammable banget deh.

Buat honeymooners, bisa pilih kamar the Love Nest ini. Interiornya dominan pink yang cantik. Ada jeruji manis yang bikin lope-lope beterbangan di udara! 😛

Nah kalau yang ini kesukaan saya; Family Room, Homey Wonderland. Bisa muat 4 orang anggota keluarga: papa-mama dan 2 anak. Ranjangnya pun terpisah, yang anak ada bunk bed sementara yang buat ortu tentunya double bed. Satu interior yang menyita perhatian di sini adalah cerminnnya yang antik banget! Love deh, saya sampe selfie di situ hahaha. Ohya, setiap family room sudah memiliki living room-nya sendiri, jadi bercengkerama dengan keluarga pun tetap hangat di dalam kamar.

This Chill out room is definitely chilling! Wow, baru kali ini saya ngerasain ada hotel yang lengkap banget kamarnya. Kamar chill out ini diperuntukkan buat kamu-kamu yang ngetrip bareng temen reramean dan nggak mau misah kamar. Model-model hostel gitu padaha hotel ^_^ Satu kamar muat 4 orang dengan bunk bed yang lucu. Ada area buat ngumpul di tengah ruangan yang lumayan spacey. Saya ngebayangin kalau saya lagi mau weekend getaway bareng the girls (sohib-sohib cewek saya dari Jakarta) maka bisa nginep di sini, terus malamnya main gaplek atau begadang ngobrol gaje ngomongin kenangan masa lalu dan rencana masa depan. Hahaha, seru banget nampaknya! Kamar mandinya nggak kalah lucu, beneran model hostel gitu. Hihihi.

Feel the classic luxury ambience at Grand Victorian Room. Kamarnya cantik banget, nget, nget! Saya betah banget di sini. Interiornya yang serba putih dengan dominasi coklat muda bikin nggak mau keluar kamar apalagi khusus buat kamar ini terdapat gueridon service alias layanan menyediakan hidangan di dalam kamar. Kayak punya buttler gitu. Aaaaak. So British! So lovely, me wanna try!

 

Anw, saya sendiri menginap di kamar Eclectic Living. Kamarnya luaaas, ada mini bar dan meja cantik menghadap ke jalan. Begitu masuk ke dalam kamar saya langsung feel homey. Terlebih lagi selepas capek main di Pantai Segarra mengejar sunset, saya mendapati coklat enak di meja dekat tempat tidur. I was touched by the genuine service. Anw, karena saya menginap di sini sendirian, maka foto di kamar ini nggak ada sayanya, abisnya nggak ada yang motretin. Hihihi.  Besok paginya saya bangun dengan sayup-sayup suara celoteh anak-anak sekolahan, ah ternyata lokasi Yan’s House Hotel ini nggak jauh dari sebuah SMP. Saya sempat duduk terdiam di atas tempat tidur mendengarkan suara riang anak-anak bersenda gurau, keramaian tersebut seolah membawa saya ke masa waktu saya SMP dulu. Ah, lagi-lagi saya jadi bergumam ah… It was really a pleasant stay at Yan’s House Hotel!

Lima alasan yang  bikin saya betah di Yan’s House Hotel Bali adalah:

  1. Dapat modem. Iya, selain free wifi  di seluruh area hotel, tamu juga dapat modem yang bisa dibawa melancong ke mana aja di Bali. Tuh, yang fakir kuota tuh, bebas internetan dan bisa update kapan saja dan di mana saja. Ihiy! Setahu saya Yan’s House Hotel ini yang pertama kasih service begini di Bali.
  2. Suka lokasinya!  Cuma 5 menit jalan kaki ke Segarra Beach dan sekitar 15 menit ke Pantai Kuta yang terkenal ituh. Plus banyak kedai-kedai pakaian lucu gitu di sekitarnya.
  3. Ada layanan Baby Sitter-nya. Iyes, para mamah muda bisa party sampe malam tanpa kuatir ninggalin anak sendirian di hotel 😛 eh. Hahaha, maksudnya kalau para ortu butuh me time ada layanan baby sitter yang disediakan yang sudah bekerja sama dengan sebuah yayasan yang berpengalaman. Kalau nggak salah ratenya mulai dari IDR 100.000,- / jam. Masih tergolong murah dibanding tiket pesawat suster bawa dari Jakarta, kan? 😛
  4. Yan’s House Hotel punya sundown service di mana nggak banyak hotel punya. Jadi setiap malam pas kita menginap maka akan diberikan coklat delish gitu yang meleleh di lidah buat teman tidur. Ah, how thoughtful! Tapi kalau keluarga kan memang harus saling memperhatikan begitu ya.
  5. Menunya otentik banget di Code Grafiti restaurant. Ada buanyak banget menu yang menggabungkan cita rasa modern dan tradisional Bali. Khusus restonya nanti saya ulas sendiri ya, soalnya lekker banget!

Anw, dua hari lamanya saya menginap di Yan’s House Hotel. Saya pulang dengan senyum mengembang di dada, juga dengan membawa memori serta keluarga baru yang akan selalu saya rindu jika mampir ke Bali.

 

Sobat CE, kapan mampir ke Yan’s House Hotel Bali? Seru banget lho

 

Alamat Yan’s House Hotel

Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung, Bali

Telepon : +62 361 752388

 

 

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Hotels dan tag , , , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke Memori Yang Tak Terlupakan di Yan’s House Hotel Bali

  1. nengbiker berkata:

    menarik itu yg ada jeruji kyk di penjara itu. menarik…

  2. Review Kos aq dong kakak. Hahahaha

  3. Arman berkata:

    Tema kamar nya unik dan lucu lucu ya…

  4. Sharon Loh berkata:

    Ih lucu bangettt semua kamarnya beda tema gitu yah kak?
    Aku paling suka yang Homeland. Rumput nya itu lohhh ❤

  5. kak…hotelnya unik banget… itu beneran ada jasa babysitter? asik banget… jadi bisa santai2 tanpa harus lari2 ngejar bocah ya hahahaha…

  6. reymaulana berkata:

    Waaah dari luar aja tampilan hotelnya sudah mengundang banget buat masuk ya. Ku suka yang tema ranch itu, rumput sintetisnya halus lembut kah?
    Apalagi ada modem dan sundown service, bentuk perhatian yang simple tapi touchy banget ya

  7. Fanny f nila berkata:

    Ini niiih yg aku suka dari bali.. Mungkin saking banyaknya hotel di sana, jd semua berlomba kasih service yg terbaik, design hotel yg ga biasa dan unik, plus harga kompetitiv banget.. Kyknya malah mahalan hotel2 d jkt.. Design kebanyakan biasa pula..jd kangen pgn k bali

  8. adelescarlet berkata:

    ihhh, kamar love nestnya lucu 💕 #bangayokhalalinadek huauauauau

  9. Ria berkata:

    point no 4 bikin saya meleleh bacanya…. (penggila coklat)

  10. bersapedahan berkata:

    keren bener konsep hotel ini … unik . beda banget dengan yang sudah ada

  11. Iwan Tantomi berkata:

    Eh, ada ranjang tingkat, lucuk. Bentar ini hotel budget?

  12. Lombok Wander berkata:

    Terima kasih atas informasinya pak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s