Bali Day 2: It’s All About YOU!

Menikmati Pantai Kuta (lagi) dan Eloknya Pantai Padang-Padang.
Jam berapa biasanya kamu bangun? Saya biasa melek jam 5 pagi, itu kalau hari kerja sih. Kalau akhir pekan biasanya suka-suka :p hehe. Nah di hari kedua ini, pas lagi mimpi ke langit ketujuh, pas lagi enak-enak bobok dikelonin suami, saya tetap kebangun jam 5 pagi jugaaa! Aaaaa demi bajigur, pisang rebus, kue putu bambu yang enak ituu @#$%^!&*?… 😀
Saya terbangun pagi-pagi buta karena alarm siwalan yang lupa dimatikan, parahnya gak bisa tidur lagi! Huh, seribu HUH. Saya intip melalui jendela, langit di luar masih gelap. Ya iyalah, ini Bali gitu lho. Jangankan jam 5, jam 6 aja matahari masih malu-malu keluar dari persembunyiannya. Jadi sambil narikin jenggot suami (berharap biar dia cepetan bangun), saya menunggu dengan setia jarum jam berdetak-detak dengan manisnya.
Time has a wonderful way of showing us what really matters.
Menyusuri pantai Kuta di pagi hari adalah ritual wajib bagi saya dan suami. Ah, kaki ini terlalu lama tidak menjalani hakikatnya, terlalu lama dipakai berjalan dibungkus sepatu. Maka saya melepas sandal jepit yang saya kenakan, membiarkan kulit telapak kaki yang telanjang itu bersentuhan langsung dengan ibu pertiwi. Butir-butir pasir tadi menggelitiki jemari, memberikan sensasi tersendiri: melembutkan hati. Ada yang indah ketika jiwa dan tubuh ini bersentuhan langsung dengan bumi. Saya selalu menyukai saat-saat seperti ini, saya menyatu dengan alam, seolah saya berbicara dan berkomunikasi dengan semesta. Rasanya damai dan saya menikmatinya. Menikmati pasir yang mengotori kaki, menikmati hembusan angin nakal yang memporak-porandakan rambut ikal ini, menikmati genggaman erat tangan suami atau candanya yang menggoda, yang membuat saya harus berlari-larian mengejarnya karena (pura-pura) jengkel 😀
Pantai Padang-Padang terletak di daerah Pecatu, +/- 20km dari Pantai Kuta dan dapat ditempuh sekitar 20 menit berkendara. Sayah mau ke siniiii ^_^
Puas bercengkerama di pantai Kuta, saya melanjutkan dengan pijat di pinggir kolam renang sementara Adrian menyegarkan diri dengan berenang bolak-balik mengitari kolam. Entah berapa lap yang berhasil dia lakukan saya tidak menghitungnya, saya terlalu sibuk leyeh-leyeh nikmat dipijat. Menyenangkan! Lalu menjelang sore kami pun tancap gas ke Pantai Padang-Padang di daerah Uluwatu sana. Sueer! Saya dan suami gak tau jalan maka GPS lah penyelamat kami. In GPS we trust! Yeay ^_^
Harapan saya, sampai di Padang-Padang akan mendapati pantai yang sunyi sepi. Ternyata salah -_- kami salah pilih waktu, sedang ada kejuaraan surfing dari Rip Curl, jadilah kami berdesakan di pantai Padang-Padang penuh bule yang hanya mengenakan cawat dan BH saja (iya, iya bahasa kerennya Bikini :p).
In love with the crystal clear sky and refreshing wave.
Sore hari, setelah saya dan Adrian balik lagi ke kuta kami duduk berdua menunggu matahari terbenam. Lalu ketika semburat jingga itu mulai muncul, ketika mentari tenggelam dengan pelan namun pasti, Adrian mengeratkan genggaman tangannya, saya juga. Kami saling memandang, hati saya menghangat. Di matanya saya lihat cinta, dalam peluknya saya rasa cinta.
Pelan saya berbisik:
Happy ANNIVERSARY my dear hubby, never a single day I regret living with you. Kata-kata tidak akan pernah cukup untuk mewakili bagaimana perasaanku melalui hari-hari pernikahan kita. Semua tawa kita, semua pertengkaran kita, semua kekonyolanmu atau kengeyelanku, semua itu sungguh berharga. Thank you for teaching me always lean on to our strength and forgive our weaknesses.
Every marriage takes Love, Respect, Understanding, Friendship and Faith to make it last and we are doing it everyday. Terkadang gagal, karenanya kita bertengkar tapi selalu dan selalu tanganmu menggandeng tanganku dan juga demikian sebaliknya. Itu mengingatkan kita berdua pada janji nikah yang dulu terucap.  Terima kasih telah mencintaiku apa adanya.
.
Ah, sekali lagi Selamat Ulang Tahun Perkawinan yang ke-4, suamiku sayang.
Iklan

60 respons untuk ‘Bali Day 2: It’s All About YOU!

Add yours

  1. Oooo.. ternyata….. lagi ngerayain anniversary tohhh..
    Sayang bgt ga bisa ketemu.
    Kali lain ya Mbak eka. 🙂
    Cheers!
    *ps : agak kecewa lihat mbak eka tanpa bikini di pantai padang2.. kkwkwkwkkwkwk

  2. Waaahhh.. pantai padang padang nya keren mbak.. Msih pasir putih biru air laut gt yak.. suka deh lihatnya..

    Btw.. ternyata dalam rangka aniversary toh.. selamat ulangtahun pernikahan mbak eka.. semoga apa yg diinginkan oleh mbak berdua terkabul dan semakin mesra 😉

  3. ini 1st time aku meninggalkan jejak di blognya mba eka lho..
    aku jg member KEB mba.
    sering-sering ahh mampir sini…asikkkkk banget gaya nulisnya.
    happy anniversary yaa mba ekaa:D:D.
    romantisss..tisss..tisss..tisss….

  4. Happy 4th Anniversary, waktu itu terbang selalu tidak bisa kembali kecuali ketika melewatinya dengan orang terkasih maka kenangan itu yang berbicara… Semoga perjalanannya kedepan semakin kokoh, ada tembok bisa dilompati, gandengan lebih erat dan pelukan semakin kencang. Dan jangan lupa selalu berusaha agar Titipan dari Tuhan bisa datang tepat waktu… My love and respect to Eka and Adrian-Sir…

  5. wow … lihat foto pantainya bikin pengen ke sana, belum pernah ke pantai padang padang
    met ultah perkawinan ya, semoga berbahagia selalu 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: