Bebek Bengil Yang Gak Tengil

Seperti janji saya di artikel Bukan Pecah di Ubud, sekarang saya akan berbagi rasa waktu memanjakan lidah di Restoran Bebek Bengil kemarin. Dari dulu tempat ini sudah kesohor gila, hampir semua orang bilang bahwa belum makan bebek kalau belum mampir ke Bebek Bengil. Okay, pernyataan itu membuat saya dan Adrian meniatkan diri untuk mencicipi si bebek itu.
Bebek Bengil lokasinya ada di Jalan Hanoman Padang, Ubud. Kalau dari Kuta sekitar 1 jam perjalanan. Begitu sampai, dari luar tempatnya terlihat sempit dan jujur tidak menarik. Setelah pintu masuk ada ruangan di mana kami ditanyai mau makan untuk berapa orang dan mau smoking atau non-smoking. Saya pikir ruangan ini pantas disebut lobby deh ya *semena-mena ngasih nama* ๐Ÿ˜€
Saya sempat berpikir, restoran ini koq sepi? Padahal mobil-mobil berjejalan parkir di luar. Oalaah ternyata restoran ini memanjang ke belakang dan yang penuh adalah tempat duduk di bagian belakang. Kenapa? Ntar tahu sendiri deh. Gak seru ah kalau buka-bukaan dari awal :mrgreen:

Menuju bagian belakang Resstoran Bebek Bengil

Setelah melewati lobby, dibimbing pelayan kami menuju ke bagian tengah dan belakang Bebek Bengil. Wuiiih menyenangkan! Jalannya agak belakโ€”belok dengan pemandangan yang cantik dan baru deh keliahatan tamu-tamu yang ramai yang gak cuma dari Indonesia aja tapi mancanegara juga.

Pilih mana? Lesehan atau enggak?

Tempat duduk di Bebek Bengil ini ada yang berbentuk gazebo sehingga bisa lesehan, ada juga meja kursi seperti layaknya restaurant. Mengingat kala itu restorannya ramai dan kami hanya berdua saja maka Adrian memutuskan untuk makan di meja supaya Gazebo yang notabene bisa memuat lebih banyak orang tersebut dapat dimanfaatkan maksimal bagi tamu lain. Dan lagi alasan lain kami memilih makan di meja kursi adalah… pemandangannya! ^_^

Menyenangkan bukan bisa makan sambil menikmati hamparan padi nan hijau juga pohon kelapa yang melambai di kejauhan? Rasanya tenang dan teduh sekali.

Walaupun restoran ini bernama Bebek Bengil namun tenaaaang, menu yang ditawarkan gak melulu bebek koq. Ada steak, ikan, pasta, masakan tradisional Indonesia bahkan beberapa masakan internasional lainnya.

Original Crispy Duck

Saya memesan Bebek Goreng yang disajikan dengan sayur kacang panjang dan sambal Bali yang terkenal itu. Sementara itu Adrian memesan bebek panggang yang disajikan dengan sedikit condimen salad dan sambal cabe merah ulek.

Grilled Duck with sweet chilli sauce

Begitu pesanan sampai di meja, alamaaaaak….. I..itu ternyata porsinya raksasa ya boow! Sejenak saya dan Adrian melempar pandang karena kaget melihat porsinya, namun kemudian tertawa terbahak-bahak, sudah, hancur sudah itu program diet saya :mrgreen:

Tiramisu cake

Setelah bersusah payah menghabiskan porsi bunuh diri itu, saya dan Adrian memesan dessert Tiramisu Cake. Voillaaa rasanya nikmat banget! Untuk rasa memang saya harus acungi jempol deh, bebek goreng yang saya pesan rasanya gurih dan renyah, dan yang paling penting, tidak bau bebek. Dimakan dengan sambal Bali yang terdiri dari bawang merah serta cabai tomat yang diiris-iris menambah sedap nasi putih yang mengepul panas. Adrian sendiri juga memberikan jempolnya untuk bebek panggang yang ia makan. Bumbunya pas. Tapi menurut saya sih bebek gorengnyaa lebih enak.

Bebek Bengil (Dirty Duck Diner) artinya Bebek yang kotor. Ada ceritanya lhoo. Katanya sih pemilik bingung mau dikasih nama ini restoran. Eh tiba-tiba ada sekumpulan bebek abis main di sawah nginjek-nginjek lantai, karena merekalah tamu pertama restoran (yang hampir jadi itu) maka namanya jadi Bebek Bengil deh.

Harga di Restoran Bebek Bengil berkisar di angka 60-80 ribuan / porsi. Sedangkan dessert bermain di angka 30ribuan. Untuk rasa dan porsinya saya rasa harga tersebut pas banget deh. Puas memanjakan perut dan lidah, maka sekarang waktunya memanjakan hasrat narsis! Hahaha ๐Ÿ˜† Dan inilah beberapa foto yang kami abadikan tanpa tahu malu disana :mrgreen:

ย  ย 

Kasmaran teruus *ditimpuk biarin* Hahaha

Selamat hari Kamis nan Manis, Sobat CE ๐Ÿ˜‰ Jangan lupa nyobain Bebek Bengil kalau di Bali, gak bikin kamu jadi tengil koq ^_^ Hihihi.

.
.
.
Bebek Bengil Trivia:
  1. Mengingat porsinya yang besar, jangan buru-buru memesan banyak. Sedikit-sedikit gpp baru nanti nambah lagi. Daripada sisa kan sayang.
  2. Bawa jaket atau gunakan pakaian yang agak tebal. Anginnya booow, kalau pake baju tipis, alih-alih seksi yang ada malah masuk angin :D.
Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Bali, kuliner dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

69 Balasan ke Bebek Bengil Yang Gak Tengil

  1. gogo berkata:

    turut berduka cita buat si bebek..

  2. Wong cilik berkata:

    tempatnya keren …

  3. danirachmat berkata:

    Kalo di luar Bali masih sama enaknya ga Mba Eka? Etapi ada gak sih?

    Tempatnya aseli romantis dan emang diniatin banget buat tamu biar berlama-lama. Karena porsinya gede kali ya?

  4. pursuingmydream berkata:

    Sipppp, Bebek Bengil aku masukin ke list tempat yg harus dikunjungi di Bali ;-).

  5. Arman berkata:

    bagus banget restonya ya ka!!! dan makanannya keliatannya juga enak.. jadi ngiler deh… ๐Ÿ˜›
    itu yang moto2in siapa ka? apa minta pelayannya motretin? hehehe

  6. devieriana berkata:

    Jalan-jalan mulu nih si ibu satu ini :mrgreen:

  7. Lidya berkata:

    berarti porsinya bisa aku makan bertiga kak hahaha aku,pascal,alvin (irit atau pelit nih emaknya ).
    narsis sih wajib ya ๐Ÿ™‚

  8. Alter Daya Ulya berkata:

    Tempatnya apik! deket sawah.. pengen ke sana *minta tiket ke masindra*

  9. Rukia berkata:

    Iiiihhhhh~ mbak Eka ke Bali ga bilang2
    *mutung*

    Tapi… Tapi… Memang sial itu bebek bengil dgn porsinya, pertama kali ke sana sy juga shock liat porsinya pake pesennya ga kira2 lagi. Selanjutnya kalo ksana seporsi selalu berdua,ga kuat kalo harus sendirian ฦ—ฦ—ษ‘ฦ—ฦ—ษ‘”ฬฎ

    Halah, gara2 postingan ini jd pengen.ke sana lagi dah _(ยดใ……`_)โŒ’)_

  10. Carra berkata:

    jadi penasaran.. ha itu yang moto-motoin pas sesi narsis-narsisan sapa ya…?? Kok mau-maunya, gitu…??
    *kabur dilempar stiletto sama Eka*

  11. uni berkata:

    waaaah pengeeen mba eka ^_^, ih wajib nieh makan bebek bengil, suka sekali uni kuliner bebek, klo dibandung cukup puas dgn bebek pak slamet yg sambelnya maut en bebek betutu di bali heaven ^_^, makasi infonya mba eka ^_^

  12. Pondok Print berkata:

    asiknya makan direstoran ubud
    jadi kepengen
    tempatnya asik banget

  13. unisyifa berkata:

    wah harus di coba nieh bebek bengil, klo ga salah pernah masuk acara kulinernya pak bondan ya mba eka? ^^

  14. venus berkata:

    aku pernah ke sana. sekali doang, hahaha… iya, makanannya enak2. sambelnya enaaaaak ๐Ÿ˜€

  15. Niar Ningrum berkata:

    Buset itu satu porsi nya satu bebek gila, bener2 puas makannya di situ yaambak ๐Ÿ˜€
    Ituh foto2nya lomantis, sama yang motoin mbak ๐Ÿ˜€

  16. Natalia berkata:

    Salah banget baca ini menjelang jam makan… Aaakk langsung ngiler dan melapar!
    Ini di Ubud ya? Penasaran, tahun lalu aku pernah ke resto caem juga di Bali, apakah resto yang sama atau bukan.. ๐Ÿ™‚
    Btw.. itu kok porsi katanya porsi bunuh diri tapi masih bisa pesan dessert sesudahnya? Nah yaa.. hahahah..

  17. lindaleenk berkata:

    Akkkkk aq mau kesana akkkk

    *mupeng*

  18. rere berkata:

    aduh aduh aduh, aku laparrrr…
    *tangkap bebek tetangga

    eniwei, itu poto terakhirnyaaa,,, cuit cuit #loh

  19. Zee berkata:

    Tempatnya bagus ya Ka. Pantes kasmaran terus heheee….

  20. ifanhere berkata:

    ngajak berantem banget ini postingan. isinya gambar makanan semua.. Lapaaaarrr

  21. akuuuu mau bebek bengil. seru kali ya makan bebek bengil berdua pacar yang super tengil. kalau kepedesan tampol pacar aja

  22. ladybugfreak berkata:

    belum pernaah nyobaiin… ๐Ÿ˜„
    cakep yak tempatnya…^^

  23. liannyhendrawati berkata:

    aku pernah sekali kesana, dan ada pengalaman lucu sekaligus memalukan hi hi, waktu ngeliat harga di menunya kukira itu dalam $, jadinya kukira harganya 600 rb ke atas (hah mahal amat??), mana suami pesen 4 lagi, jadinya aku marah-marah, setelah 1/2 jam an barulah aku sadar ooohhh 60 rb toh (suami & anak2 pada menertawakan aku). Setelah pesanan datang, kami dibuat kaget lagi, walah porsinya besar amat, kirain cuma sepotong, tahu gitu pesen 2 aja deh buat kami berlima. Tapi rasanya memang uenakkkk ….

  24. umenumen berkata:

    Aku pengen ke sini lagi!!

    Pas terakhir ke sini sama keluarga, agak kaget sama harganya. Tapi wajar sih sama tempat dan rasa makanannya yang enaaaaaak!

  25. *tambahin lagi lokasi yang wajib dikunjungi kalo kelak ke Bali*

  26. fitrimelinda berkata:

    haha..itu satu porsi satu ekor bebek mbak?? ๐Ÿ˜ฎ

    jumbo bangettt.. ๐Ÿ˜€

  27. 'Ne berkata:

    Aiihh mesranya itu di foto.. hehe

  28. sscorporation11 berkata:

    wah wah wah, bener2 porsi jumbo, tapi makanannya itu bisa habis semua ngga mbak?…:)

  29. niee berkata:

    Pertanyaannya adalah.. itu siapa yg motokan mbak? jangan bilang prlayannya yak mbak minta tolong.. hahahaha..

    Cantik banget deh reatorannya.. karena aku gak.suka bebek.. mikir lagi deh.. sayang soalnya.. hihihi

  30. ded berkata:

    Waktu ke Bali bulan Februari yang lalu saya dihadapkan dengan dua pilihan ke “Bebek Bengil” atau ” ke “Bebek Tepi Sawah”.
    Saya memilih yang terakhir, saya tulis di sini : http://dherdian.wordpress.com/2012/02/08/bebek-tepi-sawah/ , kayaknya restorannya punya konsep yang hampir sama.
    Btw kalau suatu saat ke Bali lagi saya pasti ingin coba “Bebek Bengil” ini. thanks eka ๐Ÿ™‚

  31. septarius berkata:

    ..
    hai, apa kabar Mbak’E..?
    lama gak main kesini.. ^^
    ..
    duh orang metropolitan kalo ada sawah suka heboh..hihihi..
    trus endingnya gimana Mbak, bebeknya habis atau di bungkus.. hehe..
    ..

  32. arikaka22 berkata:

    seumur-umur baru sekali saya makan bebek goreng ๐Ÿ˜ฎ

  33. Myra Anastasia berkata:

    berarti kl makan di sana berdua mending beli 1 porsi aja ya ๐Ÿ˜€

  34. h0tchocolate berkata:

    hahahhaaaa suka foto terakhir *kasmaran terus biarin ditimpukin hahaaa dasaaaar ๐Ÿ˜€ btw, tulisan dan fotonya sukses bikin saya ngiler… mmm.. besok makan bebek aaah ๐Ÿ˜€

  35. Ailtje berkata:

    makan bebek, sambil memandangi sawah, tempat di mana bebek-bebek bermain. Ironis ^_^

    xoxo,
    Ailtje temen bebek

  36. indobrad berkata:

    curious aja. hamparan sawah di situ termasuk yg di’maintain’ gak ya? dalam arti tanaman padinya sengaja didaur ulang dan gak pernah panen biar nampak hijau terus demi memanjakan mata pengunjung? hehehehe.

    serius gw pernah dengar cerita itu di bali sih, tapi gak tau resto yg mana.

  37. Ely Meyer berkata:

    wow .. tempatnya cantik sekali … jadi ingin ke sana deh ๐Ÿ˜›

  38. Gek berkata:

    Ubud memang istimewa. Makan aja disuguhi pemandangan sawah. ๐Ÿ™‚

  39. Alex berkata:

    Dulu pas ke Ubud saya juga pernah singgah untuk makan siang disana.
    Tempatnya enak udaranya sejuk klo cuaca lagi cerah. trus sambelnya matep bgt dah ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s