Kau Bri yang ku pinta


Kau b'ri yang kupinta saat kumencari kumendapatkan ku ketuk pintuMu dan Kau bukakan s'bab Kau Bapaku, Bapa yang kekal Begitu lagu pujian syukur yang ku dendangkan dengan air mata (air mata kebahagiaan tentu saja) Whoooaaaa melihat mama melewati masa kritisnya dan sekarang sudah mampu bernafas normal tanpa bantuan oksigen lagi bahkan mampu bicara dan berdoa... Continue Reading →

di Ujung Tempat Tidur


Bibirku kelu melihat mama terbaring sakit dengan banyak selang di tubuhnya. Kakinya bengkak. Kaki yang dulu lincah mengajakku lomba lari lalu pura- pura kalah supaya aku bisa berteriak kegirangan karena menang. Kemenangan palsu namun selalu membuatku tertawa tergelak – gelak. Sekarang kaki mama bengkak seperti gajah. Penuh dengan air karena cairan yang kemarin masuk ditolak... Continue Reading →

Eforia Tubuh


Lagi - lagi bukan untuk anda yang dibawah umur Aku ingin mendesah di telingamu waktu kau menciumi inchi demi inchi leherku Aku ingin memagut bibirmu kasar ketika kau lumat bibirku dalam panas ciumanmu Aku ingin menikmati detik demi detik sensasi liar yang mengalir kedalam darahku tatkala tanganmu menjelajahi seluruh lekuk tubuhku, siluet pinggangku, lentur dadaku... Continue Reading →

I B U


Ibu mengapa engkau membenciku? Mengapa kata pedas dan makian tajam selalu terlontar atas tindakku? Mengapa sebuah piring lebih mendapat kasihmu dibandingkan aku? Maafkan aku ibu, licin sekali piring itu . Ibu mengapa matamu nanar tiap kali aku ingin mendekatimu? Mengapa tanganmu terjulur selalu untuk menjewer bukan memelukku? Hingga ku percaya keberadaanku adalah bayang semu .... Continue Reading →

EKA and 3 in 1 Ajaaaah !


Seperti biasa saya bangun pagi-pagi, mandi bebek, cepat-cepat sarapan dan langsung lompat ke belakang setir mobil ATOZ kesayangan saya, si Lafly Blue  Tapi ada sedikit rutinitas yang berbeda pagi ini. Selain karena suami saya gak bisa ngantar tapi rute berangkat ke kantor juga agak berbeda. Alih-alih pergi ke ******** saya mesti ke Ketapang dulu karena... Continue Reading →

RUMAHKU !


Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampak Kulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalan Kemah kudirikan ketika senjakala Dipagi terbang entah kemana Rumahku dari unggun-unggun sajak Disini aku berbini dan beranak Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang Aku tidak lagi meraih petang Biar berleleran kata manis madu jika menagih yang... Continue Reading →

Aku Berbagi untuk Sahabat


Pagi saya diwarnai dengan hentakan musik indah dari Audy. Berikut petikan reffrainnya: Aku bernyanyi untuk sahabat, aku berbagi untuk sahabat, kita bisa jika bersama kita berbagi untuk sahabat, kita bernyanyi untuk sahabat, kita bisa jika bersama tiba waktunya, kita untuk berbagi, untuk saling memberi Alunan merdu suara Audy, membawa ingatan saya kepada beberapa sahabat lama... Continue Reading →

EKA – guru KILLER !


Saya melangkahkan kaki dengan penuh percaya diri memasuki ruang kecil berisi 14 orang anak manusia yang sebagian besar, heem hampir 80% adalah pria. Suara hak sepatu setinggi 7 cm beradu dengan dingin lantai menciptakan aura galak, sedikit mencekam. Saya terseyum (tidak lebar) kepada semua yang hadir di dalam kelas. Ini adalah pertemuan pertama dari sesi-sesi... Continue Reading →

EKA dan Optimisme


Saya mendapatkan respon yang positif dari curhat yang gak jelas kemaren 🙂 hahahha lumayan membuat beberapa orang merasa bersalah (keluar tanduknya :p) Anyway saya diberi berbagai ragam alasan dari kealpaan mereka menanyakan keadaan saya. Banyak alasan namun mempunyai benang merah yang sama. Mereka bilang bahwa status – status saya di YM, FB, MSN, dst atau... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑