Sex Appeal oh Sex Appeal

Jarum panjang di jam tangan saya berada di angka dua sementara jarum pendeknya ngendon di angka satu. Great! Saya terlambat 10 menit untuk kelas Pelatihan Penerjemahan Teks Hukum alias Legal Translation. Mana ini kelas pertama pulak. Huh, apa nanti kata tutornya, baru pertama datang saja sudah terlambat, bagaimana mau menyerap ilmunya dengan baik dan bla bla bla. Namun segala macam pikiran tersebut hilang tergerus nafas saya yang ngos-ngosan. Gimana gak ngos-ngosan? Saya naik tangga 4 lantai pakai high-heels 7 cm. T-U-J-U-H S-E-N-T-I, bayangkan itu! Kalau mau lebih ekstrim silakan coba sendiri naik tangga 4 lantai dengan sepatu tinggi begitu. Coba sajaaaa :mrgreen: Dijamin selain ngos-ngosan plus kakinya pegel-pegel deh πŸ˜€
Sedikit tergopoh saya memasuki ruangan di Salemba yang terkenal dengan semboyan β€œWe are the Yellow Jacket” itu. Cepat saya mengambil posisi duduk manis dan mencoba mengikuti pelatihan yang telah berjalan sekitar 15 menit tersebut. Konsentrasi saya terpusat penuh, menyelami setiap perkataan pengajar juga berusaha mengerjakan soal-soal latihan yang ampuuuun deh susah rupanya *gigit-gigit kamus*. Tahu sendiri kan bahwa Bahasa Inggris sehari-hari tentu saja berbeda dengan bahasa Inggris yang memerlukan ketentuan khusus seperti English for Medical, English for Legal or English for Mechanic. Ketentuan-ketentuan khusus tersebut membuat seorang penerjemah harus mengerti konteks dan memiliki pengetahuan kosakata yang luas (atau paling tidak kamus yang handal :mrgreen: hehe)
Tenggelam dalam kamus πŸ˜€
Setelah tiga jam duduk di dalam kelas, mata saya mulai lelah. Untuk sekedar menyegarkan mata saya memperhatikan sekeliling, well untuk tiga bulan kedepan ruangan ini akan menjadi teman akhir pekan saya, menjadi saksi bagaimana seorang EKA masih harus terus menggali ilmu untuk memenuhi kualifikasi pekerjaannya. Kalau belum tau apa pekerjaan saya, boleh baca yang ini dolo. Dan disaat seperti itu tiba-tiba pengajar saya bertanya,” Eka, what’s the meaning of APPEAL?” Lantang saya menjawab, β€œAppeal means daya tarik bu, usually combined with sex, becomes sex appeal.”
Saya tidak mengerti, mengapa ibu pengajar mengerutkan kening. Namun hanya sebentar, sambil tersenyum penuh arti beliau berkata, β€œEka, try to remember you are in legal translation class.” Makjegagik!!! Muka saya merah padam, sambil menepok jidat berkali-kali akhirnya saya bilang APPEAL dalam konteks hukum berarti BANDING.
Whoooaaaa, ya ampuuuun demi sejuta topan badai di padang pasir sana, kenapa juga asosiasi pertama saya untuk appeal adalah SEX? Embuh! Entahlah. Mungkin karena saya lagi bengong atau bagaimana, mungkin juga karena tadi sebelum berangkat les saya sempat nonton pilem dengan adegan-adegan hot. Mungkiiiiin, saya tidak tahu.. Saya maluuuu. Hahaha.
Pic boleh minjem di Photobucket
Tapi sebenarnya respon saya bisa dikatakan normal. Respon manusia akan suatu hal kan dipengaruhi oleh input apa yang selama ini mengisi hidupnya seperti latar belakang keluarga, pendidikan, juga lingkungan. Betul? Ya ya, saya sedang berusaha mencari pembenaran diri akan jawaban tidak pada tempatnya tersebut. Hahaha. On the other hand, menurut saya respon-respon tak terduga itu terkadang mewarnai hidup dan mencerahkan hari, bukan? πŸ˜‰ Have a great weekend, sobat CE! ^_^ hugs and kisses.
.

Ah ya, sedikit survey, apa sih yang muncul di pikiran teman-teman ketika mendengar kata CERITAEKA?

Iklan

68 respons untuk β€˜Sex Appeal oh Sex Appeal’

Add yours

        1. Errr kalo misalnya ya makjegagik itu sama artinya dengan ya ampun, well terjemahannya mungkin Oh My God, or Dear Me!
          Gitu gak sih?
          *balik nanya, koq kesannya gak membantu* Hehehe

  1. ceritaeka?
    blog cewe girly penyuka high heels yang akan tetap bertahan pake high heels meskipun naik lantai 4 sekalipun…hehehhee
    gilaaaaa…niat bgt yaaaaaa? klo aq sih uda aq lepas tu sepatu lari naik tangga sambil cincing sepatu…wkwkwkkwkw

  2. Sepakat…’kebodohan’ semacam itu justru menceriakan hari πŸ™‚

    Salam kenal mba, baru berani menampakkan diri setelah selama ini jadi pengagum dalam diam *halah*

  3. Ya, dulu juga saya pernah ngerasain hal yang sama, di translate class. Waktu itu ditanya apa dosen, what’s the meaning of Genie in a bottle?
    Saya menjawab dengan tampang cool, “jin di dalam botol, Pak.”
    GERRRRRR kelas pada tertawa. Ternyata itu cuma ungkapan, tapi kalo di Indonesiakan, artinya adalah “nasi menjadi bubur”

  4. Hehehe..bahasa Inggris untuk tiap istilah keilmuan memang beda ya..

    Default..dibidang perbankan artinya diragukan. Pinjaman yang masuk kategori ini harus dibuat cadangan 50 persen. Tapi default dalam bahasa teknologi informasi adalah standar …hahaha.
    Saya sadar setiap kali diskusi sama anakku kok jadi lucu…hehehe.

  5. wakakakaka….ada2 aja lu mbak….
    yahh namanya juga respon ya mbak, kita kadang dipengaruhi alam bawa sadar.
    *kikikiki masih ngikik bacanya…muka lu udah kayak tomat atau kepiting rebur tuh? :P*

  6. Kok saya gag ngerti ya sama sex appeal ya, yang saya tau sih yang sex sex itu aj πŸ˜›

    Eh, ada sedikit jawaban: CERITAEKA adalah cerita ringan, menghibur juga inspiratif dan tentunya ga lepas dari banyaknya poto poto ‘narsis’ πŸ˜›

    Salam.. .

  7. wah kalo udah ngomongin bahasa kagak ada habisnya, salah ucap salah makna, benar ucap beda tempat juga bisa bikin bahaya… πŸ˜†
    thanks dah buat EKA… moga makin sukses dah…. πŸ˜‰

  8. “Respon manusia akan suatu hal kan dipengaruhi oleh input apa yang selama ini mengisi hidupnya seperti latar belakang keluarga, pendidikan, juga lingkungan”…juga “nonton pilem dengan adegan-adegan hot.” Wakakakk..
    Salam, lama kali ya nggak dolan ke sini.

  9. Wow, marvelous blog layout! How long have you been blogging for? you made blogging look easy. The overall look of your site is excellent, as well as the content!. Thanks For Your article about Sex Appeal oh Sex Appeal | Cerita EKA .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: