Liburan Akhir Pekan ke Thailand dan Itinerary Jelajah Bangkok selama 4 Hari 3 Malam

Liburan ke Bangkok enaknya kemana dan ngapain aja? Kuil atau pagoda apa yang wajib dikunjungi? Makanan apa yang seru? Duh, kalo udah ngomongin Thailand tuh rasanya pengen masukin semua hal di itinerary jalan-jalannya deh. Jadi banyak mau dan banyak pertanyaan. Hahaha.

Aman nggak naik tuktuk? Di mana belanja baju murah tapi fashionable? Nah, kan banyak keinginan kan. Hihihi.

Menurut saya Bangkok adalah salah satu kota destinasi wisata paket lengkap. Shopping, wisata kuliner, temple hopping, semua bisa dijelajahi saat akhir pekan alias weekend tanpa harus mengambil cuti yang panjang dari kantor. Tentu saja, asal tahu itinerary jalan-jalan yang tepat ya.

Nah, kali ini saya akan berbagi cerita dari quick getaway saya ke Bangkok sama Adrian tempo hari. Monggo dicontek kalo cocok.

Akomodasi – Tempat Menginap di Bangkok

Kami menginap di Royal Rattanakosin Hotel. Alasan utama memilih tempat ini adalah pertimbangan lokasi yang strategis. Dekat dengan banyak kuil dan pagoda seperti Wat Pho, The Grand Palace dan Shrine Pillar. Semua bisa dijangkau dengan jalan kaki kurang lebih 10-15 menit saja. Bahkan ke Wat Arun juga tinggal nyebrang Chao Phraya River aja.

Kemudian gampang cari makanan karena jarak Kaosan Road yang terkenal sama street food-nya itu nggak sampai 1 kilometer aja dari Royal Rattanakosin Hotel.

Pertimbangan lain adalah soal harga yang terjangkau banget. Untuk kamar deluxe dengan sarapan, harga yang saya bayar nggak sampai 600 ribu rupiah per malam. Sarapan pun dipisah antara yang mengandung babi sama vegetarian, jadi kalau mau makan yang halal bisa melipir ke meja vegetarian. Tapi ada nggak enaknya, hmmm… Anuh… Hotelnya rada tua jadi furnitur sama pelayanannya ya gitu deh. Hehehe. Cuma soal pelayanan sih saya nggak masalah ya. Wong saya juga lebih banyak keluyuran juga.

Jalan-jalan ke Bangkok bisa dilakukan pas akhir pekan, nggak perlu cuti banyak dari kantor. Asal punya itinerary yang tepat maka bisa mengunjungi banyak hal. Intip
Itinerary Liburan Bangkok 4 Hari 3 Malam di sini ya. Ohya ini lokasinya di Wat Traimit Golden Buddha

Waktu Terbaik jalan-jalan ke Bangkok

Menurut saya, September dan Oktober adalah waktu yang paling baik untuk mengunjungi Bangkok. Di bulan-bulan ini hujan belum banyak turun, paling rintik air mengguyur di siang menjelang sore hari selama 1-2 jam. Selebihnya cuaca cukup cerah dan tidak terlalu panas.

Ohya, saya pernah liburan ke Bangkok di bulan April dan ya ampun itu rasanya kayak di oven. 😀 Mataharinya panas menyengat! Bahkan kalo saya inget-inget, keknya saya hampir pingsan kepanasan deh waktu itu. Hahaha.

Terus apakah bulan April bukan waktu yang tepat untuk liburan ke Bangkok? Nggak juga. Meski panas tapi di pertengahan bulan April itu bertepatan dengan tahun baru dan biasanya ada Festival Songkran alias festival perang air. Orang-orang bersuka ria turun ke jalan dan saling semprot-semprotan. Woiii, kebayang nggak tuh hebohnya kayak apa? Banyak ketawa dan basah-basah seru!

Highlight Tempat Wisata Seru di Bangkok, Thailand

Kuil atau pagoda apa yang wajib dikunjungi?

Wat Pho

Wat Pho adalah salah satu kuil favorit saya. Dikenal juga dengan nama The Reclining Buddha Statue, di sini terdapat patung Buddha raksasa dalam posisi berbaring. Jangan lupa beli semangkuk koin dan masukkan sedikit demi sedikit di 108 bokor tembaga yang ada di kuil ini. Konon katanya keberuntungan bakal mengikuti kita sepanjang tahun.

The Grand Palace

Salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi kalo di Bangkok. Lokasinya tepat ada di depan Wat Pho. Di dalam kompleks utama istana raja ini terdapat kuil megah bernama Wat Phra Kaew alias the Emerald Buddha. Penjagaan lumayan ketat, boleh memotret di area sini tapi nggak boleh memotret kena penjaga. Ohya,  siapkan uang sedikit lebih banyak, harga tiketnya lumayan menguras kantong. Hihihi.

Jalan-jalan ke the Grand Palace, istana raja di Bangkok.

Wat Arun

Wat Arun atau the Temple of Dawn ini adalah salah satu kuil di Bangkok dengan pengaruh kerajaan Ayuttahaya yang kuat. Cantik dengan berbagai macam mosaik keramik dan stupa yang tinggi menjulang. Kalo berkunjung ke sini jangan lupa berfoto dengan baju tradisional Thailand, lengkap sama kukunya yang panjang melentik itu. Psst, para penjaja di sini banyak yang bisa Bahasa Indonesia lho.

Wat Traimit

Wat Traimit adalah kuil yang ada di Chinatown Bangkok. Daya tarik utama dari kuil ini adalah Patung Buddha yang terbuat dari emas murni 18 karat seberat 5,5 ton! Alamak, sekarang ini patung tersebut bernilai 25 juta dolar lho.

Namun selain Patung Buddha emas tersebut ada satu hal lain yang saya sukai dari Wat Traimit. Saya menyenangi bunyi gemerincing lonceng yang terdengar dari lantai atas kuil ini. Rasanya tenang dan damai. Adem banget deh. Ohya, meskipun bukan penganut Buddha, kita juga boleh membunyikan lonceng-lonceng di sini lho.

Wat Benchamabophit aka Marble Temple

Wat Benchamabophit adalah kuil yang terbuat dari marmer. Jangan nggak heran kalau arsitekturnya merupakan kombinasi antara Thailand dan Eropa karena pendirinya yaitu King Rama V mendapatkan pendidikan barat. Pengaruh Eropa bisa dilihat dari kaca patri yang digunakan untuk jendela Wat Benchamabophit serta marmer Carraba yang diimpor langsung dari Italia. Sementara atap kuil ini tetap mempertahankan ciri Thailand dengan ujung atapnya yang bertumpuk dan berwarna keemasan.

Wat Benchamabophit aka Marble Temple ini selalu ramai pengunjung. Menarik karena arsitekturnya yang menggunakan marmer dari Italia.

Wisata Kuliner yang Enak untuk Dicicipi di Bangkok

Bangkok tuh surga banget kalau soal makanan. Rugi besar kalo ke Bangkok dan nggak menyediakan waktu khusus buat wisata kuliner. Perut kenyang, hati senang deh. Hahaha.

Rekomendasi saya untuk makanan yang wajib dicicipi adalah Tom Yum Soup (pedasnya gila), Manggo Sticky Rice (suer, rasa mangganya tuh beda), dan kalo punya nyali, cicipin juga serangga goreng yang banyak dijual di pinggir jalan. Berani? 😛 Saya sih berani, udah nyivipin kalajengking dong! Hihihi.

Ohya, daripada bingung nyari satu-satu semua makanan itu, mending ikutan food tour aja biar gampang. Yang terkenal ada dua: Kaosan Road dan Yaowarat Road. Kemarin saya ikutan street food tour di Yaowarat Bangkok Street Food di Chinatown, beli tiketnya melalui Traveloka Xperience.

Di Mana Tempat Belanja Baju yang Murah tapi Fashionable di Bangkok?

Sampe Bangkok tuh harus belanja baju dong karena fashion-nya trendi dengan harga murah. Psst, tahu nggak, banyak banget bakul onlen shop yang kulakan baju dari Thailand lho. Bahkan di Mall Ambassador aja ada beberapa butik yang khusus menjual baju-baju dari Bangkok. Terus belanjanya di mana? Ada beberapa tempat yang saya rekomendasikan:

  • Chatuchak Weekend Market, tapi ya seperti namanya hanya buka saat akhir pekan yaitu Jumat, Sabtu dan Minggu.
  • MBK Center, biarpun mall tapi harga barang di sini bisa ditawar.
  • Pratunam Market, bisa kulakan baju di sini. Arealnya rada-rada kayak Tanah Abang ya, Cyin.
  • Sampeng Lane di Chinatown, tempat belanja suvenir dan pernak-pernik lucu.
Belanja di Chatuchak Weekend Market. Perempuan tuh yaaaa, kalau udah belanja lupa segalanya. Hahaha.

Itinerary Liburan ke Bangkok, Thailand selama 4 hari 3 Malam

Day 1: Travel Day, Jakarta – Kuala Lumpur – Bangkok

Untuk kabur jalan-jalan di akhir pekan ini, Adrian ambil cuti 1,5 hari. Cuti ½ hari di Jumat (karena paginya ada meeting) dan 1 hari full di Senin. Total 3,5 hari dan itu aja kami udah puas banget. Temple hopping, puas belanja sampe nyobain makan kalajengking (hello…. Bangkok gitu lho!). Hahaha.

Kami naik pesawat Malaysian Airlines MH720 jam 16.05. Transit di KL selama 3 jam yang kami manfaatin buat eksplor bandaranya sambil footage video. Hahaha.

Ohya, kenapa nggak naik penerbangan yang direct aja? Ada dua alasan: Yang pertama sih sederhana: karena penerbangan ini yang jadwalnya cocok dengan Adrian yang mesti ngantor dulu paginya. Lalu alasan yang kedua karena lagi ada harga promo. Semacam harga Combo gitulah. Yang kalo saya hitung-hitung harga tiket naik MAS full service malah lebih murah dibanding pesawat LCC. Ya langsung ambil yang full service lah, dapat makan dan full entertainment. Hahaha.

Kami mendarat tengah malam dan karena nggak mau ambil risiko maka ambil taksi resmi dengan argo dari bandara.

Day 2:  Temple Hopping: Wat Traimit, Wat Pho, Wat Benchamabophit, Siam Paragon

Hari kedua kami isi dengan mengambil half day tour Bangkok Temples Tour yang kami beli melalui Traveloka Xperience. Menikmati keindahan kuil dan pagoda di Bangkok sambil berinteraksi dengan warga lokal. Malamnya kami dinner di Siam Paragon, salah satu mall yang isinya barang-barang branded gitulah. Pulangnya hujan deras mengguyur dan harga taksi gila-gilaan. Akhirnya kami naik tuktuk karena saya jago nawar. Hahaha.

Wat Pho, salah satu temple (kuil) favorit saya di Bangkok.

Day 3: Pillar Shrine, The Grand Palace, Chatuchak Weekend Market, Pratunam Market, Food Tour di Yaowarat Road Chinatown Bangkok

Itinerary hari ini cukup padat. Kami bangun pagi-pagi sekali dan setelah sarapan berjalan kaki sekitar 5 menit ke Pillar Shrine. Monumen kebanggaan masyakarat Bangkok. Setelahnya kami menyeberang ke the Grand Palace. Kami menghabiskan waktu sekitar 1 jam di sini kemudian naik taksi ke Chatuchak Weekend Market buat belanja yang kemudian disambung ke Pratunam Market.

Puas berbelanja, kami mengikuti food tour di Yaowarat Road Chinatown Bangkok. Eh busyet makan sampe kenyang dan begah. Seneng banget karena bisa nyicipin lebih dari 10 makanan. Hahaha.

Day 4: Travel Day, Bangkok – Kuala Lumpur – Jakarta

Hari kepulangan. Sengaja ambil pesawat pagi supaya sampe Jakarta masih terang juga. Biar ada waktu istirahat sedikit di rumah. Adrian kan besoknya mesti ngantor. Sama seperti berangkat, kami naik MAS dan transit 2 jam di Kuala Lumpur yang kami manfaatkan untuk belanja barang-barang duty free 😀 Niat hati pengen borong banyak wines tapi karena cuma ada 2 paspor jadi yah beli 2 botol aja. Hehehe.

Liburan di Bangkok Lebih Seru dengan Traveloka Xperience 

Selama di Bangkok ini saya sangat terbantu oleh paket-paket tur dari Traveloka Xperience. Ada dua paket tur yang saya beli yaitu Bangkok Temples Tour  seharga Rp. 583.375 / orang. Harga paket tur ini jelas lebih murah dibanding kalo langsung beli di sini.

Ada 3 kuil yang masuk dalam paket ini yaitu Wat Traimit, Wat Pho, dan Wat Benchamabophit (Marble Temple). Nyaman banget berkeliling dari satu kuil ke kuil lainnya dengan mobil AC dan ditemani pemandu wisata. Perjalanannya jadi seru karena dapat cerita-cerita lokal yang nggak ada di Google. Hehehe.

Beli tiket Traveloka Xperience buat mengeksplorasi street food di Chinatown Bangkok. Perut kenyang dan bonus dapat teman baru. Hehehe.

Paket tur kedua yang saya beli melalui Traveloka Xperience adalah Yaowarat Road Bangkok Street Food di Chinatown seharga Rp. 669.917 per pax. Ini sudah include harga makanan jadi nggak ngeluarin duit lagi buat bayar masakan yang kita santap. Ada kurang lebih 10 menu yang disantap lho! Gila kenyangnya. Hahaha.

Proses pembelian kedua paket tur itu gampang banget. Setelah pembayaran selesai, voucher Traveloka Xperience bakal dikirim ke email lengkap sama lokasi meeting point. Kemudian kita tinggal menunjukkan barcode voucher ke pemandu wisata. Khusus buat Bangkok Temples Tour kita dijemput dan diantar kembali ke hotel yang kita inapi selama lokasinya masuk dalam layanan. Pretty good deals for me!

Semua tur itu worth all of your money. Bikin liburan ke negeri Gajah Putih ini efektif dan efisien. Bisa memuaskan hasrat belanja, kegemaran keliling kuil dan pagoda dan melampiaskan kegilaan makan. Cucok meong! :*

 

Selamat hari Selasa, Sobat CE. Kapan Liburan ke Bangkok?

Baca juga:
1. Hampir Gila di Bangkok
2. Itinerary Liburan Keluarga ke Korea Selatan
3. Itinerary jalan-jalan ke Labuan Bajo
4. Kepanasan di Kamboja

29 respons untuk ‘Liburan Akhir Pekan ke Thailand dan Itinerary Jelajah Bangkok selama 4 Hari 3 Malam

Add yours

    1. Bisa aja tapi mungkin nggak dapat semua tempat yang aku tulis di sini. Kalau gak pake tur kan ada waktu yang dipake untuk cari transportasi sendiri pluuuus nggak dapat cerita-cerita khas penduduk lokal. Itu yang aku cari sih. Hehehe

    1. Shopping-nya mau barang branded atau barang biasa aja? Kalo barang biasa aja, beli baju 3-6 potong dan makan lucu-lucu street food sih 1 juta per orang udah bisa kalo aku.
      Bawa spare aja ya siapa tau dirimu jajannya banyak hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: