5 Hal yang Wajib Dilakukan saat Liburan di Cirebon, Lengkap dengan Itinerary Piknik

Saya salah satu perempuan yang kayaknya masuk kategori kuno karena terkesima sama hal-hal terkait masa lalu. Kuno? Iya, kuno… Itu lho, jenis perempuan yang bilang wow kalo ngeliat mesin ketik, sepeda ontel, ketel, atau kereta uap. Bukannya bingung biasanya malah takjub karena seperti melihat harta karun! Hahaha.

Bicara hal-hal jadul, saya  menyukai perjalanan menggunakan kereta api. Rasanya ada sentimental tersendiri setiap kali melakukan perjalanan dengan sepur. Bukan hanya perjalanannya bahkan mulai dari masuk ke dalam stasiun saja rasanya saya sudah sangat gembira. Lebih lagi saat sudah duduk di kursi lalu melongok keluar jendela dan mendengar peluit dibunyikan seraya melihat petugas peron mengangkat bulatan hitam tanda kereta boleh berangkat. Jess jess jess. Begitu bunyi roda kereta api berdecit di atas rel dan membuat saya seolah terpental ke masa lalu. Ke masa di mana banyak perjalanan saat kecil saya dilakukan menggunakan kereta api. Hihihi segitu sentimentilnya saya.

Piknik ke Cirebon serunya naik kereta api. Ada banyak pilihan jadwal dari Gambir lho.

Anw, ngomongin soal perjalanan menggunakan kereta api, selain Bandung, saat ini Cirebon bisa menjadi alternatif weekend getaway lho. Tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk sampai ke Cirebon namun juga bukan perjalanan yang singkat sehingga nostalgia di kereta api pun tetap dapat dilakukan apalagi banyak tempat-tempat asyik yang bisa disambangi. Lalu apa saja yang bisa dilakukan di Cirebon? Sini, sini baca sampai habis ya.

  1. Mengunjungi Keraton-keraton di Cirebon

Terdapat 3 keraton di Cirebon: Kasepuhan, Kanoman dan Kacirebonan. Semua keraton tersebut masih aktif sampai sekarang dan dapat dikunjungi. Dari 3x perjalanan saya menyambangi Cirebon, saya hanya sempat mampir ke Keraton Kasepuhan yang merupakan keraton paling tua dari semuanya. Semoga lain kali bisa mampir ke dua keraton lainnya ya.

Ohya, di dalam Keraton Kasepuhan terdapat sebuah museum yang cukup terawat berisi koleksi benda-benda bersejarah mulai dari keris, perhiasan, senjata hingga kereta kuda. Dibutuhkan waktu rata-rata 1-1,5 jam untuk mengelilingi keraton ini. Btw, selepas berkeliling di Keraton Kasepuhan, jangan lupa beli es dawet yang berjajar di pintu keluar. Enak banget! Ada yang pake nangka, ada juga yang pakai ketan hitam. Segernya nampol di tengah udara panas Cirebon. :mrgreen:

  1. Gua Sunyaragi

Ini adalah salah satu gua dengan arsitektur yang cukup unik yang pernah saya kunjungi. Sebenarnya Gua Sunyaragi merupakan kompleks Taman Air makanya dikenal juga dengan sebutan Taman Air Sunyaragi. Yang membuat gua ini unik adalah terdapat candi yang dibuat menggunakan kumpulan bebatuan. Terdapat satu batu yang berdiri tegak dan konon katanya tidak boleh dipegang oleh anak gadis karena bisa berat jodoh.

Gua Sunyaragi adalah salah satu tempat wisata yang seru untuk dikunjungi di Cirebon karena arsitekturnya yang unik dari bebatuan laut.

Well, saya mah udah nggak gadis lagi maka saya pegang aja. :mrgreen:  Hehehe. Nama Gua Sunyaragi berasal dari kata Sunya yang berarti sepi dan Ragi yang bermakna raga,  diperuntukkan bagi para Sultan Cirebon dan keluarganya melakukan meditasi dan menenangkan diri.

  1. Belanja Batik Trusmi

OMG! Batik Cirebon dengan motif mega mendungnya memang layak banget buat diborong dan dikoleksi.

Siapa yang nggak kenal Batik Cirebon? Dengan motif dominan mega mendung dan warna-warni yang cerah maka batik Trusmi Cirebon ini layak banget dikoleksi. Untungnya terdapat satu kompleks yang menjual beraneka raga batik jadi kita punya banyak pilihan dengan harga yang bisa disesuaikan sama kantong. Malangnya, karena ada di satu kompleks maka sering macet saat banyak orang barengan belanja ke sini. Tapi, serius deh. Buat yang suka warna-warna gonjreng, Batik Trusmi layak dikoleksi!

  1. Kuliner Lokal Cirebon : Nasi Jamblang Ibu Nur, Empal Gentong, Nasi Lengko, Mie Koclok, hingga Sate Kambing

Hal berikutnya yang wajib dilakukan tentu saja makan dong. Hahaha. Belum sah ke Cirebon kalau belum makan Nasi Jamblang yang terkenal sama lauk berbagai macam dan sambel pedes yan enak banget itu. Duh, nulis begini aja saya jadi laper lagi 😛 . Ada banyak Nasi Jamblang yang dijual di Cirebon, bukan cuma di restoran namun di pinggir jalan pun berjejer dijajakan. Tapi saya suka banget sama Nasi Jamblang Ibu Nur. Menurut saya karena Nasi Jamblang yang dijual di sini sudah menyesuikan sama lidah pendatang hehehe. Kalo kata teman saya yang orang asli Cirebon, ia lebih suka Nasi Jamblang Pelabuhan yang saking enaknya sampai salah satu menteri aja datang dan makan di sana. Tapi soal makanan itu memang sola selera ya… Saya tetep lebih seneng Nasi Jamblang Ibu Nur daripada Nasi Jamblang Pelabuhan. Menurut saya Nasi Jamblang pelabuhan kurang bumbu dan lagi lokasinya kurang nyaman. But again, ini semua balik soal selera yaaa.

Nasi Jamblang Ibu Nur yang menurut saya rasanya sudah disesuaikan dengan lidah pendatang alias wisatawan. Enak!

Ohiya, di depan kedai Nasi Jamblang Ibu Nur itu ada penjaja es durian yang wuenak banget! Wajib beli ya. Siapin space di perut sedikit aja buat es duren ini. Nggak nyesel deh, mana harganya murah meriah banget cuma Rp. 10.000/porsi lho.

NIkmatnya Empa Gentong ala Cirebon sampe ke Ubun-ubun!

 

Untuk Empal Gentong, mohon maaf nggak bisa merekomendasikan mana yang enak. Tapi memang Empal Gentong tuh wajib dicicipi. Kalau kata teman saya Tuti, Empal Gentong Mang Darma tuh yang paling wajib ditandangi, namun saat saya tempo hari ke Cirebon, lha ternyata lagi tutup. Nggak mau kecewa, akhirnya beli Empal Gentong di sembarang restoran aja yang buka di sepanjang Jalan Siliwangi. Emang enak banget! Tapi karena baru nyicip satu tempat maka belum berani kasih perbandingan.

Selain dari dua hal di atas yang emang udah kuliner wajib di Cirebon, bisa juga nyicip Nsi Lengko, Mie Koclok serta Sate Kambing. Semuanya enak-enak. Siap-siap timbangan geser ke kanan yaaa 😉 Hahaha.

  1. Makam Sunan Gunung Jati

Buat penggemar wisata ziarah, silakan mampir ke sini. Biasanya tempat ini ramai menjelang puasa namun namanya ziara ya gpp yah.

—–

Main ke Cirebon ini bisa dijadikan weekend escape, karena bisa dilakukan dalam satu hari asalkan pinter bagi waktunya. Jadi nggak perlu cuti kantor. Yeay! Tentu jika mau maksimal, maka minimal 2 hari deh di Cirebon, tapi kalau waktu yang dipunyai mepet one day trip juga bolehlah. Nah, biar kalian nggak bingung saya sudah susunkan itinerary liburan ke Cirebon baik one day trip or 2 days trip. Tinggal diulak-alik aja deh sesuai selera. Semoga cucok ya.

Itinerary One Day Trip Liburan ke Cirebon

08.00 – 10.50 Perjalanan Jakarta – Cirebon (ambil kereta dari Gambir)

10.50 – 12.30 Nasi Jamblang Ibu Nur

12.30 – 14.30 Mengunjungi salah satu Keraton di Cirebon (silakan piliha Kasepuhan, Kanoman, atau kacirebonan)

14.30 – 17.30 Hunting Batik Trusmi di Toko Salma  (sengaja dikasih waktu 3 jam karena helloooo, emang belanja bisa sebentar? 😀 )

17.30 – 18.30 Kuliner Empal Gentong

18.30 – 19.00 Perjalanan ke stasiun

19.00 – 22.10 Kembali ke Jakarta

 

Lalu jika berencana menginap di Cirebon maka itinerary-nya bisa lebih leluasa lagi. Check it out!

Itinerary 2D1N Picnik ke Cirebon

Day 1

08.00 – 10.50 Perjalanan Jakarta – Cirebon (ambil kereta dari Gambir)

10.50 – 13.00 Nasi Jamblang Ibu Nur

13.00 – 15.00 Keraton Kasepuhan

15.00 – 17.30 Gua Sunyaragi

17.30 – 19.00 Kuliner Sate Kambing Pagongan

19.00              Istirahat

 

Day 2

08.00 – 10.00 Sarapan di Hotel

10.00 – 12.00 Ziarah Makam Sunan Gunung Jati

12.00 – 13.30 Kuliner Nasi Lengko

13.30 – 16.30 Hunting Batik Trusmi di Toko Salma

16.30 – 18.30 Kuliner Mie Koclok

18.30 – 19.00 Perjalanan ke stasiun

19.00 – 22.10 Kembali ke Jakarta

 

Di atas tadi adalah itinerary versi saya hasil beberapa kali ke Cirebon, kalau ada yang mau nambahin monggo lho ditulis di kolom komentar, biar itinerary-nya makin meriah gitu. Menurut saya Cirebon sudah menjadi tujuan wisata tersendiri bagi warga ibu kota karena kemudahan akses menuju ke sana serta berbagai hal yang bisa ditawarkan untuk dinikmati pelancong, mulai dari kuliner, koleksi batiknya sampai tujuan wisatanya. Bonus nostalgia indahnya perjalanan dengan kereta api kalau buat saya. Hehehe.

 

Selamat Hari Selasa, Sobat CE. Sudah pernah ke Cirebon?

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di abrakadabra dan tag , , , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke 5 Hal yang Wajib Dilakukan saat Liburan di Cirebon, Lengkap dengan Itinerary Piknik

  1. Ping balik: Segarnya Main ke Cirebon dengan Pijat-pijat Manja di Rumah Kecantikan Andaru Spa – ekaLagi

  2. Avant Garde berkata:

    cirebon juara kulinernya…..

  3. Oh empal gentong jelas. Terbaik!
    Mau nyobain nasi jamblang kali lain nih

  4. Maya berkata:

    Nanti kalo ke cirebon lagi coba deh empal asem nya. Walau keliatan sekilas kayaknya biasa tapi begitu dicicip beda banget. Rekomendasi aku coba di restauran Amartha di daerah plered.
    Soal nasi jamblang emang tiap2 orang beda selera, mungkin kalo orang cirebon lebih suka yg rasany otentik kayak di pelabuhan. Kalo kata suamiku yg oranh cirebon, nasi jamblang itu makin ga nyaman tempatnya, makin enak rasanya hahahaha tau deh ya. Favorit aku sih di jalan Kolektoran deket rumah mertua 😊

    • Ceritaeka berkata:

      Hahaha kalo turis alias pelancong yang dicari kenyamanan molo yaaaa. Hihihi baiklah akan aku cobain Resto Amartha lain kaliii

      • Maya berkata:

        Hahaha iya karena buat yg pertama kalo coba pasti rasanya agak aneh. Aku pertama kali makan nasi jamblang pun gitu, begitu udah sering malah nagih. Makan empal asem pun gitu, dipikir kayak sop daging biasa taunya beda trus ga usah pake jeruk nipis lagi udah asem banget 😄

  5. Inayah berkata:

    dan sebagai orang pantura aku belum pernah niat piknik kesini, lewat mulu sebulan ampe berkali2

  6. Daruma berkata:

    Selain lokasi wisata, yg wajib dicoba adalah kuliner dan wisata belanja batik. Gk cuma belanja batik saja tp belajar ngebatik jg bs loh.

  7. MK Layyina berkata:

    Wah termasuk kuno juga ya saya, kalo mudik lebih pilih kereta api dibanding bawa mobil sendiri, apalagi pas lebaran hihi… Keknya Cirebon termasuk kota wisata kuliner ya kak, banyak bgt sih kuliner lokalnya. Kalo saya memang penyuka empal gentong…

  8. ainun berkata:

    belum pernah ke cirebon euyy, tengkiu mb eka buat itin nya, ya next time lah daku agendain ke sini

  9. Aditya Fajar berkata:

    Kalau saya ke Cirebon selalu diajak makan lotek sama bapak. Tempatnya gede tapi asep sate dari warung sebelah suka masuk

  10. Ardanita W berkata:

    belum pernh main ke cirebon,
    ternyata disana bnyk juga ya wisatanya

  11. Rahmabalcı berkata:

    Empal gentong…cirebon emang lbh seru naik kereta

  12. cupah berkata:

    Baru nomer 2-3 doang karena waktu itu cuma sehari 😂😂 dan ga kepikiran kemana2 lagi.
    Lain kali boleh dicoba itinnya 😘

  13. BaRTZap berkata:

    Selain empal gentong, harus cobain empal asem juga kak. Cocok buat yang gak terlalu suka masakan kuah bersantan, karena si empal asem ini kuahnya bening. Enak juga sih.

  14. Lusi berkata:

    Bolak balik lewat Cirebon tapi belum pernah eksplore karena cuma memintas ke/dari Jakarta. Sesekali mampir ah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s