KL Trip: Warna-warni Kolam KLCC

Selain Menara Petronas, KLCC Suria juga jadi must visit kalau di Malaysia. KLCC Suria alias Kuala Lumpur Convention Center (ada juga yang menyebutnya Kuala Lumpur City Center sih) adalah shopping mall yang besar banget. Terdiri dari 5 lantai dengan segala macam brand terkenal ada di sini. Mulai dari LV hingga Jimmy Choo.

KLCC Suria saat malam. Kalau diperhatikan baik-baik ada lambang seperti matahari di atas mall ini..
KLCC Suria saat malam. Kalau diperhatikan baik-baik ada lambang seperti matahari di atas mall ini..

Selesai dari melihat Petronas saya dan Adrian menyempatkan diri makan di Food court. Rata-rata harga makanannya adalah RM 4 – RM 6 alias Rp. 12.000 s.d. R.P. 18.000 saja! Buat saya itu termasuk murah untuk ukuran pujasera di kelas mall elite begitu. Hmmm jadi ingat harga-harga makanan di Food court di Jakarta dan saya pun tersenyum kecut :P. Kemudian saya menggamit lengan Adrian, ada satu spot yang wajib diambil jika di KL. Ya berfoto dengan background menara Petronas dari kejauhan. Ahya fotonya sudah saya tampilkan di postingan ini.

Menuju spot itu kami harus bejalan kaki melewati kolam dan taman. KLCC dan Petronas ini memang dibangun dengan tata konsep yang cantik. Ada taman terbuka yang luas, trek jogging dan kolam simfonik yang bebas didatangi oleh masyarakat.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam, saya dan Adrian sedikit bergegas menuju spot tempat wajib foto itu. Tapi saat sedang buru-buru tersebut mendadak kami berhenti. Di depan mata ada air mancur menari-nari dengan indahnya. Mau tak mau kami saya menghentikan langkah kaki, berhenti sejenak menikmati eloknya pemandangan.

KLCC Suria 6

Ini mengingatkan saya pada air mancur yang ada di Grand Indonesia, bedanya di KLCC kolamnya outdoor. Lima belas menit saya berdiam menikmati air mancur warna-warni. Adrian sibuk mengabadikan momen ini sementara saya sibuk memperhatikannya. Ya ya ini namanya memperhatikan-ception hihihi.

Setelah lumayan sebal karena mesti membayar harga tiket yang lumayan mahal untuk naik ke Skybridge Petronas Tower, pemandangan kolam mini lumayan mengobati hati. Gratis bow! Hahaha.

Baca juga: Cara Liburan Hemat ke KL, Nggak Sampe 2 Juta Rupiah

 

Tulisan lain mengenai Kuala Lumpur:

1. Yang Terkenang Antara Penang dan Kuala Lumpur

2. Janji Menua Bersama di Batu Caves

3. Menikmati Kuala Lumpur dari Petronas Tower

4. Warna-warni Kolam KLCC

Ahya, apakah ada taman public di seputaran tempat tinggal Sobat CE?

Iklan

53 respons untuk ‘KL Trip: Warna-warni Kolam KLCC

Add yours

  1. yup, setuju kalo harga makanan di mall elite jakarta sering ga masuk akal. Dulu pernah ke KL tapi waktunya cuman habis untuk meeting. Next time mesti disempetin foto2 hehehe …

  2. Di tempat tinggal saya ada Mbak, taman kecil yg ada maianan anak2nya. Tapi kayaknya main ke taman belum budaya, jadinya yah sepi saja itu taman..Paling2 anak dengan pengasuhnya 🙂

  3. Harga makanannya termasuk murah ya. Aku pernah baca (lupa di majalah apa, ulasannya tentang biaya hidup di ibu kota-ibu kota di dunia, ulasan untuk para ekspatriat gitu), memang Jakarta itu biaya hidupnya termasuk tinggi.

  4. sudah beberapa kali pergi ka malaysia tapi blum pernah sempat ke gedung petro hiks, nasiib nasiib
    memang dari kejauhan kliatan bagus banget, apalagi klo dari dekat yaa

  5. Kembali ke acara jalan-jalan singkat kami. Setelah istirahat dan mandi, kami keluar untuk mencari makan siang (makan telat sebenarnya) karena udah jam 3 sore. Akhirnya kami pergi ke KL Pavilion dan sebuah mall (lagi-lagi ketemu mall) di kawasan Bukit Bintang juga. Hanya perlu jalan kaki sekitar 5 menit aja ke sana. Didepan mall ini ada air mancur yang cukup terkenal, namanya Crystal Fountain. Bentuknya seperti mangkok susun tiga asimetris gitu. Setelah foto-foto di depan Crystal Fountain, kami makan di food court yang berada di dalam mall. Banyak pilihan makanannya dengan kisaran harga antara RM 10–50-an, atau di atas RP30.000,00 lah. Untuk pilihan rasa, cukup relatif ada yang enak ada juga yang nggak. Kebetulan saya dapetnya yang nggak enak. Saat itu saya makan nasi goreng Taiwan yang ternyata nggak ada rasanya, hambar. Tapi, teman saya, Ken, memesan nasi goreng pattaya (masakan Thailand) rasanya nendang banget. Begitu juga Khristina dan Rebecca yang asyik menyantap Mie Ramennya. I seems like I’m not lucky that evening.

  6. Mbak… mengenai harga makanan di food court KLCC, apa yang kami rasa di sini adalah sebaliknya. Maksud saya ianya cukup mahal berbanding apa yang ditawarkan oleh negeri lain 🙂 Saya juga pasti, ramai penduduk Malaysia juga akan berkata hal yang sama, karena sekiranya dibuat perbandingan, ternyata apa yang ditawarkan oleh food court di sana lumayan mahal.

  7. Melihat kolam spt itu ingat dulu jakarta punya kolam air mancur menari di monas.
    Apakah sekarang masih ada ?

    Kayaknya pengen lg deh k KL senang dengan lampu2nya 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: