Rotorua, Jantung Hati Turis di New Zealand

What to See and Do in Rotorua

Sama seperti Indonesia, New Zealand adalah negara kepulauan. Jumlah pulaunya saya gak tahu pasti sih namun New Zealand memiliki dua pulau utama yaitu North Island dan South Island alias Pulau Utara dan Pulau Selatan. South Island adalah daerah turis yang segala sesuatunya lebih mahal (tapi emang lebih cakepz), tapi walau begitu North Island pun gak kalah menarik buat dikunjungi lho! Salah satu yang menjadi jantung hati para pelancong yang mengunjungi North Island adalah kota kecil yang sejuk bernama Rotorua.

Daaaan, waktu jeda training kemarin, kami menghabiskan wiken di Rotorua yang berarti danau kedua ini. Jangan tanya ya danau pertamanya di mana πŸ˜€ embuh, saya ndak tahu yang saya tahu Rotorua ini cakep level nirwana! *kayak pernah mampir nirwana aja kamu, Kaaa* :mrgreen:

Kasih tahu aku, kakaaaak. Kasih tahu aku sebaiknya ke mana duluu! ^_^

Kasih tahu aku, kakaaaak. Kasih tahu aku sebaiknya ke mana duluu! ^_^

Jadi ngapain aja di Rotorua? Du du du kasih tahu gak yaa? Banyak bangeeet yang bisa dilihat di Rotorua, saya sampai kebingungan mau ke mana dulu! :mrgreen: Hehe.

Taupo Lake

Daya tarik utama dari Rotorua adalah danaunya yang bernama Taupo Lake. Danau ini begitu menakjubkan. Memandangi matahari terbenam dari bangku-bangku yang ada di pinggir danau memberikan ketenangan tersendiri.

Sunset at Taupo Lake

Sunset at Taupo Lake

Cahayanya yang berpendar jingga perlahan tenggelam ditelan gelap malam terasa syahdu juga indah! Membuat saya diam terpatung lama hingga tak lagi memperdulikan dinginnya hembusan angin malam yang mulai menembus jaket yang saya kenakan. Lho koq angin malam? Matahari terbenam bukannya sore? Iya itu betul kalau di Indonesia tapi musim panas di New Zealand membuat matahari terbenam sekitar pukul 9 malam, bukan pukul 6.

Ah ya di Taupo Lake ini pula saya pertama kali melihat angsa hitam. Selama ini saya tahunya angsa itu putih, eeh ternyata ada yang hitam! Pantesan ada Bella si Black swan di pilem Twilight itu yah.

Menikmati Taupo dengan Gondola.

Ada cara mudah menikmati Taupo dari ketinggian. Bisa naik Gondola. Di tempat ini selain kita bisa menikmati danau dari ketinggian juga bisa uji nyali dengan ayunan di tempat tinggi. Um, tapi saya lagi malas jejeritan melepaskan adrenalin, jadi naiknya Gondola aja deh bukan ayunan raksasa ituh πŸ˜€ haha.

Untunglah saya gak punya fobia ketinggian jadi bisa puas menikmati Rotorua dengan Gondola, juga memperhatikan sapi-sapi yang begitu tenang makan rumput tanpa tahu mereka sedang jadi obyek wisata. Haha.

Taupo Bungy

Ngakunya sih saya pencinta alam, berani nyobain macam-macam. Tapi entah kenapa selama di Rotorua ini nyali saya menciut kayak kacang mede! Sama Chriss, pemandu di sana kami dibawa ke Taupo Bungy yang katanya adalah tempat bungy jumping yang tersohor. Tapi apa daya gak berani boow.

Walo danau ini indah banget dengan warna biru tosca yang memikat, serius saya mikir berkali-kali disuruh loncat dari sini :D

Walo danau ini indah banget dengan warna biru tosca yang memikat, serius saya mikir berkali-kali disuruh loncat dari sini πŸ˜€ Salut deh sama si bule satu ini!

Karena gak punya nyali, akhirnya ya poto-poto doank mengabadikan cantiknya tempat ini, hihi.

Puas jeprat jepret kami pun meluncur menuju tempat lain lagi, kali ini mampir ke kolam bukan sembarang kolam ;).

Rotorua Mud Pool

Rotorua Mood PoolBau belerang yang kuat menyeruak memasuki hidung, membuat saya cepat-cepat mencari sapu tangan. Mud pool ini adalah kolam lumpur belerang. Kami gak lama-lama ada di sini, selain baunya yang menyengat, tempat ini koq ya mengingatkan saya pada bencana lumpur Lapindo dan membuat saya sedih. Yo wis, cap cus, kabur!

Rotorua Museum Art and History

Rotorua MuseumHari sudah menjelang sore ketika menyambangi tempat ini. Teman-teman lain sudah gelisah mencari tempat sholat dan kami pun sudah lelah. Akhirnya kami memutuskan untuk gak masuk ke museum namun langsung melenggang menuju red wood forest.

Red Wood Forest

Pertama mendengar namanya saya sempat bertanya-tanya, ”ada gitu pohon yang batangnya merah?” Eeeh ternyata ada! Walaupun gak merah darah seperti bayangan saya sih tapi merah tua bercampur cokelat gitu.

Rotorua memang menjanjikan pemandangan yang mengundang decak kagum. Suasananya teduh dan tenang, jarang banget denger orang klakson-klakson. Gak kayak di Jakarta, terhalang dikit langsung bising deh. Orangnya (lagi-lagi) juga ramah banget :). Eh selain mengundang decak kagum, menurut saya Rotorua juga mengundang kangen luar biasa kalau pergi ke sini tanpa pasangan sih :mrgreen: Haha.

Selamat Hari Senin, Sobat CE. Di mana di Rotorua yang paling menurut Sobat CE paling indah?

Tulisan lain mengenai New Zealand Trip ini:
1. Auckland, Saya Datang!
2. Sepanjang Jalan Kenangan
3. Home Sweet Home
4. Hamilton, Peaceful yet Lovely City

5. New Zealand Trip: Wellington, Kota Cantik nan Seksi

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di New Zealand, TRAVELLING dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

61 Balasan ke Rotorua, Jantung Hati Turis di New Zealand

  1. lieshadie berkata:

    Yang ada danaunya ituuuuuu….Taupo lake yah ? pas sunset….keren bangetttt !!!

  2. Agung Rangga berkata:

    hihi, biasanya menikmati sunset di pantai, tapi di danau juga indah ternyata… 😳

  3. nyonyasepatu berkata:

    Topi merahnya cakep

  4. Zofia Wiena berkata:

    New zealand 2 pulau besar & 30an pulau2 kecil mak kalau gak salah. Duh kangen sekangen kangennya… Kapan bisa kembali kesana ya (T_T) *ngumpulin duit*

  5. itikkecil berkata:

    Pengen ke Taupo Lake…

  6. ummunawazim berkata:

    kereeen….Masha Allah indahnya…

  7. Adam @ PergiDulu berkata:

    Nice photos… We loved Rotorua!

  8. Gek berkata:

    Black Swan bisa mbak lihat di Perth juga kok. πŸ™‚ Itu ciri khasnya. Mudah2an ada jodoh kesitu lagi. Doakan mbak, biar bisa menenangkan hati dan mensyukuri karunia Tuhan, dengan alamnya yang maha dasyat! πŸ™‚
    Mupenggg.. Mupeng abiez ke NZ!

  9. Gek berkata:

    Taupo Bungy… pemandangannya kayak di negeri dongeng. πŸ˜€

  10. bebe' berkata:

    Kalo aku pasti ga berani liat2 ke bawah dari gondolanya.. Ga tahan ketinggian soalnya.. 😦
    Btw yang foto sapi, itu anginnya lagi kenceng banget yaa? Rumputnya sampe muter2 gitu..

  11. pursuingmydream berkata:

    Aku suka Sunset at Taupo Lake, indah sekali! :). Di Rotorua sepi ya? ko aku ga lihat orang2nya, jangan2 Eka nunggu sepi dulu baru berfoto? :D.

  12. Yahya Kurniawan berkata:

    Kalo cuma beginian mah di Indonesia juga banyak, ngapain jauh2 ke NZ *dikeplak*

  13. dela berkata:

    Sunset di danau keren bangeeeet. Jadi pingin ke Toba #salahfokus

  14. ~Ra berkata:

    Halah, tipuan potosop ini mah..

    πŸ˜†

  15. Ping balik: NZ Trip: Hamilton, Peaceful yet Lovely City | Cerita EKA

  16. Ping balik: New Zealand Trip: Sepanjang Jalan Kenangan | Cerita EKA

  17. Ping balik: New Zealand Trip: Auckland, Saya Datang! | Cerita EKA

  18. Ping balik: New Zealand Trip: Home Sweet Home | Cerita EKA

  19. Evi berkata:

    Duduk memandangi senja di tepi danau cantik begitu, pasti teringat Yayang di rumah Mbak Eka..Setuju sekali, danaunya kereeeeenn habis..Danau Toba mesti dibikin seperti ini nih..:)

  20. Lidya berkata:

    malam sekali ya matahari terbenamnya

  21. cumakatakata berkata:

    Gondola, pingin naik……
    angsa hitam, bagus ya Mbak, kira2 rasanya kl di panggang gimana ya? πŸ˜›

  22. fairyteeth berkata:

    aaaaakkkk…. Iriii… mba Eka Jalan2 terusss…. πŸ˜„

  23. bundaarien berkata:

    Huaaaaaa lama ga blogwalking ketinggalan postingan NZnya Mba Eka ternyata, langsung baca postingannya satu2.. Moga etr bisa kyk Mb Eka juga jalan sana sini, sementara nikmatin foto2nya dulu ajaa πŸ˜€

    *hehe seneng liat black swannya, ternyata ada yaa*

  24. Junita Siregar berkata:

    New Zealand, selalu mengingatkan pada lords of the rings dan Zena, the warrior princess. Belum sampe sana Mbak…. Airasia keburu nggak ada pernebangan kesana hehehehhehe

  25. sabaiX berkata:

    Black Swan mengingatkanku pada filmnya Natalie Portman, dimana dia jadi ballerina yang harus sekaligus memerankan white & black swan. Emang Bella di Twilight kenapa disebut black swan?

  26. Ping balik: New Zealand Trip: Wellington, Kota Cantik nan Seksi | Cerita EKA

  27. h0tchocolate berkata:

    haha… cuaca Rotorua kurang bersahabat kak pas kemaren kesana, hujan terus.. yang paling unik menurutku di Agrodome yang ada atraksi pencukuran bulu domba πŸ˜€

  28. intan rawit berkata:

    675 ribu sehari, jadinya mb eka harus mengirit dan makan indomie seharga 11rb tiap hari! hihi
    paling suka pemandangan alam di rotorua, alami dan natural.. kereeeeeeennn

  29. niee berkata:

    Taupo itu keren banget ya mbak *mupeng tujuh jam* (gak mau tujuh turunan soalnya πŸ˜† )

  30. danirachmat berkata:

    Ngiler banget-banget lihat taupo Lakenya Mba Eka. Unlike beberapa travel blog yg lain, kalo mampir sini rasa iri menyingkir jauh-jauh, jadi berasa sukaaa aja bacanya Mba. hihihi πŸ˜€

  31. Anna berkata:

    Mbak, Taupo dan Rotorua itu beda kota deh πŸ™‚
    Itu danau-nya di Taupo khan, bukan di Rotorua. Lihat foto arahnya deh, Rotorua dan Taupo arahnya berlawanan kan? πŸ™‚
    Saya dulu kuliah di Auckland, dan beberapa kali ke Taupo dan Rotorua nganter visitors… πŸ™‚

  32. Ping balik: Liburan ke New Zealand yang Bikin Nagih | Cerita EKA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s