I B U

Ibu mengapa engkau membenciku?

Mengapa kata pedas dan makian tajam selalu terlontar atas tindakku?

Mengapa sebuah piring lebih mendapat kasihmu dibandingkan aku?

Maafkan aku ibu, licin sekali piring itu

.

Ibu mengapa matamu nanar tiap kali aku ingin mendekatimu?

Mengapa tanganmu terjulur selalu untuk menjewer bukan memelukku?

Hingga ku percaya keberadaanku adalah bayang semu

.

Ibu mengapa tanganmu terkibas kasar kala aku ingin menggapai hangat cintamu?

Katamu aku merampas masa SMA-mu

Membuatmu berkubang malu

.

Ibu mengapa engkau membenciku?

Mengapa api kemarahan terpancar jelas tiap kali engkau memandangku?

Salahku kah jika era mudamu terhempas nafsu?

Hingga aku hadir dalam rahim tanpa kau mau?

.

Ibu aku hanya rindu setitik belai kasihmu

Ku mohon jangan benci aku

Bagaimanapun engkau ibuku

Ibu….

Dengar pintaku

Tentang Ceritaeka

A wife. Known as a friendly cheerful person with a non-stop talking character. Choco addict. High-heels fans also a traveling lover. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Catatan ini telah ditulis dalam Sajak - Puisi - Poetry dan di-tag dengan , , , , , , . Penunjuk permalink.

67 Respon untuk I B U

  1. Nisa berkata:

    IBU….

    Jadi pingin nangiis… T_T

    #EKA
    baru pingin kan…?
    jadi gak perlu tissu ya

  2. frozzy berkata:

    waduh…….kenapa harus anak yang jadi korban ? mereka tidak pernah minta dilahirkan….mereka hanya minta dikasihi….

    #EKA
    tanyakan pada rumput yang bergoyang…

  3. Wandi thok berkata:

    Waduh, aku melu nangis mbak :roll:

    #EKA
    ini tissu nya…

  4. KangBoed berkata:

    hmm..ibu sapa tuh ???… kayanya sadis amat yaaa.. kaya di sinetron…
    Salam Sayang

    #EKA
    ini realitas lho mas…
    gak cuma di sinetron doank

  5. gwgw berkata:

    duh inget ibu gw mbak…..
    mama…I love U….

  6. gwgw berkata:

    duh inget ibu gw mbak…..
    tapi ibu gw baik lho

    #EKA
    ibu lu baik aja, lu begini..
    ck.ck..
    gimana kalo gak baik… weeeks
    peaceeee hehehe

  7. chrysanti berkata:

    kasian ya kak.. jadi inget ibunya kiki fatmala.. :(

  8. nh18 berkata:

    Eka …
    apapun latar belakang dari cerita ini …
    cerita ini sangat bagus …
    salam saya

    #EKA
    thank u Om :)

  9. -moRis- berkata:

    Klo ‘ntar gw ‘dah jadi Mom,
    ‘g mau akh, anaknya ngomong gini,
    h.h.h..

    #EKA
    ‘g mau akh,
    itu g maksudnya gue ato gak siiich
    neng… singkatan u bikin bingung :P
    garuk2 kepala jadi inget postingan nya mbak imel

  10. julie berkata:

    untunglah ibuku dulu tak seperti itu
    dan aku pun tak menjadi ibu yang seperti itu

    mellow sist
    hiks

  11. itempoeti berkata:

    selalu ada yng dipersalahkan atas kesalahan masa lalu…
    malu untuk melihat diri sendiri…

    “kalau tak pandai menari, jangan katakan lantai yang berjungkit…”

  12. mas stein berkata:

    buruk muka anak dibelah, dan kayaknya ini memang kadang terjadi. kejamnya dunia… *lebay[dot]com*

  13. masnoer® berkata:

    kabanyakan nonton sinetron kali ini

  14. nanzzzcy berkata:

    kasian.. dia menjadi anak yg tertolak..
    but.. nice poem sista.. :)

  15. miftahrahman berkata:

    cu..cup…cup….jangan nangis sayang. sini aku peluk…:)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s