I B U


Ibu mengapa engkau membenciku? Mengapa kata pedas dan makian tajam selalu terlontar atas tindakku? Mengapa sebuah piring lebih mendapat kasihmu dibandingkan aku? Maafkan aku ibu, licin sekali piring itu . Ibu mengapa matamu nanar tiap kali aku ingin mendekatimu? Mengapa tanganmu terjulur selalu untuk menjewer bukan memelukku? Hingga ku percaya keberadaanku adalah bayang semu .... Continue Reading →

Iklan

Tante – tante


Membawa beberapa lembar poster untuk suatu acara yang diselenggarakan oleh kantor, saya meluncur ke bilangan Jakarta Selatan. Acara dengan audiens para murid berseragam putih abu-abu itu mengharuskan saya berkelililing ke sekolah – sekolah menghantarkan surat undangan untuk guru dan pamflet warna – warni agar ditempel di mading sekolah. Setelah selesai berurusan dengan sekolah yang hanya... Continue Reading →

20 + 1 cara EKA memperingati hari Kartini


1. Tidak berkebaya tapi tetep pake rok mini. Sebodo orang bilang apa. (walopun dulu sempat menang lomba Kebaya Kartini waktu SMA, nantilah dibuatkan posting terpisah) 2. Lupakan konde, sanggul dan sejenisnya. Mari kita ke salon dan highlight rambut dengan warna terbaru. 3. Madol dari upacara Kartini (emang adaaa ??! :p ) 4. Apaan sich masa... Continue Reading →

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: