Sederhana Saja


Cintaku sederhana, Sesederhana kecup pagi selepas dibuai mimpi Tanda aku membutuhkanmu. . Cintaku sederhana Sesederhana bekal siang yang kusiapkan untukmu. Tentu, telah kumantrai sayang juga ribuan jampi agar kamu sehat selalu. . Cintaku sederhana Sesederhana manis teh yang kusiapkan Menghangatkan sel-sel lelah tubuhmu selepas kerja . Cintaku sederhana Sesederhana rindu yang cepat menyembul, padahal baru... Continue Reading →

Legam Terbakar Mentari


Jamal berlari kecil mengejar mentari Dipundaknya tergantung karung dengan dua tali Tak hirau jalanan panas berdebu disusuri Mengais – ngais demi sesuap nasi . . Jamal berlari kecil mengejar mentari Rasa aneh menyelinap di relung hati Melihat sebaya berseragam merah putih dengan topi dan dasi Mungkinkah ini yang disebut iri ? . . Jamal berlari... Continue Reading →

Eforia Tubuh


Lagi - lagi bukan untuk anda yang dibawah umur Aku ingin mendesah di telingamu waktu kau menciumi inchi demi inchi leherku Aku ingin memagut bibirmu kasar ketika kau lumat bibirku dalam panas ciumanmu Aku ingin menikmati detik demi detik sensasi liar yang mengalir kedalam darahku tatkala tanganmu menjelajahi seluruh lekuk tubuhku, siluet pinggangku, lentur dadaku... Continue Reading →

RUMAHKU !


Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampak Kulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalan Kemah kudirikan ketika senjakala Dipagi terbang entah kemana Rumahku dari unggun-unggun sajak Disini aku berbini dan beranak Rasanya lama lagi, tapi datangnya datang Aku tidak lagi meraih petang Biar berleleran kata manis madu jika menagih yang... Continue Reading →

Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua


Laila gadis kecil berkuncir dua, pergi ke sekolah selalu diantar ibunda. Duduk di kelas tiga, Laila bersekolah dengan rajinnya. Laila gadis kecil berkuncir dua, hari ini diantar paman ke sekolah karena bunda harus bekerja. Dalam dunianya hanya ada tawa, Laila bermain riang dengan teman sebaya. Laila gadis kecil berkuncir dua, terpatri dalam kebingungan tatkala paman... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: