Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua

Laila gadis kecil berkuncir dua, pergi ke sekolah selalu diantar ibunda. Duduk di kelas tiga, Laila bersekolah dengan rajinnya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, hari ini diantar paman ke sekolah karena bunda harus bekerja. Dalam dunianya hanya ada tawa, Laila bermain riang dengan teman sebaya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, terpatri dalam kebingungan tatkala pamanlittle girl menyelipkan tangan ke dalam roknya. Berkata bahwa itu tanda sayang orang dewasa. Laila diam dalam kepolosannya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, tiada lagi senyum di wajah gembilnya. Tak suka ketika paman menindih tubuhnya. Laila diancam tak boleh bicara.


Laila gadis kecil berkuncir dua, sekarang hanya diam seribu bahasa. Tak ada lagi ceria, apalagi tawa. Semua terenggut dengan paksa sebelum ia mengerti itu apa.

SELAMATKAN GADIS KECIL KITA

Waspada terhadap siapa saja

Dunia semakin gila

Iklan

108 respons untuk ‘Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua

Add yours

  1. Duh jangan sampai anggota keluarga kita jadi seperti Laila. Mudah2an kita dijauhkan dari hal hal yg seperti itu.

    btw, thanks kunjungannya mbak 🙂

  2. kalimat kalimat di atas bagus nih dijadikan iklan layanan masyarakat , aku nggak tahu apa banyak kasus pedofil di tanah air ?

    kalau di sini lumayan , korbannya ya anak anak kecil, pelaku biasanya datang dr lingkungan terdekat termasuk tetangga, terakhir yg menghebohkan ada anak kecil usia 8 tahunan keturununan turki mati diperkosa dulu terus dicekik, ternyata pelakunya adalah tetangganya sendiri cuma bersebelahan apartemennya, akhirnya ketangkap sih di turki, kabur ke sana pelakunya habis mbunuh, ngeri banget !

  3. dunia sudah terbalik, dulu orang tua dan guru sering bilang hati-hati sama orang asing ato yang belum dikenal, sekarang hati-hati sama orang yang paling dekat dengan mu.

  4. Ka,
    Ada salah satu kerabat yang punya pengalaman seperti si kecil Laila. Saat itu dia masih umur tiga/empat tahun, gemuk, pipi gembil, tertawa riang adalah hobinya selain makan tentu saja..
    Petaka itu terjadi ketika ia liburan ke desa dan ia menjadi korban pelecehan seksual oleh tetangga neneknya.

    Aku nangis, Ka!
    Apalagi lelaki yang hobi mabuk itu masih umur belasan….

  5. Terlalu!!!!!

    Saya gak tahu apa yang ada dalam pikiran sang abang hingga tega memperkosa adiknya sendiri…

    Pelecehan? banyak perempuan yang mengalami… hanya mereka masih takut untuk mengadukan ke pihak yang berwajib karena ancaman dan intimidasi dari pihak tertentu..

    satu hal yang penting perempuan juga jangan mau dilecehkan dengan sikap dan tindakan yuang dapat merusak masa depan.

    saya prihatin dan ikut berdoa untuk temanmu semoga bisa menatap hari depan dengan lebih ceria.

  6. Itu alasannya kenapa saudara-saudara saya gak mau di rumah ada pembantu laki-laki … gak mau ada sopir ..

    Bukan mau berprasangka buruk, tapi resikonya gak sebanding …
    Masa depan si gadis kecil …

  7. hm… nice post

    jadi inget novel a man named dave n kebetulan lagi baca novel true story berjudul “behind the closed door” tentang kekerasan sexual dlam keluarga (anak)

    skali lg nice post
    🙂

  8. Ini aq baca pertama tidak mengerti, tapi akhirnya saya mengerti setelah berpikir sejenak.. :-s sedih rasanya, perihatin, siapa yang hrs dipperbaiki ?

  9. Kurang! Kudunya ditambah..
    Laila, gadis kecil berkuncir dua, akhirnya secara sah harus rela ditindih Sang Paman.. Ia dipoligami pada akhirnya 🙂

  10. Mau komen dulu soal puisinyaa.. aaiihh.. Eka ini jago mengolah kataa dhe aahh, gua masih terkagum2 membaca akhiran a-nya yang berima tapi nyambung dan berkaitan dari awal sampe akhir! Mantapss..

    *angkat_topi.com*

    Sekarang mo komen tentang isi puisinya itu sendirii.. aaarrrggghhh!! Enaknya neeh pelaku macam gini tuh diapain yaa biar pada kapok and bikin orang2 lain yang punya hasrat sejenis buat mikirr ampe panjaaaang bangets sebelon akhirnya melakukan hal yang sama! *toeng*

    Tega amat seeh ngerusak masa depan seorang anak kecil yang masih polos and lugu and menghapus keceriaan dari wajahnya, huhuhu..

    Ngga hanya gadis kecil, Laa, khan banyak juga bocah2 laki2 yang mendapatkan perlakuan serupa *sigh*

  11. Memang kita harus hati-hati menjaga anak…terkadang yang membahayakan adalah lingkungan terdekat kita, bisa paman, keponakan, pembantu dan lain-lain

  12. emang sekarang jaman dah edan,,
    suka jijik dan pengen ninju, tipt tipe pria dewasa apalagi dah tua badot suka ngelakuin pelecehan seksual ama anak kecil

    dah otak binatang org kayak gitu ga layak berstatus orang..perlu dibinasakan
    #napsu mode on,,maap kan,,,#

  13. very nice poem!
    emang paling serem dan menjijikkan tuh ngeliat para pedofilia!

    btw, tentang page nya wordpress gua email ke lu ya ka. gua gak bisa nulisnya di komen soalnya jadi gak keliatan rumusnya terus soalnya kan html. hope you don’t mind karena gua ngemail ke lu langsung.

  14. Prnh baca hasil penelitian bhw kecenderungan skrng kekerasan seksual justru dilakukan oleh org2 terdekat, anggota keluarga atau tetangga dkt rmh krbn.
    Saya ngajar TK mbak, jd berasa bngt mkn susahnya memberi pengertian pd anak2 ttg hal ini, hal yg plng kcl sy tanamkan adalah menjaga sikap ( terutama sikap duduk yg suka sembarangan sampe klhtn bj dlm), cara berpakaian, perilaku thd lawan jenis krn kdng2 anak2 tdk sdr sikap mrk yg msh polos itupun bs mengundang nafsu manusia2 tdk bertanggung jawab.

  15. Dunia ini emang isinya sudah serba gila.. Banyak perubahan yg katanya kemajuan, tapi kenyataannya moral dan prilaku makin primitif aja. Segala apa pun kesempatan, akan digunakan oleh mereka2 yg gila utk memuaskan nafsu dan hasratnya. Ouwalah..dunia dunia

  16. Biasanya aku selalu percaya: nilai sebuah tulisan terletak pada apa yang disampaikan. Bukan dengan mengotak-atik bahasanya agar terasa indah.

    Namun di tulisan ini aku mendapatkan keduanya: baik apa yang kau sampaikan maupun cara penyampaiannya.

  17. Hloh..lha koq ampir sama critane..wkxkxkxkxkxkx..

    Kacian yah si laila akirna hrs canggung..,kalo laila canggung mah orang pada ngarti..wkxkxkxkxkx..

  18. duh skrg kejahatan makin kumplit aja yah..
    maling, copet, rampok, kurupsi, masih ditambah lagi Phedophilia
    tega amat sih…!!!

  19. Begitu kamu punya anak perempuan, maka jagalah dia sebaik-baiknya. Biar dikatakan kolot, tapi anak perempuan yang paling rentan perlakuan buruk. Aku dan dua adik perempuanku berterima kasih pada ibunda yang selalu ada di samping kami. KOLOT tapi kami aman.

    Jika aku punya anak perempuan, sudah pasti aku tidak akan bekerja. Tuhan mungkin tahu sifatku sehingga aku dikaruniakan dua anak laki-laki.

    Hari ini hari ibu, mari kita anak perempuan mengucapkan terima kasih pada perlindungan bunda kita masing-masing.

    EM

  20. hmm..
    tersirat..
    hati-hati kepada siapa saja..
    semoga keimanan dalam melindungi seseorang dari perbuatan yang menyimpang tersebut
    *save the childen..*

  21. Damn… puisinya keren banget, ga usah banyak kiasan langsung to the point ke tema nya. Isinya juga lugas…. ck…ck…ck. Dunia emang gila

  22. demikianlah manusia. terkadang bisa sangat mulia tapi disaat yang sama juga bisa sangat biadab (seperti si-paman). let’s save our children…..

  23. Mari kita jaga anak2 tersebut dari perbuatan manusia2 biadab. Keselamatan dan masa depan mereka adalah tanggung jawab kita

  24. waduh…kagum banget gw …puisinya sangat inspiratif banget….sangat menyentuh banget mbak….
    ..
    ..
    siapa yg berani ganggu laila…ha… ???? *tiba-2 gw marah*
    ..
    ..
    gw tangkap pelakunya.., gw akan hajar pelakunya.., gw akan potong “anunya”.. , gw bakar “anunya” dan gw akan buang “anunya” ke selokan….

    *sadis banget*

    lho kok gw bisa sadis ghitu ya ?….*heran*

  25. AAaihhhhhhhhhhh seremmm……
    Semogaaaa anak gw dijauhkan dari orang begituan. Kalo sampe ada yang berani nyentuh dikit aja, ku balbal dia bolak balik.

  26. sekarang banyak yg seperti itu ya mbak?
    bagus buat dijadiin iklan layanan masyarakat mbak..
    banyak yang masi nganggep hal ini tabu,
    tapi beneran harus disosialisasikan, biar orang tua di luar sana bisa lebih berhati-hati..

  27. Mungkin lebih bijaksana bila sikecil jangan sampai lepas dari pantauan sang ibu, terlebih bila si kecil berada di luar rumah, bila perlu nomor satu kan hal itu.
    Mba Eka thanks telah ngunjungin aq, jangan bosan memberi masukan ya mba. O ya link mba Eka dan aq pasang di blog aq.
    Thanks ya mba dan semua pengunjung.

  28. Ya, tidak gampang menjaga anak perempuan zaman sekarang tapi aku selalu berdoa dan percaya.. Tuhan mengutus malaikatnya untuk menjagai mereka.

  29. penyampaiannya bagus mbak. ck ck ck
    *jarang-jarang saya muji, catet ya* :mrgreen:

    kebiasaan orang tua dulu pendidikan seks dianggap tabu, kalo sekarang saya pikir pandangan itu harus dirubah. seks itu kodrat, jadi harus dikenalkan sejak dini, misalnya perbedaan bentuk, trus lagi (mohon maap ya) jangan perbolehkan anak dipegang-pegang anunya sama siapapun!

    sedih saya kalo denger korban pelecehan kadang malah jadi pihak yang disalahkan, dianggap bikin malu, aib yang harus disembunyikan. duh!

  30. two thumbs up!!

    mesti disebarkan, dan dijadikan “virus”
    agar semua orang “tertular” awareness
    akan adanya kejahatan disekitar kita

    kita bisa mencegahnya bersama sama!!

  31. Miris denger2 berita anak kecil kayak Laila ini, miris karena kenapa sich cowok2 itu ga beli di pinggir jalan sana aja…???
    Setuju ama Eka, selamatkan gadis kecil kita…!!!


    ***
    yeee… beli di pinggir jalan… giling lu sarannya
    harusnya tu org2 kayak gitu disunat abis hahaha

  32. antisipasi perlu….
    deteksi dini sangat perlu….
    safety sangat-sangat perlu…..
    lebih baik mencegah dari pada…..

    ***
    Betil itu pak

  33. awal kisah ttg laila menyenangkan, ternyata diakhir menyengsarakan…

    musti hati-hati….. *waspada*

    #EKA
    ya itu tanggung jawab kita bersama

  34. harus hati-hati mba jaman sekarang banyak yang sulit dipercaya. sampai-sampai LSM anak-pun banyak yang berkedok LSM demi meraup uang dari sumbangan-sumbangan.( pengalaman dari seorang teman yang skripsinya mengenai anak jalanan dan sibuk mondar-mandir dari satu LSM ke LSM lainnya.)

    beberapa saat yang lalu saya menonton siaran televisi ‘talk show’ yang mendatangkan seorang suster yang juga berprofesi sebagai penculik anak (dia punya sindikat). Menjual anak-anak ke suatu yayasan dengan kisaran harga 3-4 juta.
    SAVE OUR CHILDREN (OUR NEXT GENERATION)

    #EKA
    kalo bukan kita yang peduli.. siapa lagi…:)

  35. Prihatin melihat orang sekarang. Seseorang yang seharusnya menjadi panutannya malah menjadi musuh dalam hidupnya. Jika seperti ini, maka kehidupan memang sudah gila. Semakin lama orang baik sudah menjadi hal langka. Lindungi negara ini Tuhan. Amin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: