Pilih Cover Buku Yang Mana?

Labirin Rasa, ini proyek novel roman perdana saya yang salah satu elemen ceritanya diadaptasi dari cerpen lawas di blog ini (pembaca lama blog pasti tau siapa dia, hihi). Rencananya Labirin Rasa akan di-publish akhir bulan Juli ini setelah beberapa kali melalui proses digodok-diblender-dikukus (eh, emangnya bolu? :mrgreen: hihi) ganti judul. Nah, boleh dong Sobat CE kasih pendapat, input atau opini gitu, diantara 4 pilihan cover buku ini mana yang kayaknya paling keren?

Sedikit bocoran, novel ini bercerita tentang Kayla cewek tomboi yang pacarannya sama motor, ciumannya sama gunung. Novel yang bertemakan cinta, persahabatan dan pencarian jati diri ini akan membawamu berpetualang ke berbagai tempat eksotis di Indonesia. Mulai dari touring ke Pangandaran sampai menaklukkan Gunung Gede bahkan hingga mencicipi seteguk keelokan Bantimurung di Sulawesi. Banyak pelajaran hidup yang Kayla temui dalam petualangannya, termasuk juga ketemu banyak cowok :mrgreen: hihi. Well, siapa juga yang bisa menolak tawa dan pendar elok bola mata Kayla tiap kali ia tertawa? Tawa riang yang seolah menunjukkan bahwa semesta ini adalah taman bermainnya saja.

Satu hal yang Kayla tak sadari, petualangannya telah membawanya tersesat dalam rasa yang ia tak mengerti. Dan saya juga ketularan Kayla. Nggak ngerti, covernya sebaiknya pilih yang manaaaa? Ditunggu komentarnya ^_^ Thank youuu.

Iklan

87 respons untuk ‘Pilih Cover Buku Yang Mana?

Add yours

  1. Yang dua terakhir aku suka kak, soale permainan warnanya bagus dan menarik mata. Kalau mau menutup pilihan, aku pilih yg nomor 3 deh 🙂 congrats kak! Can’t wait to read!!! ^_____^ distribusinya sampai ke Kaltim, kan? 😀

  2. Kalau pilihannya hanya dikasih 4 yang di atas, sepertinyanomor 4. Meski belum “bicara”, tapi cukup punya kans. Tapi kalau ada alternatif pilihan lagi di luar 4 itu, keempat-empatnya di atas buang saja :))

    Btw, novel petualangan sepertinya terdengar seru! 😉

  3. Aku suka yang ke-4 no.1 dan 2 orang udah tau labirin kaya gitu kalau 4 itu labirin masa kini dan yang penting tagline Novelnya kebaca jelas tanpa mata harus muter2 mencari karena yg bikin menarik ya tagline alias kata “cinta” sakti dari novel macam ini penempatan warna, background and tulisan pas banget… ditunggu keluarnya…

  4. Menurut pengalaman daku sih, milih cover bukan sekedar selera pribadi, tapi pertimbangan pasar dan psikologis pembaca.
    Nomor tiga itu kayaknya eye catching deh kalo ditaro di rak toko buku. Warnanya terang sekaligus lembut, ilustrasinya unik & keren kayak daun semanggi gitu ya, tapi juga ada tekstur labirinnya. Jadi tetep nyambung sekaligus meninggalkan kesan absurd biar pembaca penasaran.
    Kalo liat dari judul, biasanya pembaca cewek bakalan paling byk beli. Tapi, kalo dari permainan warna dari pict no 3 itu, pembaca cowok juga bakal penasaran, karena warnanya juga masuk ke selera cowok.
    Font-nya oke sih menurut gue, ga bikin puyeng juga. Luwes, ga kaku. Manis lah pokoknya, tapi juga ga girlie. Yaah… meskipun sih yg nulis centilnya kadang kebangetan. Ups!
    Udah ya,,, babay! *kabur* :-))

  5. Jelas no.3 Ka, lebih enak dilihat. Nomor 1 dan 2 looknya terlalu lawas, kayak novel angkatan pujangga baru. Nomor 4 terlalu kusut, lebih mirip spagetti dari pada labirin.

  6. Kalo lebih detil tentang cerita cinta bagus no 3, kalo lebih detil tentang perjalanan bagus no 4. tapi yang no 4 itu kok kalo dibaca lebih mirip Sabirin dari pada Labirin. *menurutku

  7. kalau design no 4 memang gaya novel-novel pop jaman sekarang design covernya, ak terbiasa melihat cover sejenis di toko-toko buku

    kalau mau mencoba sesuatu yg lain no 1 juga cukup bagus, paling gak sih mataku akan tertarik karena designnya yang berbeda 🙂

  8. 1. saya pembaca lama blog ini tapi gak ingat cerpen lawas yang mana… 🙄
    2. cover no. 3 paling bagus. Labirin dan hati itu matching. 😉
    3. komen balik ya! 😈

  9. Saya pilih nomor 4. Nomor 1 dan 2 terlalu vintage, sedangkan nomor 3 terlalu mencolok gimana gitu mba 😀 semoga cepat di publish!

  10. Kalo saya pribadi lebih suka yang no.1. ntah kenapa kalo denger kata Labirin itu imajinasi saya langsung terarah ke maze di design pertama 🙂

  11. Ada benernya sik kata Om Didut, nomer 1 lebih unik dan ngga biasa, Kak. Okay, desain nomer 3 dan 4 emang cantik banget cumen kayak novel2 jaman sekarang banget.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: