Legam Terbakar Mentari

Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Jamal berlari kecil mengejar mentari

Dipundaknya tergantung karung dengan dua tali

Tak hirau jalanan panas berdebu disusuri

Mengais – ngais demi sesuap nasi

.

.

Jamal berlari kecil mengejar mentari

Rasa aneh menyelinap di relung hati

Melihat sebaya berseragam merah putih dengan topi dan dasi

Mungkinkah ini yang disebut iri ?

.

.

Jamal berlari kecil mengejar mentari

Senyum riang lebar terpatri

Hajatan menyisakan banyak botol kemasan hari ini

Terbayang bisa membeli hati

Mengganjal perut selama beberapa hari

.

Jamal berlari kecil mengejar mentari

Langkahnya terhadang dua pria besar nan tinggi

Meminta jerih payah yang ia sebut rizki

Uang hasil penukaran yang ia usahakan untuk diri

.

Jamal berjalan gontai menghabiskan sore hari

Hilang sudah impian menimbun nasi

Jamal pilu teringat perut lapar adik sedari pagi

Apa yang mesti dikatakannya nanti

Jamal terduduk lemas meraung menatap senja mentari.

Tentang Ceritaeka

A wife. Known as a friendly cheerful person with a non-stop talking character. Choco addict. High-heels fans also a traveling lover. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Catatan ini telah ditulis dalam Sajak - Puisi - Poetry dan di-tag dengan , , , , . Penunjuk permalink.

63 Respon untuk Legam Terbakar Mentari

  1. DV berkata:

    Hmmm, jadi inget lagunya Iwan Fals, “Anak sekecil itu berkelahi dengan waktu…”
    Nice!

  2. deeedeee berkata:

    kasian Jamal…
    Sepertinya di Indonesia msh banyak Jamal-Jamal lainnya…

    Bekerja dg penuh lelah, tp hasilnya disambar begitu saja oleh pihak lain… :sad:

  3. singal berkata:

    Jamal si kecil tak berkutik
    nasib sial selalu berada dipundaknya
    diawasi para bandit tangan besi tak beperasaan
    tak peduli kata-kata pemerintah yang berhasil menuntaskan kemiskinan.

  4. chrysanti berkata:

    Jamal -Atika.. mirip2 sama film bollywood yang laku keras itu ya..

  5. zulhaq berkata:

    btw, yang punya rumah kemana yak
    jangan2 ngumpet gara2 ada orang sinting di sini he he he

  6. Jamal potret kehidupan saat ini yah :)

    Hmm… semoga semuanya semakin membaik terutama bagi jamal-jamal yang sekarang ini sudah semakin…..

  7. Heryan Tony berkata:

    Wah… Koleksi puisinya banyak euy… Kapan edisi cetaknya terbit, mbak? :)

  8. Heryan Tony berkata:

    Sunsetnya mantap, wah.. Fotografer kawakan neh..

  9. frozzy berkata:

    siapa yang ngomongin gue yah ? pantesan tadi brasa ada yang garukin kpala gue. ziaaaaaaaaaaaaa……….gue beneran trauma nih… *lebay*

    jamal tidak sendiri
    ada seribu jamal di negeri ini
    tidak minta dikasihani, hanya perlu dihargai…

  10. phiy berkata:

    banyak jamal-jamal malang di negara ini,
    tapi sedikit orang-orang besar yang peduli..

  11. bocahbancar berkata:

    Hhmm..kata2 yang merekat erat maknanya……..

  12. gwgw berkata:

    akhir dari semuanya itu adalah :

    “JAMAL TERDUDUK LUNGLAI …KECAPAIAN”
    :-)

  13. depz berkata:

    jamal maen ke kuta ya nek :D

  14. Jamal eL Ahdi berkata:

    Jamal Asli muncul… tereng……..

  15. Jamal eL Ahdi berkata:

    Jamal (ah gak enak bener nyebut diri sendir ) dan kebanyakan rakyat indonesia adalah korban.
    Korban dari kesewenang2an yg lebih kuasa
    Korban dari keadilan,keamanan,kesejahteraan.

    Sini Mal, Ini saat engkau sekolah, bukan berkeliaran mencari nafkah.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s