Candu Cinta

Love Heart
Love Heart

#sang Pria :

Ku lihat pendar cinta di kedua bola matamu. Tak pernah lepas senyum terkembang dari bibir tiap kali melihat sesosok wanita berkulit sawo di hadapanmu. Ketika sang wanita berbicara walau bukan kepadamu, tak henti – hentinya sinar cinta itu berpencaran. Ah ku rasa, langit gelap gulita pun kan terlihat terang karena pendaran sinar matamu itu.

Sang wanita sibuk bicara padaku, dan kulihat dari sudut mata, kau mengamati setiap geriknya. Tanpa malu – malu kau menikmati betul setiap senyum yang terkulum, setiap gelak yang tercipta, setiap gerakan yang ada. Ah, ternyata setiap sibakan rambutnya adalah keindahan bagimu, setiap goyangan tangannya adalah pemandangan indah bagimu, setiap tarikan nafasnya telah menjadi helaan nafasmu ! Dapat ku lihat engkau begitu mengidolakan, mengagumi dan memujanya !!

#sang Wanita :

Engkau begitu heboh bercerita, semua kau utarakan dalam sekejab dengan mimik muka dan intonasi suara yang begitu sempurna. Sepertinya aku sedang melihat panggung sandiwara dan semua lakon kau mainkan dengan penghayatan penuh. Namun begitu, ditengah ucapmu, sesekali kau sempatkan memberi kerling manja kepada pria disebelahmu. Seolah menyampaikan pesan bahwa walau kau berbagi rasa denganku namun tetap sang pria menempati porsi khusus di hatimu. Kau mencintainya dengan caramu sendiri, tidak dengan rayuan gombal macam dewa – dewi, tidak dengan suara lembut mendayu minta dikasihani. Caramu mencintai begitu unik, begitu orisinil.

——————

Hari itu, ku lihat dua anak manusia yang sedang dibius candu cinta bercengkerama. Walaupun sepasang manusia ini berbicara kepadaku, nampaknya mereka memiliki dunia sendiri yang tak bisa kumasuki. Ah cinta, engkau sungguh luar biasa. Sahabat wanitaku, teruslah mencintainya dengan cara yang kau mau. Jadilah dirimu sendiri, mencintainya dengan apa adanya. Tak perlu risau melihat orang lain. Bukankah kalian berdua yang dapat mengukur kadar cinta itu ?

Sahabat baruku sang Pria: melihatmu, ku tahu sahabat wanitaku berada di pelukan pria yang tepat.

Aku bahagia untuk kalian berdua 🙂

Iya, ini tentang kalian temanku. Nunu dan Hedin.

Sebuah catatan kaki setelah menyantap pempek abing di dekat kantor. Menunggu suamiku yang tak jua datang menjemput padahal jam hampir menunjukkan pukul 9.00pm ditemani dua insan dimabuk alkohol cinta 😉

Selasa, 14 Juli 2009

Iklan

97 respons untuk ‘Candu Cinta

Add yours

    1. emang kalo pertamax dapat apa ya??
      hihihihi

      #EKA
      Kalo hatrick alias tiga kali berturut – turut di tiga postingan berbeda namun berturt – turut
      dapat kado dari gue 😀

    2. Kok pada seneng pertamax sih?
      Mbok kelimax… 😀
      Sebentar takbaca postinge dulu
      ====
      Hohoho, ternyata mbak Eka jam 9 pm udah kepingin yah 🙄 😀

      #EKA
      iyaaaa kepengen wedang ronde 😀

      1. huakakakaka, kelimaxxx itu milik saiah kang wandi
        loh loh loh, kok tau mbak eka jam 9 pengen??
        sore amat ya kang?? kekekekekkkekkkk

        #EKA
        lha kan kepengen wedang ronde
        boleh dunk 😀 jam 9 belum sore lah
        malahan di dunia dugem
        pestanya aja belom mulai hehhehe

    1. kelimaxxxxxxx….mending kelimaxxx ah, daripada pertamaxxxx he2
      asala jangan sampe kelimaxxx pake pertamaxxxx huahahaha *perihhhhhhhhhh*

      #EKA
      sinting abes ! 😀

    1. yah, perasaan mpek2 cuman dibahas kayak numpang lewat, malah mpek2 yang di komen
      indahnya bunga2 cinta yang diceritain panjang (kasian ibunya) lebar (kasian bapaknya) malah nggak di komen kekekekekekekekekeekkk *tertawa sinting*

      #EKA
      kan ezra yg jualan gimana siy lo Zul?
      makanya yg dikomen soal mpek2 hehehehe
      @Ezra
      ini balasan krn lo pernah ngatain gue supir 44 hahahahhaa

    1. loh loh loh…kok komennya sama persis dengan komennya mbak ade yah!!! atau kebalik???
      pasti baca judul sama note akhir niy kekekekkk *sok curiga*

      #EKA
      Dilaarng suuzon tauuuu 😀

    1. nah lo, oh ini toh pasangan sejatinya mbak nunu…selamat ya mas!!
      fotonya jangan ijo2 dunk mas, yang keliatan dunk he he he
      apa takut ada yang cemburu??? kekekekkk *kabur*

      #EKA
      kenapa pengen tau Zia?
      Gantengan Hedin ! 😀
      hahahahha peaceeee

  1. jiaha… jadi obat nyamuk ya.. 😆

    #EKA
    ho..ho..ho.. enggak koq !
    dunia yang tak bisa gue masuki maksudnya dunia cinta mereka
    walau hanya dengan bahasa tubuh, mereka dpt mengekspresikan cinta mereka.
    Tanpa kata, tanpa bicara, tapi gue bisa merasa 🙂

  2. hahahaha.,..,.,.,. misakne ya.. kasihan.. di oboriii nyamuk

    #EKA
    mesam mesem nih gue… 🙂
    gak diobori nyamuk tapi sing ngobori nyamuk hehehhee
    ah mas’e enggak koq.. coba baca sekali lagi..
    sama sekali gue gak dicuekin 🙂

  3. Pengamat cinta…
    hmmm..bahaya nih, jangan dekat2 eka deh
    🙂

    #EKA
    yaaaaaaa jiper mas? hihihi
    tanang lah kalopun gue tulis pasti nama lu gue samarin
    😉

  4. jadi penonton setia yang ikutan senyum2 dunk ya ka 🙂

    #EKA
    Sebenernya bukan penonton setia siy.. wong mereka ngobrol juga ma gue….
    cuma gue bisa ngerasain bgt energi cinta mereka itu 🙂

  5. @afdhal : emang kenapa ? eka ga cuma pengamat cinta tapi pengendus bau cinta…..hehehehehe, lo bau cinta gitu daeng ?

    #EKA
    dia mah bau wedus hehehhehe
    siap di sate ituuuh 😀

    1. gitu yak?
      masa siy?
      apa iya gitu?
      kok bisa?
      kenapa?
      beneran niy?
      ha ha ha ha *tambah sinting*

      #EKA
      bener ! yg baca komen lu ini
      tambah sinting hahahaha

  6. Wuee…
    Eh nunu n hedin kpn gw bisa liat pendar cinta dari mata kalian b2?
    Congratz ya nek..
    Gw jg yakin kalian berpelukan dgn tepat. Hehe…
    Mas hedin,jagain tmn gw ya.. 🙂

    #EKA
    Kalo lu undang ke jogja pasti mereka dateng nek 🙂

    1. doanya sama bu….
      pelukan itu kayaknya pelukan yang begitu sempurna.,…
      jagain tuh mas….kalo nggak di jaga dengan baik, bisa di cari blogger sedunia maya loh he2

      #EKA
      haiyaaaa pake ngancem2 si Hedin segala
      DIn.. sabar ya, zulhaq emang sinting hehehhee

  7. efek lain dari makan empek-empek yang pedes banget? he3. Bisa aja mbak Eka ini.

    #EKA
    hehehhehe sepertinya begitu 🙂
    makan pedes jadi postingan
    makan madu jadi apa yah :p

  8. hehehe emang jatuh cinta itu sejuta rasanya…

    *komennya nyambung gak ya? :P*

    #EKA
    nyambung koq 😉
    berjuta2 sinarnya malah
    bahkan bisa menerangi malam hehehe

    1. bukan sekedar pengamat
      tapi lebih pada kembang di antara sepasang bunga *gak nyambung*

      #EKA
      hihihi moso si hedin dibilang bunga juga
      yg bener kembang diantara bunga dan kumbang hehhehe

    1. husssttt, bagi bagi dunk…masa jatuh cintanya di embat mulu
      lah, yang belum laku gimana dunk? ha ha ha

      #EKA
      BUkan salah yg ngembat lah
      salah lu sendiri kalah bersaing
      makanya mandi duluuuu biar ada yg naksir 😀 hehehhe

  9. Ini jujur dari hati yang paling dalam *sintingnya di buang dulu*

    Ketika resapan cerita yang gue baca dari si pria dan si wanita
    gue dah nebak bu, kalo yang ada dalam cerita ini adalah Mbak Nunu atau princes
    dan setelah bacaan terus berlanjut, ternyata ada note kecil di bawah yang menjadi jawaban akan tanggapan gue itu. tebakan gue ternyata bener bgt dah.

    Dan sebelum baca, ngerusuhin komen2 dl. terlihat beberapa komen yang di tuangkan oleh mbak nunu alias princes. dari situ muncul tanda tanya??? ada apa yah???

    Hmmmmm, dalam kondisi seperti itu memang harus dipahami bu. dengan siapapun dan dalam kondisi apapun sepasang cinta berada, dunia akan selalu menjadi milik berdua. karena bunga cinta yang tumbuh, perasaan yang tak bisa di ungkapkan dengan kata2, begitu hebat memadamkan suasana lain. yang ada hanya cinta, cinta dan cinta…senyum di balik tatapanpun muncul dengan hebatnya. kata yang tertatapun terkadang menjadi sedikit tak teratur, apalagi lingkungan di sekitar. itulah kehebatan cinta….

    #EKA
    dan seorang Zia pun terbakar iri
    pengen juga bisa memancarkan cinta
    namun belum ada wanita yg mau ditulari kesintingannya dgn sukarela
    hahhahahha

  10. salut buat mbak eka, yang sangat mengerti akan kondisi itu. yang sangat paham akan taburan cinta itu. tanpa ada rasa resah dan rasa dicuekin. Membiarkan cinta itu mengalir hingga ke akar nurani sepasang kekasih “Mbak Nunu dan Om Hedin”. Membiarkan cinta itu bersemi hingga kupu2 pun tak bisa melebarkan sayapnya….

    Senyuman mbak eka saat itu memberikan semangat dan sebagai isyarat untuk sepasang cinta itu terbang bersama sayapnya…..luar biasa!!! dan itu, menurut orang sinting, bukan obat nyamuk. tapi, rembulan di antara bintang2. yang menambah indahnya kilauannya….

    #EKA
    waaak lu manggil hedin oom ?
    sableng lu hahahhaha
    anyway suka bgt sama ending lu yg ini :
    rembulan di antara bintang2. yang menambah indahnya kilauannya….
    nice 😉 dilarang GR ya !

  11. Buat Mbak Nunu dan Mas Hedin *bingung mau nyebut apaan*

    Semoga hubungan dan kisah cinta ini adalah permulaan dari perjalanan panjang yang selalu di iringi rasa bahagia yang tak terhingga. permulaan dari rasa ikhlas untuk saling menerima segala kekurangan dan kelebihan yang membawa pada kekuatan rasa setia hingga akhir nanti. Permulaan untuk akhiran (Pertama dan terakhir)….Teruslah mengayunkan sayap di atas cakrawala cinta yang membentang. Tak usah menghiraukan serceca debu yang membuat usang. hempaskanlah hembusan cinta itu sampai cercaan debu yang ada disekelilingpun menjadi tunduk!!!!

    #EKA
    org sinting mencoba menasehati
    tapi yg bikin gue terherman2
    nasihatnya OK juga 😉

  12. Semoga nggak lupa dengan sodara-sodari seperjuangan di dunia blog, semoga kesibukan dengan bunga2 cinta ini, nggak mengabaikan senyuman sodara sodari di dunia blog maupun dunia sinting he2.

    Selamat malam menjelang pagi buat semuanya…..Salam sinting!!!

    #EKA
    tenaaaang ada gue yg akan mengingatkannya
    biar dia gak lupa 😉

  13. Kok saya jijik ya mbak liat gambarnya… mungkin lebih lucu kalau kelinci ya… (emang bisa kelinci dibentuk love) hehe….

    #EKA
    ntar kapan2 dicariin kelinci atau angsa aja kali yah lebih keren deh
    itu musang lho bung dion bukan tikus 😉

  14. Cinta memang ibarat alkohol 🙂
    Waktu awal-awal kenal, setetes aja memabukkan..
    lama kelamaan semakin kebal hahahahah!

    *Butuh berapa liter vodka untuk kembali menghangatkan cinta nenek-kakek yang udah nikah puluhan tahun ya?*

    #EKA
    bravo !
    perumpamaan yg bagus bgt 😉

  15. alkohol cinta itu beli di apotik mana ya mba? 😀

    haah.. cinta.. cinta emang bisa jadi apa. Jadi penyedap rasa dikalah makan makanan tidak enak. Jadi angin di kala panas. Menyenangkan deh 🙂

    #EKA
    chiiieeee Phieeey lg jatuh cintrong juga yah 😉

  16. cinta itu memang memabukkan; bisa merubah broklat menjadi coklat… 😀

    #EKA
    aiiiih Uda
    ogah makan broklat
    bisa nempel sama toilet molo 😀
    tapi kata2 uda ada benarnya 😉

  17. saya mau komen apa yaa? .. baca komen-komen malah jadi bingung sendiri nih mbak … hihihih

    #EKA
    mas cahyo gak boleh jatuh cinta lagi sama org lain
    tapi kalau dimabuk cinta lagi dengan istri boleh banget 😉

  18. Hebat euy, Eka bisa baca hati orang lagi di mabuk alkohol cinta.. apa karena emang lagi bete nungguin suami hehehe…
    Sip deh, rangkaian katanya. 🙂

    #EKA
    aiiih mbak Puak
    no need a genious to tell whats goin on between them 😀
    hehehehhe
    mereka lah penyelamat gue, jadi temen pas nungguin suami

  19. Duhh emang enak rasanya jatuh cinta. Setelah itu tinggal tunggu jatuh bangunnya. 😛
    But let them feel it the love in the air

    #EKA
    let them enjoy d sweets first 😉

  20. wah.. klo udah mba eka cerita beginian.. cumak bengong thokk mbacanya :mrgreen:

    seorang pujanggi.. ehh pujangga.. adohh apaan yah cucoknya buat cewe 😛

    haiyahh.. mo nyari anita hara doloe 😆

    #EKA
    huahhahahha emang kalo liat dia ya bakalan ada bintang dimatamu mas ?
    hehehe

  21. Walaaaaaah….gw gg mau berurusan dengan candu mbak……haram !!!
    *belagak bego*

    #EKA
    ahhahah wanita kalo bukan muhrimnya juga haram tauuuuuu 😀

  22. buset deh zulhaq tuh koment apa ceting?

    hmmm love in the air
    jadi ingin tahu eka bisa ngeliat expresi gue ngga ya? hihihi

    EM

    #EKA
    nanti dibuktiin aja mbak EM 🙂
    ah zulhaq emang begitu…
    hobi chatting dia bawa2 blogging 😉
    peaceee zia… 😀

  23. gila abiessss…nih blog di papas sama orang sinting *piss Zul* hahaha.. :mrgreen:

    btw salut buat respeknya mba Eka mengenai 2 sejoli yang kasmaran jeli nan mantabb huehehe hmm…jangan-jangan sambil mengingat kisah dulu juga niyy..*piss Mba*

    -salam- ^_^

    #EKA
    lho koq kisah dulu ?
    Sampe skr masih saling berpandangan dengan pendar cinta koq :p hehehe

  24. gambar yang di atas itu lucu….

    boleh ave halaman ini ya?? ya??? *maksa*

    hihii… makasih mbak 😀

    #EKA
    hahahaha save aja, gue juga dapatnya dari gugling koq 😉

  25. candu..caNdu..caNdu..asmaraaa,,,,,..
    ciNta..ciNta..ciNta…butaa,,,,,
    *ngoMong opohh toH aq iNi,,,,hehehee,*

    #EKA
    ini salah satu ciri2 org kecanduan cinta juga
    hahahaha

  26. Waaaaakaaakaakakak.. mBake Eka memang paling jago soaaaall.. hihihihi.. enda jadi aaaah
    Salam Sayang

    #EKA
    lho koq gak jadi kang ?

  27. #EKA 😉 yep !
    even they didn’t talk about it
    I can feel it 🙂 deeply.

    Aww.. part yang ini so sweet bangets, Kaa 😀

    #EKA
    if u were there, then u could know what I meant 🙂

  28. Jadi ceritanya lu harus cemberut sendirian nontonin temen pacaran Ka…??? Kasihan Eka…

    #EKA
    hahahha mereka gak pacaran depan gue…
    justru mereka curi2 pandang gituh hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: