Tur Kilat di Kota Tua Semarang

Semarang, sebuah kota eksotis yang menawarkan banyak hal untuk ditelusuri. Rasanya seminggu di sini juga nggak selesai deh menapaki jejak-jejak cantik yang ditawarkan ibu kota Jawa Tengah ini. Tapi gimana kalau cuma punya beberapa jam saja di Semarang? Apa jadi nggak bisa menikmati kota ini? Weiits, jangan salaaah. Tetep bisa dunk. Sini, sini tante EKA kasih tau 😉 hihi.

Tempat wajib kunjung di Kota Tua Semarang itu ya Gereja Blenduk. Naik taksi ke sini, trus taksinya nggak usah disuruh nunggu. Kita jalan-jalan kaki muter-muter aja yaaa. Siapkan betis! Eh :mrgreen: .

Gereja Blenduk

Gereja Blenduk yang eksotis.
Gereja Blenduk yang eksotis.

Seperti yang saya pernah tuliskan di sini: One Beautiful Heritage Site in Semarang: Gereja Blenduk, yang nama resminya adalah GPIB Immanuel ini sudah berdiri 3 abad lamanya (nggak capek ya? 😛 eh). Menawarkan keeksotisan tersendiri dengan bangunan tuanya yang tetap terawat dan keagungannya sebagai tempat ibadah.

Gereja BlendukGereja Blenduk tampak di kejauhan dari belakang. Tampak depan terlihat rapi cantik, bagian belakang dengan rumah-rumah penduduk menampilkan potret kehidupan yang sesungguhnya.

Pabrik Rokok Prau Lajar

??????????Setelah menyambangi Gereja Blenduk, keluar sebentar dan berjalanlah ke bagian belakang gereja. Kita akan menemukan sebuah gedung kuno dengan banyak sepeda onthel dan sepeda motor yang berjajar rapi di depannya. Sebuah Pabrik Rokok ada di situ. Walau masih beroperasi namun nampaknya pabrik ini tidak terlalu ramai (CMIIW). Melewati gedung ini saya membayangkan bagaimana kejayaan tempat ini dulu, sebuah tempat di mana banyak keluarga menggantungkan harapannya akan nafkah di sini. Ah, tiap tempat memang memiliki masanya masing-masing 😉

??????????Yang kami temui di sepanjang perjalanan. Bata-bata tua saksi sejarah banyak hal 🙂 memberikan sensasi tersedot ke masa lampau yang susah didefinisikan.

Polder Tawang

Sepuluh menit berjalan kaki dari Pabrik Rokok Prau Lajar, kita akan menemukan sebuah kolam luas. Orang-orang menyebutnya Polder Tawang Semarang. Polder Tawang ini berfungsi untuk mengendalikan air di kawasan kota tua Semarang. Udah tau kan kalau Semarnag itu sering tergenang rob (air pasang laut)? Air di kolam ini agak keruh dan berbau kurang sedap tapi tempatnya menarik. Siang itu lumayan terik jadi nggak bisa keliling jalan kaki sepanjang polder deh. Tapi sepertinya kalau sore tempat ini asyik deh buat duduk-duduk ngobrol santai gitu 🙂

Stasiun Tawang

Aha! Bingung kan kenapa juga wisata kota tua tapi ke stasiun? Lha habis Stasiun ini memang masih asli gitu bangunannya. Tapi walau terlihat tua, bagian dalamnya udah modern lho. Nggak kumuh. Asyiklah. Ditambah pemandangan ramai orang yang ada namun dengan tebaran senyum dan keramahan khas Jawa Tengah memberikan suasana nyaman tersendiri.

tetep harus bisa senyum 3 jari walo udah kepanasan dan kecapean keliling-keliling kota tua. Di mana pun, kapanun harus tetep eksis! ;) Eh :P
Tetep harus bisa senyum 3 jari walo udah kepanasan dan kecapean keliling-keliling kota tua. Di mana pun, kapanpun harus tetep eksis! 😉 Eh 😛

Capek keliling kota tua Semarang, dengan betis yang lumayan pegel (walau nggak sampe berkonde sih hihihi)… Itu artinya waktunya makaaaan 😀 Artikel berikutnya saya bakal ceritain soal pusat oleh-oleh yang bikin terpana di Semarang ^_^

Sobat CE, berani keliling kota Tua Semarang walo capek dan kemringet?

.
.
*Sebuah catatan dari perjalanan pada bulan Juni 2013

Baca juga kisah lain di Semarang:

  1. One Beautiful Heritage Site in Semarang: Gereja Blenduk
  2. Tur Kilat di Kota Tua Semarang
  3. Terpana di Bandeng Juwana
  4. Kuliner Enak di Semarang: Toko Oen nan Legendaris
Iklan

38 respons untuk ‘Tur Kilat di Kota Tua Semarang

Add yours

  1. Ke Semarang 2 tahun lalu. Ceritanya ngajakin adek jalan2. Lumayan 3 hari 2 malam. Lumayan bisa nikmatin kuliner malam di pecinan yang hanya ada pas weekend aja. Nyasar2 naik motor nyariin Masjid Agung tapi akhirnya nemu juga. Dan terpana eksotis bangunan Sam Poo Kong.
    Waktu itu ke Gereja Blenduk malem-malem. Dan banyak Abegeh pada nongkrong disekitar situ. hihihi.

  2. Udah jadi tante Eka nih yah kak hehe
    Dulu udh pernah kesana sama gebetan dikantor ihiiiyy.. Tapi sayang dia ga tau lagi digebet. #eaaa Aku paling suka disemarang, keramahan jawanya kental dan kenyal banget, kerasa deh pokoknya. 1-2 hari disini terkontaminasi medok hehe. Eh, jogja juga suka deh (labil) 😀

  3. Pernah sekali mampir di Semarang saat saya mengadakan semacam tour dgn bbrp rekan kerja. Tujuannya sih waktu itu ke Jogja, cuma teman saya asli orang Semarang, jadi mampir sejenak di rumah orang tuanya. Sayangnya saat itu saya belum suka ngeblog, jadi memori saat itu tidak terdokumentasi nih Mbak…

    Foto-foto yg ditampilkan disini sangat indah Mbak…

    Salam,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: