Java Jazz: When FOURPLAY Gives More Than Just Foreplay

Astagaaaaaaaaaaa….. I watched Fourplay live…. Sekali lagi saya ulangi ya, I watched Fourplay’s live performance, L.I.V.E booooow di Hall A3 JIExpo. Aiiiiiiiiih… Senangnyaaaa.. Senangnyaaa!! ^_^ *nari hula-hula* Iya saya norak, itu saya tahu! hahaha :mrgreen:. Tapi yah, gimana coba gak norak, Jumat 4 Maret 2011 kemarin saya dapat kesempatan melihat penampilan perdana Fourplay di Java Jazz setelah biasanya masing-masing pentolan Fourplay selalu tampil solo alias sendiri-sendiri di event ini.
Berdasarkan jadwal resmi, maka Fourplay dijadwalkan untuk tampil pada pukul 23.00 WIB. Malem banget yaaaaa. Tapi demi musisi pujaan hati maka pulang pagi pun akan saya jalani ;). Tapi sudah selarut itu pun jadwalnya, tetap saja pertunjukan dimulai ngaret 35 menit! Tapi tidak menyurutkan minat para penggemarnya (termasuk saya) untuk terus setia menanti. Saya rela berdiri 35 menit demi mengamankan posisi yang enak di dekat panggung. Duuh biyung, it was super crowded! Banget!! Untungnya AC terhitung dingin, jadi walau sangat sesak tapi rasanya gak panas.
Setelah saya hampir menyerah karena menanti sekian lama, akhirnya panggung terbuka, lampu-lampu dinyalakan dan….. tadddaaaa….. Empat pentolan Fourplay: Bob James (keyboards), Nathan East (bass), Harvey Mason (drums) dan Chuck Loeb (guitars) tampil menghentak dan membuat lupa pegelnya kaki atau dongkolnya hati yang setia menanti tadi. Yang ada saya teriak-teriak seneng :mrgreen:.

first Performance of Fourplay at Java Jazz 2011

Di lagu kedua, saya mulai lupa daratan, seriously. Karena lagu kesukaan saya Chant, dimainkan! Nathan East sang bassist yang botak sexy itu menyanyikannya dengan suara renyah yang menggigit hati. Klepek-klepek deh! Di tengah lagu ini Nathan East berimprovisasi menirukan suara keyboards Bob James dengan siulannya. Hahaha keren deh! Seger rasanya. Mimik wajahnya Nathan East itu lucu ketika dia sengaja gak bisa menirukan suara keyboards.nya tapi malah siulannya dimainkan seperti suara kaset rusak :)) haha. Kalau kata teman saya Leo, improvisasi dalam live concert itu mahal harganya. Kalau gak ada improvisasi kan ya mending denger CD aja kan? Tapi karena improvisasi inilah yang membuat saya rela berdiri umpel-umplean. Ditahan-tahanin deh sakitnya kaki karena kadang gak sengaja keinjek orang. Ditahan-tahaniiiiin! Worth it, walaupun saya harus nyengir nahan sakit! :mrgreen:

Itu dia nathan East, itu yang botak itu lhooo. Nathan East menggunakan 6 strings bass.

Total ada 12 lagu dimainkan, jangan salahkan saya ya kalau tidak tepat jumlah lagunya, lhaaa saya trance lihat performance.nya Fourplay, rada-rada lupa jadinya haha. Terhitung ada lagu  Wish You Were here, Bali Run, Moonjogger, Between the Sheets, Let’s Make Love, dan After the Dance. Di tiga lagu terakhir itu saya teriak-teriak histeris, suaranya Nathan East nembus langsung kedalam hati! Heeeeeelllllpppp, panggil ambulans donk…. Saya mimisan denger dia nyanyi ^_^. Lebay? Enggak ah. 😀 Ketika saya menengok ke sekeliling, bukan hanya saya saja koq, banyak juga yang trance menikmati alunan musik surga ini. Bahkan saat Fourplay pun sudah pamit hendak mengakhiri panggung, penonton tetap gak rela beranjak, tetep gak rela ninggalin tempat konser dan teriak-teriak.. We want more, we want moreeeeeeeeee… Dan saya pun histeris kuadrat ketika Fourplay menutup konser manis tersebut dengan medley indah dari lagu-lagu lamanya. Permainan mereka bener-bener flawless, gak ada cord yang cacat sedikitpun!

The Amazing Fourplay!

Anyway, karena saya dan suami mencintai sangat penampilan Fourplay malam itu, maka kami memutuskan untuk datang menonton Fourplay lagi di hari Minggu, 6 Maret 2011. Iya, saya dateng dua kali untuk melihat pertunjukan yang sama 😀 crazy? Yes I am! Hahaha. Foto-foto yang ada di posting ini adalah foto pada penampilan di hari Minggu, thank you to Aldo Rahardja yang sudah meringsek maju kedepan demi mengambil foto-foto keren inih! 😉 Dan sekali lagi saya serta suami trance melihat penampilan mereka. Dear God, thank you for I was there to watch their performance.

Yeeeah, when fourplay gives more than foreplay, this is trully a remarkable experience ever! ^_^

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Music dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

44 Balasan ke Java Jazz: When FOURPLAY Gives More Than Just Foreplay

  1. togar silaban berkata:

    Istri saya dan anak saya Dennis, jauh-jauh ke Jakarta cuma mau lihat Java Jazz. Saya tak bisa ikut lantaran ada kerjaan yang tak bisa ditinggal. Katanya worthed banget bisa lihat Santana live!. Tahun depan mesti tak boleh kelewatan, gitu kata istri saya.

  2. @helgaindra berkata:

    wah seru banget kayanya
    ini tiketnya dapet dari lomba blog itu ya kak?

  3. indobrad berkata:

    ihhh mantap banget emang fourplay ya 😀

  4. Chic berkata:

    aku gagal nonton FourPlay hari Minggu kemaren! Huh!
    etapi ga terlalu kecewa sih, sudah pernah nonton mereka performance waktu tahun 2006, bukan event JJF, jadi nonton lebih lama dan lebih puas.. 😆
    *ngubek-ngubek photo-photo FourPlay jaman dulu*

  5. emfajar berkata:

    karena kelamaan dimulainya saya malah cabut ga jadi nonton fourplay, pas hari jumat *nyesel*

  6. fitrimelinda berkata:

    pengen deh sekaliii aja bisa nonton… 😦

  7. advertiyha berkata:

    Yeeeah, when fourplay gives more than foreplay, this is trully a remarkable experience ever!

    aduh-aduh,, quote ini benar2 “mengerikan” kak, dirimu serius pecinta sejati mereka ya.. salute..!! hehehhe…

    tapi, kapan lagi kan menikmati penampilan musisi idola kalo gak dimaksimalin sekarang? mumpung bisa, mumpung mampu dan mumpung masih muda,, *haiyahhh,,, iyha komen apa sih* garuk..garuk..

  8. adrian berkata:

    Fourplay. As written as it is, a jazz music band played by four people built by by former famous piano player Bob James. In terms of jazz the music is simpler than some of jazz, so it doesn’t have to be master if you listen their music.
    Yet they are inspiring, but not too complicated. This is what people need when they want to relax. Anyways, great performance, people got satisfied, until next time.

  9. Kurnia Septa berkata:

    lihat liputannya saja seneng
    Pikiran pengen nyaman dg tontonan berkwalitas 😦

  10. henny berkata:

    mbak eka beneran deh..berturut-turut postingannya tentang java jazz melulu, dan komenku sama melulu, kepengen nontooooooooooooooooooooooooooon!!!!!
    huhuhuhu 😥 terutama fourplaynya

  11. bayu hidayat berkata:

    wah wah wah. ada video nya ngak yah. pengen liat juga. iya keliatan dari fotonya rame banget. nti kapan kapan nonton ahh kalo ke jakarta. ceritanya makin bikin ngiler aja

  12. Sya berkata:

    Kak, itu salah tanggal tuh, masa bln Nopember. :mrgreen:
    Padahal saya dapet 6 tiket gratis lho, tapi jadwal bentrok, kudu ke Bandung. Saya pengen banget lihat Sondre Lerche. Hiksss sedih banget ga bisa dateng. Kak, kenapa ga ikut lomba Axis Java Jazz aja? Bikin ulasan JJF di blog, cari info di FB deh.

  13. Nana berkata:

    Artikel yang menghibur… membuat hati ini jadi nggak sedih lagi… Terima kasih.

  14. nuuii berkata:

    yuhuuuuuuuuuu….. asiknya yang fourplay an 😀

  15. Aziz Hadi berkata:

    Hiyaaaa, Java Jazz, di Surabaya belum mendengar beritanya ada apa tidak, 😦

  16. Zippy berkata:

    Beuh…kayaknya mbak Eka emang bener2 penggila musik jazz.
    Fanatik banget sampai kenal semua pemainnya gitu.
    Saya aja gak tau siapa mereka.
    *biar deh norak 😆

  17. sibair berkata:

    aahhhh *teriak histeris* pengen liat yang asli mbak ka.. 😀 hehehe

  18. azis fotografi berkata:

    sebenarnya sih aku kurang begitu suka musik Jazz tapi untuk arikel ini mantap Fotonya Sobat

  19. Html1155 berkata:

    seru bangeettt….

    yg ngerock kapan ya….

  20. chiekebvo berkata:

    you rock mbakkk!!! :mrgreen:

  21. mmmm yg seneng…jangan senyum trus donk..hihihi

  22. paluhlimbuy berkata:

    dah sekian kalinya saya katakan. “Kapan saya bisa nonton secara langsung !!!” hiks..hiks..hiks….

  23. santananya bagaimana mas?!?!? pasti seru banget… sayangnya saya gak sempet ke sana 😦

  24. Ping balik: Senangnya di Axis Java Jazz Festival! ^_^ | Cerita EKA

  25. Asop berkata:

    Hihi, kelihatan banget nih Mbak Eka seneeeeng banget bisa nonton 4play. 😆
    Asik ya kelihatannya… Banyak banget tulisan tentang Java Jazz di sini… 😀 Enjoy banget. 🙂

  26. wah ngebayanginnya aja dach seru, sayang aku tinggal dijauh dari jakarta, jadi gak sempet nonton, padahal aku pengen banget lihat George benson sang pujaan hati…(sorry yach mbak beda artis fav-nya…hehehe..)

  27. Vini berkata:

    hi salam kenal 🙂
    waah Mba Eka asiknya bisa nonton 4play bareng suami… Klo aja aku nonton juga, pasti sama hebohnya kaya Mba Eka, karena aku ngerti bgt apa yg Mba Eka rasain, Aku n suami pun ngefans bgt sama 4play.. hehehe
    sbnrnya kmrn tu aku udh diniatin buat dtg ke JJF krn ada 4play, tp akhir bln Januari aku positif hamil n pas lg mual2nya.
    Mengingat kondisi ini sptnya tdk memungkinkan u/ berdesak2an di area yg memerlukan stamina kuat, jd ya batal nonton 4play nya 😦
    Nice Posting Mba ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s