Aman di Jalan, Nyaman di Perjalanan

Awal Juli lalu keluarga kami kehilangan 4 kerabat dekat terdiri dari Om, Tante, dan dua sepupu saya dalam sebuah kecelakaan mobil menuju Medan. Kaget, sedih, shock, speechless, bingung, semua bercampur jadi satu. Kehilangan satu kerabat saja sudah meninggalkan rasa pedih yang luar biasa apalagi sekaligus 4! Jangan bayangkan perasaan kami, terlebih saya, karena tante itu dulu mengasuh saya ketika kecil. Berita duka tersebut sempat membuat saya selama beberapa hari tak sanggup bicara. Namun hidup harus terus berjalan, bukan? Jadi ketika, pada Pesta Blogger 24 Oktober 2009 kemarin Ford mengisi satu sesi di breakout session dengan tema Driving Skills for Life (DSFL), tanpa ba bi bu saya langsung daftar. Saya ingin tahu lebih banyak mengenai keamanan dalam berkendara, sehingga paling tidak saya bisa meminimalkan potensi kelalain yang mungkin timbul.

Saya di depan banner DSFL

Gak perduli deh saya bakal sendirian mengikuti acara itu karena semua teman saya memilih acara sesi yang lain. Gak perduli juga jika saya akan menjadi kaum minoritas diacara itu, biasanya kan yang mengikuti sesi berkaitan dengan mobil adalah kaum Adam bukan mahluk cantik perempuan seperti saya ini :mrgreen:. Namun, sungguh saya tidak menyesali keputusan yang telah saya buat, justru sangat mensyukurinya! Karena, eh karena dalam sesi selama +/- 75 menit tersebut saya mendapatkan banyak sekali manfaat.

Kenapa DSFL Bermanfaat?

  1. Melalui sesi DSFL tersebut mata saya dicelikkan bahwa di jalan raya, hal-hal yang kita anggap sepele ternyata dapat membunuh kita! Contohnya saja, nelpon sambil nyetir. Hayoo ngaku dulu siapa tuh yang sering begitu? Woiiii, walaupun jalanan Jakarta itu macet, duuuuh! Nelpon/SMS sambil nyetir itu buahayaaaa banget! Konsentrasi bisa pecah, alhasil kurang sigap dalam mengantisipasi keadaan.

  2. Sesi DSFL makin menyadarkan saya bahwa jalan raya bukan ajang kebut-kebutan, bukan ajang pamer siapa yang paling jago nyetir atau berkuasa di jalan. Jalan raya itu milik kita bersama! Dan tugas kitalah untuk membuatnya menjadi aman dan nyaman bagi semua.

  3. Manfaat lainnya, saya belajar tips & trik agar kendaraan menjadi ramah terhadap lingkungan. Dunia ini sudah semakin tua dan panas, bahkan sekarang isu gombal global warming sudah menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup manusia. Jadi dengan berkendara yang baik kita dapat mengurangi sumbangan polusi terhadap lingkungan.

  4. Saya terinspirasi juga bertekad untuk mengubah perilaku menyetir saya yang membahayakan orang lain. Tahu sendiri kan betapa saya menikmati ngebut di jalan raya bahkan sangat bangga dengan predikat sebagai Supir Medan yang ugal-ugalan. Namun, saya sudah bertekad untuk mengubah hal itu. Jika bukan kita yang memulai, siapa lagi?

Wow, sedemikian hebatnyakah acara DSFL breakout session yang diprakarsai Ford tersebut? Buat saya pribadi, jawabnya adalah IYA!

Memangnya Apa Sih Yang Diajarkan?

Dalam Coaching Training tersebut dipaparkan secara ringan namun serius sepuluh tips agar kita dapat berkendara secara nyaman dan aman di jalan raya milik kita semua. Menurut saya, kesepuluh tips yang diberikan pada saat training tersebut secara garis besar dapat dibagi dua: #1-5 merupakan tips berkendara yang aman, sedangkan #6-10 adalah tips agak kita dapat berkendara dengan nyaman karena kendaraan kita ramah lingkungan. Yah, intinya tuh Driving Skills for Live adalah Smart Driving, Protecting Lives, and Saving Fuel.

#1 Pakai Sabuk Keselamatan (Seatbelt). Kelalaian menggunakan sabuk pengaman bisa berakibat fatal! Saya diperlihatkan banyak sekali video kecelakaan mengerikan karena alpa mengencangkan seatbelt. Ada yang terlempar keluar mobil dan dilindas kendaraan lain ketika terjadi kecelakaan, ada yang cedera parah, dsb. Pola pikir saya berubah, Jika dulu saya pakai seatbelt karena takut kena tilang polisi, sekarang saya menggunakan seatbelt karena tahu manfaatnya.

#2 Atur Kaca Spion. Ketika masuk kedalam mobil, satu hal yang perlu kita lakukan adalah mengatur kaca spion. Karena apa? Karena pandangan mata terbatas, dan spion kiri, kanan juga spion belakang akan membantu kita melihat keadaan di sekeliling kendaraan kita. Biasakan juga tengak tengok alias tolehkan kepala ketika mau belok, karena tidak semua bisa terlihat melalui kaca spion lho, kadang ada blind spot alias titik-titik yang tidak terlihat.

#3 Jadilah Pengemudi Yang Defensive. Defensive disini artinya bukan bertahan, Jadi kalau ada yang balap mobil maka kita harus balap lagi, gak mau kalah. Bukan, bukan itu. Namun pengemudi yang defensive adalah pengemudi yang mampu mengemudikan kendaraannya dengan tenang dan bisa mengantisipasi keadaan lalu lintas.

Defensive Driver
Defensive Driver. Harus punya Aweness, Alertness, Attitude dan Anticipation.

#4 Minimalkan Gangguan dalam Berkendara. Seperti merokok, makan, minum atau bertelepon sambil nyetir, apalagi SMS sambil nyetir! Apa saja yang dapat memecahkan konsentrasi harus dihindari. Ingat, ketika konsentrasi kita terpecah maka respon dalam mengantisipasi keadaan yang tidak diinginkan juga berkurang.

#5 Jaga Jarak Aman Saat Mengemudi. Jarak aman dengan kendaraan lain di depan kita akan memberikan ruang untuk kita bereaksi ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Berapa sih jarak aman itu? Ya kira-kira tiga detik jaraknya dengan yang ada didepan kita.

#6 Operasikan Gigi Transmisi Secara Ideal Pada Saat Perpindahan Gigi. Hal ini berkaitan dengan konsumsi BBM. RPM yang terlalu tinggi pada saat oper gigi bikin BBM boros, nah kalau RPM terlalu rendah mesin jadi gak ada tarikan. So, idealnya operlah persneling di 2500 rpm.

#7 Gunakan Momentum Kendaraan. Momentum? Maksudnya apa sih? Tahukah kamu, menginjak rem itu bisa memengaruhi jumlah BBM yang diminum kendaraan? Jadi, gunakan momentum dengan tepat. Misalnya nih ya ketika lampu merah, dari jauh kita sudah mengurangi kecepatan jadi pas di lampu mobil sudah berhenti dengan sendirinya tanpa kita rem dalam-dalam. Gitu loh maksudnya.

#8 Matikan Mesin Kendaraan. Kalau kendaraan kita berhenti lebih dari 20 detik, mendingan dimatiin aja deh. Karena kendaraan jadi lebih ekonomis.

#9 Check Kendaraan Secara Berkala Sebelum Berangkat. Wajib hukumnya untuk mengecek kendaraan sebelum kita jalan. Oli, tekanan ban, air radiator, pokoknya cek semua sebelum jalan! Betapa kita sering lalai akan hal ini dan menganggap mobil baik-baik saja, padahal dengan pengecekan 5 menit saja sudah mengurangi resiko kecelakaan lho!

#10 Singkirkan Beban yang Tak Perlu. Penambahan beban yang tak perlu juga akan menambah konsumsi bahan bakar lho.  Karena setiap penambahan beban muatan sebesar 20kg maka BBM tersedot lebih banyak 1%. So, ngapain juga bawa sepatu  satu lusin di salam mobil? Kecuali emang mau jualan ya.  Atau bawa kamus berat-berat kalau gak kepakai (ini sih saya 😛 hehe) Mendingan disimpan saja dirumah, biar kendaraan kita hemat BBM.

Tuh kan dapat banyak sekali manfaat. Rugi deh yang gak ikutan sesi breakoutnya. Saya tahu persis ada beberapa sobat blogger yang nyesal gak ikutan, ya sudah anggaplah artikel ini sedikit pelipur lara ya :). Well, itulah kesepuluh tips agar kita dapat mewujudkan kenyamanan dan keamanan di jalan raya. Iya, saya tahu keselamatan berkendara itu dipengaruhi oleh banyak faktor. Tapi,  jika kita dapat meminimalkan resiko mengemudi, maka baiklah itu kita lakukan. Gak usah nunggu orang lain mulai, yuuukz mulai dari diri sendiri. Mari kita buat jalanan yang milik kita bersama itu sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk berkendara 🙂 Just remember, Safe Drive Saves Lives 🙂 Thank you for this wonderful session dear Ford, the tips are really useful!

Salam,

Eka Situmorang-Sir

Iklan

51 respons untuk ‘Aman di Jalan, Nyaman di Perjalanan

Add yours

  1. Ini pertamax ga ka? 😆
    Gue gak ikut Pest Blogger, jaga pamaeran tau. Lu ye udh gak pernah ikutan lagi.

    eh, kalau acara ini sering-sering dilakukan kayaknya keren banget ya. Bisa meningkatkan kesadaran berkendara untuk nyetir dengan baik. Gue baru tau ada perusahaan mobil mau mengedukasi orang lain kayak begini.
    .-= shierlynikodemus´s last blog ..Tehbotol kemasan 1liter (family pack) =-.

  2. Tuh kabot, gak boleh nelpon2 sambil nyetir tau.
    Hahaha itur bayangin kakak ikutan seminar ini apa gak berasa ketampar tampar ya kak? hihihi semuanya kan kakak langgar. Bener ya kak berubah ya kabot 😉 jangan aneh2 nyatirnya
    .-= Tiure´s last blog ..Berkat Melimpah =-.

  3. terutama tentang jarak ya, kalo di jkt kan orang2 paling suka brenti nya mepet2 banget. hahaha. gua juga udah kebiasa gitu, awalnya disini juga demen banget kalo brenti mepet2… tapi ternyata orang2 kebanyakan ngasih jarak kalo brenti jadi ya lama2 ngikut juga. hehehe.

    kebiasaan kalo di jkt tuh entah kenapa kok emosian ya. kalo ngasih jarak terlalu gede, takut diselak orang… padahal dipikir2 kalo diselak juga gak akan beda berapa waktu ya… hehe
    .-= arman´s last blog ..Swine Flu =-.

  4. Kalau di sini selain pengemudi dan penumpang samping pengemudi yang pake seat-belt, penumpang yang duduk di belakang semua skr wajib pakai seat belt. Karena penumpang yang di belakang juga bisa terlempar ke depan, bahkan ke kaca depan dan fatal!

    Jadi semua kudu pake seatbelt deh.

    EM
    .-= ikkyu_san´s last blog ..Museum Arsitektur =-.

  5. dari dulu sampai sekarang aku selalu was2 kalau melihat orang yg sedang nyetir pegang HP. klo aku yg ikut di dalam mobilnya, aku jadi takut klo terjadi kecelakaan. serem euy! ka, di Jkt ini buanyaaak banget pengemudi yg kaya gitu. dan itu bener2 menyeramkan buatku…

  6. kalau di disini namanya DDC dan punya beberapa yg harus di patuhi…hehehe
    selain punya SIM dari polisi, untuk make mobil kantor harus juga punya permit dan telah lulus DDC.

    safety first ya mbak 😉

  7. gw sampe gimana gitu, mendengar kisah yang waktu keluarga lw kecelakaan. apalagi, waktu itu lw jadi merasa gimana gitu, yang dikarenakan mobil lw yang dipake. Turut berduka cita untuk mereka 🙂

    pokonya, pelajaran yang di dapat komplit banget deh. tpai jangan kayak gw, tetap aja mengalami kecelakaan he2

  8. Jeng Eka, kenapa bawa beban banyak-banyak bisa boros BBM? Saya suka bawa sepatu selusin tuh di mobil. Soalnya dalam sehari aja saya bisa ke pasar, lalu ke kondangan, truz ke kantor. Kan tiap event sepatunya beda-beda..

  9. Mmmmm …. kayaknya ini sesi yang menarik sekali. Saya sudah nyopir selama 24 tahun, dan setir sudah kenal banget dengan tangan saya (cieee …). Tapi soal mengemudi dengan aman, kayaknya masih ada beberapa yang belum saya patuhi,misalnya sms sambil nyetir, makan sambil nyetir, nggak pakai seat belt, bahkan … ngantuk sambil nyetir. Satu lagi : sudah sepuluh tahun SIM saya mati. Haduuh! Bahaya ya?
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Inilah Indonesia =-.

  10. para sopir-sopir bus malam harusnya dapat pelatihan ini juga ya mba ek, soalnya nyawa beberapa orang tergantung si sopir.

    kalo saya?

    *sayanganya saya gak punya dan gak bisa nyetir mobil! :mrgreen:
    .-= Irfan´s last blog ..Dua Tiga =-.

  11. Mungkin target audience dari breakout session itu emang para ‘supir medan’ ya,Mba? hehehe… kidding…

    Mungkin sebagian dari tips yang diajarkan itu udah pernah kita dengar sebelumnya, tapi tak jarang kita lupa menerapkannya ketika udah duduk dengan gagahnya (atau dengan tergesa-gesanya) dibelakang kemudi…

    Nice Info, Ka…
    .-= anderson´s last blog ..Sebuah Catatan Tentang Kematian =-.

  12. Banyak orang Indonesia yang tidak taat terhadap peraturan dan disiplin serta etika di jalan raya, misalnya tak memakai helm atau sabuk pengaman. Ini membahayakan dirinya sendiri. Tampaknya mereka hanya takut kepada Polantas bukan takut kalau kepalanya remuk.

    Ada buku mungil dari saya berjudul ” Cara Mengolah Masakn Rasa Maknyusss “. Mau dikirim kemana nich bukunya?
    Salam hangat dari Surabaya

  13. BESOK2 KAMI AKAN USUL KE FORD SUPAYA SOPIR-SOPIR BIS AKAP DI-IKUTKEN DI ACARA TSB, TERUTAMA SOPIR2 PO SUMBER SELAMAT & PO-PO MURAIAAN…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: