EKA and 3 in 1 Ajaaaah !


Seperti biasa saya bangun pagi-pagi, mandi bebek, cepat-cepat sarapan dan langsung lompat ke belakang setir mobil ATOZ kesayangan saya, si Lafly Blue  Tapi ada sedikit rutinitas yang berbeda pagi ini. Selain karena suami saya gak bisa ngantar tapi rute berangkat ke kantor juga agak berbeda. Alih-alih pergi ke ******** saya mesti ke Ketapang dulu... Continue Reading →

Iklan

Sini, aku peluk..


Aku tergolek lemah diatas tempat tidur. Keringat mengalir deras dari seluruh pori-pori dibawah lapisan kulit ari. Ku cek temperatur AC, angka 20 celcius tertera jelas pada papan digitalnya. Jadi bukan panas ruangan yang membuat kelenjar-kelenjar keringat seolah berkejaran menghasilkan air asin dan menghadirkan perasaan tak nyaman yang sungguh membuat hati susah. Suara pintu berderit dari... Continue Reading →

Terpenjara Waktu


Sedikit malas aku melirik gadget yang diberikan perusahaan mulai tiga bulan lalu. Gadget yang 24 / 7 terkoneksi internet, yang diberikan dengan alasan kebonafidan. Namun aku tahu pasti udang dibalik batu atas pemberian cuma-cuma gadget canggih itu. Memaksa semua karyawan dengan level tertentu dapat bekerja setiap saat, setiap waktu bahkan ( kalau perlu ! )... Continue Reading →

Denting Indah Dawai Gitarmu


Udara dingin menyeruak ke dalam ruangan tidur kami. Ruang tidur yang berperan ganda sebagai peraduan dan saksi bisu. Ruang ini adalah kawan gelak tawa saat gurau suami terlontar meredakan rajukku. Ruang ini merupakan saksi derai airmata, saat keinginan dan kenyataan tak berjalan seiringan. Ruangan ini jugalah yang meredam lenguh cumbu mesra sepasang anak manusia -... Continue Reading →

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: