Cakepnya Terminal 4 Changi Airport, Singapura

Menangkan Sepasang Tiket ke Korea dari Changi Airport Singapura

Baru-baru ini saya pergi liburan dengan bapak suami ke Singapura. Nah, karena kami terbang via Air Asia jadi merasakan Terminal 4, Changi Airport yang beroperasi sejak Oktober lalu. Wah, saya sampe terkagum-kagum karena airport-nya modern banget! Mulai dari system check-in –nya yang efisien dan state-to-the-art sampai arsitektur dan fasilitas dari T4 itu sendiri. Masa sih segitu kerennya? Lho iya bener. Baca terus sampai habis dan buktikan sendiri. Kebetulan pas pulang liburan, kami kecepatan check-in 😀 Aduh, takut telat. Hahaha. Akhirnya jadi punya banyak waktu buat eksplor T4 yang masih mulus kinclong dan kinyis-kinyis ini deh.

Terminal 4 Changi Airport

Terminal 4 Changi Airport, Singapore, Makes the Heart Wow

Kesan pertama yang bikin saya bilang wow itu mulai proses check-in yang cepat, mandiri dan efisien. Saya bisa melakukannya semua sendiri, nggak pakai antri karena mesinnya berjajar banyak banget. Jadi, saya cukup datang ke mesin self-check-in, masukkan kode penerbangan dan scan passport maka keluarlah boarding pass dan luggage tag untuk bagasi. Nggak susah kok, semuanya ada panduan step by step -nya. Waktu itu saya lihat beberapa anak kecil melakukan proses check-in sendiri dan orang tuanya hanya mengawasi dari belakang. Setelah itu, saya juga bisa menaruh sendiri koper untuk bagasi (check-in luggage) ke automated bag drop. Really simple!

Segampang itu? Iya bener! Kalau ada masalah gimana? Ya, tinggal panggil petugas aja, mereka helpful kok. Kebetulan waktu check-in, punya bapak suami aman, boarding pass dan luggage tag keluar lancar sementara punya saya ditolak terus walau sudah mencoba beberapa kali. Saya agak bingung kenapa punya saya bermasalah, apa yang salah? Lalu saya minta tolong petugas dan mereka ringan tangan untuk membantu. Saya pindah ke lajur khusus bagi yang bermasalah self-check-in dan petugas langsung membantu menyelesaikan permasalahannya. Ternyata ada misspelling di tiket saya sehingga pas self check-in mesinnya menolak. Tapi semua hal itu selesai dengan cepat.

Self check-in machine in T4 Changi Airport

Selesai check-in masuk deh ke imigrasi. Bisa pilih imigrasi yang manual (tentu ngantrinya sedikit lebih panjang) atau yang otomatis menggunakan mesin (tentu nggak pake ngantri karena mesinnya banyak dan peminatnya sedikit sebab hanya ditujukan buat penduduk Singapura, pemegang PR Singapura atau mereka yang sidik jarinya sudah terekam di pemerintahan Singapura). Berhubung saya tidak memenuhi syarat buat ngerasain automated immigration, ya saya ngantri deh di imigrasi yang manual. Gpp lah, sekalian ngumpulin cap di paspor hehehe.

Masuk ke  pemeriksaan luggage, lagi-lagi saya terpana. Biasanya kan conveyor belt tempat kita naruh barang ujungnya cuma 1 kan? Begitu masuk ke kotak x-ray, ya udah deh keluar lagi. Tapi di T4 Changi Airport, ujungnya ada 2 lorong. Sayangnya di sini nggak boleh foto, jadi maaf saya nggak bisa kasih penampakannya gimana. Kalau kamu beneran penasaran, maka main gih ke Changi Airport. Hehehe.

Selesai dengan itu semua, saya masuk ke ruang tunggu. Wow kedua pun terucap dari bibir saya. Kenapa? Simak terus ya jalan-jalan saya keliling Terminal 4 Changi Airport. Yuks!

Terpesona sama Ruang Tunggunya alias Lounge Terminal 4 Changi Airport

Ruang tunggu-nya luaaas, banyak Novelty Seats bertebaran di mana-mana dengan berbagai macam bentuk. Mau duduk manis, tengkurep sampe selonjoran pun bisa! Ada kursi panjang yang cocok buat laptop-an, sofa empuk yang nikmat banget buat duduk-duduk manja sampe novelty chair alias kursi kekinian yang lucu buat duduk selonjorin kaki sambil baca buku atau malah main gadget. Lha wifi-nya kenceng, bok! Hahaha.

Ada deadlines pas di bandara? No worries, Changi Airport nyaman dan wi-fi cepat buat kerja
Ketemu bule-bule yang lagi leyeh-leyeh nunggu penerbangannya yang agak lama

Lalu dengan area transit yang cantik begini, menunggu pun nggak jadi masalah lagi. Nggak bosan. Buat para traveler yang kebetulan punya jam transit panjang pun nggak masalah karena ada kursi yang nyaman banget buat sekedar istirahat dan menyelonjorkan kaki.

Puas Belanja Oleh-oleh

Sering ditagih oleh-oleh pas pulang ke Tanah Air? Jangan kuatir, ada banyak toko yang menjual benda-benda khas Singapura biar pulang nggak dengan tangan hampa dan nggak dicap pelit atau anak durhaka >.< *okay yang terakhir agak lebay hahaha*

Anw, silakan mampir ke Discover Singapore kalau mau beli gantungan kunci, snow globe, magnet kulkas atau totte bag lucu dengan tulisan I Love Singapore. Toko ini lengkap jual pernak-pernik imut gitu jadi nggak berat buat dimasukkan ke koper jinjing. Kan udah check-in jadi nggak bisa masuk bagasi lagi kan?

Bisa juga mampir ke Taste Singapore kalau mau beli oleh-oleh makanan. Berjajar snack-snack lucu khas Singapore yang bakal bikin keponakan atau keluarga hepi!

Lokasi dari 2 toko ini hadap-hadapan, di bagian ujung dekat dengan Heritage Zone. Nggak bakal kelewat deh. Wajib dimampirin pokoknya.

Nggak Cuma Oleh-Oleh, Belanja Barang Branded Tax Free pun Banyak Pilihan

Hahaha, saya bahagia banget di T4 Changi Airport ini. Mulai dari Long Champ, Kate Spade sampai Pandora ada. Saya senang, sementara Pak Suami merengut karena kartu kreditnya saya jajah. Hihihi. Tapi beneran lho, koleksi merk-merk terkenal cukup banyak dipajang di sini dan tentunya sudah duty free ya. Kalau pesawat delay jadi nggak BT karena bebas cuci mata.

Perut Kenyang, Hati Senang. Ayo Wisata Kuliner Sebelum Pesawat Datang

Ada banyak pilihan tempat makan. Salah satunya adalah The International Food Hall dan masih banyak lagi di area Heritage Zone. Kemarin saya memilih untuk makan di area International Food Hall, berjajar resto Jepang, Thailand,  Vietnam dan juga tentu ada Burger King plus masih banyak lagi. Namanya juga makanan internesyenel, kan? Yang seru adalah di sini ada kios self-ordering alias bisa membayar sendiri tanpa bantuan kasir. Jadi ada semacam mesin gitu, kita tinggal masukkan uang atau kartu kredit lalu keluar receipt. Sesudah itu tinggal bawa deh ke restonya dan makanan pun akan segera disajikan. Dari beberapa resto yang ada di area ini, hanya BK yang masih menggunakan kasir manual, yang lainnya sudah menggunakan kios self-ordering ini. This is my first experience dining by self-ordering kiosk!

Harga dan rasa sebanding kalau menurut saya. Rata-rata makanan di sini berkisar SGD 5-7 dan enak dengan porsi besar. Perut kenyang deh. Hehehe. Untuk Heritage Zone saya bahas di bagian lain ya.

Hempaskan Hasrat Narsis itu, Ayo Poto-poto!

Nah, ini tuh bagian yang seru. Terminal 4 Airport Changi itu Instagram-able banget! Mau poto-poto di mana aja dengan gaya apa aja bebas. Berfoto di sini bakalan bikin airport style terlihat menonjol karena tempatnya yang modern dan kekinian banget . Nggak perlu takut buram, pencahayaan bagus sekali. Hahaha.

Satu yang saya sukai adalah Heritage Zone. Di bagian ini berjajar semacam toko-toko khas Peranakan. Uniknya di beberapa bagian atas toko-toko tersebut terdapat layar 3 dimensi dan di jam-jam tertentu ada pertunjukkan musical yang cantik, Peranakan Love Story. Saya sampai terpana pas lagi belanja di Taste Singapore dan tiba-tiba sebuah pertunjukkan mulai. Cakep banget! Audio-nya jelas sementara gambarnya pun hampir nyata, tidak terlalu nampak kalau itu 3 dimensi. Keren ih!

Menurut saya, Terminal 4 Changi Airport ini menggabungkan unsur modernitas tanpa melupakan akar budaya dari mana sesungguhnya kita berasa. Very nice! Jadi siapapun yang datang ke Terminal 4 akan mendapatkan pengalaman utuh mengenai Singapura, ya modernitasnya juga budayanya. Terminal 4 Changi Airport membawa saya kepada pengalaman baru akan bagaimana sebuah airport layaknya beroperasi seperti apa. Ya bandara tuh seharusnya seperti ini. Nyaman buat para penggunanya namun juga tetap modern dan terjaga keamanannya.

Fasilitas Changi Airport:

  • Wifi super kencang. Hanya perlu log-in dengan medsos, email atau masukkan nomer ponsel.
  • Free transfer menggunakan Skytrain service antara terminal 1,2 dan 3. Kereta tersedia setiap beberapa menit sekali. Nggak perlu nunggu lama. Atau bisa juga sih jalan kaki.
  • Khusus untuk Terminal 4, ada shuttle bus khusus yang menghubungkan Terminal 4 dan Terminal 2.
  • Penyewaan loker
  • Baby care room, jadi yang bawa anak bisa ganti popok atau pakaian dengan nyaman.
  • GST refund
  • Ruang Mushola
  • Stroller untuk anak-anak dan juga kursi dorong untuk lansia yang mudah didapatkan di mana-mana. Anw, sudah sering saya dengar kalau Singapura memang memberikan perhatian khusus bagi warga senior, tapi tetap saja fasilitas ini membuat hati saya tersentuh. Changi Airport tidak membatasi umur, semua orang bisa travelling!
GST refund. Lumayan bangeeet
Instalasi Seni di Terminal 3. Bandara Changi emang Instagram-able banget ya.

Menangkan Hadiah Liburan ke Korea dari Kontes #ChangiDiHati

Ohya kalau kamu punya pengalaman khusus yang membekas banget di hati terkait Changi Airport, ayo ikutan kontes foto #ChangiDiHati dan menangkan tiket ke Korea dan juga 2 pasang tiket PP Indonesia-Singapura. Caranya gampang kok:

  1. Unggah foto yang menggunakan symbol hati , bisa berupa tangan, gerak tubuh atau bahkan stiker di bit.ly/changidihati-es. Contohnya ada di atas ya.
  2. Jelaskan kenapa Changi Airport memberikan pengalaman yang membekas di hati.
  3. Gunakan hestek #ChangiDiHati

Selamat Hari Rabu, Sobat CE! Apa pengalaman paling berkesan di Changi Airport?

Iklan

39 respons untuk ‘Cakepnya Terminal 4 Changi Airport, Singapura

Add yours

  1. Wahhh.. keren ya. Udah kayak hotel mevvah hehehe..
    Apalagi klo wifi nya kuncenggg.. Gak bakal bosen deh nunggu disana.
    Itu tempat duduk yang warna orange yang kayak lorong, lucuuuuuu (“,)
    Semoga dalam waktu dekat bisa ngerasain mewahnya T4 Changi Airport..

  2. Terakhir ke sana, pas mau pulang, aku dan rombongan langsung diarahkan ke automated immigration. Untuk pertama kalinya nyoba, praktis banget. Tapi sebagai stamped hunter, aku merasa ada yang kurang hahaha. Btw, ini lokasinya T2.

    Entah kapan bisa ngerasain T4-nya yang baru itu. Dari Palembang soalnya nggak ada Airasia rute ke sana. Dulu pas berangkat dari Bandung malah ke T1. Padahal pingin narsis di Heritage Zone-nya itu ^^

    1. Omnduut bukan nya kl uda check in di T2 kita bs jalan-jalan ke terminal lain, asal sediain waktu yang lebih aja, kl aku biasa nya sampe di changi, puasin jalan2 dl baru keluar imigrasi..lol

  3. Changi ini nggak cuma sebuah bangunan bandara ya tapi dirancang dengan jiwa seni trus setiap benda di sana juga punya cerita sendiri. Semoga makin banyak bandara yang nyaman kayak Changi ini.

  4. Ini aku sempat liat videonya yang dikirim sama temen.
    Keren banget ya kak.
    Cuma klo gak melek teknologi bahaya sih, bisa2 yang udah keburu telat ke bandara malah ditinggal pesawat karena masih sbuk baca cara menggunakannya, wkwkwk 😀
    Apalagi yang gak ngerti banget bahasa Inggris. Jederrr! 😂😂

      1. Ntar deh kak, masih pengen di Indonesia dulu 😀
        Masih pengen ke Flores, Labuan Bajo, dkk. Hahah.

        Iya blog baru kak.
        Blog lamanya bakal dimatiin. wkwkwk 😆

  5. Pengalaman berkesan di Changi Airport? Hmmmm trus inget mantan *eh* hihihihihi, scara dulu sering bgt bolak balik ke sono, eaaa ditrus2in curcolnya. Dan emang gk bakalan bosen di bandara ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: