Jadi Bagian dari Jenius Co-Create

“There’s no such thing as being alone in the universe, and so there’s no such thing as creating alone. Everything – every impulse, every creative gift of beauty, everything is a co-creation.” –Gary Zukav-

Saya sedang duduk leyeh-leyeh manja menikmati senja di Arborek, Raja Ampat saat sebuah pesan singkat masuk dari bibik di rumah mengabarkan kalau uang belanja sudah menipis. Dengan sigap saya mencari hot spot, login ke akun Jenius dan transfer sejumlah uang ke kartu tambahan yang saya berikan ke bibik. Mumpung sinyal internet lagi nyantol dan agak kenceng (which is ini tumben banget, karena biasanya nyari sinyal di Raja Ampat itu susahnya kayak nyari jodoh :mrgreen: ) maka saya pun sekalian aja melakukan beberapa pembayaran dan transfer sana-sini. Everything is going digital now and cashless so it’s easy for me to manage our little family’s financial life. Bayar sekolah anak, bayar gaji bibik, transfer pembayaran olshop, transfer uang belanja ke bibik sampai top up deposito saya lakukan hanya dengan jempol saja dari Raja Ampat.

Sunset in Arborek, Raja Ampat. Betah duduk diam liat begini.

Nggak perlu waktu lama untuk mengerjakan itu semua, kurang lebih 10-15 menit selesai dan setelah itu saya bisa melanjutkan lagi menikmati alam Raja Ampat yang nggak pernah bikin bosen. Saya tersenyum puas setelah menyelesaikan semua urusan finansial tanpa perlu ribet.  Urusan keuangan saya bisa dilakukan dengan cepat, mudah dan aman serta dari mana saja dengan aplikasi JeniusConnect. Ohya yang belum tau soal Jenius Connect bisa baca cerita saya dulu dengan judul “Asisten Jenius Saat Sibuk Traveling.” Artikel itu saya buat setahun lalu dan memang sudah setahun ini saya menjadi nasabah dan pengguna Jenius Connect: salah satu keputusan penting yang sungguh memudahkan hidup saya yang penuh mobilitas ke sana-sini.

Being Heard is One of the Most Sincere Form of Respect

Sambil memandangi senja di Raja Ampat yang kian lama kian cantik dengan degradasi warna pastelnya, saya terkenang awal-awal saya mulai kenalan sama Jenius. Waktu itu saya menerima undangan untuk menghadiri FGD dari Jenius Connect, sebagai mamak-mamak penasaran yang pengen selalu update semua hal biar hidup lebih tenang dan mudah maka saya datang dengan semangat 45. Ternyata di dalam FGD tersebut saya menjadi salah satu dari beberapa blogger yang beruntung untuk mencoba beta version dari Jenius Connect. Di dalam FGD tersebut juga saya diminta untuk sharing apa saja sih yang saya inginkan dari sebuah aplikasi pengatur keuangan.

Ada dua hal utama yang menjadi harapan saya. Dengan santai saya menjabarkan keinginan saya. Pertama, saya ingin akun rekening bank yang saya miliki bisa menjelaskan pemasukan dan pengeluaran yang saya lakukan itu digunakan untuk apa. Saya ingin ada pengkategorian dari setiap transaksi keuangan sehingga saya bisa tau uang saya lari kepake buat apa aja sih setiap bulannya. Dari situ saya dapat melihat laporan keuangan saya dengan cepat.

Hal kedua yang menjadi harapan saya adalah adanya kartu debit tambahan yang dapat diberikan ke siapa saja namun kontrol serta aksesnya tetap ada di saya plus saya bisa atur jumlah uangnya. Kalau saldo lagi minim, saya bisa transfer uang. Kalo saldonya lagi banyak, uangnya bisa saya tarik kembali ke rekening utama. Keinginan sederhana ini berangkat dari kenyataan kalau mobilitas saya tinggi. Males banget kalau pagi-pagi mau pergi lalu direngeki bibik soal uang belanja, tapi kalau saya bisa kasih kartu debit dengan jumlah uang yang bisa diatur serta bisa dipantau uang itu untuk apa saja maka hidup saya tentunya akan lebih mudah. Saya bisa fokus sama hal lain yang produktif tanpa perlu dipusingkan sama urusan rumah tangga.

Launching Jenius Connect 2016. Nggak kerasa udah setahun lalu aja gitu

 

Beberapa bulan kemudian setelah FGD (yang bahkan sudah saya lupakan), saya diundang untuk datang launching dari Jenius Connect. Di launching tersebut saya terpana. Ya ampuuun, ide-ide dan aspirasi saya didengarkan dan diwujudkan oleh Jenius Connect! Keinginan saya tersebut menjadi kenyataan. Aaaaak, kaget sekaligus senang karena nggak banyak lho produsen besar yang mau mendengarkan suara nasabahnya. Tapi Jenius beda. I felt being appreciated, proud and happy at the same time. Di dalam acara tersebut teman-teman saya yang hadir juga bilang kalau ada aspirasi mereka yang juga diwujudkan. Wow! Jenius menjadi institusi finansial pertama di Indonesia yang sukses mencanangkan kolaborasi dengan komunitas-komunitas dalam membentuk produknya melalui kokreasi.

 

I put respect to JeniusConnect karena buat saya salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan adalah jika sebuah brand mau mendengarkan masukan dari nasabahnya. Jadi berasa ikut berkreasi, ikut membangun bersama sebuah produk. Jadi ada bonding dan perasaan ikut memiliki gitu. I feel like I am a part of the big family of JeniusConnect. Setelah itu saya setia banget pake Jenius, rajin nanya-nanya dan juga rajin kasih input ke Jenius. Setahun terakhir ini, saya menjadi saksi efektivitas Jenius sebagai alat pengatur kehidupan finansial yang mudah.

Let’s Be Part of the Community, Tell Jenius What You Want and let’s Co-Create!

Nah, kalau kamu pengen membuat Jenius menjadi lebih baik dan mewujudkan aspirasimu ayo ikutan #JeniusCoCreate kayak saya. Sampaikan ide-idemu melalui FGD yang konsisten dilakukan oleh Jenius. Caranya gampang banget, share $cashtag kamu di kolom komentar, nanti Tim Jenius bakalan nelpon kamu. Nah kalau belum punya $cashtag gimana? Ya daftar dulu jadi nasabah Jenius dong. Gampang kok caranya, tinggal donlot apps-nya lalu ikuti langkah-langkah yang ada di situ. Serius must try kalau kamu pengen kehidupan finansialmu jadi lebih mudah, aman dan nggak ribet. Kayak saya dan teman-teman saya lainnya yang bisa tetap beraktivitas ke mana aja tapi urusan rumah juga tetap beres. Seru toh?

Ohya Sobat CE, sudah jadi bagian dari #JeniusCoCreate? Ayo buruan gabung!

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Sponsored dan tag , , , , . Tandai permalink.

18 Balasan ke Jadi Bagian dari Jenius Co-Create

  1. Deddy Huang berkata:

    Meluncur deh aku instal appsnya nih.

  2. Agung Rangga berkata:

    Jadi praktis banget ya ngirim-ngirim uang lewat Jenius ini. 😀

  3. Superboy berkata:

    kalo pake m banking gimana bang..? praktisan yang mana nih kira2…

  4. Farida berkata:

    Wah keren banget idenya. Senang ya sudah diwujudkan oleh Jenius 🙂

  5. Noni Rosliyani berkata:

    Udah apply Jenius sejak kapan tahun. Cashtagnya $nonirosliyani. Tapi berhubung aku di luar Jabodetabek, jadi petugasnya enggak bisa nyamperin. Harus aku yg usaha aktivasi mandiri ke BTPN Sinaya. Dan aku masih mager untuk bergerak ke sana. Huhuhu…

  6. Leo berkata:

    Mau ikutan dong kak huhu aku udah install udah sering transaksi sih dan paling sering ya trx transport dan jajan jajan. Btw kalo mo kasih credit buat jajan, bisa $sukamenabung hehe canda kak, join dong :))

  7. Samuel berkata:

    Udah bikin kak pas baca artikel ini. $samueltumorang tapi kok blom bisa aktivasi ya?

  8. Ada biaya adminnya tiap transaksi gak mbak?

  9. bersapedahan berkata:

    wah baru tahu ada JeniusConnect .. #KuperBerat
    banyak manfaat dan kelebihannya .. cocok untuk yang sering mobile

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s