Air Terjun Bidadari: Trip Pertama di Tahun 2015

Berawal dari bosen sendiri di rumah, akhirnya tadi siang saya memutuskan cabut bolang ke Air Terjun Bidadari di areal Sentul Paradise Park. Penasaran seperti apa sih tempatnya. Kok ya rame banget yang ngomongin. Plus sebagai penduduk Kota Bogor, saya agak malu, kok ya belum menjejakkan kaki di tempat ini padahal cuma sepelemparan kolor aja dari rumah.

Eh, apa? Sepelemparan kolor? Hahaha, itu tadi perkiraan saya aja yang ternyata jauh api dari panggang. Ternyata itu air terjun nggak dekat-dekat amat. Jadi untuk mencapai Air Terjun Bidadari itu saya mesti berkendara kurang lebih 50 menit dari Pintu Tol Sentul Selatan/City lalu pake berkali-kali nanya penduduk sekitar karena takut nyasar dan gas-rem, gas-rem sambil deg-deg.an karena jalannya rada kelak-kelok berbatu-batu dan bolong sana-sini. Hahaha. Nguji skill nyetir banget. YANG BEGINI SAYA SUKA 😀 Maklum deh supir Medan. Hehehe.

Air Terjun Bidadari

Air Terjun Bidadari

Bikin mata sejuk ^_^

Bikin mata sejuk ^_^

Untuk masuk ke areal wisatanya, saya harus membayar Rp. 25.000/orang untuk masuk ke areal Sentul Paradise Park, saya terkesima dengan pemandangan alamnya. Bukit-bukit hijau menghampar dan udara sejuk langsung menyapa kulit. Rasanya menyenangkan. Walau mendung sedikit bergelanyut di langit, tapi suasana yang segar membuat saya tetap menikmati ciptaan Tuhan ini.

Air terjun Bidadari atau curug dalam Bahasa Sunda ini sebenarnya nggak terlalu tinggi tapi aliran airnya lumayan deras. Apa mungkin karena saya datang pas musim hujan ya?

Setelah memarkir kendaraan, saya memutuskan turun ke areal telaga. Saya terus melangkahkan kaki untuk mendekat ke air terjun dan mendapati tidak terlalu ramai orang yang juga berwisata. Mungkin karena ini hari Senin ya jadi nggak terlalu banyak orang yang berkunjung. Lumayan deh bisa bebas menikmati alamnya dan poto-poto :mrgreen: eh. Saat saya mencelupkan kaki ke dalam telaga di bawah air terjun… Ah, rasanya seger banget. Sesekali tampias dari air terjun menampar-nampar wajah, bikin makin pengen berendam aja di telaganya.

Ohiya, di areal wisata ini, juga ada wahana flying fox yang bisa kita nikmati dengan membayar Rp.30.000 saja. Anak-anak juga bisa bersenang-senang di kolam dangkal di dekat air terjun. Terus kalau capek kita bisa leyeh-leyeh manis di pondok-pondok di pinggir kolam. Seru deh.

Kolam dangkal untuk anak-anak dan ada penyewaan ban segala.

Kolam dangkal untuk anak-anak dan ada penyewaan ban segala.mati

Bidadarinya ada di mana?

Saya sempet ngobrol sama penduduk sekitar saat memarkirkan mobil. Mang Agus yang begitu ramah menjadi kawan mengobrol berkisah tentang asal muasal kenapa air terjun ini dinamakan Air Terjun Bidadari. Jadi, jika hujan datang dan setelah itu mentari muncul maka sering banget nampak pelangi di air terjun ini. Penduduk sekitar percaya bahwa pelangi merupakan jembatan dari surge yang dilalui para bidadari untuk mandi di telaga itu. Alhasil jadi deh namanya Air Terjun Bidadari 😉 Ohya, areal ini sudah ramai dikunjungi orang dari 10 tahun lalu namun makin ramai setelah dikelola menjadi obyek wisata bernama Sentul Paradise Park. Cuma sekitar 1 jam saya ada di sini lalu capcus, anak bayi udah minta disusuin soalnya. Hahaha.

Penampakan jalan menuju Air Terjun Bidadari. Ini masih yang agak bagus sih. Hehehe

Penampakan jalan menuju Air Terjun Bidadari. Ini masih yang agak bagus sih. Hehehe

Di sepanjang jalan kita bisa jajan durian atau nangka dan buah khas tangan Bogor lhoo. Komplit deh pikniknya.

Di sepanjang jalan kita bisa jajan durian atau nangka dan buah khas tangan Bogor lhoo. Komplit deh pikniknya.

Anyway ini saya bagi Tips Bolang ke Air Terjun Bidadari:

  1. Lebih baik gunakan kendaraan dengan ground clearance yang agak tinggi. Jalan menuju ke air terjun sih nggak jelek-jelek amat tapi ya kasian sih kalau city car atau sedan dipake ke sini.
  2. Datanglah pagi-pagi sebelum jam 12 siang. Daerah ini sering hujan dan pemandangan nggak keliatan bagus kalau gelap.
  3. Gunakan pakaian dan sandal/sepatu yang mendukung untuk kegiatan di alam bebas. Licin bok.
  4. Lebih baik datang saat low season. Dengan mulai meroketnya nama tempat ini, pas musim libur kayaknya bakalan rame banget.

Air Terjun Bidadari

Jam Buka:

Weekdays 08.00 – 17.00. Weekend 07.30 – 18.30

Harga Tiket masuk :

Weekdays IDR 25.000/orang. Weekend IDR 40.000/orang

 

Selamat Hari Senin Sobat CE, Kemana sih Trip Pertamamu di tahun 2015?

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di Jawa dan tag , , . Tandai permalink.

92 Balasan ke Air Terjun Bidadari: Trip Pertama di Tahun 2015

  1. Ryan berkata:

    Trip pertama? Ke mana ya… Kayaknya ke stasiun doang.

    • Ceritaeka berkata:

      Sama siapa? Kaau ngetrip tuh yang paling penting sama siapa. Hehehe

      • Ryan berkata:

        Hahaha. Cuma nganterin doang. Hehe

      • Ryan berkata:

        Tapi setuju sih. Bukan ke mananya. Tapi sama siapanya.

      • yana berkata:

        Eka,
        Bisa jalan2 dengan kursi roda ga disana … setelah turun dari mobil … Bisa mdekati curugnya dengan kursi roda …..

        • Ceritaeka berkata:

          Untuk Air Terjun Bidadari, begitu turun parkiran itu jalannya agak kasar tapi masih bisa dilalui kursi roda. Selepas areal parkir, masuk ke area kolam renang di mana curug terlihat dari kejauhan (sekitar 300m), sampe di sini kursi roda masih bisa. Tapi untuk lebih mendekat lagi susah mbak, mesti naik tangga. Walaupun tangganya nggak curam dan nggak panjang. Paling beberapa meter aja tangganya. Setelah tangga langsung curugnya.
          Semoga cukup memberi gambaran ya, Mbak ^_^
          Kalau ada yang perlu ditanyakan lagi, jangan sungkan untuk menghubungi saya.

  2. kamal berkata:

    pengen ke sini, tapi dari dulu belum kesampean jg. padahal pernah kerja di deket situ (daerah babakan madang). jadi tinggal ngabur dari kantor aja sudah bisa. tapi entah kenapa, sampai sudah resign dari situ jg blm kesampean… 🙂 salam kenal

    • Ceritaeka berkata:

      Hallo salam kenal juga. Hemmm kamu kena kutukan daerah nyaman 😀 hehe. Maksudnya, biasanya orang-orang tuh nengunjungi tempat yang jauh-jauh. Kalo daerah sendiri yang udah nyaman di situ malah nggak sempat dikunjungi. Btw semoga karena udah jauh jadi sempat ngunjungin yaaa. Hehe

  3. Firsty Chrysant berkata:

    Ada angkutan umumkah ke sana?

  4. Dwi Puspita berkata:

    keren banget air terjunnya, duh ada buah durian ama nangka, biken ngiler deh pengen incip juga buah itu…

  5. ranselijo berkata:

    Belum ke mana-mana🙈

  6. myhappy2day berkata:

    kak, udah lahiran? masih sempet ya jalan jalan 🙂

  7. Christa berkata:

    Trip pertama 2015 baru ke mall doang.. Hiks. Btw ini bagus juga ya tempatnya, boleh nih jadi ide daytrip kapan2 🙂

  8. Arman berkata:

    seger ya ka kalo ke air terjun…

  9. ulin indonesia berkata:

    klo dari bandung kira” butuh waktu berapa lama ya? kondisi jalannya udah bagus belum mbak???

  10. Hafidh Frian berkata:

    wah tanah sunda memang selain budayanya juga daya tarik alamnya keren abis. Nice trip 🙂

  11. Melly Feyadin berkata:

    Januari ini belum pergi kemana2 nih mbak.
    ntar kapan2 kesana deh, bisa dilewatin motor gak sih ini?

  12. Swastika Nohara berkata:

    Waaah menarik buat ngajak anak2 nih!!!

  13. Pemandangannya keren 😉
    Januari 2013 lalu pengen ke sana, tapi gagal…
    Semoga awal tahun ini kesampean.
    Jadi penasaran liat beberapa pict sama pengalamannya.

  14. HM Zwan berkata:

    asal usulnya unik,khas banget Indonesianya hehehe….bagus air terjunnya mak^^

  15. Titis Ayuningsih berkata:

    mbak Eka Tanya dong, kalau naik kendaraan umum gimana ya rutenya? naik bis apa atau gimana gitu hehehe

    makasih

  16. yusmei berkata:

    Belum ngetrip kemana-mana nih mbak 😦

  17. Miss Fenny berkata:

    Jangan-jangan kisah jaka tarub di air terjun ini ya mak 😀

  18. megahindra berkata:

    Wah, kenapa hampir semua wisata alam yang air terjun kok jalannya sempit, rusak, belak belok, dan berlubang-lubang yah… Padahal kalo dikelola dengan benar, tempat wisata seperti ini pasti bisa mendatangkan banyak pemasukan bagi pemerintah daerah plus dapat menjadi lahan mencari nafkah bagi penduduk di sekitar. Coba kalo akses menuju ke sana lebih diperhatikan, pasti bakal lebih banyak lagi wisatawan yang rela datang capek-capek untuk menikmati air terjun yang indah itu…

  19. hiijall berkata:

    i dont know indo language -_<

  20. HP Yitno berkata:

    Weekday enakan kesana nih. Secara tiketnya lebih murah. Tapi ongkos perjalanan dari tempatku yang mahal. 8 jam perjalanan kak hehehe

  21. nonadita berkata:

    Trip pertama? Ke Sentul aja sih tadi siang hahaha…

    Anyway, kemarin liat billboardnya. Jadi pengen mampir ke sana juga.

  22. wah seru kaya nya tuh. air terjun nya bagus seperti nama nya
    yuk gunakan kaos dengan label positif di
    kaos muslim anak dan keluarga

  23. Tatang Tox berkata:

    Wah tempatnya keren bingitsss… Itulah yang saya suka dari Indonesia… Masih kaya akan panorama alam dan pesona wisata. Tapi, ngomong-ngomong, sempet ketemu Jaka Tarub gak tuh? Atau jangan-jangan karena gak ada selendang bidadari, sandal Eka yang digondol si Jaka… Hahaha… Salam kenal yak… 😉

    (mohon dipprove yang ini saja, abaikan komen yang sebelumnya. terima kasih)

  24. Rifqy Faiza Rahman berkata:

    Ternyata masuk cuma melihat air terjunnya mahal juga ya hehehe.

    Salam kenal ya mbak 🙂

  25. EnjoyBackpacker berkata:

    kalo saya membuka tahun ini dengan solo trip 20 hari keliling sumatera mba hehehe. penasaran kepoin yaa di enjoybackpacker.blogspot.com

  26. angga berkata:

    jalan nya itu tanjakan terjal gak kak, pake matic soalnya ,hhe

  27. Risda berkata:

    Kalo dari Bekasi kesitu gimana ya? Thank you… ^_^

  28. panjitriatmojo berkata:

    Akhirnya udah nyoba berkunjung kesana, lumayan asik walaupun jalannya agak rusak n harganya sedikit mahal (40 ribu – hari spesial)

  29. Bam berkata:

    keren banget! jadi ngiler pengen kesana 😀

  30. Kado untuk Ibu berkata:

    Tempat rekreasi murah meriah nih… Apalagi ditunjang dengan pemandangan alam yang sangat indah. Boleh juga nih dijadikan sebagai kado ulang tahun untuk ibu agar ia merasa rileks ketika berwisata. 🙂

  31. dadang berkata:

    Utk bus muatan 30 orang bisa masuk ga ya kesitu ?? Mohon info nya. Rencana lebaran ini sya mau kesitu.

  32. kynta berkata:

    kalo pake sedan,emang ga bisa ya..?

  33. monggomoro berkata:

    apik tulisannya. informatif. trims sharingnya. 🙂

  34. nia berkata:

    mba eka kalo dari stasiun bogor naik angkot apa aja ya?

  35. sienkose berkata:

    Ma kshh bgittttt info ny mba,,,, sngttt membantuu

  36. Kholil berkata:

    Wah kemarin kurang dapet nih. Airnya lagi surut sampah di mana”. Jalan masuknya rusak. Di jalan masuknya banyak yang minta sumbangan. Kapok dah

  37. Dani Apriana berkata:

    kalo dari stasiun bogor naik angkutan umum bisa gak?

  38. Sandi Iswahyudi berkata:

    kayak ceritanya Jaka Tarub yang bidadari turun dari langit dengan pelangi itu… hihi.. kalau pas melihat pelangi pasti indah…

  39. Narto berkata:

    Tgl 14 Okt 2015 kmarin barusan dari Curug Bidadari. Fasilitas jauh lebih buruk ketimbang setahun lalu. Jalan menuju lokasi (sekitar 1-2 km menuju Curug) ancur parah apalagi banyak tanjakan terjal dan turunan curam. Disarankan jangan pakai mobil jenis sedan apalagi yang ceper. Munuju lokasi banyak pungli. Parkir di dalam juga masih bayar lagi. (padahal udah ada tiket parkir resmi saat beli tiket); Toilet ala kadarnya. Ruang ganti seadanya. Itu pun masih bayar. Padahal tiket masuknya aja udah mahal Rp 40.000 per orang saat hari libur nasional. Dan… air dikolamnya penuh dengan lumut. Keliatan banget gak pernah dibersihkan. Tempat sampah jg tidak memadai sehingga banyak sampah di area air terjun maupun kolam renang. Tampaknya tempat ini tidak pernah dirawat jika dibandingkan setahun yang lalu masih jauh lebih baik.

    Bayar mahal tapi sangat mengecewakan, No recomended.

  40. Mita berkata:

    Bagus banget gan artikelnya … tempat wisata indonesia

  41. waduh mantep bener pemandangan nya ,, wisata indonesia memang gk kalah kok cuman sayang potensi pariwisata belum terkelola dengan benar moga ke depannya makin maju

  42. K-Pop Fans berkata:

    Makasih infonya.. kayaknya seru tuh..

  43. oscarl berkata:

    Mau ha kesana tahn baru

  44. Guru Pantura berkata:

    Saya bekerja di Kabupaten Bogor, tapi belum pernah menyambangi air terjun ini 😦

  45. irma berkata:

    Tadi pagi, 2 Jan’16, saya & kelg besar uda ke curug bidadari. Haduuuuhhhhh…. highly NOT RECOMMENDED! Jalannya jedung2, naik mobil berasa clubbing.. Uda deket2 TKP, pungli merajalela dr anak2 smp kakek2. HTMnya mahaaall… weekend 40rb/orng. Krn parkir full, saya disuruh parkir diatas yg jalannya aduhaiiiyyy…. bnyk batu dimana2… Saungnya sm aja mahalnya, 60rb/2 jam. Yg lmyn mengobati kekecewaan cm curugnya semata wayang… Pemandangan batu2 alamnya bagus & air di area curug msh bersih & sejuk tapi air di kolam, hhmmm… jangan masuk deh.. Warnanya ijo butek krn lumut di dasar kolam yg kayanya uda bertaun2 ga dibersihin. Nyesel deh… uda jauh2 dtng, mahal pula tp dptnya a big dissappoinment. Uang HTMnya buat apa dong? Klo emng niatnya dijadiin tmpt wisata, seharusnya dikelola jauuuhhh lbh baik. Jgn asal minta duit mulu tp ga ada realisasinya.

  46. Denny berkata:

    Saya pernah kesana dan memutuskan cancel untuk masuk..
    1. Saya diminta uang preman sama warga kampung (alasan uang retribusi@20.000/orang).
    2. Uang parkir mobil dibayar dimuka Rp.50.000.
    3. Pada hari minggu harga masuk jadi Rp.50.000/orang. (Beda dengan harga yg tertera di ticket masuk.
    Karena beberapa keanehan ini saya memutuskan untuk cancel masuk.

  47. oh ia untuk siapa saja yang ingin berkunjung ke air terjun bidadari bisa konsultasi dengan saya kebetulan rumah saya disitu heehe
    phone : 0857 1524 7467
    http://airterjunbidadarisentul.wordpress.com

  48. Astin Astanti berkata:

    dan saya guaagal ke sini, suami balik kanan Mbaaaak,

  49. DramaFans berkata:

    Wah, bagus pemandangannya..

  50. Yah gak ada bidadarinya, sedikit kecewa sih tapi berhubung pemandangan yang ada di foto bagus-bagus jadi masih mau kesana xD

  51. nindi choirun nissah berkata:

    Mba saya mau tanya kalo menggunakan bus pariwisata bisa masuk ke curug kah atau mesti jalan lagi untuk masuk kesana

    Makasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s