Looking for Its Soul

Jiwaku, ke mana jiwaku pergii? Adakah kamu bersembunyi dibalik rok penyanyi cantik Raisa atau mungkin malah bertengger di kacamata Matthew Sayersz? Haduh lebay bener ๐Ÿ˜€ Hahaha. Jadi gini, wiken kemarin saya menyempatkan diri untuk sejenak melonggarkan kesibukan di JavaSoulnation 2012. A festival dedicated to the rhymes, beats and tunes of soul, hip hop, R&B and rap gitulah.

.
Saya punya dua tiket untuk hari Minggu namun tak dinyana Adrian iseng ikut kuis dari @Kliktoday dan memenangkan satu lagi tiket untuk hari Minggu. Jadi, berangkatlah saya, Adrian dan Chriss, si adik ipar ke Istora Senayan. Niat utama saya adalah nonton pertunjukkannya Ecoutez yang sudah berganti vokalis itu. Penasaran banget, kayak apa sih jadinya. Dari jam 4 sore kami sudah nongkrong di Istora, namun dada ini sesak karena kawan satu lagi yang bawa tiket terlambat datang hingga 2 jam lamanya. Alhasil saya pun gagal menonton Ecoutez. Tidak, saya tidak menyalahkan kawan saya itu, ini murni salah saya. Lain kali sebelum hari-H, tiket harus dipegang sendiri biar gak tunggu-tungguan :mrgreen:
.
Jadi sekitar jam 6 saya baru bisa memasuki arena Javasoulnation. Well, jam segitu saya mampir ke Indosat Stage yang akan menampilkan Raisa. Tapi ya amplooop, itu stage membludak dengan para fansnya Raisa dan saya pun harus puas nonton dari kejauhan saja. Untunglah layar besar yang dipasang di mana-mana itu cukup membantu saya. Saya gak sampai selesai melihat penampilan Raisa, setelah menyanyikan lagu Serba Salah dan Padamu Negeri saya beringsut pergi. Menurut saya power suara Raisa kemarin tidak terasa. Jujur saya berharap lebih dari Raisa, tapi ternyata itu tidak kesampaian. Bahkan saat Raisa menyanyikan lagu Padamu Negeri dan mengajak audiens bernyanyi bersama, soul dari lagu syahdu yang menggugah patriotisme ini tidak tersampaikan :S.
Matthew yang centil nan genit ๐Ÿ˜€
Waktu menunjukkan pukul 18.30 ketika saya meninggalkan Raisa dan menghampiri stageWonderful Indonesia Stage. Setelah menunggu sekian lama, munculah Matthew di panggung dengan suara membahana menyapa audiens. Saya pun membalas dengan teriakan keras pula. (Eh, kalau lagi nonton konser gitu, sering gak sih mikir bahwa itu bintang pasti ngeliatin kita atau menyapa kita aja padahal sih dia menyapa semua orang? Hahahaha). Si Nyong Ambon ini membawakan beberapa buah lagu dan saya tersenyum-senyum simpul mendengarnya. Gayanya centil, di tengah-tengah lagu sering ia berimprovisasi dengan nada-nada suara yang dibuat genit. Hahaha! Keren! Mendengar Matthew bernyanyi, saya seperti mendengar Glenn Fredly mengumandangkan suara emasnya namun dengan kemasan lebih funky dan lepas. Suka deh sama penampilan Matthew.
Mattheeeeew… I Love youuuuu *sumpel kupingnya Adrian :D*
Istirahat bentar pas nonton Matthew. Eh kata Adrian Matthew ini dulu teman pelayanannya di GBI, cuma sekarang udah tenar ๐Ÿ˜‰ hihi.
Puas dengan Matthew, saya dan suami lari ke Tebs Stage di sisi Istora yang satunya untuk melihat penampilan Dis & That. Tadi pas bosen sama Raisa, saya sempat curi dengar band ini latihan dan baru dengar latihannya aja koq kami (terutama Adrian dan Chriss) tertarik banget buat nonton. Daaaanโ€ฆ Benar saudara-saudara, penampilan Dis & That itu memukau! Well, sebagai band yang belum punya album (katanya sih bentar lagi rilis ya) Dis & That mampu mencuri hati saya. Musiknya lugas, nge-beat dan vokalnya pun powerful. Ahya ada yang lucu dari si vokalis Dis & That yang namanya Ajiz (atau Agus ya) itu. Booow jadi Ajis (atau Agus?) ini kan kalau nyanyi, gahar dan lantang gitu, tapi kalau bridging diantara satu lagu dan lagu lainnya, ia menyapa penonton dengan malu-malu kucing gitu :mrgreen:. Hihihi, nggemesin!
Dis & That!
Sayang gak bisa lama-lama di Istora malam itu, jadi setelah Dis & That saya cuma sempat ngintip Theme Park menampilkan 3 lagu saja. Suka penampilannya! Tapi sayang saya harus segera pulang. Cinderella Cyyyn, harus balik sebelum jam 12 malam. :mrgreen: eh.
Ketemu sama Linda and Adito di siniii ^_^
Terus terang walaupun terhibur dengan penampilan beberapa pengisi panggungnya, saya terus-menerus mencari soul dari acara ini sendiri. Dan, sungguh maaf, saya tidak menemukannya. Entah kenapa saya kurang bisa menikmati festival ini. Mungkin karena sponsornya rokok jadi banyak yang ngerokok dan membuat saya gak nyaman, mungkin karena genre musiknya gak pas sama selera saya atau gimanaโ€ฆ Entahlah saya gak tahu. Tapi untuk sekedar ajang cari suasana baru dan menikmati musisi-musisi baru, festival ini bolehlah :).

Sobat CE, konser atau festival musik mana yang membekas banget di hatimu?

Iklan

36 respons untuk โ€˜Looking for Its Soulโ€™

Add yours

  1. waaah, saya belum pernah sekalipun ikut nonton konser musik lho, mbak. soalnya saya ga begitu suka berdesak2an. tapi klo di padang juga ada festival musik jazz, kayaknya mau deh bela2in ikut ๐Ÿ™‚

      1. aku sama dengan mas Goiq tuh mba Eka… ga suka nonton konser, dulu pernah nonton sebuah konser, kebetulan konser music rock, dan langsung jantungku kayak meledak gitu….. hihi. Dasar aku kampungan yaaaa… jadi ga suka deh sejak itu nonton konser2an… paling nyaman nonton dari TV atau video aja… hihi

  2. yuhuu,,mungkin kakak Eka kurang beruntung enggak rasakan klimaks soul festival Java Soul Nation ini,soalnya menurutku klimaks perform artis hari minggu itu ada di show Theme Park. Gokil banget musik mereka,sayangnya kakak Eka cuma dengar 3 lagu mereka ๐Ÿ˜€

    1. Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa Theme Park itu mulai manggung jam 9 soalnya, aku gak bisa lama-lama. Itu pangeran berkuda putih udah resah gelisah nungguin soalnya ๐Ÿ˜€
      Nanti aku coba cari di You tube deh

  3. ternyata aku tinggi, ya. jadi kasihan sama kak eka dan cicih lionda. hahaha.

    bener sih, kalau boleh jujur, Raisa lebih “dapet banget” waktu Java Jazz.

    tapi ya, aku tetep suka sih sama suaranya Raisa. sama Raisanya juga, walaupun dia sudah pacar. #lha #malahcurhat

  4. Waaahh.. beda dengan adito yg katanya bagus banget yak raisa.. emang fans sama gak fans berpengaruh pada penilaian.. hihihi..

    Aku tapinya gak pernah nonton festival mbak e ๐Ÿ˜ฆ

  5. Berhubung ga terlalu suka ama musik, jadinya yah ga pernah nonton konser. Dulu kalaa pernah nonton acara musik gitu, bukan konser sih, kok malahan tambah pusing yah dengernya, berdesak-desakan pula, ga lagi lagi deeeh ๐Ÿ˜ฆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: