Aneh Tapi Nyata

Beberapa hari saya dalam 3 minggu terakhir ini dipenuhi dengan tawa dan ceria. Apa pasal? Tak lain dan tak bukan karena manusia Sinting yang bernama Zia Ulhaq a.k.a Zulhaq itu lagi di Jakarta. Mau ngabisin dollar-dollar yang udah susah payah dia tabung di hutan sana katanya. Masa nabungnya ama monyet-monyet trus ngabisinnya sama penghuni rimba juga? Ya harus sama manusia donk, begitu tekadnya.

Alhasil bertepatan dengan gelaran akbar Pesta Blogger #2009 dan membawa misi pribadi untuk berjumpa dengan seorang gadis (yang pasti bukan saya, wong saya sudah tidak gadis lagi :P) Zulhaq datang ke ibu kota. Bawaannya simpel abis, cuma sebuah tas ransel hitam yang beratnya Naujubille (isinya apaan sich?) plus sebuah tas travel yang tak terlalu besar. Saya heran, untuk tiga minggu di Jakarta, bawaan bajumu cuma segini Ting? And dengan ringan dia menjawab, semua baju bisa dipakai side A & side B. Maaaak, termasuk kolor dong? Beuuh! Saya mingkem bayem daripada melanjutkan pembicaraan ini dan mulai membayangkan hal yang tidak-tidak. (walaupun akhirnya ia membeli baju juga di pasar blok M dengan sablonan bertuliskan URL blognya). Mau narsis atau udah keabisan baju waktu itu Ting? 😛

Itu baru soal baju, gimana soal tempat tinggal?

Seminggu pertama dia bilang dia ingin mengenang masa lalu, maka ia pun nginep di rumah temannya yang di Cipinang. Namun sesudah itu ia bertekad untuk mandiri: makan, mandi sendiri (lho?! Emang selama ini dia di suapin & dimandiin temennya tho? Hihihi Saya gak mau jawab, biarlah itu hanya Zulhaq dan temannya saja yang tahu :P). So, dia orang pun ngekos jo! Malam-malam dingin mengangkuti barang-barangnya untuk pindah. Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak, sesampainya di tempat kos.. Sang induk semang gak dirumah untuk memberikan kunci dan melalui telepon bilang kalau mau masuk malam itu juga maka harus bayar 3x lipat! Mana ujan gerimis mengundang, dengan berjalan gontai dan tertunduk lesu (lebay :p hehehe) Zulhaq mencari kos yang lain. Luntang luntung gak jelas di kota metropolitan yang katanya lebih kejam dari ibu tiri (padahal banyak ibu tiri yang baek lho!)

Asanya hampir putus, harapannya untuk mandiri sudah akan pudar.. eeeh tiba-tiba dia nemu kos lain dengan harga miring. Yak! Capcuuusss langsung pindah deh… dan langsung mayun juga karena di kos ini listrik cuma nyala beberapa jam sehari! Persis kayak di pulau seribu! 😛 hihihi No comment ya kenapa seolah sial itu ngikutin lu terus! 😀

Lalu, abis itu apa?

Jadi gini, secara Zulhaq kan bentaran doang disini maka agenda utama selama di Jakarta adalah jumpa fans kopdar :). Maka digelarlah beberapa kopdar mulai dari Citos, Kota Tua, Bekasi, Kali Malang, Gasmed hingga di TIS. And setiap kali kopdar ada aja kejadiannya. Mulai dari ngerepotin orang lain karena Zia ini bawaannya ke toilet molo (mustinya dibeliin pispot aja ini orang), sampe ada yang dashbord mobilnya mesti dibongkar gara-gara kartu IM2nya nyelip kesitu, trus kunci ketinggalan di dalam mobil so mesti ngerusakin jendela belakang biar bisa masuk ke dalam mobil lagi hingga insiden jatuhnya sebuah handphone. Maaaak.. perjalanan panjangmu selama tiga hari menebarkan berbagai macam insiden! Tapi juga kebahagiaan koq Zi 🙂

Karena selama di Jakarta, bisa terlihat jelas spirit untuk terus berjuang demi menggapai cita-cita. Juga aura kasih kehangatan untuk terus memelihara silahturahmi yang ada di dunia maya kedalam dunia nyata. Terlihat juga usaha kerasnya demi cinta (halah!) walaupun belum kesampaian ntar juga suatu saat aura kasih bakalan ngelirik lu koq 😛 hehehe. Kemarin dia pulang ke Bima untuk kembali bercengkerama dengan para penguasa rimba. Ah Zia, 3 minggu terakhir tidak akan semenyenangkan ini tanpa kepolosanmu bercerita, juga urat malu yang udah putus untuk ngebanyol plus poto-pota ria. Satu hal lagi, kekonyolan, kesialan, juga bakat jadi artis yang belum kesampaian narsis itu dibungkus dengan kerendahan hati juga rasa hormat pada yang lebih tua. Ini aneh tapi nyata. Saya menjura.

Artikel ini dipersembahkan bagi Zulhaq, sang Top Komentator CE bulan Oktober 2009.

Iklan

57 respons untuk ‘Aneh Tapi Nyata

Add yours

  1. Entah kenapa gw baca postingan ini membayangkan Eka dengan gaya bercerita yang rame banget macem ngobrolnya ibu-ibu arisan.. hehehe…
    .-= mang kumlod´s last blog ..Bravo! =-.

  2. Hahahahah…yang jelas tiap hari gw harus nyasar sar sar. Kalo gak nyasar sehari, rasanya gak hidup kekekeekkek…

    Makasih banget atas segala sesuatunya. Senyum tawa, berbagi cerita, waktu yang di sempatkan tuk anter kesana kemari, walau ada aja bonus kesialannya he2 🙂

    Gw akan merindukan kalian dan kumpul2nya 🙂

    *masih djalan, ntar komen lagi*

  3. Setuju EKA …
    Zulhag ini memang kelihatannya rada “gelo”
    tetapi sesungguhnya ada letulusan dibalik tingkah lakunya itu …
    apa adanya …
    (ya walaupun agak bagemanaaa getoh …)

    Salam buat Zulhaq

    Salam buat Eka juga

  4. waduh bener2 petualangan ya di jkt…
    niat banget sampe ngekos segala.. hehe. akhirnya dapet kos dimana tuh? si eka nih kok ceritanya gak sekalian sampe kelar… nanggung gitu… 😛

    di jkt 3 minggu cuma bawa baju 1 backpack dan 1 travel bag? moga2 sempet ke laundry nyuci baju ya selama 3 minggu itu. hahahaha…
    .-= arman´s last blog ..Metamorfosa Rambut =-.

    1. nggak setuju saya kalau postingannya ditambah lagiama foto nya zulhaq… kebanyakan.
      kan udah ada di side bar…kalau banyakan foto zulhaqnya, blog ini jadi ganti nama, dari cerita eka jadi cerita zulhaq..
      wwkakakakkakkk…..

  5. Kalau nggak ada kejadian aneh2 kan tulisan blogmu kurang seru Eka…
    Sayang akhir2 ini saya sibuk banget, padahal ketemu Eka dan Krismariana. Tadinya bulan Nopember kupikir udah senggang, tapi malah berkutat dengan anggaran dsb nya….
    .-= edratna´s last blog ..Musim hujan telah tiba? =-.

  6. Hiakakakak
    Sungguh sinting yang malang 😆

    Waktu itu Sari dua hari di Jakarta lo, Mbak..
    Pengen ngajakin kopdar tapi pas bukan weekend
    Jadi takutnya Mbak Eka kerja..

    Kalo Sari ke Jkt lagi, ktemuan yuuuuk
    *ngarep dot com*
    .-= Sari Ajah´s last blog ..Jakarta Under Koper =-.

  7. Salut buat perjuangan Zulhaq ke Ibukota.
    Tapi tujuan utamanya bukan buat kopdar atau PB 2009, tapi ingin menikmati suasana Ibukota, maklum aja selama ini kan tinggalnya di hutan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: