Misscommunication

Saya baru selesai menenggelamkan sebutir vitamin C dosis tinggi kedalam gelas tinggi. Warna jingganya pelan – pelan merubah air putih bening tersebut dengan warna cerah seperti jeruk. Ada gelembung – gelembung kecil yang menyertainya. Waaah mengamati hal itu, saya bisa betah berlama – lama. Rasanya eksotis melihat vitamin C tadi melarut. Saya rasa seperti itulah seorang pahlawan, rela berkorban hingga mungkin kehilangan nyawanya sendiri namun dapat memberikan dampak yang nyata kepada lingkungannya. Lamunan saya dikejutkan oleh suara seorang teman,

“Wah Ka, tadi gue udah siapin vitamin, tapi ternyata ketinggalan di rumah.”

“Oh,” jawab saya pelan lalu kembali menikmati gelembung – gelembung indah di dalam gelas.

“Wah Ka, tadi gue udah siapin vitamin, tapi ternyata ketinggalan di rumah,” kata teman saya lagi.

“Iya gue udah dengar tadi lu ngomong gitu.”

“Yaelah Ka, gak peka banget sih, gue minta vitamin C punya lu,” ujarnya sengit.

Sambil menyodorkan vitamin C saya bengong mendengar nada suaranya, kenapa juga melengking begitu.

—————————————

Okay, melihat contoh diatas tolong beritahu saya letak kesalahan ada dimana? Apa saya kurang peka hingga teman saya ngedumel, apa emang teman saya yang ngomongnya gak jelas, atau apa? Tau gak… kasus diatas hanyalah sebagian kecil contoh miscommunication yang kadangkala saya alami! Hiks. Masih inget soal ayam bude saya? Boleh baca disini kalau belum ingat.

Melihat contoh diatas juga beberapa contoh lainnya, apa mungkin ini berkaitan dengan didikan keluarga juga budaya suku? Saya memang bukan murni batak, namun soal didikan sepertinya ayah saya sangatlah dominan. Dibesarkan dilingkungan keluarga dengan tata cara apa adanya. Kalau ya bilang ya, kalau enggak ya bilang enggak. Jarang sekali keluarga saya juga keluarga besar saya dari bapak bicara menyindir. Bahkan jika ada masalah, gak ada tuh yang ngomongin dibelakang. Saya ingat betul, entah berapa kali kami mengadakan rapat keluarga  untuk membahas sesuatu. Semuanya dibicarakan. (Ati-ati pacaran sama orang batak, susah putusnya. “Semua pasti bisa diselesaikan, diomongin dulu yuks,” begitu argumennya :P)

Tapi jelas beda ketika saya berinteraksi dengan keluarga dari mama saya. Sering banget salah paham 😀 ya contohnya ya si ayam itulah hehehe. Saya harus berhati-hati dalam berbicara jangan sampai maksud yang ditangkap berbeda dengan apa yang saya utarakan. Juga harus pandai-pandai menyimak dan berusaha mengartikan kalimat-kalimat yang diucapkan. Kadang berpikir, apakah ada hidden message? Iya kalau bener ada maksud tersembunyi, lumayan kan proses berpikirnya membuahkan hasil. Nah kalau udah dipikirin ternyata gak ada maksud apa-apa…Kan capek mikirnya :mrgreen:

miscomm
mis-comm

Well, itu tadi hanya ngalor ngidul iseng belaka. Daripada muter-muter, lebih baik saya  menarik benang merah dari hal ini. Simpel saja, untuk menghindari miscommunication seperti diatas :

a. Tolong jangan pakai bahasa kiasan ketika berbicara pada saya. To the point saja yah? Yah? Mau minta kue? Mau ngobrol?  Bahasanya jangan muter – muter memaksa saya harus membaca makna yang tersirat. Ngomong aja kalau mau minta atau minjem. Gak mempan deh rangkaian kalimat – kalimat indah untuk menyelubungi makna sesungguhnya. Oh For God sake! Saya kan bukan Rafael pesulap atau mentalist itu ya yang bisa baca pikiran orang 😦

b. Saya minta orang lain to the point, karena saya to the point juga orangnya, kalau saya mau minta pasti saya bilang. Kalau saya memuji, itu beneran memuji. Bukan pujian basa-basi untuk meminta sesuatu. Jadi gak perlu repot – repot mengartikan bahasa saya. See, I make your life simpler! 🙂 I’m an open book, no poker face at all. Gak perlu menebak-nebak.

Woooiiii bung, dunia ini sudah tua dan penat dengan segala macam aktifitas. Tolong jangan ditambahi lagi dengan omongan muter – muter tidak jelas 😀 walau begitu, to the point bukan berarti bicara kasar tanpa sopan santun lho…. Bicara jelas namun tetap menjunjung kaidah norma yang ada.

Sebenarnya saya masih menelaah hingga kini, karakter saya ini adalah karakter terlalu praktis atau pola didikan keluarga yang membuat saya ngomong ceplas – ceplos atau memang sayanya aja yang ndablek ya. Coba bantu saya hehehe.

Luv,

Eka Situmorang – Sir

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Pos ini dipublikasikan di abrakadabra dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

75 Balasan ke Misscommunication

  1. Ria berkata:

    hahahahaha….karena lu orang batak!!!
    biasa itu mbak 😛
    .-= Ria´s last blog ..Hari ini MENDUNG …. =-.

    • Ria berkata:

      misscommunication disini berarti berbeda maksud nah kalau bener2 gak ada komunikasi artinya bagiamana? :mrgreen:

      gw suka orang yg simple dan gak perlu ngarul ngidul untuk ngomongin sesuatu…make it simple walaupun terkadang gw juga suka ribet…hihihihi

      lu seksi…*menurut lu gw muji atau kalimat gw itu mengandung sesuatu??? hihihihi*
      .-= Ria´s last blog ..Hari ini MENDUNG …. =-.

  2. frozzy berkata:

    haha……gue termasuk orang yang ngomongnya blak-blakan, entahlah itu karena didikan keluarga atau didikan semesta alias alam. hmh..no wonder lah yah bo’ nyambung bener kita kalo ngobrol…palagi gosip..hehehehe
    .-= frozzy´s last blog ..YANG TERSISA DARI MUDIK =-.

  3. DV berkata:

    Hehehe sewaktu baca judul tulisan ini, kupikir kamu ingin memelesetkan istilah miscommunication jadi miss communication (nona komunikasi) tapi setelah kuulang dua kali membaca ternyata bukan pelesetan tapi terpeleset *gubrak*

    Btw, ini tulisan yang menarik!
    Kamu berarti mesti berhati-hati ketika menghadapi orang jawa seperti saya. Mau ngomong “aku cinta kamu” aja pake acara tanya “Kamu demen gajah?” terlebih dahulu… hahahaha

  4. ikkyu_san berkata:

    welcome to the club
    aku juga to the point
    kadang bisa jadi setan
    kadang jadi malaikat
    yang to the point hahahahaa

    EM
    .-= ikkyu_san´s last blog ..Quality Time =-.

  5. suryaden berkata:

    menurut saya yang paling peka hanyalah si om google kok… wakaka… kalo nada bicaranya begitu ya.. mana mungkin kita jadi peka .. ya to.. 😀
    .-= suryaden´s last blog ..nabi baru sebuah fenomena energi atau kerja keras =-.

  6. Wempi berkata:

    miss communication ada juga ya, kirain cuma miss universe aja.

    kapan tuh audisinya dan dilaksanakan dimana? ada sesi bikini bottom dan swimsuit juga gak?

  7. mawi wijna berkata:

    Tau ndak di status FB temen2 saya banyak yang statusnya itu ambigu, seakan terkesan rahasia gitu. Jadi serba susah kalau mau dikomentarin. Seringnya sih dibilang “Sok Tahu”. Miskomunikasi bener.

    Emang sulit ya berterus-terang? Atau jujur thd kondisi saat ini? Khususnya wanita nih yang banyak kayak gitu.
    .-= mawi wijna´s last blog ..Candi Lawang =-.

  8. Putri berkata:

    Bawaan orang sumatra mungkin salah satunya itu, ya, kak..
    Gak begitu banyak basa-basi…

    salam kenal
    .-= Putri´s last blog ..UR ScienTech Expo 2009 =-.

  9. Yessi berkata:

    hihiw…same with me…
    makanya tiap kali dapet temen-temen baru..gw selalu ngomong in advance..”kalo ma gw ngomongnya tolong blak-blakan aja ya…kalo ada yang ga suka dari gw juga tolong secepatnyakasi tau gw”…
    kata mas gw.. “kamu ga bole gitu..jadi orang tuh harus peka..ga semuanya harus diomongin”
    nah lho…terus gimana dong kita, Ka? 😛 xixixixiixxi
    .-= Yessi´s last blog ..Pengen resign? =-.

  10. jilena berkata:

    wakakakakak…
    Setuju banget sama kalimat ini “Semuanya dibicarakan”.
    setuju juga sama “Tolong jangan pakai bahasa kiasan ketika berbicara pada saya”
    Ato yang ini “To the point saja yah?”

    SETUJU SEMUA..
    *jangan – jangan karena kita sama2 keturunan BATAK ya?*
    wekekekekekke…..
    .-= jilena´s last blog ..Setitik cahaya dalam Kabut =-.

  11. dela berkata:

    aku dari suku sunda, tapi tetep aja ga suka omong ngalor ngidul ga jelas.
    turunan dari mama kali ya..
    mama juga sunda asli, tp kalo ngomong to the point aja..

    moral yang bisa diambil dari cerita di atas: hati-hati pacaran sama orang batak???
    😛
    .-= dela´s last blog ..waktu =-.

  12. mang kumlod berkata:

    Heuheuheu… *ketawa dulu ah*
    Gw gatau termasuk mana ya? Kadang kiasan, kadang to the point. Tapi gw sih pada dasarnya to the point (loh itu tau…!).
    Mungkin karena gw punya nama batak: Mang Manullang gitu loh! :mrgreen:
    .-= mang kumlod´s last blog ..Matsuri Ga Pake Hanabi =-.

  13. lilliperry berkata:

    saya suka padamu, ada pertanyaan..?
    si gadis menggeleng..
    kalo gitu sini mulutmu biar kucium..

    *joke orang batak saat menyatakan cintanya* :))
    pasti pernah dengar kan mbak..?

    saya juga to the point mbak, tapi kok nulis malah sering muter2, bingung 😀

    see, i make your life simpler!:)i’m an open book, no poker face at all.Gak usah menebak-nebak… *suka saya kalimat ini* 🙂
    .-= lilliperry´s last blog ..Atas Nama Infotainment =-.

  14. julie berkata:

    kek gitu memang dek
    kan biar puas ngomongnya
    .-= julie´s last blog ..selamat jalan kekasih =-.

  15. Afdhal Panjaitan berkata:

    AFDHAL PANJAITAN SELALU MENDUKUNGMU
    SEBAGAI SOLIDARITAS SESAMA BATAK (jadi-jadian)
    .-= Afdhal Panjaitan´s last blog ..Titipan Dari Pemilik Blog =-.

  16. Gandi Wibowo berkata:

    Mba.. saya orang jawa, dan sekarang saya malah jadi nebak2 maksud tulisan mba… Ini lagi nyindir seseorang yg gak to the point atau apa..

    Saya punya temen malah ada yg aneh mba.. bilang “suka becanda” tapi begitu di becandain dia tersinggung, bilang “suka terus terang” tapi begitu Gw terus terang eh dia malah marah2.

    Terkadang, kata2 “suka terus terang”, “suka becanda”, “gak suka bertele-tele” atau sejenisnya kalo keluar dari mulut sendiri malah terkesan cuma kamuflase penipuan sifat diri pribadi.

    Oups… Bukan maksud saya bilang mba nipu ya.. karena saya dah sering ngobrol ama mba, jadi saya tahu kok kalo mba gak nipu diri sendiri 😀
    .-= Gandi Wibowo´s last blog ..Surat-surat berharga PT. MICO GRAHA PAVINDO =-.

  17. AtA chan berkata:

    Be your self aja mbak’E, dari pabriknya udah kayak gitu hehe..

  18. zam berkata:

    duh, aku wong jawa e mbak. terbiasa dengan bahasa sindiran.. 😀
    .-= zam´s last blog ..Better than "That one" =-.

  19. pargodungan berkata:

    hohoho, memang, miskomunikasi sering jadi masalah. yang paling buruk, kitalah yang selalu dipersalahkan, mis. dengan mengatakan bahwa kita kurang tanggap. kalau sudah begitu, lebih baik diam ajalah kayaqnya..

  20. Zippy berkata:

    Hhahaha…mbak Eka gak salah kok…
    Cuma mungkin emang kurang peka…
    Biasanya, orang yang seperti itu bermaksud untuk “menyenggol” secara halus, xixixix…
    *Susah ngerangkai kata2’x, semoga gak jadi misscom 😀
    .-= Zippy´s last blog ..Streples dan Strepsils Bersaudara =-.

  21. Indah berkata:

    Ahahahaa.. bagusnya sih bisa nge-balance-in keduanya, Kaa.. karena kadang yaa githuu.. ada orang yang susah ngomong to the point, hehee 😀
    .-= Indah´s last blog ..The Glow =-.

  22. ami berkata:

    kayaknya karena didikan di keluarga ka. dikeluargaku juga begitu, jelas lugas, ngga ada sindir menyindir. padahal kita jawa tulen. atoooo keluargaku yang ngga njawani ya wkwkwkwk
    .-= ami´s last blog ..Pemberdayaan ??? perempuan =-.

  23. arman berkata:

    kalo beda generasi kadang emang bisa missunderstanding ya kayak kisah ayam ama bude lu dulu itu…

    tapi kalo ama temen harusnya gak perlu begitu ya. kalo mau minta vitamin c ya bilang aja langsung. hehehe.
    .-= arman´s last blog ..About Andrew Part 2: The Birthday =-.

  24. Nusantaraku berkata:

    Bukankah karakter orang Batak memang to the point
    saya ini adalah karakter terlalu praktis atau pola didikan keluarga yang membuat saya ngomong ceplas – ceplos
    Jadi, wajar toh?

  25. luvaholic9itz berkata:

    😯 Lhaaaa, diriku juga g nyampe kesono mikirnya. kirain cuma inpo aja g bawa pitamin :mrgreen:

    kalu mau berbahasa pujangga y mbok pada tempatnya,udah ngomong blak blukan aja kadang masi sala tangkep. palagi bahasa pujangga, timbang minta pitamin aja kuq ya mbuleeett. doh..!!
    .-= luvaholic9itz´s last blog ..WHEN this SH*T happen to ME =-.

  26. nurrahman berkata:

    walah, pake nge-drug vitamin C…hehehe…tp kadang2 aku juga koq 😀
    .-= nurrahman´s last blog ..Kerja Keras Adalah Energi Kita =-.

  27. gwgw berkata:

    untuk menjaga kondisi tubuh kita, selain berolah raga, kita juga diharuskan menyantap makanan2 yang bervitamin tinggi.
    vit c adalah salah satunya, tapi gwgw lebih suka minum juz jeruk…atau sekalian makan buahnya aja, lebih alami…and lebih gwgw banget

  28. lina berkata:

    mbak eka, minta ditransfer uang 2M dong ke rekening saya ya 1234.678.910. makasih

    tu kan, to the point….

    hehehe,
    iya mbak, saya juga paling sebel kalo ada hidden message, secara saya ini lemot tingkat tinggi dalam hal berkomunikasi. jadi ya harus gamblang kalo ngomong sama saya. kita partner yang klop dung mbak…ayuk atuh ngobrol
    .-= lina´s last blog ..Bangkit, Melompat, lalu Meningalkan Rutinitas =-.

  29. Berry Devanda berkata:

    berbahagia kau mbak karena dikaruniai dan di didik agar bisa berbicara apa adanya dan blak2an. disaat banyak orang yang hidup dalam kepura2an dan tak sanggup menyatakan setiap apa yang dirasanya…
    jika ya bilang ya, jika suka katakan suka…
    kenapa harus putar2….
    nice post…
    .-= Berry Devanda´s last blog ..MENGOLOK MALAIKAT MAUT =-.

  30. Omiyan berkata:

    kata orang tua dulu itu karakter kita kalau dah bawaan lahir susah..sing penting hati kita baik atuh hehehehehe
    .-= Omiyan´s last blog ..Mey….Dah Tengkurep…. =-.

  31. Ping balik: Akismet jangan pikun dong??? | Goldenray inspiration

  32. masnur berkata:

    Saya orang Jatim yg juga terkenal ceplas ceplos dalam komentar dan kritik tapi karena beberapa kali saya pernah membuat orang nggak enak hati alias misscom tadi (waktu dirantau sih…beda budaya) maka saya berusaha belajar menghargai apapun gaya bicara orang dan mengerem monyong kalo sudah mau keceplosan ngritiknya.

    Ya…belajar memahami orang lain nggak ada salahnya khan Mbak, hehe…… 😎

    Tapi aku seneng kok baca cerita disini, selain karena ceplas ceplos juga nggak kelamaan bacanya karena cepet paham maksudnya. Good luck deh?!
    .-= masnur´s last blog ..Akismet jangan pikun dong??? =-.

  33. henny berkata:

    berarti kita sama mbak. henny juga males ngeliat orang basa-basi dan mancing-mancing kayak begitu. kalo mau ya bilang aja mau. kalo ga mau bilang aja gitu. kok semuanya malah diribetin sama basa basi
    .-= henny´s last blog ..Lady Rain (Part I) =-.

  34. DDN berkata:

    simple aja sih klo gw mbak 😛 bakal terasa sepinya dunia ini dan tak ada artinya klo gak ada manusia seperti mbak Eka ini jdi wis santai aja mbak yg penting langsung saja soal suka dan gk suka itu mah biasa wkkkk
    .-= DDN´s last blog ..Gpaint Aplikasi Buat Gambar =-.

  35. p u a k™ berkata:

    Hei..hei.. daku setuju loh, dengan orang yang mending ngomong blak2an dari pada pake sindiran. Walaupun yang blak2an itu gak mengenal perasaan, namun penyampaiannya lebih cepat dari pada yang mendengar menyalahartikan.

    *nyari vitamin C celup juga ah..* :mrgreen:
    .-= p u a k™´s last blog ..Upik abu seminggu.. =-.

  36. mamah aline berkata:

    untuk beberapa kasus tertentu, adakalanya kita mesti terbuka dan blak-blakan dan adakalanya kita mesti bicara secara implisit dan hati-hati, mesti fleksibel aja kali. Temanmu terlalu samar mengungkapkan keinginannya jadi kita susah menangkap maksudnya, paling baik ngomong langsung aja.
    .-= mamah aline´s last blog ..Irit gak berarti pelit =-.

  37. DM berkata:

    Analisa asal: kamu orang dengan watak Koleris, sementara temanmu sepertinya punya kecenderungan Melankolis.

    Bagi orang Koleris memang nggak nikmat mendapat pesan yang tidak langsung pada tujuan. Bagi orang Melankolis memang sulit untuk berbicara terus terang.

    Andai watak-watak itu saling memahami, tentu kejadian-kejadian seperti itu bisa diperkecil (bukan dihilangkan).

    Orang Melankolis mestinya memahami nggak semua orang bisa menerima pola komunikasinya yang kadang sulit di terima oleh orang di luar wataknya. Sementara si Koleris boleh juga memahami: si Melankolis memang tak terbiasa saklek 😉
    .-= DM´s last blog ..Suksma =-.

  38. Juliach berkata:

    Aku orang Jawa! Tapi aku tak suka sama orang Jawa … karna suka menyindir, suka ngeyel tampa alasan yang tepat/tak berlogika, suka mendiamkan apalagi kalo marah atau kalah dalam berargumen … pokoknya ngak clear deh!

  39. maya berkata:

    hummmm memang karen didikan atau lingkungan juga ka
    mungkin temen nya biasa ke yang lain seperti itu mempan, tapi sama dirimu nda mempan hihihi

  40. Joko Setiawan berkata:

    HHmm…Agak riskan juga sich Mbak kalo berbeda budaya dan cara didikan….KUdu bisa menemukan formula tepat di saat yang tepat saat bicara dan bertindak 🙂
    http://garasiusaha.wordpress.com/
    .-= Joko Setiawan´s last blog ..PENGUMUMAN HASIL SELEKSI ADMINISTRASI CPNS DEPSOS OKTOBER 2009 =-.

  41. vizon berkata:

    salah paham itu adalah persoalanku di bulan-bulan pertama tinggal di jogja Ka… budayaku yang sangat kontras dengan budaya jawa, sering membuatku pusing sendiri.

    namun, lama kelamaan aku terbiasa juga dengan tradisi jogja yang halus amat sangat ituh, hehehe… sehingga, sekarang ini, sering teman-temanku bilang: “ini orang minang rasa jawa”… hahaha… 😀

    intinya, “lain padang lain ilalang”. mari kita saling memahami, bukan semata minta dipahami 😀

  42. racheedus berkata:

    Manusia memang berbeda-beda. Tak mungkin diseragamkan. Ada yang suka bicara dengan kiasan seperti orang Yogya. Ada yang blak-blakan seperti orang Batak. Jadi, tinggal dilihat saja siapa lawan bicaranya. Gaya berbahasa adalah bagian keragaman budaya. Saat berbicara dengan orang Batak, tentu lebih baik blak-blakan. Saat berbicara dengan orang Yogya, lebih baik bicara dengan kiasan. Kalau blak-blakan, bisa dianggap tidak sopan.

  43. zee berkata:

    Justru bicara to the point terasa lebih nyaman, gak perlu buang2 waktu apalagi sampai simpan2 perasaan. Kalo teman-temanku sudah tahu kalo aku memang selalu ngomong apa adanya, kadang sampe dibilang tak tahu basa-basi. Tp biarlah, lebh baik jujur drpd tidak berani bicara. 🙂

  44. Heryan Tony berkata:

    Wah..Sama neh, saya paling sebel dengan bahasa yang muter-muter, lain diucap lain dimaksud. Ga puas kalo ga diomong sebenarnya bagiku..

  45. Hary4n4 berkata:

    Wah..susah banget aku mau komunikasi disini..hehehe
    75% waktu bangun kita, lebih banyak digunakan utk komunikasi…begitu yg pernah saya baca… Jadi, kalo sering gak nyambung…rugi banget kita yaaa… 🙂

  46. vivi berkata:

    g da yg slh mb,
    itu mank t’gntung dgn kebiasaan, kbiasaan ngmong org batak beda ma org jawa, wjarlah…
    itulh yg bkin indonesia lbh menarik ^^
    .-= vivi´s last blog ..Huahahahaha… =-.

  47. vivi berkata:

    g da yg slh mb,
    itu mank t’gntung dgn kebiasaan, kbiasaan ngmong org batak beda ma org jawa, wjarlah…
    itulh yg bkin indonesia lbh menarik ^^

  48. iiN berkata:

    Dear mba eka, salam kenal ya… 😉
    saya pernah baca buku “why men dont listen & women can`t read a map” … di buku itu dibilang salah satu bedanya pria n wanita, kalau wanita kebanyakan mengungkapkan sesuatu itu tersirat sementara pria blak-blakan.. *tapi memang kenyataannya ya memang tergantung pribadi masing-masing.. *saya sendiri kadang bukan termasuk orang yang blak-blakan lho mba… hehhe..
    .-= iiN´s last blog ..RESEP EASY =-.

  49. Zulhaq berkata:

    kebiasaan basa basi tuh, makanya muter muter. untung gak ketemu di acara PB, terus ngomong mutrer2 pas kita kumpul, bisa tuli tuh kupingnya kita teriakin hi hi hi…

    satu hal yang membuat itu terjadi, pertama karena kebiasaan mereka, kedua karena mereka beranggapan semua orang yang dia ajak bincang2 sama sama mengerti apa yang dia maksut….

  50. Reva Liany Pane berkata:

    Saya juga orang Batak 😀
    Tapi berhubung besarnya di tanah Jawa, kurang lebih saya bisa memahami karakter orang-orang yang kalo ngomong muterin Gelora Bung Karno dulu baru bisa ketahuan maksudnya. Terkadang lucu juga lho, dan menarik kalo disimak benar-benar cara ‘mutar2nya’ (itu saya, yg sifatnya emang suka usil :mrgreen: ). Coba deh sekali-kali… :mrgreen:

  51. Sari Ajah berkata:

    Ahahaaai
    Saya juga sering kok, Mbak..
    Padahal saya orang Jawa lo
    Tapi karena sudah terbiasa ceplas ceplos dan apa adanya jadi ya bgitulah….
    Makanya banyak yang ngira saya orang batak :mrgreen:
    .-= Sari Ajah´s last blog ..Perubahan Itu.. =-.

  52. quinie berkata:

    ho oh.. gua juga bingung dan sebellll banget ama orang yang kalo ngomong muter2 kesana kemarih trus gua disuruh menyimpulkan. Aduhhh wasting my time deh 😦

    sama seperti dikau mba, kalo gua cuma blogger eh manusia biasa yang bukan mind reader… emang gua cenayang? xixixixi

  53. quinie berkata:

    btw, basa basi sih ga dilarang, asal jangan kepanjangan ajah. Menurut gua basa basi standar ya kaya, selamat pagi, siang, sore. kalo udah ngomong muter2, bukan basa basi lagi deh kayanya

  54. quinie berkata:

    btw, i’m wondering for other tribes from kalimantan & sulawesi, how their way to communicate with other tribes? any idea?

  55. Bro Neo berkata:

    stuju sama uda vizon: lain ladang lain belalang
    stuju jg dg zulhag: dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung

    menurutku smua tergantung situasi dan kondisi, ada yg harus blak-blakan ada yg bisa dibicarakan secara “tersirat”
    .-= Bro Neo´s last blog ..Bu…Lan =-.

  56. anderson berkata:

    Hahaha…batak kalinya mbak Eka ini.. 😆
    Ya, begitulah…orang Sumatera pada umumnya, Batak khususnya, emang nggak suka (apa ngga bisa) basa-basi. Semua tudepoin…straight, lurus, langsung… you name it… Keliatannya untuk urusan basa basi yang menonjol dari Eka sisi Batak nya ya? hehe…

    Menurut saya ngga ada yang salah dengan karakter masing-masing orang (yang mungkin dipengaruhi daerah asalnya). Yang penting gimana kita memaklumi kalau ada kesalah pahaman diantara kita karna perbedaan latar belakang itu.

    Sip, Ito? 😀

  57. Ade berkata:

    lebih baik diomongin secara terang2an secara kan kita ga bisa baca pikiran orang lai, klo ga jadinya banyakan asumsinya *berkaca dari pengalaman pribadi hihihi*
    .-= Ade´s last blog ..Pindahan =-.

  58. lebih enak bicara secara to the point, tapi kita pun harus belajar bisa membaca makna implisit dari apa yang disampaikan oleh lawan bicara ..

    Cara Membuat Website

  59. Ping balik: sukanya muter-muter.. | Prapti Dwi Utami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s