Bicara Cinta di Danau Toba


Sewindu Pernikahan Kita Hai kamu.. Dulu aku pernah bilang, “titip hatiku baik-baik ya, jangan sakiti aku.” Kamu menjawabnya dengan senyum, tidak ada kepastian atau kata-kata manis penuh bujuk rayu untuk menanggapi pertanyaanku. Senyum yang aku benci karena saat itu aku merasa kamu pria pengecut yang tidak berani berjanji. Tapi kamu membuktikan bahwa cinta yang sesungguhnya... Continue Reading →

Sini, aku peluk..


Aku tergolek lemah diatas tempat tidur. Keringat mengalir deras dari seluruh pori-pori dibawah lapisan kulit ari. Ku cek temperatur AC, angka 20 celcius tertera jelas pada papan digitalnya. Jadi bukan panas ruangan yang membuat kelenjar-kelenjar keringat seolah berkejaran menghasilkan air asin dan menghadirkan perasaan tak nyaman yang sungguh membuat hati susah. Suara pintu berderit dari... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: