Mulai Berinvestasi di Pasar Modal? Siapa Takut?

“It’s not how much money you make, but how much money you keep, how hard it works for you, and how many generations you keep it for.” – Robert Kiyosaki

Pernah mikir nggak uang 6 juta sepuluh tahun lalu dan 6 juta tahun ini banyakan mana? Menurut saya banyakan 6 juta saat 10 tahun lalu lho. Dulu dengan uang segitu bisa beli motor, Cyin. Sekarang? Ya tahu sendiri kan kalau harga-harga udah menjulang tinggi. Motor bebek aja sudah 2x lipat harganya. Duh, gimana 20 tahun lagi ya? Jelas banget, uang yang dimiliki sekarang tidak akan memiliki nilai yang sama. Pastinya tergerus inflasi. Langsung deh berjuta pertanyaan bermunculan di kepala saya. Apakah pendapatan suami & saya nanti cukup buat menyekolahkan anak di sekolah yang bagus? Apa tetep bisa liburan nyaman, bisa punya dana pensiun, etc. etc…? Intinya sih, semua pertanyaan tersebut bermuara pada satu tujuan: pengen bisa mandiri secara finansial. Pertanyaannya, gimana caranya punya kemerdekaan secara finansial itu? Nabung? Deposito? Bekerja lebih keras? Atau apa?

Nabung itu bunga pertahunnya 2 %. Sementara laju infasi sekitar 6% per tahun. Dan saat nabung ada biaya administrasi yang harus diayar. Kalau punya duit 15 juta aja, bunganya baru impas buat bayar biaya bulanannya aja >.<. Duh!

Pernah kepikir nggak uang kita larinya ke mana aja?

Pernah kepikir nggak uang kita larinya ke mana aja? Sisihkan biaya kongkow yang 100 ribu per nongkrong dan diinvestasikan bisa berkembang di kemudia hari lho…

Terus gimana? Apa kita berdiam diri saja membiarkan uang kita berkurang nilainya tergerus inflasi alias makin miskin?

Menurut saya, jawabannya ada di kata investasi. Kita harus bisa mengonversikan uang yang kita miliki ke dalam asset produktif. Eh apa? Investasi? Tunggu dulu…

Apa sih Investasi itu?

Intinya sih investasi itu adalah suatu cara pengelolaan asset yang kita miliki supaya mendatangkan hasil yang lebih baik. Ada beberapa cara berinvestasi, bisa investasi di emas, property atau pasar saham. Semua ada kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Silahkan pilih aja mau pakai yang mana tergantung profil risiko yang kita miliki. Kalau profilnya nggak mau ambil risiko ya emas dapat jadi pilihan. Tapi kalau mau dapat return yang besar, pasar modal boleh banget dilirik.

Analogi membeli sapi buat menggambarkan investasi di pasar modal

Analogi membeli sapi buat menggambarkan investasi di pasar modal

Pada dasarnya pasar modal itu mekanisme transaksi jual beli efek (surat berharga) antara penjual dan pembeli. Gampangnya gini deh… Investasi di pasar modal itu kayak membeli sapi. Anggap saja saham yang kita beli adalah si sapi itu. Susu yang dihasilkan sapi bisa dijual dan mendatangkan keuntungan buat para pemilik sapi. Sama aja dengan di dunia saham. Para pemilik saham mendapat keuntungan dari perusahaan yang berperforma bagus. Kalau harga sapi yang dibeli naik harganya di waktu mendatang, pemiik sapi alias investor dapat untung dari selisih harga tersebut.

Filosofi berinvestasi... Bukan judi lhooo.

Filosofi berinvestasi… Bukan judi lhooo. Semua butuh proses.

Banyak orang udah alergi duluan begitu denger kata investasi di pasar saham. Takut duitnya ilang, takut ketipu, takut judi. Padahal yaaa, tak kenal maka tak sayang. Investasi itu adalah pengelolaan suatu asset. Tentu ada risikonya tapi bukan berarti risiko itu tidak dapat dikelola. Makanyaaaa…. Mesti berpikir cerdik agar dapat berinvestasi secara cerdas.

 Tips ala EKA untuk Berinvestasi secara Cerdas:

  1. Buat tujuan investasi. Mau jangka panjang atau jangka pendek. Ini akan menentukan instrumen investasi yang ingin dipakai.
  2. Buat strategi investasi, kapan mesti cut loss kapan akan jual
  3. Pahami emosi diri, don’t be greedy.
  4. Waspada Penipuan
  5. Berinvestasilah melalui jasa sekuritas yang terpercaya (tercatat di Bursa Efek Jakarta) salah satunya adalah Mandiri sekuritas.

Ikutan pelatihan Investasi Cerdas 😉 Seru!

Saya ini orangnya rada gaptek. Begitu dengar kata investasi di pasar saham yang kebayang angka-anga nggak jelas, terus rambut jadi keriting dan kepala berasap. Hahaha. Ternyata saya salah. Kebetulan waktu itu saya dapat kesempatan ikutan Training Investasi Cerdas bareng Bursa Efek Jakarta dan Mandiri Sekuritas. Langsung belajar trading di applikasi MOST milik Mandiri Sekuritas. Ngerasain deg-deg.annya dan adrenalin naik pas dapat untung. Hahaha. Ternyata gampang tuh. Langsung deh, pulang dari acara itu saya buka rekening saham di Mandiri Sekuritas. Saya bisa nulis panjang lebar soal investasi ini ya karena datang pelatihan itu 😛 Nggak takut lagi mau main saham di Bursa Efek Jakarta 😉

Aplikasi MOST buat trading. Friendly user banget lhooo

Aplikasi MOST buat trading. Friendly user banget lhooo

Untuk berinvestasi di pasar saham, pastikan uang yang digunakan adalah excess fund alias uang lebih. Dapat uang lebihnya dari mana? Ya makanya INSYAFLAH dari beli-beli barang konsumtif, hidup IRIT jadi bisa INVESTASI. Itu tadi riple I yang menyenangkan buat bekal di hari tua!*ini kata trainer di kelas investasi cerdas bareng Mandiri Sekuritas hihihi*.

Sudah 2 bulan ini saya melakukan trading dan berinvestasi. Udah ngerasain beneran untung dan udah pernah juga ketampar pas rugi karena salah analisa. Hahaha. Menurut saya Mandiri Sekuritas ini adalah salah satu channel aman untuk berinvestasi secara cerdas. Mereka punya banyak pelatihan-pelatihan lho. Jadi nggak bakalan buta, ada bimbingannya. Ada maling list juga buat kita tanya-tanya serta dapat info seputar investasi. Pokoknya asyik deh. Tentu saja kita juga harus memperkaya pengetahuan diri mengenai analisa fundamental dan teknikal, banyak baca, banyak ikutan diskusi juga supaya makin cerdas bertransaksi di pasar saham. Tapi yang saya mau ceritakan adalah… Investasi di pasar saham itu bisa dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, di mana saja, nggak pandang usia atau latar belakang. Kuncinya adalah kemauan untuk belajar. Lha mau kaya (dengan cara barokah) ya harus mau belajar berinvestasi cerdas dunk… Betul?

 Ngomong-ngomong, Sobat CE Mau Investasi Apa?

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di abrakadabra dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

30 Balasan ke Mulai Berinvestasi di Pasar Modal? Siapa Takut?

  1. Lidya berkata:

    apa ya mbak, mash bingung

  2. @_menikdp berkata:

    Mbak ini berarti kita beli dan mengelola sendiri saham-saham kita gitu ya? bukan yang invest via bank apa, terus kita tinggal setor aja tiap bulan sesuai waktu investasi yang kita ambil?

  3. Swastika Nohara berkata:

    Ka, kalo mau invest tapi penginnya minta dibantuin semacam menager investasi gitu bisa kan? Feenya biasanya gimana ya itungannya?

    • Ceritaeka berkata:

      Mesti ketemu trader, Mbak. Kalau yang di Mandiri Sekuritas ini setauku investasi langsung. Tapi kalau mau ada fund manager gini… Hmmm ada sih beberapa orang yang aku kenal yang kasih potongan 30% fees untuk dia dan 70% untuk pemodal. Tapi soal jaminan keamanannya aku kurang tau.

      Mending invest sendiri mbak, seru lho! Awal-awal bingung gitu tapi pelan-pelan belajar malah jadi kayak candu 😀

  4. Resiko tinggi, untung tinggi, itu kata kunci investasi pasar modal mbak. Singgah kesini yah http://www.bikinweb.com

  5. Fanny Novia berkata:

    ah tertarik pengen coba belajar juga mba Eka, etapi kalau investasinya beli emas gimana menurut mbak Eka?

  6. ded berkata:

    Eka klo mau ikut Training Investasi Cerdas bareng Bursa Efek Jakarta dan Mandiri Sekuritas itu kita daftar dimana?
    Nanya samma siapa ?
    #Kepo#

  7. Natalia berkata:

    Bener banget, buat investasi di pasar modal uang yang dipakai harus uang lebih…bukan uang pas2an apalagi tabungan buat nikah atau uang kebutuhan sehari2..aku pernah ngerasain dapet gain yang lumayan dan loss yang gak sedikit juga…

  8. narda berkata:

    butuh brp bulan latihan mbak sampai berani terjun?

  9. mameyfitri berkata:

    Mbak ini berarti kita beli dan mengelola sendiri saham-saham kita gitu ya? bukan yang invest via bank apa, terus kita tinggal setor aja tiap bulan sesuai waktu investasi yang kita ambil?

  10. budi berkata:

    Mbk eka.. saya baru 1 mgg ikut investasi saham di bni securitas… sebaiknya brp jenis saham kita kelola utk portofolio

  11. Dhani berkata:

    saya baru saja bergabung dengan Phillip securitas, tapi belum mengerti sama sekali tentang cara pengoperasiannya :(, jadi sampe sekarang saya hanya googling aja , kalau ada training2 seperti itu saya juga mau ikutan.

  12. fina berkata:

    Kak, kalau konsep modal dalam pasar modal itu seperti apa kak? mohon dijelasin ya kak 🙂
    makasih

    • Ceritaeka berkata:

      Konsepnya adalah uang dingin. Dalam arti, kita masukkan uang yang memang bukan uang belanja atau uang kebutuhan yang akan datang. Benar-benar uang yang tidak terpakai

  13. Indra berkata:

    Laaaah, saya telat bingit baca beginian. Eewh. Jadi kepingin ikutan trainingnya. Tapi pas cek di situs mandiri sekuritas, bulan ini trainingnya udah habis. Bulan depan mungkin masih ada lagi kali, yah? Kalau 50 juta itu menurut mbak, apa bisa ikut beginian? Atau angka itu terlalu kecil? Dengar-dengar, modalnya besar, harus 100 juta-an lebih 😦 Saya hanya punya ‘uang tidur’ segitu aja.

  14. Arif berkata:

    Hallo..
    Nama saya Arif, partner manager program afiliasi untuk InstaForex Group, broker terbaik di Asia.
    Kami ingin menawarkan kerjasama program afiliasi yang memungkinkan Anda mendapatkan $ 1.5-5.3 dari setiap lot pasar standar pelanggan Anda. Jika Anda tertarik, silahkan hubungi saya dan saya akan memberikan rincian.

    Facebook: arif.ifxteam
    WhatsApp: +628119056784
    arif@mail4.instaforex.com
    http://ifxid.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s