7 Huruf Bernama Cemburu

Wanita dengan kulit gelap duduk manis di pojok sofa yang cozy dengan sejuk AC dan sweet jazz yang terdengar mengalun. Di hadapan Wanita terhidang beberapa potong kue Opera lezat yang layer-layer lapisnya dipastikan dapat membuat jarum timbangan bergeser ke kanan. Tidak, tidak lebay koq. Minimal bergeser 1 bar ke kanan deh itu timbangan! Sorot mata Wanita sungguh penuh misteri: tak terdefinisi. Bukan, bukan sedang resah, ataupun gelisah, mata itu berpendar dengan hasrat penuh tanya.

Wanita duduk diam memandangi seorang Pria yang tengah sibuk berkutat dengan gadget hitam ditangannya. Dipandangi begitu, sang Pria risih. Diletakkannya gadget itu lalu bertanya, “Ada apa? Apa yang menganggu pikiranmu?” Tapi pertanyaan itu hanya dijawab dengan gelengan kepala.

“Ah, stop it. Aku tahu kamu, setiap hari butuh bicara minimal 15.000 kata, namun sekarang… Ditanya ada apa, malah diam saja. Something definitely went wrong,” tukas Sang Pria tajam.

“What’s up? Apa yang mencemaskanmu?” Pria mengulangi pertanyaannya seraya mengelus lembut tangan Wanita. Bimbang merayapi wajah bulat itu… Namun setelah menghela nafas beberapa kali, meluncur juga beberapa kalimat dari bibir mungil berpulas warna merah muda itu…

“Kenapa kamu tak pernah cemburu? Apa kamu tidak mencintaiku? Apa kamu tidak takut kehilangan aku?” Sambil memilin ujung roknya sang wanita bertanya. Dengan suara tertahan, dengan mata yang hampir penuh dengan tetes air…. Ah, akhirnya keluar juga pikiran-pikiran yang mencemaskannya selama ini, yang menggurat-gurat hatinya dengan kegalauan. Bingung. Iya, sang wanita bingung karena ia merasa tidak dicintai. Bukankah perasaan tidak dicintai lagi merupakan perasaan yang sangat menyebalkan?

DICEMBURUI. Itu adalah hal asing yang lama tak pernah lagi ia rasakan setelah putus dari pacar terdahulunya. Bahkan ketika jelas-jelas ada banyak lelaki lain yang juga coba mendekatinya… Sang Pria kekasih hatinya sekarang ini tidak sedikitpun menunjukkan gelagat cemburu buta. Jangankan marah, terusik dengan kenyataan bahwa perempuannya ini sering digoda pria lain pun, sama sekali tidak!

Itu saja? Jawab pria balik bertanya. Sang Wanita mengangguk. Pria membetulkan letak kacamatanya, seolah ingin mengulur waktu. Jelas ia harus mengulur waktu untuk memikirkan kata-kata apa yang harus diucapkan pada gadisnya ini. Pria sadar betul, jika ia salah bicara, hubungan mereka yang akan menjadi taruhannya. Bukan hanya tetes air yang akan keluar dari sudut mata wanita yang dikasihinya, tapi bukan tak mungkin, kekasihnya itu akan pergi. Ah wanita, banyak sekali sih pikiran-pikiran tak perlu yang memenuhi kepalamu. Tidakkah Wanita tahu bahwa ia tak pernah cemburu padanya bukan karena tak mencintainya tapi…

“Cemburu… itu artinya aku tidak percaya pada kesetiaanmu. Itu artinya aku meragukan kadar cintamu padaku! Sungguh kejam rasanya, jika pada level hubungan kita seperti ini maka aku masih meragukan hatimu, masih kuatir bahwa engkau tidak akan menjaga hatimu agar cinta kita  tetap suci, putih tak ternoda. Itu keji. Aku memilihmu menjadi kekasihku, karena aku tahu engkau memiliki kualitas seorang pendamping yang tentu akan menjaga hubungan kita. Kalau aku cemburu, sama artinya aku meremehkan dirimu,” kata pria seraya menatap tajam pada wanita cantik dihadapannya. Wanita cantik yang telah menemani hari-harinya sekian tahun.

“Cemburu… itu artinya aku tidak percaya juga pada kemampuan diriku sendiri untuk mempertahankanmu, tidak mempercayai diriku bahwa aku memiliki kualitas tinggi sebagai pendampingmu. Apa kamu kira aku tidak tahu, kalau Laha teman kantormu itu diam-diam menyukaimu? Belum lagi si Tommy yang terang-terangan mengirimimu bunga? Aku tahu! Tapi aku pun juga tahu, bahwa aku adalah satu-satunya orang yang tepat bagimu. Kedengaran sombong? Well, aku yang mengerti mood swing-mu ketika PMS, aku yang tahu persis ketika kamu menangis sedih, kamu bukan hanya butuh sandaran tapi kamu butuh kata-kata yang membangkitkan semangatmu. Aku.. Aku pria yang tahu betul bahwa terkadang kamu harus dikerasi (kalau perlu dicambuk dengan kerasa malah) supaya semangatmu terus naik. Itu aku! Bukan pria lain.

Sampai disitu, nafas Pria sedikit memburu. Sepertinya ia mulai termakan emosinya sendiri. Pria menyesap lemon tea yang ada dihadapannya. Sekali sesap, diraihnya lagi ketenangan dan kesabaran yang sekian lama dikagumi wang Wanita. “Aku percaya diri bahwa aku  punya kualitas yang lebih baik dari mereka dan engkau akan memilihku, tak peduli ada lelaki lain yang lebih kaya atau lebih mapan dariku, tetap hanya aku yang dapat memuaskan kering hatimu atau menundukkan liar keinginanmu menjalani hidup. Jadi aku tidak cemburu.”

Setelah Pria berkata sedemikian panjang lebar, Wanita diam tak bergeming. Tak ada suara. Hening. Wanita bangkit dari duduknya, pelan melangkah menghampiri Pria. Mata mereka bertemu. Ada hangat cinta disitu. Wanita tersenyum,  ah… jawaban Pria itu sungguh menyegarkan hati, persis seperti tetes embun di atas daun kala pagi. Bukankah ketika sedang gundah gulana, jawaban lembut memang dapat menenangkan hati wanita? Sekarang wanita mengerti, ia tidak dicemburui bukan karena tidak dicintai, justru karena ia sangat dikasihi. Cinta pria itu, bukan hanya cinta dengan rasa, tapi juga cinta yang dibalut logika. Belum pernah Wanita merasakan dicintai sedemikian rupa, sedemikian indahnya seperti cinta Pria itu.

Wanita mengecup bibir Pria, lama… sangat lama. Ciuman yang lembut, ciuman yang manis, ciuman yang  penuh dengan rasa cinta kasih demikian tulus. Ciuman yang bahkan dapat membuat dewa cinta sekali pun berhenti beraktifitas 🙂

Iklan

68 respons untuk ‘7 Huruf Bernama Cemburu

Add yours

  1. begitulah wanita, selalu penuh kepanikan, gampang bimbang, dan terlalu mengedepankan perasaan sehingga lupa dengan logika.. 🙂

    Ah, cemburu.. rasa yang tak perlu terlalu lama bersemayam di kalbu.. 🙂
    nice share mbak.. 🙂

  2. cemburu itu gak enak banget. rasanya pengen teriak aja deh. butuh pengendalian emosi yang baik utk bisa keluar dari perasaan cemburu itu dan tetap percaya sama pasangan kita.

  3. Mmm…gitu ya, jadi kalo orang bilang cemburu itu bumbu cinta udah gak relevan ya buat tuh pria…? Tapi beneran gak sih kalo pria ngomong gitu hatinya benar-benar bebas dari rasa khawatir dan takut kehilangan?

  4. persepsi setiap orang beda-beda,,,, cemburu dikit boleh kan, paling tidak agar si dia tau kalau kita tuh sedang menunjukkan rasa kita padanya, kalau kata cemburu sekarang dianggap kuno…hmm tentunya tidak ada lagi yg mengenal atau menulis cerita ttg cemburu, right? kalau cemburu dianggap kuno ama kaum adam, gak ada tuh yg namanya rela gebuk2an dgn tmn pria hanya utk wanita…., justru yg gebuk2an itu lah yg semustinya dianggap kuno.. peace 😀

  5. aw..aw..aw… aku juga mau dijawab kek gitu saat nanya ke dia;
    “kok kamu gak cemburu sihh?”

    dewasa banget si pria …

    *ketahuan deh kalau aku masih ‘nerpikiran’ ABG*
    😀

  6. wah keren banget cowoknya, bisa jawab kegundahan hati ceweknya dengan bijaksana. memang ada tipe orang yang suka di cemburui tapi ada juga yng tidaksuka di cemburui. maksih ya buat postingannya.

  7. ah,aku hampir mau percaya kalau pria itu seperti aku,punya pemikiran yang sama seperti aku.ini artinya pria kayak ini ga pernah mau sengol2an ama perempuan lain.setia pada orang yang tetap terus menyintainya.selagi ada cinta selagi itu dipertahankan.have a nice day.

  8. ntah kenapa suka banget cerita eka yang ini 😀
    dapet aja gitu feel-nya ^^

    well said. cemburu bukan lah cinta, melainkan rasa insecure karena merasa kehilangan apa yang dimiliki.

  9. hmmm jawaban cowoknya ok juga ya…. baguslah jika memang maksudnya begitu^^
    tapi kadang melihat dia cemburu merupakan hal yang kadang mengasyikkan juga 😉

  10. Hm…sudah sifat wanita…mengkhawatirkan sesuatu yang kadangkala tidak perlu dikhawatirkan…
    dan
    Pria dalam tokoh ini…
    sepertinya
    sungguh rasional….hitng-hitungannya…
    matematis sekali 😀

  11. ehm…cemburu?? kalau msh dlm tahap wajar sih gpp, tapiii kalau sudah g wajar ya males banget

    tips ampuh biar g mudah cemburu mnurut sy adalah sibuk sibuk & sibuk, blajar blajar & blajar, target target & target

    dg bgtu g ada lg waktu buat cemburu, hehe

  12. Well, aku termasuk salah 1 cowok yg ga gampang cemburuan mbak.
    Dulu waktu jalan sama pacar juga pernah ditanyain gitu. Hahaha… tapi speechless.
    Cuma kujawab, cemburu tanda ga percaya dan ga dewasa. :p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: