Balada Asinan Buah

Yummy !
Yummy !

# Lobby Lounge Hotel Salak Bogor

“Eka, makanan ini namanya apa?” tanya temanku yang sedang memegang semangkuk buah dingin dengan kuah asam pedas yang segar. Mulut ini sudah terbuka hendak berucap bahwa itu makanan tradisional Bogor yang sangat terkenal. Namun niat itu kubatalkan seketika, bukannya menjawab aku malah balik bertanya.
“Kenapa tanya – tanya?” kataku sinis.

“Isn’t it usual, jike saye bertanya nama makanan ini?” Ucapnya dengan logat Melayu yang kental.

“It’s NOT usual,” geramku sembari mengepal tangan.

“You Malaysian like to steal our culture, you claimed our dances, songs and so many others. No I am not going to let you steal this food too.” Jawabku ketus seraya memanggil beberapa temanku untuk datang mendekat. Dua sahabatku datang, dan segera kuceritakan kejadian barusan. Dan akhirnya kami – tiga WNI yang tersulut emosi – pun mencecar temanku yang memegang passport dari negeri Jiran itu.

“Kenapa kamu claim bahwa Batik dari Malaysia?” tanya seorang kawan laki – laki ku.

“Yeah, kamu juga mau curi Ambalat dari kami?” tanya sobat perempuanku.

“Lalu ulos, kain dari batak, kalian pamerkan di peragaan busana kalian,” tambahku memanaskan suasana yang sudah agak panas. Enak aja, masa ulos pun di klaim Malaysia, gak mungkin lah itu punya mereka. Itu cuma punya rakyat Tapanuli !!

Kulihat ia – temanku WN Malaysia yang sebenarnya juga rekan kerjaku – diam tak berkutik. Ia hanya memilin – milin baju tradisional Malaysia berwarna merah yang ia kenakan.

“Oooo…. hold on. I have no idea what are you guys accusing me off. Apa itu ambalat? Ulos?” tanyanya dengan penuh kerut – kerut di dahi.
“Itu pemerintahnye, I ndak tahu lah. I nak hanya makan ini.” Katanya seraya menyendok asinan yang segar itu ke mulutnya. Seperti tak ada apa – apa. Seolah celoteh kemarahan kami ini hanya joke belaka.

Aku dan kedua temanku manyun. Ah, sia – sia kami bertanya membabi buta padanya. Karena kenyataannya ia tak tahu apa – apa. Beberapa teman dari Malaysia juga tak terlalu paham akan hal ini. Dari hasil ngobrol setelah itu, baru kami tahu bahwa memang pemerintah Malaysia selalu menyaring berita – berita apa saja yang boleh diketahui masyarakatnya. Tidak sebebas di negara tercinta kita Indonesia.

Weleh – weleh, aku tahu pasti, pertanyaan – pertanyaanku salah sasaran. Karena temanku itu memang tidak puny kapasitas apa – apa dalam kasus ini. Tapi tak apalah. Puuuaaaaaas sudah ! paling tidak ada sedikit lega menyuarakan kepedihan langsung ke beberapa teman dari negeri yang katanya serumpun itu. Puas pula bikin ia kaget alang kepalang melihat kegarangan kami. Biar, biar ia bawa berita itu ke negerinya sana :mrgreen: hehehe Peaceeeee !!

[starrating template_id=4]

Iklan

60 respons untuk ‘Balada Asinan Buah

Add yours

      1. ho oh.. keren euy themenya, supported by hush puppies ya? xixixi

        #EKA
        huahhahahaha maunya begitu deh di sponsorin Hush puppies..
        ini sponsorin dari cari tema di google hehehe

  1. huahahahah…dah di belain2 jutek segala macam, malah di tanggpi dingin
    awak tak taulkah kasus itu, awak hanya tau makan saja hi hi hi hi…
    harusnya berita gak usah di saring2, biar masyarakat sana dan sini gak ribut membabi buta. sama sama tau, sama sama bisa memahami 🙂

    #EKA
    kebayang kan BT nya gue Zia..
    hiks.. ternyata gue dikacangin padahal udh menggebu2 gitu menyerang dia
    hehehe 😛

  2. coba tanya ke sekelompok abege yang duduk di meja sebelah Ka… kira-kira mereka ngerti gak dengan ulos, reog, tari piring, ataupun pendet? ah, kurasa mereka lebih kenal breakdance daripada itu semua. lantas, apakah mereka peduli…? aku kok pesimis ya…?

    #EKA
    Haduuuh uda.. jgn terlalu pesimis da..
    aku ABG juga da.. tapi peduli lhoo ehhehe

  3. Lha bangsa kita sendiri aja, kebanyakan…hak tau apa yg ada di negerinya ini, apalagi bangsa lain… Wah, susah juga yach..kalo udah ngomongin masalah yg satu itu. Rasanya ikut2 gemes, marah, sekaligus malu. Kenapa juga…bangsa kita ini jadi sekerdil ini. Jadinya…yach, dibikin bulan2an dech ama bangsa lain. Lha wong kebanyakan, kita ini kurang menghargai punya kita sendiri…
    Eh…tampilannya tambah kerenz nih, mbak….
    Manis banget kelihatannya…. 🙂
    Salam hangat dan damai selalu…

    #EKA
    Suatu masalah yg sangat kompleks.
    Tapi kita gak boleh berdiam diri mas…
    Harus berusaha memagari budaya kita jangan sampai dicuri…

  4. waaaah….

    blognya makin keren ajaaah..

    hahaha…temennya mbak eka yang malang..
    kesian dia ga tau apa2..
    tapi bener lho, akhir2 ini jadi emosi sama pemerintah Malaysia gitu ya.. :mrgreen:

    #EKA
    Kasian gue dunk.. udh ngomeel2 gak jelas ditanggepin dingin
    hadoooh :p
    .-= dela´s last blog ..another update. =-.

  5. Saya geram dengan perilaku Malaysia ini, tapi sedih juga dengan ketidak pedulian bangsa kita sendiri terhadap budaya kita. Tentang perilaku pemerintah Malaysia yang tak tahu malu, saya sudah capek membicarakannya (setahun yang lalu saya pernah ‘bertempur’ habis-habisan di sebuah milis melawan bangsa kita sendiri yang justru membela Malaysia).

    Tapi memberi tahu teman dari Malaysia tentang perilaku pemerintahnya, menurut saya memang harus. Karena betul, berita di negara mereka disensor ketat, sehingga rakyat Malaysia sendiri tidak tahu ‘kejahatan-kejahatan’ yang dilakukan oleh pemerintahnya.

    Sambil geram kepada Malaysia, marilah kita pupuk kecintaan kepada kekayaan budaya dan sumber alam negara kita sendiri.

    #EKA
    Iya bunda..
    mulai ada gerakan untuk mengumpulkan keragaman budaya negeri kita..
    Harus didukung terus 🙂
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Meniko Batik Mas, Mbakyu …. =-.

  6. Sama seperti Indonesia, di Malaysia juga ada masyarakat yang “Baik” dan “buruk”; yang “sabar” dan “emosional”; yang “peduli” dan “acuh”. Jadi jangan pandang sesuatu yang sempit secara luas… Jadinya cuma memperbesar masalah yang sebetulnya tidak luas.

    #EKA
    woiiii Gan…
    pencaplokan budaya ini maslaah yg las dan kompleks bgt lhoooo 🙂

    .-= Gandi Wibowo´s last blog ..Menu apa yang pasti ada tiap ramadhan? =-.

  7. Jadi perlu dikoreksi mbak, sebenernya bukan Malaysia yg mencaplok budaya kita tetapi Pemerintah Malaysia. Kalau ini mah sudah jelas tujuannya adalah semata-mata untuk politik merebut kekuasaan. Eh, bukannya dari dulu dah gitu yah?

    #EKA
    nah itu pinter bisa menjawab pertanyaannya sendiri 🙂

    .-= mawi wijna´s last blog ..Berdampingan, Satu Sama Lain #2 =-.

  8. 😀 hahaha.. ternyata owh ternyata hati mbak bukanya sering berurusan dgn negri sana tar pas kesana di omelin jg yah haha.. tpi triknya yg itu boleh jg pura2 gk tau apa aja hehe.. :mrgreen:
    makin mantap nih tampilanya jdi ingat hadiah waktu di ramingten isi hehe

    #EKA
    makanya ngomelnya agak hati2, takut dibales hehe

    .-= kafein´s last blog ..Ccleaner freeware optimisasi sistem =-.

  9. Emosi bgt kayaknya Mbak Eka neh…
    Sabar mbak… Biar pemerintah yang urus…

    Dan nggak semestinya Mbak Eka minta pertanggungjwaban sama temen yang dari malay itu, secara dia juga gak tahu apa. MIntanya sama pemerintah Malay dong!!

    #EKA
    hehehe belum ketemu sama gov sana siy..
    kalo ketemu hmmm nyali gue ciut gak yah hehehe
    .-= Hajier´s last blog ..Aku Seorang Nelayan =-.

  10. btw, sayah sempet ngakak saat baca pertanyaan mereka tentang apa nama makanan itu. La wong dikau kan cuma ditanya itu namanya apa, kok langsung bete gitu? xixixi

    1. mba ekkk, peace! jangan marah dongs aaaahhh ^^

      #EKA

      HUahahaha gak marah koq Rat..
      aku kan anak manis yang baik hati dan tidak sombong 😀 hihihi
      tadi kelewat balesnya coz inet kacau lelet abeees 😀

      Lu harusnya liat tuh tampang temen gue.. Kaget gitu mukanya.. diserbu 3 orang Indonesia lhooo
      huahahahha
      .-= quinie´s last blog ..masih di rumah =-.

  11. gosip2nya sih begitu, mbak. pemerintahnya menghambat aliran informasi ke masyarakatnya.. disensor2 dulu..

    jadi, yang perlu “diganyang” siapanya nih?

    #EKA
    Menurut lu sebaiknya siapa?
    Yg pasti, selain kita harus lebih aware dengan kebudayaan kita,
    pemerintah seyogyanya mengirimkan pesan, protes, ato apa kek…

    .-= morishige´s last blog ..Jangkrik =-.

  12. Memang harusnya pemerintah Malaysia yg bertanggung jawab soal klaim itu. Kita harus bisa menahan diri dan tetap berhati dingin. Jangan sampai hubungan dengan personal yg kebetulan bertempat tinggal di Malaysia jadi retak hanya gara2 pemerintah negara mereka.

    #EKA
    Temenku itu sempet shock mbak
    soalnya diserbu tiga manusia yg garang2 membela budaya heheheh
    Akuuur mbak… harus bisa membedakan mana yang perlu dimintai tanggung jawab..
    .-= Fanda´s last blog ..Kimi: Kemana Kau Akan Berlabuh? =-.

  13. Wah sama dengan keponakankuyg pulang dari malays. 2 th dia disana kutanya soal manohara dan kasus2 klaim2an begitu, cuma bengong aja dia. Bahkan juragannya aja nggak pernah dengar mbahas begituan, apalagi dia. Gitu katanya. Btw…selamat deh semua_muanya Eka banget rasanya…rameeee.

    #EKA
    Berarti bener tuh, memang informasinya di sana sepertinya sangat selektif sekali.
    Btw rame? Templatenya ?
    hehehehe
    lucu kan doggy nya 😉

  14. Pengalaman kayak kamu pernah kualami waktu aku punya teman dekat dari Malaysia, empat tahun silam.
    Waktu itu lagi seru2nya Ambalat (part 1) dan kutanya dia bilang, “Oh itu sih urusan gov kami”

    Kalau sudah gitu aku jadi bingung, kita ini (WNI) yang keisengan ngurusin urusan yang seharusnya diurusi pemerintah, atau memang pemerintah kita yang kurang becus menjaga ya?

    Entahlah…

    #EKA
    Waaah penutupmu mas…. kritis sekali.
    Iya juga….
    Tapi tadi malem liat wawancara Jero Wacik. sedikit terhibur (sedikit doank lho) pemerintah masih ada yg perduli
    .-= DV´s last blog ..Menjongkoki WC Duduk =-.

  15. AIH…cin….akhirnya ganti theme…mayan cerah sekarang, apalagi ada doggy-nya..lucu.oops…jangan dipentung dulu, gue ga akan OOT di sini. oran indonesia juga ga kalah aneh kok, sebagian besar udah rame2 bersuara mengecam malaysia, eh, tv swastanya malah asik nayangin sinetron berbahasa melayu. lagi2 uang berbicara, nasionalisme…tar dulu yeee….. 👿

    #EKA
    guess money overcome many things ya boow….

    .-= frozzy´s last blog ..PERTARUNGAN =-.

  16. awww….theme baru nya kewreennn!!

    betul itu sist, gak ada satupun yg boleh mengambil identitas dan jati diri bangsa kita tercinta ini!
    pemerintah malay emang kudu diganyang!
    gemes aku!!
    gemes jg sama pemerintah kita yg gak brani bertindak tegas saat harga diri bangsa diinjak injak
    ugh!

    #EKA
    sabaaar.. sabaar..
    wah salah nih tlisan ini memprovokasi rupanya hehehe

    *maaf ya pagi2 misuh2* abis guemesssss…

  17. wan wan wan ….suara gonggongan anjing dalam bahasa Jepang! bukan guk guk! manis ya?

    asinan? hmmm perlu dimasukkan daftar royalti juga ya?
    kalo gitu, sambal terasi, gudeg, nasi timbel semua harus dicatat tuh.
    manisan mangga di filipin banyak tuh, tapi kok ngga pernah kedengeran ramenya ya?

    Aku rasa ini seperti manusia bersaudara aja, ada yang cocok, ada yang akrab, ada yang kelahi terus, tapi…ada juga loh yang bunuh-bunuhan…Hiiiii amit-amit….

    EM

    #EKA
    hihi mbak.. lucu bener ya suaranya wan wan.. hehhe
    iya nih.. ribut terus nihsaudara bersaudara 😉

    .-= Ikkyu_san a.k.a imelda´s last blog ..Badai datang! Pemilu penentuan! =-.

  18. Emosi nih ye! Suamiku jg emosi. Balik aku ledek. Lah ini lu gajian dari tycoon malaysia. Dia jawabnya, “Yah inikan pemerasan secara tidak langsung. Dia bayar gaji ke orang2 Indo.” ngelesdotcom
    Tp emang bikin sumpek tuh dengar berita ttg negara tetangga. Krisis identitas keknya mereka.

    #EKA
    Hmmm… gak PD dengan apa yg dipunya jadi melebarkan sayap, nyolong2 milik orang…
    tapi kita juga niy yg salah… kemana aja selama ini.. koq ya gak aware dengan budaya sendiri
    (sigh) kompleks bgt permasalahannya hehehe

  19. Lah, emang betul itu, kebanyakan mereka juga ngga tau apa apa loh, beneran, jadi… kesimpulanya…. ???? yang sotoy itu….. you know lah, temen temen ku disini juga ngga tau kok, kalo aku tanya, eh kalian punya tarian reog ya…. mereka langsung nanya, he ??? apa itu reog ??

    Wakakakakakaka

    #EKA
    Tapi menurut saya, warga Malaysia perlu tahu juga bahwa governmentnya caplok2 budaya orang sembarangana…
    .-= Raffaell´s last blog ..Facebook 3.0 untuk Iphone =-.

  20. aku kira cerita nikmatnya es buat itu…. :mrgreen:
    udah mesem2 pertama kali liat gambarnya…
    tapi emang bener yach ? orang malaysia sendiri gak tau keadaan bahwa mereka mencuri culture Indonesia ?

    #EKA
    Beberapa kali ngobrol sama org2 Malay yang berbeda2.. mereka sih pada gak ngerti gitu…

    .-= Rian´s last blog ..(Diary Ramadhan) Menahan Angin =-.

  21. Masa’ pemerintahnya? kalo iklan yang ditampilkan, itu kan dari masyarakat malaysianya.. ah, pemerintah dan rakyat malaysia sama aja, suka ngaku2, nyebelin…

    #EKA
    lebih nyebelin lagi, nota protesnya mana yaaa
    koq belum dilayangkan juga ya…

    .-= dinoyudha´s last blog ..Keberkahan Ramadhan =-.

  22. mba ek, kok ditempat akyu, kok aneh tampilannya? smileynya gede2 gituuu… apa ditempat gua ajah ya???

    #EKA
    Hehehe thanks udh dikasih tau ya Rat 😉
    td mlm gue utak atik pluginnya
    jadi kacau hehehe

    .-= quinie´s last blog ..when i was sick =-.

  23. gw pernah diintrogasi polis diraja malaysia waktu nyebrang ke tawau kekekekekek

    tp pernah juga bikin pedagang di malaysia terbirit-birit *puas dot com*

    #EKA
    Cerita dunk Brooooo
    kenapa itu pedagang bisa kabur terbirit2 begitu 😉

    .-= bro neo´s last blog ..Prosa Lirik =-.

  24. Eda, menurutmu kalo pemerintah menyaring berita itu spt pemerintah malaysia ada banyak positifnya gak ya????
    Wah kalo gitu enak aja tuh masyarakat Malaysia gak ngerasa terusik dengan protes kita atas kesalahannya ya, btw kan beritanya mudah2an disampaikan temannya eda itu ya hi..hi…

    #EKA
    hmmm pastinya ada sisi negatif dan positifnya.
    Yaa kayak zaman orba kita dulu aja eda 😉

    .-= anny´s last blog ..Alien Bumi =-.

  25. hebat mbak.. mudah2an orang2 malingsia itu bisa menyadarkan negerinya yang suka ngeklaim itu..

    #EKA
    hhmmmmm.. gak yakin gue Crit…
    Perjuangan kita masih panjaaang bung !

  26. wah kurang ajar banged ka, kalo sampe ulos pun mo diambil.
    darimana pula mereka bisa ada ulos. emosi jdnya…
    dasar tukang curi malaysia itu ya.

    #EKA
    Tapi kalo ulos ngambilnya halus kak Zee…
    Gak langsung di klaim
    mereka peragakan waktu peragaan busana budaya mereka.
    Hadooooh gimana ceritanya ya.. bisa kita sagsang ya 😛
    .-= zee´s last blog ..gempa woi… gempa… =-.

  27. wuahhh… suuukkkkaaa :mrgreen:

    ini baru jagoan!!! 😉
    jangan cuma dibelakang koar-koar (eit… berarti gue dong!)

    adu argumentasi, itu menunjukkan kapasitas seseorang. Dan dari analisa gue (weleh-weleh) kapasitas pemilik CERITAEKA.com ini emang bisa menjadikan bukti bahwa dalam kasus ini, INDONESIA menang… 😛

    #EKA
    Hihihi tapi konfrontasi langsungnya berujung pada manyun 😛
    abiiis jawabnya gitu doank.. urusan government mereka
    sebel deh 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: