“Gak perlu buktiin apa – apa”. Heeem tiba-tiba kalimat itu jadi terdengar menarik. Sadar gak sich kita (baca:saya) terkadang harus membuktikan sesuatu supaya ketika saya lewat, teman saya bisa berkomentar: ”booow lu exist banget dech !” Dengan begitu rasanya sudah membuktikan diri that I belong to that group ! Sepertinya ingin menyampaikan pesan: “Hellooow don’t... Continue Reading →
Di dadaku ada KAMU !
Lenguhan panjang terdengar sebelum Lelaki terjerambab dalam jalinan kasur empuk yang terbuat dari kumpulan bulu angsa yang lembut. Lenguhan puas karena sang jagoan mampu menunaikan tugas dengan baik. Entah apa yang membuat sang lelaki selalu cepat terangsang melihatnya. Apakah gerakan sensualnya tatkala ia melepas pelan helai demi helai bajunya. Ataukah tarian erotisnya tatkala melemparkan renda... Continue Reading →
Denting Indah Dawai Gitarmu
Udara dingin menyeruak ke dalam ruangan tidur kami. Ruang tidur yang berperan ganda sebagai peraduan dan saksi bisu. Ruang ini adalah kawan gelak tawa saat gurau suami terlontar meredakan rajukku. Ruang ini merupakan saksi derai airmata, saat keinginan dan kenyataan tak berjalan seiringan. Ruangan ini jugalah yang meredam lenguh cumbu mesra sepasang anak manusia -... Continue Reading →

