24 Desember 2009

Sebenarnya saya sudah menyiapkan sebuah postingan berkaitan dengan Natal. Namun postingan itu urung saya publish setelah.. setelah saya mendapatkan sesuatu yang menyentuh hati hingga saya tak mampu berkata-kata. Malam itu seperti biasanya saya bersiap berkumpul bersama keluarga besar suami, sibuk merapikan meja makan dengan lilin dan mengatur bunga-bunga penyemarak suasana.

Sesekali saya mengecek ponsel, sekedar iseng melihat pesan yang masuk juga mengecek mungkin di malam Natal ini ada penggemar rahasia mengirimkan SMS yang bikin hati berbunga-bunga (kemplang… udah punya suami juga :mrgreen: ). Melihat notifikasi pesbuk dan saya lihat tag foto dari seorang sahabat yang November lalu berjumpa di Kota gudeg: Uda Vizon. Beliau memberikan ucapan Selamat Natal dengan online card berwarna putih berhiaskan pita merah dan kijang emas. Ucapan tersebut begitu mengena di hati. Membuat saya sempat diam sesaat sebelum mampu menuliskan komentar.Mungkin bagi orang lain ucapan itu biasa saja.. Banyak yang mendapatkan ucapan dari kerabat, dan sahabat, bukan? Namun tidak bagi saya.

Saya besar dengan lingkungan yang menganggap mengucapkan Selamat Hari Natal adalah haram hukumnya. Jadi, sudah biasa jikalau Natal tiba saya tidak mendapatkan ucapan dari kawan-kawan berbeda iman. Bahkan sahabat dekat saya  dari zaman kuliah dulu yang berjumlah lima orang itu saja tak pernah memberikan ucapan selamat! Namun saya tidak mengeluh, karena saya mengerti pilihan kepercayaan mereka (walaupun tiap Lebaran  tak alpa saya memberikan ucapan selamat). Kamis lalu, 24 Desember 2009 pukul 20.04 saya tersentuh dengan ucapan tulus Uda Vizon yang baru saja saya kenal, yang ketemu aja baru satu kali!  Entahlah, ada rasa adem luar biasa. Toleransi juga kerukunan beragama seperti ini indah sekali rasanya. Setelah itu bertubi-tubi sahabat-sahabat lain iman (yang saking banyaknya jadi susah kalau disebutkan disini) juga memberikan ucapan selamat di FB, SMS, eh (akhirnya) ada yang nganterin kue tart :p hehehe. Terima kasih sahabat telah memberikan saya warna baru di Natal tahun ini.

My pets in Pet Society 🙂

Merry Christmas dear Fellas, wish you nothing but joy, love and blessing.

Adrian – Eka – Skunyos & Skunyoz

Iklan

47 respons untuk ‘24 Desember 2009

Add yours

  1. dulu…waktu saya masih di Indonesia, saya justru tidak pernah merasakan “keharaman” kaum muslimin mengucapkan selamat Natal kepada kaum kristen. Tapi saya baru merasakannya setelah sekitar 7-10 tahun di sini. Memang benar tidak ada yang memberikan selamat. Dan saya shock dan berpikir, ah untunglah saya tinggal di LN.
    Padahal saya masih ingat waktu saya menjadi MC di suatu perayaan Natal, membacakan berita bahwa Gus Dur mengikuti misa/kebaktian bersama. Aduh alangkah sejuknya berita itu.

    Tapi sejak ada kejadian kecil, yaitu seseorang Indonesia menolak menjabat tangan saya di Jepang, saya mulai berhati-hati… tidak memberikan tangan terlebih dahulu kepada orang Indonesia. Sedih rasanya.

    Tapi sejak saya bertemu Uda Vizon, saya merasa senang mempunyai teman yang begitu pengertian, bahkan secara ilmu, saya banyak berdiskusi mengenai agama dengannya.

    Terima kasih untuk smsnya juga Ka, dan kata-katamu itu sangat menguatkan aku.

    EM
    .-= ikkyu_san´s last blog ..Pilih Kenangan daripada Barang =-.

  2. merry christmas, jeng. selamat taun baru, wish you a wonderful year ahead 🙂

    #EKA#
    simbooook 🙂
    peluk2
    thank u mbok 😉 ucapannya di FB kemarin juga 😉 thank u so much 🙂

  3. saya dibesarkan dengan keyakinan mengucapkan selamat natal itu haram hukumnya karena mungkin tidak sesuai dengan keyakinan saya, sedangkan mengucapkan selamat natal berarti mengamini keyakinan itu.
    bagaimana jika saya ganti dengan happy holiday??

    and happy new year of course!!
    mudah2an tahun 2010 bisa jadi tahun yang lebih baik untuk kita semua.. 🙂

    #EKA#
    Dela… saya mengerti banget koq soal keyakinan tersebut 🙂
    di tulisan ini saya cuma ingin memberitahukan betapa bahagianya saya
    ada sobat yang bertoleransi mengucapkannya 🙂 kaget rasanya hehehe

    eeeh Della.. happy holidays yah! 🙂
    .-= dela´s last blog ..looking back, and found so much love =-.

  4. Eka…..dari dulu keluarga saya mengajarkan untuk saling menghormati kepercayaan orang lain.
    Jadi hal biasa saling mengucapkan selamat Idul Fitri, maupun Selamat Natal pada teman yang merayakannya.

    Memang kemarin, karena kesibukan, saya lupa siapa aja yang saya beri ucapan….mudah2an Eka termasuk yang saya beri selamat.

    #EKA#
    Terima kasih bunda, kmrn bunda mengirimkan pesan ucapannya. Maturnuwun atas perhatian juga toleransinya 🙂

    .-= edratna´s last blog ..Bulan renungan? =-.

  5. Karena ucapan selamat Natal biasanya disatukan dengan ucapan Selamat tahun Baru, maka tidaklah terlambat jika pada kesempatan ini saya juga mengucapkan Selamat Natal dengan iringan doa kita semua diberi kesehatan,kesejahteraan dan kebahagiaan lahir dan batin. Amin
    Salam hangat dari kota Pahlawan-Surabaya

    #EKA#
    Thank u ya pakde 🙂
    Mengucapkan tahun baru semoga di tahun yad diberikan kelimpahan berkat senantiasa 🙂

  6. gue jg ada temen2 yg ga ngucapin selamat natal. mereka bilangnya “selamat ya” atau “selamat hari raya”. tapi gue sih ga masalah, itu udh itikad baik dari mereka kok..

    merry christmas ya! 😎

    #EKA#
    Gue siy gak ada masalah boow temen2 gak ngucapin selamat.. tapi ketika ada yang mengucapkan.. heeemmm somehow it’s a luxurious thing for me 🙂

  7. Aih… ternyata aku diomongin tho di sini? pantes dari tadi kok mata ini kedip-kedip sendiri, hahaha… 😀

    Eka, kekhawatiran banyak ulama Islam dalam mengucapkan Selamat Natal itu adalah rusaknya keimanan seorang muslim. Dengan mengucapkan selamat natal, secara tidak langsung sudah bermakna meyakini kebenaran Yesus sebagai Tuhan. Dan ini, adalah hal yang prinsipil sifatnya.

    Aku tidak setuju dengan kekhawatiran itu. Keyakinan itu harus muncul dari hati untuk kemudian mengekspresikannya dalam lisan. Aku sangat yakin Tuhan Maha Tahu apa yang ada dalam hati kita. Ucapan selamat Natal kuniatkan untuk membahagiakan sahabatku, bukan untuk yang lainnya. Sedikitpun tidak bergoyah keimananku dengan ucapan itu.

    Bagiku, saat ini sudah tidak waktunya lagi memperdebatkan agama. Urusan penyebaran agama itu sudah selesai pada masa kenabian. Sekarang saatnya bagi kita untuk menjalankan keyakinan kita masing-masing sambil tetap menjaga silaturrahmi dengan sesama manusia. Agama diturunkan untuk memberi kedamaian bagi manusia, bukan jusru menjadi biang pertengkaran. Aku sedih melihat agama dipolitisir demi kepentingan duniawi sekelompok manusia.

    Jujur Ka, begitu kartu itu aku kirimkan buat kalian, ada hawa damai di hatiku. Itu pertanda bagiku bahwa Allah meridhai sikapku. Karena, bagiku nurani adalah bisikan paling jujur pada diri kita…

    Terima kasih Ka atas persahabatan kita, tanpa sekat apapun… 😀

    #EKA
    Maturnuwun ya uda.. persahabatan yang uda dan uni tawarkan indah sekali!
    Tuhan berkati uda sekleuarga berlimpah senantiasa


  8. Skunyoz itu yg mana..?
    Btw thanks kadonya..
    ..
    Kmaren ngucapinnya cuman lewat Fb, pengennya nelfon..
    Tp nggak punya nomernya sih..
    :-S
    ..

    #EKA
    hagy namanya ku ganti jd Skunyoz :p hehhee

  9. Eka …
    Janganlah mengurangi kebahagian Kamu dan sekeluarga dengan hal seperti itu …

    Saya tau …
    Pada hari Natal banyak saudara, teman, handai taulan di nyata dan di maya … yang sedang berbahagia …
    Dan siapakah yang tidak ikut senang melihat teman, sahabat dan handai taulan yang berbahagia …
    Saya ikut bahagia jika melihat mereka, juga Eka bahagia …

    So Berbahagialah Eka …
    Jangan Sedih ya …

    Salam saya

    #EKA
    Ooom, saya gak sedih koq 😉
    tulisan ini sekedar menunjukkan betapa berartinya ucapan tersebut ketika dtg dari sahabat berlainan iman 🙂
    tapi tanpa ucapan rekan2 pun, tidak mengurangi rasa syukur saya 🙂
    thank u perhatiannya ya Oom 🙂
    .-= nh18´s last blog ..KALEIDOSBLOG 2009 (#2) =-.

  10. Syukurlah sudah dijelaskan oleh Uda Vizon, yang lebih luas ilmu agamanya. Saya ikut di belakang Uda saja (jangan k***ut ya Da … 😀 )

    Kemarin saya mengirimkan beberapa sms kepada teman-teman yang merayakan Natal. Beberapa memang terlewat, karena kebetulan pas sibuk banget dan nomor hapenya terselip … 😦

    #EKA
    Tapi SMS bunda nyampe lhooo 🙂
    thank u ya bun…
    .-= Tuti Nonka´s last blog ..Proklamasi Sepasang Blogger =-.

  11. mmm,,buat saya yang penting toleransi nya mbak,,
    kan untukmu agamamu, untukku agamaku,,
    hehehe
    biar telat, merrY xmas mbak,,happi nu year. wish your best year yet, And what you want, you get.

    #EKA
    Waduuuh Risda kemana ajah?
    Thank u yah ucapannya 🙂
    wish u all the best tooo

  12. Eka…maaf Bunda terlambat memberi ucapan.
    Bunda setuju apa yang disampaikan Uda Vizon…
    Selamat Natal dan tahun baru…

    #EKA
    Ah bunda mungkin sedang sibuk 🙂
    saya percaya hati bunda begitu penuh dengan toleransi beragama.
    terima kasih ucapannya ya bunda 🙂
    .-= dyah suminar´s last blog ..Hari Perempuan =-.

  13. walaupun gw telat, gw mau ngucapin Selamat Natal dan Tahun Baru. Semoga segala sesuatunya bisa menjadi lebih baik dan jauh lebih baik lagi amieeenn…

    btw, mau dunk kue tartnya he he he

    #EKA
    Thank ua Zi… Tart? eh yg ultah sapa yaaaa? 😛 bukannya elu yaaa hehehe
    .-= zulhaq´s last blog ..31-Nya Orang Sinting =-.

  14. Met Natal, Eka! Makasih smsnya..
    Btw, kalau nanti di akhirat Uda Vizon diharamkan gara2 mengucapkan salam natal ke kita, saya akan berdiri memprotes keputusan itu….:))

    #EKA
    Meluuuuuuuuuuu

  15. Met natal dan tahun baru Ka, Tuhan memberkati. Semoga tahun ini makin banyak berkat Tuhan buat Eka n Keluarga.
    Sedih juga ya, kalo temen deket aja ga ngucapin selamat hanya karena berbeda…

    #EKA
    ma kasih ya non 🙂
    gue udh kebal hehehe tapi suatu kemewahan buat gue ketika temen2 baru yang gue kenal ternyata begitu baik bertoleransi 🙂

  16. huaaaa…tengsin abis baru kunjung lagih 😳

    buat saya pribadi setiap tahunnya selalu saling memberi selamat Mba mau yg Kristiani, ato pun budha *mayoritas temen nongkrong saya chinese*

    so sorry telat Mba tapi tetep ko Marry xmast n hepi nyu yer 😳

    #EKA#
    thank u Hariez 😉 waah temen2 kamu beraneka yah 🙂 hehehe
    .-= Hariez´s last blog ..Lelah Hati =-.

  17. Saya juga tidak termasuk yang mengharamkan ucapan Selamat Natal. Meski telat, saya ucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru. Damai di langit, damai di bumi, dan damai di hati.

    Ngemeng2, masih sempet aja ngarepin penggemar rahasia dalam pertemuan keluarga. Hiks.

    #EKA#
    hahahha it was juz a joke koq 😉
    Terima kasih ya ucapannya mas 🙂

  18. aih…indahnya bila kita saling mengasihi…
    teman2 berbeda keyakinan yang tidak mau mengucapkan selamat natal biasanya tetap sms/telpon sy dan mengucapkan: Selamat Berhari Raya atau Selamat berkumpul bersama Keluarga… 🙂

    btw: Met Natal & Tahun Baru ya mb… 🙂 –telat banget ya—

    #EKA#
    Wah beruntungnya kamu tik 🙂
    eh kamu kan udh ngucapin lwt YM, lupa ya? hehehe

  19. Ekaaaa…. selamat Natal ya. Udah telat banget nih. Tapi nggak apa2 lah. Moga2 kue2 Natalnya masih ada sisanya… hehehe. Ucapan dari Uda Vizon jg membuatku terdiam. Foto yg jadi ucapan Natalnya manis, sederhana, elegan.

    #EKA#
    aiiih ada yg baru pulang mudik 😉
    Met Natak and Tahun baru ya mbak 🙂

    .-= krismariana´s last blog ..Pulang =-.

  20. Ingin bisa sesuatunya tanpa terlewat waktu.. Namun keadaan telah berkata lain.. Biar pun paling lambat, kuingin tetap berucap.. Semoga Damai Natal dan Harapan di Tahun Baru ini, memberi kebahagiaan tersendiri bagi mbak Eka dan Keluarga serta orang-orang tercinta..
    Salam Damai.. Salam Sejahtera selalu..

    #EKA#
    Terima kasih ya mas 🙂 mendoakan yang terbaik untuk mas Ar dan keluarga juga 🙂

  21. Bos nya kantor istri saya terang-terangan bilang: “Saya tidak akan mengucapkan Selamat Natal kepada karyawan kantor ini. Saya juga tidak akan hadir pada perayaan Natal kantor ini”.

    Bos saya, pagi-pagi 25 Des udah kirim sms selamat merayakan Natal. Beliau juga hadir pada perayaan Natal kantor kami, dan ikut menyalakan lilin sebelum nyanyian Malam Kududs. (Bos saya itu non-Kristen).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: