Setelah Pesta Itu Usai…

Setelah pesta itu usai, dengan senyum di wajah, kita bergandeng tangan menuju hotel seputaran segitiga emas. Aku ingat, kamu begitu bahagia, begitu sumringah, begitu penuh dengan gairah walau gurat kelelahan nampak jelas di wajahmu. Hei, siapa juga yang tidak lelah setelah menyalami lebih dari 1000 orang dalam waktu beberapa jam saja?

Setelah pesta itu usai, ada begitu banyak tawa yang kita bagi, begitu banyak celoteh juga senda gurau yang membumbui. Aku ingat, senyum lebarmu menahan geli tiap kali aku gelitiki perutmu yang mulai tambun itu. Dan kamu akan berteriak bahwa aku curang karena menyerangmu disaat lengah, disaat kamu serius bercerita. Hei, dengan lengan kokohmu itu mana bisa aku menang melawanmu kecuali aku curang :mrgreen:. Lagian, hidup sudah serius, jangan lagi dibuat suram dengan kisah-kisah serius ya bang :D.
Setelah pesta itu usai, engkau berkeras untuk tinggal sendiri. Terpisah dari orang tua kita. Aku ingat, katamu kita harus mandiri, harus bisa menghadapi masalah kita sendiri dan terlepas dari payung orang tua seberapapun nyamannya itu.

Setelah pesta itu usai, aku kagumi keputusan nekatmu itu.

pic source is here

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Galeri | Pos ini dipublikasikan di LOVE dan tag , , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke Setelah Pesta Itu Usai…

  1. jelas.. tinggal sendiri itu lebih enak, karena selain belajar mandiri, juga buat kehidupan setelah nikah lebih berasa. 🙂

  2. niee berkata:

    Setelah pesta itu usai banyak pekerjaan yg menanti. walau terdengar menyenangkan karena aki tak lagi mengerjakannya sendiri.. melainkan telah berdua 🙂

  3. hasian cinduth berkata:

    apa nama hotelnya kak? :))

  4. Riris E berkata:

    idealnya begitu, Cinta. Agar kita bisa segera dewasa.

  5. Wempi berkata:

    cerita masih diteruskan…

  6. vizon berkata:

    Apa bagusnya hidup di bawah ketiak orangtua..?? Seindah apapun istana yg mereka bangun, tidaklah kan memberi pengalaman berumahtangga yg luar biasa bagi sang anak…

  7. andinoeg berkata:

    cerita baru nikah ya???

  8. Zippy berkata:

    Ahiii…jadi pengen cepet2 nikah mbak 😀
    Ntar kalo nikah bakal ngundang 10 orang aja ah, males banyak2 😆
    Langgeng sampai kakek nenek ya mbak Eka, gak berhenti sampai 3th ini aja, amin 🙂

  9. suryaden berkata:

    setelah pesta, pesta lagi 😀

  10. arman berkata:

    kalo berani menikah, membina rumah tangga, ya harus berani tinggal sendiri dong ya.. masa masih ngumpet di belakang ortu… 😀

  11. DV berkata:

    Aku slalu iri dengan kalian yang sudah berhasil hidup sendiri.. aku juga pengen seperti itu…

  12. susisetya berkata:

    pasangan suami istri itu memang akan lebih baik hidup terpisah dari orang tua, rasanya akan jauh lebih nikmat meskipun kita harus hidup susah… 🙂

  13. Lidya berkata:

    aku dan suami dari awal sudah buat keputusan untuk hidup mandiri

  14. Restu berkata:

    Sama seperti Mbak Eka, Gandi & saya juga memutuskan untuk tinggal sendiri setelah menikah. Malah jadi tinggal di kota baru yang bukan tempat kami berasal.

    Btw, sukaaaa deh liat fotonya <3<3
    *baru maen lagi kesini

  15. iPul dg.Gassing berkata:

    aihhh….singkat, padat dan romantis..:-)
    selepas menikah, pilihan paling tepat memang adalah memisahkan diri..
    jadi lebih mandiri, susah senangnya bisa kita rasakan dengan lebih dalam

  16. kinoyina berkata:

    bener banget kak!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s