Mulai Dari Diri Sendiri


Mata ini nanar menatap langit-langit putih diatas kepala. Entahlah, saya tak ingat mengapa bisa ada disini. Saya coba menggerakkan tangan, tapi.. Ouuch.. perih sekali rasanya! Sakit menggigiti sekujur tubuh. Saya meringis, tepat ketika bapak datang tergopoh ke ruangan. “Kamu sudah sadar rupanya?” kata bapak berulang-ulang. Matanya berkaca-kaca. Saya tidak mengerti. Saya perhatikan sekeliling, ruangan ini... Continue Reading →

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: