Sehari di Cimory, Selamanya kenyang di Chocomory

Kamu udah tau Cimory? Itu sih pasti udah banyak yang tau ya tapi Chocomory? Apaan tuh? Apakah coklat susu? Apakah coklat dari pegunungan atau coklat dan yogurt dijadiin satu atau bagaimana? Tenang, semua itu akan terjawab setelah menyimak cerita jalan-jalan saya sama 8 blogger perempuan lainnya yang heboh banget ke Cimory.

***

Hangat matahari Puncak menyapa lembut pipi saya bersamaan dengan semilir angin yang memainkan anak rambut di dahi. Saya merapikan rambut kemudian mengambil ponsel dan mengabadikan suasana Cimory Mountain View yang istimewa dengan pemandangan pegunungan hijau yang sungguh memanjakan mata.

“Mau foto di mana?” Tanya Tenit yang melihat saya masih sibuk mencoba mencari sudut foto yang terbaik.

“Belum tau, Teh.” Jawab saya singkat kemudian larut kembali dalam kesibukan sendiri. Beneran deh, sulit menentukan sudut foto yang mau dipakai karena memang semuanya terasa indah di restoran yang sudah berdiri dari tahun 2004 lalu ini. Cemara-cemara hijau menjulang tinggi cantik dengan latar awan putih berarak di langit biru, terasa dramatis dengan makanan-makanan enak yang wanginya aja sudah bikin perut keroncongan! Di sini tuh, mata senang, perut kenyang! Wajar banget kalo restoran ini sangat populer di kalangan penduduk Jabodetabek yang sering refreshing ke Puncak.

Cimory Mountain View

Anw ini menu yang saya pesan di Cimory Mountain View. Juara enaknya!

Makan puas dengan view kece
Enak semua! Lupakan dietnya dulu ya.

Kenyang di Cimory Mountain View, kami menuju Cimory Riverside yang lokasinya sedikit ada di bawah. Terakhir saya mampir ke tempat ini, pemandangan restonya mentok di sungai saja tapi sekarang Cimory Riverside sudah berkembang pesat, bukan sekedar resto aja tapi sekaligus tempat wisata edukasi buat keluarga dengan berbagai macam wahana. Bisa ngapain aja di sini? Cuss intip!

Patting Animal di Cimory Forest Walk

Gemericik air sungai langsung menyapa saat saya berjalan ke arah belakang resto. Saya menemukan sungai besar yang bersih dengan jalan setapak yang ternyata menuju ke jembatan besar. Jembatan besar berwarna hitam tersebut mengarah ke area rimbun di seberang sungai di mana banyak binatang dan wisata edukasi berada. Wah, nggak sabar pengen tahu ada apa di sana!

Cimory Riverside yang famous dengan forest walk-nya. Jalan-jalan ke sini seger banget rasanya. Sumpek ilang.

Ada beberapa jenis binatang yang tinggal di sini, mulai dari Walabi, Merak, Angsa bahkan sapi! Saya pikir Cimory Forest Walk ini tempat yang menyenangkan buat keluarga dengan balita karena anak-anak bisa belajar banyak hal. Mulai dari memberi makan sapi, belajar memerah susu hingga sekedar jalan-jalan guna membentuk motorik kasarnya. Tahu sendiri kan gimana anak-anak itu? Energinya besar dan punya kebutuhan bergerak yang tinggi. Kalau nggak disalurkan bisa bahaya, uring-uringan atau jadinya malah malas gerak, Nah, area hijau yang luas seperti ini menurut saya pas banget!

Baca Juga:

  1. Rekomendasi Hotel di Puncak

  2. Tips Naik Pesawat Pertama Kali Membawa Bayi

  3. Serunya ke Amrik di Musim Gugur

Monster Aquarium di Cimory Riverside

Pengunjung bisa melihat beberapa jenis ikan dan juga merasakan sendiri bagaimana menyentuh bintang laut juga ikan yang lainnya di Monster Aquarim.

Narsis di Museum Lulu

Hasrat berfoto bisa dipuaskan di Museum Lulu (Lukisan Lucu) karena ini adalah museum buat para pecinta foto-foto cantik yang lucu-lucu. Ada 50 lukisan 3D yang keren-keren punya. Buat masuk ke sini, silakan rogoh kocek Rp. 30.000,- untuk hari biasa dan Rp 40.000,- untuk akhir pekan.

Please, jangan muntah lihat foto-foto kami ya! Hahaha.

Puas berhaha-hihi di Cimory Riverside, kami menuju ke Bavarian Haus untuk makan siang. Lokasinya asyik banget lho, nggak jauh dari Gadok. Anw, jujur, saya baru tahu kalau ini masuk ke dalam grup-nya cimory. Walau pun dari Jerman tapi sosisnya No Pork at all. Aman ya!

Sosis Jerman yang gurih dan lezat. Wajib coba!

Wajib cobain sosis rasa rendangnya. Otentik kayak rendang plus beneran lengkap sama rasa pedesnya. Suka banget yang ini.

Trus buat dessert, wajib cobain Apel Struddelnya. Kress, renyah gitu pas dipotong lalu layer demi layernya tuh ya nikmat banget di mulut. Satu yang saya sukai adalah rasanya nggak terlalu manis. Yihaaa! Cheating day saya nggak cheating-cheating amat. Hahaha.

Bavarian Haus juga kece buat foto-foto.

Hati senang, perut kenyang. Trus, What’s Next? Ya beli oleh-oleh dong! Nah, pertanyaan berikutnya, kalo abis jalan-jalan pada beli oleh-oleh nggak? Jujur, saya suka sebel sama orang-orang yang suka minta oleh-oleh tapiiiiii bukan berarti saya nggak beli oleh-oleh lho. Tiap jalan-jalan malah sengaja bawa tas ekstra buat nampung belanjaan oleh-oleh. Hahaha. Motto saya, oleh-oleh paling enak sedunia itu adalah oleh-oleh yang dibeliin dengan inisiatif sendiri (bukan hasil diminta paksa) hehehe.

Cicipin Sapi di-Roll di Chocomory: Toko Oleh-oleh Wajib buat Kamu yang berwisata ke Puncak dan Bogor

Apa? Sapi di-roll?! Maksudnya gimana? So, menutup perjalanan, kami mampir ke Chocomory. Ini adalah toko oleh-oleh yang hits banget sama Moo Moo Roll dan makanan lucu-enak lainnya. Susu, yogurt, pie kering sampai coklat semuanya ada. Di setiap gerai Cimory yang tadi kami singgahi (Cimory Mountain View, Cimory Riverside dan Bavarian Haus) selalu ada toko oleh-oleh Chocomory. Jadi abis jalan-jalan bisa beli oleh-oleh atau upeti buat orang rumah dan tetangga.

Chocomory Bogor

Dan tanggal 2 Desember nanti, Chocomory akan buka di Jalan Padjajaran Bogor lho. Enaknya jadi blogger, bisa mampir bahkan sebelum tokonya buka untuk umum. Hihihi. Ini penampakan tokonya. Btw lagi ada promo Buy1 Get1 Free Moo Moo Roll dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Intipin aja IG nya di @chocomory ya.

Pulang piknik bawa banyak oleh-oleh. Ini semua bisa dibeli di Chocomory ya. Lengkap kan cemilannya.

Review Mini Gimana Rasanya Moo Moo Roll

Ada 4 varian rasa Moo Moo Roll: Original, Coklat, Strawberry Yogurt dan Blueberry Yogurt. Seteah nycipin dan abis banyak, buat saya Moo Moo Roll bakal jadi item oleh-oleh wajib kalo dari Puncak atau Bogor. Rasanya nggak terlalu manis namun krimnya segar sementara rotinya lembut. Tidak seperti kebanyakan roll cake yang terkadang susunya kebanyakan, menurut saya Moo Moo Roll ini pas banget adonannya. Makanya pas dipotong, roll-nya nggak cepet pecah tapi tetap lembut di lidah. Filling-nya juga nggak pelit. Bukan sekedar pelapis bagian dalam cake-nya tapi sampe melimpah-limpah keluar. Anak saya, Basti, kalo makan ini mulutnya sampe belepotan krim fillingnya! Hahaha.

Moo Moo Roll dari Chocomory. Cocok buat oleh-oleh dari Puncak dan Bogor.

Moo Moo Roll, enak dijadiin oleh-oleh dan dimakan sama teh hangat di teras depan rumah. Beuh sedap!

 

Selamat Hari Senin, Moms. Sudah cobain Moo Moo Roll? Kapan mau ke Puncak?

Iklan

8 respons untuk ‘Sehari di Cimory, Selamanya kenyang di Chocomory

Add yours

  1. Masih inget banget ini gedung lamanya waktu itu cuma seuprit, gak nyangka kalau jadinya bakal sekeren ini… eh tp dulu masih asri banget, lapangannya luas dengan rumput hijau dan di belakangnya sungai yg sekarang jadi riverside Cimory. Lupa di mana ya foto-fotonya, klo dipajang di blog mungkin jadi ngingetin zaman Cimory masa lalu.

  2. bener banget, hati senang, perut kenyang hehehe. Btw Moo Moo Roll ternyata jadi favorit di rumah, terutama yang isi yoghurt, tandas dalam sehari. Kek-nyaharus balik tanggal 2 Des 2018 ke Chocomory yang di Pajajaran 18, mumpung ada promo beli satu dapat satu pas grand opening nanti. Yipppeeee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: