Tawa dalam Sepotong Pizza

Hari Minggu, hari keluarga, hari dimana biasanya saya dan suami mampir ke rumah orang tua saya sekedar duduk bercengkerama sambil ngobrol ke sana ke mari. Tapi malam ini ada yang beda ketika kami mampir ke rumah ortu, pintu tertutup rapat walau suara televisi sayup-sayup terdengar. Ketika kami masuk ke dalam rumah pun tidak ada suara hangat mama yang biasanya ramah menyambut. Hmmm, ini aneh! Saya berjalan menuju ruang tengah. Di sana,  di sofa hangat berwarna krem muda dengan motif kotak-kotak kecil itu duduk mama, bapak  beserta adik bungsu saya, khusuk menatap tivi flat yang tergantung di tembok. Oalaaah semuanya sibuk menonton siaran bola! Huh, kirain ada apa ternyata si kulit bundar hitam putih itu tengah memainkan sihirnya.
So, mom, dad, hubby and little brother semua meriung di ruang tengah. But wait, rasanya ada yang kurang! Iya, kurang cemilannya haha :mrgreen: Cepat tangan saya menelpon 500600 dan memesan Cheesy Galore, Super Supreme Pizza, Cappuchino Jelly dan Blackcurrant Drink. Suara renyah di seberang sana bilang 30 menit dijamin tiba  atau saya bakalan dapat gratis 1 kupon Original Pizza. Wuiiih, janjimu itu saya catat ya mbak PHD 😉 Buat yang belum tau, 500 600 adalah layanan pesan antar Pizza Hut Delivery atau PHD khusus Jabodetabek. Jadi di saat kelaparan dan butuh pertolongan pertama ketika perut keroncongan, langsung telpon saja. Buka sampai jam 12 malam! Bahkan sekarang ini bisa pesan online segala. Buat yang pesan online, lagi ada promo tuh, order online minimum 100rb diskon 20%, khusus menu ala carte. Kapan-kapan saya mesti nyobain ah. Ohya biar update terus promo-promo lainnya bisa follow akun twitter juga di @PHD_500600.
So many laughters come with these! ^_^
Gak nyampe 30 menit, tepatnya sekitar 20 menit pesanan saya datang. Bayar di tempat dan langsung deh bawa masuk kedalam. Pizza-nya hangat, wanginya menggoda! Bahkan semua kepala yang tadinya menatap layar kaca berbalik hanya untuk menyambut si pizza. Hahaha. Lucu sekali, tiba-tiba pertandingan bola tadi tidak lagi menjadi penting. Adik bungsu saya berusaha mencari potongan pizza yang paling besar sambil berceloteh tentang universitas mana yang akan ia pilih di tahun depan. Sementara mama mengamati pizza mana yang dagingnya paling banyak seraya berkeluh kesah tentang penelitiannya yang tak kunjung selesai. Dan diantara perburuan pizza-pizza tersebut bapak bercerita tentang olah raganya sore tadi yang menguras tenaga karena bermain volly hingga 7 set.  Suami saya, sang pendengar setia terkadang berusaha menimpali semua kata yang terlempar bersamaan dengan lezat pizza yang digigit. Saya disana, mendengarkan semuanya bicara diselingi derai tawa atau bahkan olok-olok mengejek satu sama lain. Hubby yang makin hitamlah, Bapak yang gak kurus-kuruslah atau adik bungsu yang selalu di panggil botak padahal rambutnya lebat sekali :mrgreen:. Somehow I just feel happy for being there! Ah, ada banyak tawa dan cerita terkuar dalam sepotong pizza 😉 Bahagia itu sungguh sederhana.

When you look at your life, the greatest happinesses are family happinesses.  ~Joyce Brothers~

Buat yang udah gak tinggal bareng ortu lagi, kapan terakhir kali nelpon nyokap atau bokap? Jangan sampai kita sibuk dengan semua alat komunikasi kita tapi kadang lupa untuk berkomunikasi dengan orang tua atau pesan pizza. Eh? :mrgreen:
Love pic is borrowed from here
Iklan

32 respons untuk ‘Tawa dalam Sepotong Pizza

Add yours

  1. #bahagiaitusederhana sesederhana TV flat, Sofa Krem dengan motif kotak-kotak, dan suara renyah dari balik jurang 500600.

    Dan segelas kopi serta Saya yang menatap tulisan Kaka lewat layar monitor.

    #kunjunganperdana

  2. Huihihi THR dibawa-bawa terooos 😀
    Banyak lha yang makan aja satu keluarga isi 5 orang, itu malah kurang taauuuu

    Hmm kamu colek aja akun twitternya si PHD tuh nanyaon soal situsnya itu..

  3. tergoda akibat pizza ya kak :). jadi ingat tadi sore anak pertama saya minta pizza di mall dan saya belikan 1slise, eh adiknya dgn pede bilang enaaak hihihi ternyata dia mau juga

  4. Ahh…jadi pgn pizza mba, sepertinya bakalan jd menu untuk makan malan nanti hihihihi….
    Menelepon keluarga? semalam sudah menelpon Mamah, berbincang2 (tepatnya mendengarkan beliau bicara) kurang lebih 30 menit lamanya 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: