Tidak Pasti

Baru beberapa saat lalu saya membuka-buka album foto di buku muka Ekawati Sudjono dan rasanya bahagia sekali melihat senyum lebarnya mengenakan kimono yang manis. Baru beberapa saat lalu, saya membaca status dari mbak Sari –teman kuliah saya-, ia ada di airport Hiroshima. Baru beberapa saat lalu, mbak EM menyapa selamat pagi di kicau lini masa. Namun beberapa saat kemudian…  Jepang gempa! Kaget. Mata saya panas. Saya teringat teman-teman yang ada di sana, berusaha mencari kabar melalui akun-akun social media mereka. Puji syukur mereka selamat. Ekawati mengungsi, mbak  Sari tidak terkena dampaknya, mbak EM dan seluruh keluarganya selamat. Membaca kabar bahwa mereka baik-baik saja, membuat saya dapat bernafas lega. Saya memang cerewet, saya memang banyak omong, tapi ketika ada bencana, ketika mereka butuh dikuatkan, butuh mendapat kata-kata penghiburan, semua kata-kata seolah lenyap. Entah kenapa. Dan saya pun sempat merutuki diri sendiri.
Beberapa saat lalu begini, beberapa saat lalu begitu.. Segala sesuatu serba tak pasti, sebentar kita tertawa, sebentar kita tersedu. Semuanya adalah misteri dan kita menjalani hari demi hari yang diamanahkan Tuhan kepada kita. Terkadang saya berpikir, hidup manusia itu bagai sebatang rumput. Pagi segar, namun sore dapat segera layu oleh terik matahari atau tercabut limpahan air. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Kita hanya dapat merencanakan segala sesuatu, tapi tetap Tuhan yang menentukan semuanya. Tapi pasti ada hikmah di setiap hal yang terjadi.
Gambar dipinjam dari sini
Mbak Em dan Ekawati, baik-baik disana yah. Take care. Saya gak mampu membayangkan ancaman berbagai macam bahaya. Mulai dari reaktor nuklir hingga gunung meletus. Listrik mati, transportasi tidak ada, serta dinginnya malam. Bahkan Riku dan Kai pun sempat tidur dibawah meja.  Walaupun kalau baca blog mbak EM, Riku – anaknya- sempat nyeletuk keadaan biasa saja, seperti tidak ada gempa… Tapi kalau lihat di TV sepertinya mengerikan sekali.  To be honest, I am not really good at words at this moment 😐 but my prayer is God will protect you there.
Let’s we pray for Japan.
Iklan

40 respons untuk ‘Tidak Pasti

Add yours

  1. waktu memeluk anak-anak di bawah meja, aku hanya berpikir. Kalau memang harus mati sekarang, ya memang harus. Sudah merupakan rencana Tuhan. Bisa pasrah.
    langsung nyalakan TV dan melihat tsunami yang terjadi…. semakin yakin bahwa manusia amat kecil, dan jika berada di sana, sudah pasti mati. 🙂

    Aku amat beruntung dan terlindungi, apalagi membaca doa dan kata-kata hangat dari teman-teman di FB aku merasa lebih beruntung lagi. sungguh mendukung kami. Kita tidak pernah tahu seberapa besar kekuatan doa jika belum mengalami hal-hal semacam ini. Serahkan seluruh hidup pada Yang Maha Kuasa.

    Ada seorang ibu yang hanyut bersama tsunami memeluk pohon, pohon itu tenggelam, dia berusaha terus ke atas, kemudian ada tatami (tikar papan) dan dia naik ke situ dan dibawa berputar-putar….. dan terdampar entah dimana. Berhasil ditemukan setelah 24 jam berada dalam dingin. Dia tertolong…. Banyak kejadian seperti ini yang bisa menguatkan kita, tapi biasanya kita baru sadar jika benar-benar mengalaminya sendiri 🙂

    Terus berdoa, dan…berbuat baik
    hugs and love

    EM

  2. Berdoa untuk Jepang, dan negara lain yg terkena, termasuk banjir badang di Indonesia…

    Saat ada musibah kayak gini, baru berasa betapa kecilnya manusia dihadapan Tuhan pencipta seluruh alam..
    Tapi mudah2an negara kita bisa lebih tanggap terhadap bencana kayak dijepang ya mba.. Soalnya Indonesia kan terletak di jalur gunung dan gempa juga.. Dan rawan bencana juga… 🙂

    Apapun bencananya, semoga ada hikmah yang bisa dipetik darinya… Amiinn…

  3. Marilah kita sama-sama mendoakan sahabat-sahabat, ayah, ibu, nenek, kakek, dan masyarakat yang terkea dampak Tsunami semoga diberikan ketabahan dan kesabaran.
    Jadikan kejadian tersebut sebuah peringatan kepada kita, ambil positife nya, dan semoga kita termasuk golongon umat yang di sayang oleh Tuhan. Jangan lupa berkunjung ke blogs yang saya miliki, berikan kritik dan komentar untuk perbaika blogs tersebut. Terima kasih

  4. Iya Mbak…. kebayang deh gemana beratnya keadaan mereka yang ada di daerah bencana. Kami, yang di Pariaman dulu, tanpa Tsunami pun rasanya sudah berat, apa lagi yang di Jepang sekarang, tanbah Nuke lagi… 😥

    Tapi salut deh sama pemerintah Jepang, walau negaranya sedang kacau gitu, tapi bisa tetap berindak tenang.

    Ah, saya masih belum dapat berita dari seorang kenalan saya di Nagano Perfecture. Semoga Nagano merupakan salah satu tempat yang tidak kena effek bencana. u_u

  5. semoga mereka baik2 saja dan negara kita juga tidak ada bencana apa2 lagi..tp hebatnya Jepang mereka sudah antisipasi bencana ini shg bisa meminimalisir korban

  6. mmh saya pun teringat beberapa kawan baik di sana sekarang. Ada seorang teman yang rumahnya hancur meski untungnya tidak terkena tsunami dan dia serta keluarganya selamat.

    let us pray.

  7. Saya nggak punya kawan deket di Jepang, Ka. Ya paling Mbak Imelda, yang dikenal melalui blog. Syukurlah, beliau selamat. Semoga bisa segera pulih yang terkena bencana.

  8. Aku bersyukur teman-temanku disana banyak yang selamat , waktu tahu kejadian itu aku sempat shock, soalnya kita udah melihat apa yang terjadi di Aceh sewaktu tsunami terjadi. Semoga mereka dikuatkan dan cepat pulih ya. Keep strong Japan, my heart and pray for you

  9. syukurlah kalau mereka selamat. henny juga dapat kiriman email dari salah satu teman yang mengabarkan kalau dia dan suaminya selamat, meskipun rumahnya sedikit hancur *kebetulan memang dia tinggal di perfektur yang menjadi lokasi gempa*

  10. waspada dan siaga !!!!!! karena Tuhan telah berfirman demikian “kiamat bagimu adalah rahasia dan datangnya seperti pencuri dimalam gelap gulita” waspada bisa kita terjemahkan sangat sederhana yaitu berbuat baik dan bersyukur selama hidup,,,karena kematian tubuh bukanlah akhir dari semuanya tapi awal di kehidupan selanjutnya dimana amal dan perbuatan kita di sidangkan,,,,,
    dan untuk saudara/i ku terkasih di dalam nama Tuhan Yang Maha Esa di sana di Japan kiranya roh penghiburan datang di atasmu dan untuk para korban doa kami mengantarmu ketempat kedamain untuk selama-lamanya,,,AMEN

  11. mimpi buruk gw sepulang dr liputan tsunami Aceh datang lagi bbrp malem ini, setelah tsunami Jepang.
    lu bayangin deh Ka, mayat2 bengkak di jalanan, anak2 kecil nangis kehilangan ortu, bau amis mayat busuk dan comberan di udara….dulu temen gw ada yg sampe trauma dan hrs konsul ke psikiater sepulang liputan di Aceh, krn nightmare-nya ga sembuh2….

    gw ga bs bayangin yg tjd di jepang skrg. di sana lbh parah krn pake acara reaktor nuklir meledak segala 😦

    deeply condolence….
    I pray for Japan

  12. Bencana selalu datang tanpa bisa diprediksi. Kita memang harus siap lahir batin.
    Aduh gak kebayang sih kalau aku harus menghadapi gempa & tsunami datang.. mikirin anak… 😦

  13. Karena bencana adalah hal yang gak bisa kita duga kapan akan datangnya, hal itu lah yang membuat kita semakin merasa terhenyak saat bencana itu tiba. Walaupun, beberapa menit, bahkan detik sebelumnya kita masih tertawa lebar.

    Semoga temen2nya di sana sehat semua 🙂

  14. My dear “kamu yang bernama depan sama denganku”
    Terharu biru bacanya.. Thanks ya, Eka..
    Tak sabar bertemu dan berduet denganmu ;p
    Kiss-kiss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: