antara EKA & anggota DPR yang terhormat (2)

Sekelumit cerita sebelumnya :

Karena terlambat bangun EKA terpaksa bergegas menuju bandara guna mengejar pesawat ke Surabaya. Untunglah pesawat yang hendak ditumpangi EKA ditunda keberangkatannya selama 45 menit. Mengisi kekosongan EKA mampir di kedai roti untuk sarapan dan disitulah petaka dimulai. Ketika kasir tak bisa memberikan kembalian, seorang bapak yang baik hati menawarkan untuk membayari. Awalnya EKA menolak namun karena keadaan, tawaran bapak itu akhirnya diterima. Si bapak yang ternyata anggota DPR mengajak EKA naik ke pelaminan padahal baru juga bicara 15 menit lamanya. Dengan berkelit EKA bisa lolos dari cengkeraman bapak tadi, namun tampaknya penderitaan EKA belum usai…… Apakah EKA telah benar-benar lolos dari jeratan bapak tadi?

————————

Saya bengong terlolong – lolong !!! Cuma dari ngobrol 15 menit saja ia bisa memastikan bahwa saya cocok jadi istrinya ?! Dunia memang sudah gila ! Dan tolong dicatat ia cerita panjang lebar begitu sambil tetap memegang tangan saya yang tadi bertukar kartu nama…!! Ooooh !! Maafkan aku tanganku, maafkan diriku ya… punggungmu dielus-elus pria setengah baya. Sebel gak sich, terlebih lagi ketika saya terkaget – kaget dengan manuver si Bapak anggota DPR itu saya sempat melihat senyum dari ajudannya. Senyum licik seolah berkata sudaaah terima saja, kapan lagi ada anggota DPR mau sama kamu. Sempruuul !!!

Otak saya berpikir cepat, bisa – bisa saya terjerat lebih lama dan tangan saya makin menderita dipegang – pegang bapak itu. Nyari abu untuk gosok tangan ini 7 kali kan susah, ini bandara bung ! Jadi ketika ada suara panggilan untuk boarding langsung saya bilang bahwa itu pesawat saya.. padahal itu pesawat ke Jayapura sedangkan saya mau ke Surabaya… tapi peduli amat… tangan saya jauh lebih berharga ! Akhirnya si Bapak melepaskan saya dan saya ngaciiir ngumpet ke toilet !! Tapi ternyata penderitaan saya belum berakhir, penderitaan itu masih belum usai mengintil…

Di dalam toilet, saya mengatur nafas yang tak beraturan karena berusaha lari secepat – cepatnya. Sengaja toilet yang dipilih, dengan pertimbangan gak mungkin kan si Bapak yang berjenis kelamin pria itu bakalan nekat mengikutinya masuk ke toilet wanita. Kalo memang nekat, ya siap-siap aja disemprot sama semua wanita Jakarta yang ada di dalam toilet ini. Diantara nafas yang menderu dan barang – barang bawaan juga roti rasa kopi yang akhirnya hanya tergigit secuil, ponsel saya tiba – tiba berdering. Saya amati baris rapi angka – angka yang muncul, heeem dari nomor tak dikenal karena tak ada dalam phone book ponsel saya. Mungkin penyelenggara event di Surabaya begitu batin saya berkata.

“Hallo, disini Eka.” Jawab saya pendek. Gaya saya memang begitu. Judes – judes galak begitu.

“Hallo dik Eka…. sudah boarding?” Suara diseberang sana bertanya.

“Belum, ini siapa ya?” tanya saya datar.

“Ini bapak XX.” Ia menyebutkan namanya, Oh My ternyata si bapak anggota DPR tadi ! Saya sedikit bingung bagaimana juga ia bisa tahu nomor telepon ini. Dan saya pun menepok jidat dengan kerasnya, tentu saja ia bisa menelepon kan tadi sudah tukaran kartu nama. Nomor ponsel saya bahkan telepon dan alamat kantor juga tertulis lengkap disana ! Maaaak, semoga ini bukan pertanda buruk.

“Ada apa ya pak?” tanya saya (masih) agak sopan walopun sudah kesal.

“Oh belum boarding, kalo saya sudah di dalam pesawat, sebentar lagi take off. Rasanya koq gak tenang kalau belum telepon dik Eka.” Mulut saya mangap mendengar alasannya. Emangnya saya pacaran sama dia apa?! Ketemu juga baru beberapa menit moso naek pesawat saja harus lapor segala. Posesif bener. Tapi itu belum seberapa… saya hampir muntah mendengar kata-kata selanjutnya. Dan saya yakin anda juga.

“Dik Eka, jangan telat makan ya. Jangan sampai masuk angin, kalau telat makan itu sumber penyakit, bisa kena maag, bisa lemes, jaga kesehatan dik EKA supaya nanti setelah saya kembali kita bisa ketemu lagi ya.”

Haa..???! Hampir pingsan saya mendengar rayuan jadul itu. Sesudah itu hidup saya tidak tenang, setiap hari bapak tadi menelepon, tentu saja tidak saya angkat. Alhasil dalam satu hari daftar miskolnya sampe 20 kali ! SMS bertubi – tubi juga saya dapatkan, waah pokoknya geraaah ! Setelah tiga hari hidup di dalam teror saya memutar otak gimana caranya agar si Bapak berhenti mengejar – ngejar cewek seperti saya yang jelas – jelas gak mau sama bapak-tua-bangka-yang-terlihat-arif-awalnya-tapi-ternyata-buaya-juga ! Ganti nomor jelas gak mungkin, ini nomor kantor. Akhirnya setelah otak ini digunakan sesuai dengan kapasitasnya untuk berpikir (duuch otakku akhirnya dipake buat mikir yang bener bukan cuma mikir yang aneh-aneh aja ;)) saya menemukan ide brilian. Ketika ponsel saya berdering lagi…

“Hallo, bapak XX ya..?” kata saya dengan suara ramah terdengar bahagia (kalau anda dengar suara saya, pasti tergoda juga. Suara saya centil-centil gimana gitu). Termakan rayuan si Bapak menjawab mesra,

“Iya dik Eka sayang, apa kabar? Kapan kita bisa berjumpa?” tanyanya riang walaupun saya eneg setengah hidup mendengar ia memanggil saya sayang.

“Heem… gimana kalau besok pak?” saya menawarkan waktu bertemu. (tetap dengan suara dicentil-centilkan)

Terdengar gembira suara diseberang sana bertanya “Waah… besok..?! Boleh.. jam berapa, dan dimana sayang?

Hooek saya bener – bener sudah mau muntah ! Tapi saya kuat-kuatkan. Dengan menarik nafas panjang saya bilang,”Saya main ke kantor bapak saja, kebetulan saya mau ketemu Om YY.”

“Lho.. kamu kenal YY..? tanya si Bapak dengan suara keheranan yang tak bisa ditutup-tutupi.

“Ya kenal pak, dari pemilu 99 juga sudah kenal Om YY karena bla..bla..bla.. (Saya menjelaskan hub saya dengan om YY, lengkap dengan detail keluarga, karir politiknya dan juga menyisipkan beberapa nama lain di dunia politik yang saya kenal semasa saya bergabung di LSM dulu. Pokoknya komplit, runut dan penuh dengan detil meyakinkan supaya si Bapak ini tidak berprasangka bahwa saya hanya asal bicara), nah kebetulan besok saya mau ada diskusi dengan Om YY di MPR-DPR. Jadi gimana, besok mau bertemu pak?” Saya nyerocos menjelaskan. Tapi hanya sunyi yang menjadi jawaban pertanyaan saya…“Hallo.. hallo…” kata saya lagi

“Wah dik Eka saya baru diberitahu besok saya harus ke Bandung, kapan – kapan saja ya.” Jawab si Bapak pendek dan… Klik. Telepon diputus.

Yeaaa.. Yeeaaaa !! Senyum kemenangan ala smiley tersungging lebar di wajah saya. Baru tahu ya pak, anggota DPR yang saya kenal itu bukan cuma bapak 😉 dan si Om YY adalah ketua komisi **, walaupun beda komisi tapi tetap aja posisinya lebih tinggi, bapak kan anggota dan Oom YY adalah ketua, senior pulak ! Hihihihi. Nyahoook dech ! Duuuch oom YY maaf ya saya nyatut – nyatut nama Oom. Dan akhirnya dunia saya kembali ceria 😉 namun dalam keceriaan saya, terselip beberapa catatan :

  1. Semoga bapak tersebut hanyalah oknum, bukan gambaran sebagian besar anggota DPR yang berkantor di gedung hijau itu.
  2. Sampai sekarang saya masih terheran – heran, bagaimana mungkin saya yang belum mandi, belum gosok gigi, tanpa make up, tanpa minyak wangi dan berpakaian tertutup bisa menarik di mata Bapak itu. Nah kalau dandanan saya pagi itu seperti ini,
    make up tipis - tipis dan baju super ketat hahaha

    make up tipis - tipis dan baju super ketat hahaha

    maka tak heran kalau saya diperlakukan seperti itu. Karena itu berarti saya yang cari perhatian. Tapi tampang saya waktu itu seperti ini !

    giliiiing... nekat bener gue pasang poto jeulek begini hahaha

    giliiiing... nekat bener gue pasang poto bangun tidur begini hanya untuk membuktikan bahwa gue sama sekali gak aneh-aneh

    Kucel, jelek, mana mata cuma tinggal ½ watt. Plus sepertinya masih ada iler-iler kering juga disudut bibir. Ingat, waktu itu kan saya kan tidur di taksi. Maaak begitu juga, masih di sosor aja. Gak ada cakep – cakepnya !!

  3. Si Bapak menelepon saya saat di dalam pesawat yang mau lepas landas, padahal jelas – jelas itu mengganggu keselamatan. Lho koq bisa telepon…? Lho koq gak menghormati peraturan itu? Well.. well.. saya rasa anda tahu jawabnya. Sebel kalo ketemu yang begini.
  4. Rayuan jadul si Bapak benar – benar bikin muak. Hari gini ngingetin makan…? Jangan sampe masuk angin… ck..ck..ck… Apa gak ada rayuan yang lebih yahud pak ?! Butuh lebih dari itu untuk membuat bapak masuk dalam list pertimbangan saya. Itu aja masih list lho ! Belum pemenang hati saya.
  5. Dalam satu hari bisa nelponin saya hingga 20 kali plus SMS. Terus… kapan kerjanya kalo gitu pak? Atau itu sebenarnya adalah pekerjaan sehari – hari?
  6. Kalau saya tahu bahwa ia mau mbayari dan megang-megang tangan ini, harusnya saya ketemu bapak itu di toko berlian ! Bukan toko roti. Sueeek tangan gue cuma seharga sepotong roti dan secangkir kopi. Rugiiii… Rugiiiii Bandaaaaaaaaaarrrr !!!

Eka Situmorang – Sir

Iklan

Tentang Ceritaeka

A Lifestyle and Travel Blogger. Choco addict. High-heels fans also a culinary worshiper. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Pos ini dipublikasikan di abrakadabra dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

65 Balasan ke antara EKA & anggota DPR yang terhormat (2)

  1. senyum-ku berkata:

    yup jadi yang pertamax…

    nikmati cerita, sambil nyantap roti isi.. plus foto kucel..

    #EKA
    huahhahaha, poto kucelnya digarisbawahi begitu 😉
    Gak usah keras2 kenapa, gue juga tau itu kucel hahaha

  2. a3u5z1i berkata:

    yah, hanya puas dengan keduax T_T
    hohoho..
    harus dicatat oleh semua wanita Indonesia cara untuk lolos dari kejaran lelaki buaya di DPR… ingetin nama-nama pejabat tinggi..

    #EKA
    dicatat banget 😉

  3. Ikkyu_san berkata:

    hahahah Eka…. bener tuh nyesel kamu ngga dibayarinnya di toko berlian? Ntar dibeliin berlian untuk tanganmu itu, kamu harus mengorbankan segalanya loh hihihi.

    Hmmm hapalin nama pejabat tinggi yang lebih tinggi lagi ya? Gimana kalo pak presiden aja? 😉

    EM

    #EKA
    kalo bawa2 presiden malah kurang meyakinkan mbak, banyak yg tau 😉
    soal berlian, laaah tanganku kan memang seharga berlian mbak 😀 huahahha

  4. Harsa berkata:

    huekekekek… ternyata masih ada juga ya para dewan terhormat yang genit2 seperti ituw… tua2 keladi kayanya…

    #EKA
    Makin tua makin menjadiii !

  5. Dark Mouzy berkata:

    haha..
    lam kenal mba..
    saia dah taw di dpr banyak busuknya tapi ternyata kisah nyata seperti ini ya..hew..
    tua-tua keladi ya mbak..
    sebel iq saia mbayanginnya..
    kasian anak-isrtinya dia juga mba,..
    itu miskal-miskol pake duwit rakyat tu..
    go to hell aja oang kayak gitu..

    #EKA
    ya padahal yang gaji dia gue tuh. gue kan bayar pajak. TAAT pula 🙂

  6. randualamsyah berkata:

    Fotonya bagus tuh…

    #EKA
    yang mana ?

  7. wahyu ¢ wasaka berkata:

    wueh ceritanya muantap banget…

    #EKA
    mantap cara gue ngeles dari tu bapak,
    ato mantap cara tu bapak ngerayu gue?

  8. christin berkata:

    Jijik ya, ka, ama bapaknya? 😆

    #EKA
    bangeeeets !! 🙂

  9. Catra berkata:

    Hahahaha… akahirnya si Bapak kena batunya. Tapi kok mbak gak menepis tangan si bapak waktu ngelus tangan mbak sih? :mrgreen:


    #EKA
    duuuch diingetin lagi 😦
    hikss
    kasian tanganku..
    ya secara dia udh tua, kan gue mesti hormat mas.. walopun dia kurang ajar begitu

  10. suwung berkata:

    weh kok diriku cari ngak ada ya nama pak XX dan pak YY di anggota dewan?

    laporin ke pulisi aja mbak

    #EKA
    hahahha nama samaran, biar gak malu tu orang 🙂
    btw kalo lapor polisi, nambah kerjaan mas…
    mana gak ada saksi pulak
    trus lawan gue orang yg punya power
    alamat kalah duluan hahaha

  11. depz berkata:

    hahhahahahh
    kelar juga nigh cerita
    apakah bapak itu adalah prototype org2 di gedung megah sana?
    memang belum tentu
    tapi paling tidak sosok seperti itu telah menunjukkan bahwa orang-orang yang duduk di kursi agung itu sebenanrya tidak layak berada disana
    *ngomong apa sih gw*

    ahh yg ptg komen kan
    😀

    #EKA
    komen lu keren koq 😉

  12. Kesepian berkata:

    Bapak angggota DPR tuh kayaknya matanya dah rusak N Katarakan.. Alolo,

    #EKA
    maksud lo, gue beneran jeuleeek banget gituuu???
    awas lu yaaaa !@#$%%
    🙂

  13. chie berkata:

    yg kuceL ajahh paK dewaNx daH pingiN..palgi kLo ngeliaT mBa yg tampiL caNtiQ,,seXy..aYu..rupawaN..plus daH GOSOK GIGI..;p

    #EKA
    kalo gue udh mandi.. heeem keknya berlian udh ditangan gue
    gak cuma roti dan kopi hahaha

  14. trinil berkata:

    Mipeng(muka pengen) ma musem(muka mesum) tu anggota DPR, walah moga ja ga masuk lagi tahun 2009 ini…
    Apa kata dunia….
    Tapi emang sih ada something yang cow melirik eka, apa ya???

    #EKA
    apa cobaa…??? 🙂

  15. p u a k berkata:

    Aih, aih.. tampang ileran aja dinafsuin?? Hehehe.. ada-ada saja tua bangka satu itu.
    Tapi kamu emang top markotop, Ka! 😉

    #EKA
    gue juga heran tuch mbak puak…
    belum gosok gigi pula hahhaa

  16. Gandi Wibowo berkata:

    Wakakakaka tangan mba eka seharga berlian toh?

    BTW akhirnya kelar juga nih cerita…
    Seharusnya mba bangga, gak mandi aja ada yg suka (Walau kayaknya mandi atau gak sama aja ya 😛 **Piss)

    Ngomong2 sama ama suwung, Kok kayaknya di DPR/MPR gak ada Komisi ** yang dipimpin oleh om YY dan di semua komisi gak ada yg anggotanya XX.. Kena sensor ya ceritanya mba?

    #EKA
    iya, tangan gue seharga kalung berlian dunk 🙂
    sensor lah, daripada ntar ni blog yang malah kena sensor mereka hahaha

  17. Blogger Senayan berkata:

    heheheh
    citra diri sesorang terkadang terbangun oleh………..
    introspeksi diri,dst akan menjadikan kita lebih dewasa.
    hehhe
    smga menjadi pembelajaran ynag berharga
    tx ya

    #EKA
    pastinya 🙂
    gak gampang2 lagi dech tukaran kartu nama

  18. masnoer® berkata:

    ini masih bersambung ga ya mbak . . . . atau sudah tamat


    #EKA
    cerita yang ini, udh tama
    tapi nanti kalo sebel gue kumat, cerita2 soal DPR dan EKA yang lainnya
    yang belum terbuka pasti gue beberkan disini mas 😉

  19. achoey berkata:

    Wah, bener2 gak bisa jaim dikit aja tuh si Bapak 😀


    #EKA
    udh kelamaan jadi duda kali ya 🙂

  20. Hary4n4 berkata:

    Seru juga nich ceritanya mbak.. Tuh orang mirip kayak peribahasa “tua-tua keladi..makin tua makin….NGGILANIII” *jadi ikut sebel*

    #EKA
    hahahaha, gimana kalo ngalamin juga 🙂
    bisa ngomel2 tanpa henti kali ya mas

  21. mas8nur berkata:

    Kayaknya itu XX bukan tokoh terkenal banget ya……atau yg datang dari daerah kok rayuannya jadul banget. Keliatan sebatas mana otaknya.

    #EKA
    huahahhaha… dia kan udh tua, jadi rayuan jadul begitu kalo jaman dulu pasti udh bikin klepek2 cewek satu kampung !
    tapi jaman kan udh bergulir… rayuan udh ganti eeeh dia masih tetep terpaku di situ, ya gak mempan hihihi

  22. DV berkata:

    Yahhh.. udah seru-seru ngebacanya naga-naganya cuma narsisss 🙂 pamer poto huahuahua..:)
    Tapi ceritanya menarik… asli!

    #EKA
    eeeh itu bukan narsis pak !
    Itu hanya untuk mendukung cerita gue..
    tampang gue seperti apa waktu itu 🙂

  23. gwgw berkata:

    mbak eka…ditampar aja tuh bapak-2 !!!….gpp kok…ntar juga malu….
    kan itu namanya pelecehan sexual….
    korbannya adalah tangan eloh yg diremet-2 ampe kucel….,
    kan masih ada sidik jari yg melekat ditangan elo, itu bisa jadi bukti buat dipengadilan mbak…

    mungkin mbak dikiraian caddy kaleeeee…:-)
    *ngacir lageeee…*

    #EKA
    huahhahahhaa, kejadian ini bulan Okt taon lalu,
    caddy belom ngetrend tau !
    Keknya gue dikira penyanyi dangdut deh :p

  24. bro neo berkata:

    Eka, di kartu namamu gak ada alamat blog ini kan?

    Kalo ada, ntar dibaca… trus tahu kalo cuma kamu kerjain…
    trus dia call lagi, trus sms lagi, trus rayuan dahsyat meluncur lagi…
    trus ditulis di blog lagi

    he..he..he..

    pisss


    #EKA
    haiyaaa… untung kejadian itu Okt lalu..
    so pasti lom tertulis. ini blog kan baru akhir maret muncul hehehe

  25. Maria berkata:

    Ekaaa, elu tuch udah jadi korban pelecehan sexual…???!!! Jangan sampe lah dirimu juga jadi Si Laila versi dewasa, hehehe…

    #EKA
    Ogaaaaah !!!!
    kalo lebih dr tangan, sepatu gue hak.nya cukup lancip untuk dijadiin senjata
    hahahha

  26. Indra berkata:

    wah.. cerita yg menegangkan.
    dasarr anggota dewan yg terhormat.. 🙂

    salam.


    #EKA
    begitulah sepak terjangnya 🙂

  27. Ade berkata:

    hehehehe.. kalah sebelum bertanding tuh si om2.. klo memang tau itu jodohnya, harusnya sosor terus om.. :mrgreen:

    #EKA
    yeeee si uni malah ngompor2in tu bapak…

  28. Ria berkata:

    wakakakakakaka….
    mbak gmn kalau lain kali diajak ketemu ajak aku, kita habisin duitnya habis itu kita tinggal…hehehehehehe…

    #EKA
    kitaaa ???
    waaah kalo ada kesempatan begitu ya pasti gue abisin sendirian.
    Egois mode ON hahaha

  29. julie berkata:

    halo sista apa kabarmu?
    aku baru sembuh dari sakit jadi baru bisa berkunjung

    #EKA
    sakit apa kak?
    Moga sehat selalu ya

  30. AFDHAL berkata:

    bisa minta nomor telp”nya si anggota DPR gak ?
    aku mau sms dia, n bilangin kalo eka bohong..
    gak asyikk donk, kalo cerita ini cepet selesai.. 🙂

    #EKA
    Waah keknya lu perlu cek dulu dech mas,
    moso org susah berkepanjangan malah seneng..
    ck..ck..ck..

  31. mas stein berkata:

    mungkin bapak itu mengalami masa muda kurang bahagia mbak. *jadi kasian…

    #EKA
    mungkin mas..
    saya mah gak kasian sama dia,
    masih mangkeeeelll !! 😀

  32. Kesepian berkata:

    Halah, bukan gitu maksud saya mbak eka.
    Saya gak bilang mbak eka beneran tutt (kena sensor) lho, tp kalo dibayangkan aja n gak pakai pajang foto juga logika saya mikirnya juga gitu. Cewekku yang cakep kek begono aja kalo bru bngn tidur, saya juga eneg ngeliatnya 😀

    #EKA
    Iya dech, klarifikasi diterima 😉

  33. Irfan berkata:

    mau muntah baca rayuannya di postingan ini.
    apa gak mikir tuh si bapak, punya anak istri di rumah!? huhhh…dasar!

    semoga DPR yang baru gak kaya gini lagi…

    penasaran cerita apa lagi yg belum mba eka buka ttg anggota DPR.. ayo mba buka kedok oknum2 ini!hhhee…

    #EKA
    Buayaaaak bgt cerita2 aneh bin ajaib soal para Dewan yg terhormat itu 😉
    bis dibikin novel kali kalo gue posting semua hahahha
    kapan2 dech ya 🙂 skr harus cukup puas dgn 3 cerita dulu yaaa

  34. erza berkata:

    tuwa_2 keladi yach… makin tua makin gaya…

    #EKA
    Makin gaya…?
    Makin gilaaa keknya 😀

  35. Jamal eL Ahdi berkata:

    Makanya banyak kasus per”selingkuh”an yg melanda anggota hewan. ingat saja YZ trus MA dll, selingkuh di petik karena sebagian bukan selingkuh tapi pelecehan seksual.
    Saya takut anggota Hewan itu adalah manifestasi dari rakyatnya. semoga tidak

    #EKA
    emangnya Taman Safari…? anggota hewan hahaha

  36. yessymuchtar berkata:

    percaya lo tuh gak aneh aneh..percaya bangetttt..yangs ering aneh aneh tuh gue! 😀 hehehehe


    #EKA
    kalo elu aneh.. yaaah itu mah gue tauuu bgt neng 😉

  37. Heryan Tony berkata:

    wah, gitu ya lanjutannya….. Selamat deh dari buaya 😉

    Lanjutan malam pertamanya mana dong???

    #EKA
    gak janji dech… nunggu mood itu soalnya 🙂

  38. itempoeti berkata:

    Sedih banget kalau ternyata orang2 yang mewakili kita di lembaga terhormat yang namanya DPR ternyata kualitasnya seperti itu…

    Sungguh menyedihkan…

    #EKA
    semoga itu td hanya oknum pak… gak semua… semoga yaa

  39. arman berkata:

    hahaha untung lo kenal anggota DPR yang lebih tinggi posisinya… hehehe

    #EKA
    lumayan referensi dari jaman dahulu kala hahaha

  40. gdenarayana berkata:

    wah salut dengan mba eka yang bisa ngakalin tuh bpk2 🙂

    oalahhh photonya lengkap 🙂

    #EKA
    iya dunk, hasrat nulis tersalurkan, bawan narsis juga harus terwakili hahaha

  41. puang cahaya dewa berkata:

    salam dari bandung

    PKS (pun) berbudi

    PKS partai yang jujur tidak suka korupsi, Partai dakwa (kata iklan kampanyenya di TV)

    PKS singkatan dari Partai keadilan sejahtera yang membuat petingginya takut beroposisi mungkin takut tidak sehjatera (maaf ini dugaan, semogah salah)

    Menolak paham neoliberalisme karena mendewa-dewakan mekanisme pasar sebagai pengatur perekonomian Negara.( dan tidak sesuai dengan ajaran islam)

    Ingin berkoalisi jika presiden dan wakilnya presentatif, nasionalis and agamis, ( itu kata presidenya, bukan kata saya)

    Mencalonkan 10 kadernya untuk di pilih sby menjadi wakilnya, alasannya logis pemenang ke -4, bhooo

    Tapi sayang seribu sayang “itu hanya mimpi” (maaf mengutip lagunya Projek Pop )

    Menurut pengamat politik dari UI, Pks terkesan menjual diri ( pelacur kali jual diri, tidak laku-laku akhirnya banting harga)

    Menurut tetangga saya yang sangat mengidolakan PKS dan relah antri di TPS demi mencontreng partai idolanya, menyarankan ………. Para petinggi pks banyak- banyak membaca ayat kursi, agar tidak ada kesan berjuang karena lapar mohon di kasih kursi menteri –puntak apalah kalau tidak dapat kursi wapres, dari pada tidak dapat apa-apa.

    Kata limbad, fakir magician “terima kasih” ( terima kasih telah di tipu dengan gertak sambalnya presiden pks yang katanya anti neoliberal)

    Dan sekarang para petinggi partainya tidak bisa tidur nyenyak, lagi berpikir bagaimana menenangkan massa akar rumputnya.

    Ini betul-betul zaman edan kata permadi sang mistikus politik

    https://esaifoto.wordpress.com

    #EKA
    kumplit bgt komennya 🙂
    thx dah mampir anw

  42. nh18 berkata:

    (After Look at the photo …)
    No Wonder
    Bapak itu bisa bertindak ajaib begitu Ka …

    Salam saya

    #EKA
    poto ileran gitu pak…?
    huahhahaha

  43. bapaknya pas kenalan ga pake contact lens kali tuh.. jadinya salah liat.. 😀

    #EKA
    kali jugaaa 🙂

  44. quinie berkata:

    huahaha… gokilll… jangan2 emang kerjaan dia nge SMS in semua orang untuk cariin jodoh buat dia..xixixi :p & udah punya template SMS untuk mangsanya :p

    #EKA
    mungkiiiin banget hahaha

  45. kafein berkata:

    gitu2 juga kan dipilih rakyat hehe..
    tapi klo serese itu ko bisa jadi dewan yah hehe
    aneh aneh
    gw hrs manggut2 apa geleng2 nih huakaka..

    #EKA
    hati-hati ntar disangka lagi pake ecstacy hahaha

  46. adecent.. berkata:

    Ka’ kalo loe pagi itu udah mandi dan berdandan dengan kaos ketat seperti di foto, gw yakin pak xx dan pak yy akan berkoalisi spy bisa dptin parliementary threshold (alias persetujuan dr elo)…halah…please deh

    #EKA
    hahahahha dpt kosakata baru nich gue.. parliementary treshold hahaha

  47. marshmallow berkata:

    teteup deh ada foto… hihi…
    untung aja kamu cerdik begitu, ka.
    orang kayak si bapak mah emang kudu dilawan dengan kecerdikan ya, ka?
    *mencatat jurus eka serasa ada anggota dewan yang silap mau sama aku*

    #EKA
    byk kali yg silap ma bu Dok 🙂
    secara bu dok kan pinter, cakep rain nulis pula 🙂
    soal foto.. itu bukan ajang narsiiis dok !
    itu untuk mendukung cerita 😀 hahaha

  48. Pozan berkata:

    Waduh, mantap juga rayuan bapa-bapak DPR itu, ternyata bukan cuma anak ABG saja yg tiba-tiba perhatian banget, Atau memeng sudah rumusnya laki-laki ketika pertama kali merayu cewek…
    Tapi saya suka, jalan keluar mbak Eka itu…

    #EKA
    soal jalan keluar boleh lah kita sama2 tertawa senang 🙂
    tapi soal rayuan si bpk DPR ituuuh???
    weeeks
    saya masih mangkel setengah idup nich !

  49. Acha berkata:

    Halah.. si Bapak bikin malu aja ..
    Saya sebagai rakyat Indonesia merasa malu punya wakil spt itu, terlebih rayuannya yg tak seterhormat julukannya.
    Masa merayu gadis jaman sekarang seperti itu.
    Betama malangnya rakyat Indonesia.

    #EKA
    Pak Acha mau kasih les privat ke bapak itu ? 🙂

  50. deeedeee berkata:

    huakakakakak…. jadi pengen ketemu anggota dewan di depan penthaouse yang lagi dijual… apakah dia akan membelikannya untuk saya *matre* 😆

    #EKA
    coba ajaa…
    tapi gue jamin dia minta tumbal lebih dr elus2 tangan 😉

  51. Muzda berkata:

    Dejavu …
    Aku pernah baca ini, komen di sini …
    Kok gak ada, kok gak ada ..??

    *ngglosor-nglosorin kaki di lantai, ngambek*

    Eh, apa waktu itu pas tiba-tiba mati lampu ya di rumah..

    #EKA
    sebenernya aku bingung… si Muzda kemana ya
    gak pernah maen ke blog ini lagi
    heeem mungkin bener wktu itu pas mati lampu jadi gak ke kirim.
    ya udh komen lagi aja hahaha

  52. nusantaraku berkata:

    Untung 9 April kemarin saya tidak mencontreng karena tidak terdaftar…
    Saya hanya khawatir bahwa anggota DPR yang bersih ibarat mencari butiran gula dalam seonggok pasir.

    #EKA
    tapi harus tetap optimist mas 🙂
    walopun sulit tapi pasti masih ada

  53. ezra berkata:

    wah.. seru.. seru…
    hmm.. pake jurus kenal anggota DPR ya. tapi kalo saya cuma kenal ma mandra. gimana doms?
    hehe..

    #EKA
    hahahaha, coba ajah sapa tau sukses jugah 😉

  54. titiw berkata:

    Hee.. Pas liat posting ini, aku langsung meluncuur.. baca ampe abis dan mendetail. Orang gilaa.. Wah, ternyata gak rambutnya mbak eka aja yg panjang, tapi akalnya juga, ahahhaha..

    #EKA
    harus gitu.. daripada diteror terus hehehe

  55. SALAHKAN AKU SAJA berkata:

    Dik Eka…masih inget saya,…yang waktu itu bayar roti dik Eka di bandara…..,gimana kabarnya, semoga baik2 saja,.. dah makan belum? jangan telat makan ya nanti masuk angin ato maag lho…I MISS U…hihii…(PISS)

    #EKA
    astagaaah !!
    bener ampir bikin jantungan nich kalimat pertamanya
    kiraiin beneran si bapak itu bisa nemu ini blog.
    Maaak !!!!
    untung becanda doank…

  56. geRrilyawan berkata:

    wakakakak…baru baca. lucu…lucu….. 😆
    lha untung punya kenalan juga di dewan….kalo nggak siap-siap pindah rumah, ganti telp, atau masuk program perlindungan saksi hehehe…

    #EKA
    kayaknya begitu hahahhaha
    ganti identitas ya

  57. mayascratch berkata:

    cerita bersambung ini membuat sayah tertawa terkikik2 hehehehe
    semoga nga ketemu lagi orang yang kaya begitu, annoying pisaan…

    #EKA
    hahahaha ini belum selesai lho ceritanya
    masih nyambung tau 🙂

  58. jimmy berkata:

    masa cewek cantik mau ama ortu tu………………..!!!

  59. Ping balik: Buah Mangga Bunga Melati - Cerita EKA

  60. Ping balik: Airport oh Airport | Cerita EKA

  61. Fahmi berkata:

    pesan moralnya : waspadalah sama anggota DPR, dimana – mana enggak ada yang bener! entah koruptor atau apalah~~

  62. dodo berkata:

    pengalaman lucu… nama oknumnya disebut aja di sini mba, supaya kalo dia nyalonin diri pas 2014, kita tahu ga usah milih dia…

  63. Semoga ini benar² hanya oknum saja. Miris banget baca ada wakil rakyat yang seperti itu. @_@

  64. ag_salamngopi berkata:

    Hahahahaha, thanks bu sudah membuat saya cengengesan sendirian di 03.10 WIB lewat tulisan pengalaman ibu.
    salam ngopi dari Jambi dan salam hormat untuk suami pun keluarga.

  65. Ilham berkata:

    akhirnya bisa terbebas juga ya mbak dari lelaki buaya darat itu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s