Arsip Tag: sahabat
pertemuan PERTAMA
Jarum jam menunjukkan waktu 6.45. Heem sudah terlambat 15 menit dari waktu yang ditentukan, aku bergegas menuju tempat yang disepakati untuk bertemu. Ku lihat dari kejauhan, gadis manis berkulit bersih duduk manis sambil memainkan ponselnya. Ah pastilah ini dia orangnya, … Continue reading
Aku Berbagi untuk Sahabat
Pagi saya diwarnai dengan hentakan musik indah dari Audy. Berikut petikan reffrainnya: Aku bernyanyi untuk sahabat, aku berbagi untuk sahabat, kita bisa jika bersama kita berbagi untuk sahabat, kita bernyanyi untuk sahabat, kita bisa jika bersama tiba waktunya, kita untuk … Continue reading
EKA dan Optimisme
Saya mendapatkan respon yang positif dari curhat yang gak jelas kemaren hahahha lumayan membuat beberapa orang merasa bersalah (keluar tanduknya :p) Anyway saya diberi berbagai ragam alasan dari kealpaan mereka menanyakan keadaan saya. Banyak alasan namun mempunyai benang merah yang … Continue reading
namaku BENING
Namaku Bening. Sebening bulir kristal yang menggantung di sudut mata tatkala pria atletis itu memintaku untuk berhenti bekerja. Gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhan kami berdua katanya. Tidakkah ia tahu, bekerja bukan soal gaji belaka. Ada aktualisasi diri disana, ada rekan … Continue reading
Gak Perlu buktiin Apa-apa !
“Gak perlu buktiin apa – apa”. Heeem tiba-tiba kalimat itu jadi terdengar menarik. Sadar gak sich kita (baca:saya) terkadang harus membuktikan sesuatu supaya ketika saya lewat, teman saya bisa berkomentar: ”booow lu exist banget dech !” Dengan begitu rasanya sudah … Continue reading



