Arsip Tag: Puisi

Sederhana Saja

Cintaku sederhana, Sesederhana kecup pagi selepas dibuai mimpi Tanda aku membutuhkanmu. . Cintaku sederhana Sesederhana bekal siang yang kusiapkan untukmu. Tentu, telah kumantrai sayang juga ribuan jampi agar kamu sehat selalu. . Cintaku sederhana Sesederhana manis teh yang kusiapkan Menghangatkan … Lanjut membaca

Ditulis pada Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , , | 40 Komentar

Legam Terbakar Mentari

Jamal berlari kecil mengejar mentari Dipundaknya tergantung karung dengan dua tali Tak hirau jalanan panas berdebu disusuri Mengais – ngais demi sesuap nasi . . Jamal berlari kecil mengejar mentari Rasa aneh menyelinap di relung hati Melihat sebaya berseragam merah … Lanjut membaca

Ditulis pada Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , | 63 Komentar

RUMAHKU !

Rumahku dari unggun-unggun sajak Kaca jernih dari segala nampak Kulari dari gedung lebar halaman Aku tersesat tak dapat jalan Kemah kudirikan ketika senjakala Dipagi terbang entah kemana

Ditulis pada Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , | 47 Komentar

Titik Kosong

Ditulis pada Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , | 52 Komentar

Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua

Laila gadis kecil berkuncir dua, pergi ke sekolah selalu diantar ibunda. Duduk di kelas tiga, Laila bersekolah dengan rajinnya. Laila gadis kecil berkuncir dua, hari ini diantar paman ke sekolah karena bunda harus bekerja. Dalam dunianya hanya ada tawa, Laila … Lanjut membaca

Ditulis pada Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , , | 104 Komentar

mungkinkah ini yang PERTAMA ?

Entah mengapa akhir – akhir ini saya tergila – gila dengan kata pertama. Sepertinya kata itu mempunyai keeksotisan tersendiri. Buat saya pribadi segala sesuatu yang pertama itu awalnya selalu menarik hati walaupun endingnya belum tentu menyenangkan. Tapi saya selalu merasa … Lanjut membaca

Ditulis pada pertama | Di-tag , , , , , , , , , | 45 Komentar

perselingkuhan PERTAMA

Maafkan aku nurani Ijinkan ku mengecap manis dunia Dan berkubang dalam nikmatnya nista. Kumparan dosa indah yang pernah tercipta. Walau di laut sana Kekasih mencari nafkah bertaruh nyawa. Diamlah nurani Aku ingin berkelana.

Ditulis pada pertama, Sajak - Puisi - Poetry | Di-tag , , , , , , , , , , | 54 Komentar