Arsip Tag: politik
Nalar & Kalbu
alar mengatakan bahwa tak ada yang pantas untuk dipilih. Mereka semua telah tercemar. Bau bangkainya saja sudah tercium padahal bungkusnya belum terbuka, begitu argumennya. Namun Kalbu dengan suara kesejukannya mengingatkan bahwa kita harus ikut menentukan nasib bangsa. Harus ikut bertanggung … Continue reading
Posted in Cermin Diri - Reflection
Tagged Bertengkar, diary, Kalbu, kampanye, kemunafikan, Nalar, pemilu, politik, Sportif
33 Komentar
Mana Visimu, Mana Misimu, Kuberi Suaraku
Menjelang pemilu, jalan – jalan ibu kota penuh sesak dengan atribut dan spanduk para anggota calon legislatif (caleg) yang menjual profil diri agar masyarakat mencontrengnya (saya tidak tahu apa kata dasar contreng ini sudah masuk Kamus Besar Bahasa Indonesia atau … Continue reading
Posted in Politik
Tagged caleg, Cerita EKA, hak memilih, hak suara, kampanye, pemilu, politik
3 Komentar



