Arsip Tag: kemunafikan
Nalar & Kalbu
alar mengatakan bahwa tak ada yang pantas untuk dipilih. Mereka semua telah tercemar. Bau bangkainya saja sudah tercium padahal bungkusnya belum terbuka, begitu argumennya. Namun Kalbu dengan suara kesejukannya mengingatkan bahwa kita harus ikut menentukan nasib bangsa. Harus ikut bertanggung … Continue reading
Posted in Cermin Diri - Reflection
Tagged Bertengkar, diary, Kalbu, kampanye, kemunafikan, Nalar, pemilu, politik, Sportif
33 Komentar
Gak Perlu buktiin Apa-apa !
“Gak perlu buktiin apa – apa”. Heeem tiba-tiba kalimat itu jadi terdengar menarik. Sadar gak sich kita (baca:saya) terkadang harus membuktikan sesuatu supaya ketika saya lewat, teman saya bisa berkomentar: ”booow lu exist banget dech !” Dengan begitu rasanya sudah … Continue reading
Posted in Cermin Diri - Reflection
Tagged borjuis, Burberry, Cerita EKA, dokter, friendship, Jepang, kemunafikan, LV, mobil, pasar Senen, sahabat, Spa
8 Komentar



