Arsip Tag: es

namaku BENING

Namaku Bening. Sebening bulir kristal yang menggantung di sudut mata tatkala pria atletis itu memintaku untuk berhenti bekerja. Gajinya cukup untuk memenuhi kebutuhan kami berdua katanya. Tidakkah ia tahu, bekerja bukan soal gaji belaka. Ada aktualisasi diri disana, ada rekan … Continue reading

Posted in Anthology - Cerpen | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 38 Komentar