Tag: curhat
EKA and 3 in 1 Ajaaaah !
by Eka Situmorang-Sir on May.28, 2009, under Daily
Seperti biasa saya bangun pagi-pagi, mandi bebek, cepat-cepat sarapan dan langsung lompat ke belakang setir mobil ATOZ kesayangan saya, si Lafly Blue ? Tapi ada sedikit rutinitas yang berbeda pagi ini. Selain karena suami saya gak bisa ngantar tapi rute berangkat ke kantor juga agak berbeda. Alih-alih pergi ke ******** saya mesti ke Ketapang dulu karena kehadiran saya dibutuhkan disana (Idiiih siapa emangnya elu Ka, PD bener hahahha) (continue reading…)
Popularity: 1%
antara EKA & anggota DPR yang terhormat (2)
by cerita EKA on May.17, 2009, under Daily
Sekelumit cerita sebelumnya :
Karena terlambat bangun EKA terpaksa bergegas menuju bandara guna mengejar pesawat ke Surabaya. Untunglah pesawat yang hendak ditumpangi EKA ditunda keberangkatannya selama 45 menit. Mengisi kekosongan EKA mampir di kedai roti untuk sarapan dan disitulah petaka dimulai. (continue reading…)
Popularity: 1%
Sini, aku peluk..
by Eka Situmorang-Sir on Apr.21, 2009, under Cinta - Love, Daily
Aku tergolek lemah diatas tempat tidur. Keringat mengalir deras dari seluruh pori-pori dibawah lapisan kulit ari. Ku cek temperatur AC, angka 20 celcius tertera jelas pada papan digitalnya. Jadi bukan panas ruangan yang membuat kelenjar-kelenjar keringat seolah berkejaran menghasilkan air asin. Suara pintu berderit dari engsel besi yang telah setahun tak tersentuh oli pelumas. Kubalikkan badan untuk melihat siapa yang datang. Tapi gerakkanku tertahan oleh rasa sakit yang luar biasa hebat. Seolah ribuan jarum menusuk – nusuk usus halus dalam perut. Ouch…. aku meringis menahan sakit. Kucoba sekali lagi memutar raga, kali ini pelan-pelan. Dan aku pun mengerang kesakitan. Dari sudut mata, kornea ini melihat suamiku berdiri dengan nampan berisi semangkuk bubur dan segelas teh hangat.
Popularity: 2%
Terpenjara Waktu
by cerita EKA on Apr.13, 2009, under Anthology - Cerpen, Cermin Diri - Reflection

dalam penjara
Sedikit malas aku melirik gadget yang diberikan perusahaan mulai tiga bulan lalu. Gadget yang 24 / 7 terkoneksi internet, yang diberikan dengan alasan kebonafidan. Namun aku tahu pasti udang dibalik batu atas pemberian cuma-cuma gadget canggih itu. Memaksa semua karyawan dengan level tertentu dapat bekerja setiap saat, setiap waktu bahkan ( kalau perlu! ) tengah malam pun siap membalas surel klien potensial. Ku lihat layar lebarnya berkelap – kelip menampakkan untaian kalimat yang sudah kuhafal betul : reminder pengingat padatnya aktivitas yang harus dihadapi. Rasanya ingin kulempar saja gadget ini, biar diambil pemulung pinggir jalan pun rasanya aku tak perduli. Tapi bukan salah gagdet itu kan, jika aku tersekap tumpukan aktivitas yang kian lama kian kuat memasung hidupku? (continue reading…)
Popularity: 1%
Denting Indah Dawai Gitarmu
by Eka Situmorang-Sir on Mar.20, 2009, under Cinta - Love, Daily
Udara dingin menyeruak ke dalam ruangan tidur kami. Ruang tidur yangberperan ganda sebagai peraduan dan saksi bisu. Ruang ini adalah kawan gelak tawa saat gurau suami terlontar meredakan rajukku. Ruang ini merupakan saksi derai airmata, saat keinginan dan kenyataan tak berjalan seiringan. Ruangan ini jugalah yang meredam lenguh cumbu mesra sepasang anak manusia – catat: sudah halal !
Popularity: 1%




