Arsip Tag: Cerita EKA
suami PERTAMA
Sayup kudengar denting piano dialunkan, tanda untukku memasuki gedung gereja. Melodi indah mengiringi langkah kaki ini. Sampai di pintu gereja, dapat kulihat semua mata memandangku, semua mengarahkan perhatiannya kepadaku. Binar bahagia terlihat jelas di mata semua kerabat dan jemaat yang … Lanjut membaca
mungkinkah ini yang PERTAMA ?
Entah mengapa akhir – akhir ini saya tergila – gila dengan kata pertama. Sepertinya kata itu mempunyai keeksotisan tersendiri. Buat saya pribadi segala sesuatu yang pertama itu awalnya selalu menarik hati walaupun endingnya belum tentu menyenangkan. Tapi saya selalu merasa … Lanjut membaca
Tante – tante
Membawa beberapa lembar poster untuk suatu acara yang diselenggarakan oleh kantor, saya meluncur ke bilangan Jakarta Selatan. Acara dengan audiens para murid berseragam putih abu-abu itu mengharuskan saya berkelililing ke sekolah – sekolah menghantarkan surat undangan untuk guru dan pamflet … Lanjut membaca
selalu ada yang PERTAMA
Postingan ini sepertinya akan terasa lebih enak dibaca sembari mendengarkan alunan merdu duet James Ingram dan Anita Baker - When You Love Someone “Dingin ya,” gumamku pelan. “Namanya juga winter,” jawabmu seraya merapatkan tubuh besarmu kepadaku. Belum pernah ada lelaki … Lanjut membaca
Sepotong Cerita di Casablanca
Pagi ini sungguh tidak berbeda dengan pagi – pagi yang lainnya. Jalanan Jakarta begitu padat dengan mobil yang semrawut, deru bising knalpot motor juga makian supir – supir mikrolet yang merasa jalannya diserobot (gak ngaca apa kalo mereka juga seenaknya … Lanjut membaca
EXCHANGE LINKS
“Dasar Gaptek !” begitu Rafael sering berkomentar tiap kali saya mampir mejanya untuk tanya-tanya soal blog. Saya ini memang boleh dibilang gaptek, punya blog aja baru sebulan terakhir (jalan dua bulan ding). Sebelumnya tulisan saya mengotori dinding buletin Friendster (ada … Lanjut membaca
20 + 1 cara EKA memperingati hari Kartini
1. Tidak berkebaya tapi tetep pake rok mini. Sebodo orang bilang apa. (walopun dulu sempat menang lomba Kebaya Kartini waktu SMA, nantilah dibuatkan posting terpisah) 2. Lupakan konde, sanggul dan sejenisnya. Mari kita ke salon dan highlight rambut dengan warna … Lanjut membaca



