Cerita EKA

Puisi - Poem - Poetry

Sanctuary

by cerita EKA on Feb.23, 2010, under Puisi - Poem - Poetry

Rumahku adalah kumpulan cinta

Siapapun boleh singgah disana

.

Wangi terbuai, mayang terurai

Diberanda, sayang pun bersemai (continue reading…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +1 (from 1 vote)

Popularity: 2%

35 Comments :, , , more...

Surat Tanpa Perangko

by cerita EKA on Feb.14, 2010, under Puisi - Poem - Poetry

Surat Rahasia

Kepada Lelaki yang tak akan pernah kumiliki.

Kamu tahu? Aku kangen kamu. Kangen derai tawa yang kita bagi setiap waktu. Kangen suara beratmu menyapa diujung telepon dengan kawalan jutaan rindu. Menanyakan kabar, menggoda dengan rayuan gombal yang selalu sukses membuatku gemas dan tersipu malu. Ah, aku tersenyum sendiri, teringat akan leluconmu yang diselingi tiupan-tiupan halus ditelinga itu. Sikapmu yang acuh, gayamu yang angkuh; menggugah sebal sekaligus rindu. Kamu memang nakal, tapi aku mau :oops:

Kamu tahu? Dengan bilang “kangen kamu” sesungguhnya aku sedang menenggelamkan nurani kedalam dinginnya air di bak mandi. Biar beku saja ini hati. Karena sesungguhnya jalan kita berseberangan, tak boleh bersama walau genta sayang itu nyata. (continue reading…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +2 (from 2 votes)

Popularity: 4%

68 Comments :, , , , , more...

Tentang Rasa

by cerita EKA on Dec.20, 2009, under Puisi - Poem - Poetry

Jika saja aku bisa bersamamu malam ini. Aku akan memberimu ketenangan batin
Rebahkanlah kepalamu di pangkuanku, benamkanlah wajahmu dalam pelukku
Biar… Biar hangat seluruh jiwamu itu! (continue reading…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +1 (from 1 vote)

Popularity: 3%

26 Comments :, , more...

Cerita Lalu

by cerita EKA on Sep.06, 2009, under Cinta - Love, Puisi - Poem - Poetry

Cerita Lalu

Cerita Lalu

Masih ingatkah kau padaku? Pada seragam putih biru yang kita kenakan dulu?  Kita diam saling melempar senyum, tak ada rasa. Namun diam – diam, ku akui kau telah mulai mencuri perhatian.

Masih ingatkah kau padaku? Pada debat panjang dalam bahasa asing yang tidak dimengerti murid lain? Tak peduli bagaimana semua mata memandang, kita hanyut dalam adu pendapat. Alot, panas, keras, sekeras kepalaku, tak ada yang mengalah. Kala itu semua orang juga tahu kita tidak sekedar berargumen, kita bertukar senyawa. Mantra cinta dilepaskan. (continue reading…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 4.0/10 (1 vote cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +1 (from 1 vote)

Popularity: 3%

100 Comments :, , , more...

Legam Terbakar Mentari

by cerita EKA on Jul.19, 2009, under Puisi - Poem - Poetry

Mengejar Mentari

Mengejar Mentari

Jamal berlari kecil mengejar mentari

Dipundaknya tergantung karung dengan dua tali

Tak hirau jalanan panas berdebu disusuri

Mengais – ngais demi sesuap nasi


Jamal berlari kecil mengejar mentari

Rasa aneh menyelinap di relung hati

Melihat sebaya berseragam merah putih dengan topi dan dasi

Mungkinkah ini yang disebut iri ?

(continue reading…)

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 1%

63 Comments :, , , more...

Terjal

by Eka Situmorang-Sir on Jun.15, 2009, under Puisi - Poem - Poetry

Terjal

Terjal

Sejumput rindu

Menelusup dalam kalbu

Menggelegakkan nafsu

Sangat menganggu !

Ketika rasa itu menyesak di dada

Kepada siapa utarakan tanya

Lampiaskan dengan prosa

Cumbui melalui mata

Haramkah bercumbu denganmu walau hanya di dalam otakku ?

Tenggelam ditelan ombak yang menderu

VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0.0/10 (0 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 0 (from 0 votes)

Popularity: 2%

54 Comments :, , , more...

Protected: Eforia Tubuh

by Eka Situmorang-Sir on Jun.01, 2009, under Cerita Sex, Puisi - Poem - Poetry

This post is password protected. To view it please enter your password below:


VN:F [1.8.4_1055]
Rating: 6.0/10 (6 votes cast)
VN:F [1.8.4_1055]
Rating: +1 (from 5 votes)

Popularity: 88%

Enter your password to view comments :, , , more...

the Sponsors