Contemplation
Cinta Dalam Sepotong Sushi
by cerita EKA on Mar.10, 2010, under Cinta - Love, Daily
Minggu lalu kamu complain. Sederhana saja, mempertanyakan isi postingan-postingan di blog ini. Mengapa begitu banyak cerita tentang orang lain disitu, tentang teman yang dimabuk cinta, yang terselingkuhi, berselingkuh, atau apapun juga. Begitu tanyamu. Namun minim sekali cerita tentang kita, terlebih tentang kamu. Aku terhenyak, dahiku sedikit berkerut. Mencoba mengingat, benarkah yang kamu katakan. (continue reading…)
Popularity: 2%
13 plus 1 Cara EKA untuk Gak Ngerayain tgl 14 Feb
by cerita EKA on Feb.12, 2010, under Cinta - Love, Daily
61 Comments more...Jalan Tuhan Bukan Jalanku
by cerita EKA on Nov.27, 2009, under Cermin Diri - Reflection, Religi-Spiritiual
Dalam perjalanan menuju Yogyakarta melalui pantai Utara Jawa kemarin, saya mengamati jalanan yang telah saya lalui dengan mobil kecil kami si Atoz biru a.k.a Lafly Blue. Setelah dimanjakan dengan pemandangan indah, kerusakan jalan, juga kemacetan (heran, kenapa ya si Komo ngikutin saya terus. Mo… Komo.. mbok ya kamu di Jakarta aja.. ngapain sih ngikutin sampai ke pantura segala
), saya dihadiahi (continue reading…)
Popularity: 4%
Metamorfosa
by cerita EKA on Nov.25, 2009, under Cermin Diri - Reflection, Daily
Februari 1998
Kelas itu penuh dengan senda gurau khas remaja. Ada gelak tawa, ada sekumpulan siswi bergosip di sudut ruangan sementara disisi lain beberapa siswa terkekeh-kekeh mengamati sesuatu di kolong meja. Gambar sensual wanita dengan pakaian minim dari majalah dewasa mungkin. Sementara disini, dimeja paling depan yang tak lewat tiga meter jaraknya dari papan tulis, duduk bergerombol empat anak manusia berseragam putih abu-abu membentuk arisan sendiri. Ngobrol ngalor-ngidul tentang apa saja sembari menunggu dengan harapan sang wali kelas yang kebetulan Bu Hesti-guru Bahasa Inggris- itu tidak usah datang saja. Biar puas ngerumpinya, biar puas ngegosipnya.
“Ntar mau kuliah dimana?” tanya siswi dengan rambut keriting halus berparas ambon manise membuka percakapan.
“Gue?” tanyaku memastikan. Ia mengangguk. (continue reading…)
Popularity: 4%
Kiamat di 2012?
by cerita EKA on Nov.23, 2009, under Cermin Diri - Reflection, Movie
Film 2012 besutan sutradara Jerman Roland Emmerich ini mencuri perhatian publik karena temanya yang kontroversial: katanya sih kiamat bow! Duh sapa sih yang gak penasaran dengan akhir dunia ini? Gimana sih visualisasinya? Nah rasa penasaran tersebut yang membuat saya rela mengantri selama hampir 60 menit untuk mendapatkan tiket ajaib itu! Jangan salah, bukan berarti saya dapat kursi yang enak karena udah ngantri dari jauh-jauh hari alias dari sebelum 21 Cineplex Setiabudi Building dibuka, memang dapat di baris A yang paling atas tapi di pojok kanan! Alhasil setelah nonton kepala saya tengkleng alias pegel sebelah plus tumit kaki rasanya nyut-nyut (yang ini akibat berdiri ngantri dengan highheels setinggi 7cm. Manyun! Tambah manyun lagi ternyata si Frozzy beli pake M-tix gak pake ngantri! @#$%^&*?! (continue reading…)
Popularity: 3%
Mau Ngetop?
by cerita EKA on Nov.17, 2009, under Cermin Diri - Reflection, Penyakit Wanita
Dulu, waktu masih awal-awal kuliah saya kenalan sama seorang cewek yang punya PD menjulang tinggi sekali sampai ke surga. Males sebenernya temenan ama dia. Kebayang gak sih, berteman sama cewek ceriwis, menarik, juga cantik dengan potensi populer? Bisa-bisa saya dijadiin kacung deh, bagus kalau naik tingkat jadi dayang-dayang. Hahaha gak ada bedanya ya
Tapi ya akhirnya dengan terpaksa menjadi sahabat saya, karena dia nempel terus kayak perangko. Nah, di semester ketiga, kami harus mengambil mata kuliah wajib yang diselenggarakan oleh universitas. Yippie!!! Ini adalah saat yang ditunggu-tunggu, karena artinya kami bisa memilih kelas yang diadakan di fakultas lain. Tentu kami langsung daftar di kelas yang diadakan di Fakultas Teknik. Tanpa tedeng aling-aling, jelas dong alasannya: biar mata ini seger liat cowok-cowoknya!
dasar centil! hehehe. (continue reading…)
Popularity: 4%
Misscommunication
by Eka Situmorang-Sir on Oct.22, 2009, under Cermin Diri - Reflection
Saya baru selesai menenggelamkan sebutir vitamin C dosis tinggi kedalam gelas tinggi. Warna jingganya pelan – pelan merubah air putih bening tersebut dengan warna cerah seperti jeruk. Ada gelembung – gelembung kecil yang menyertainya. Waaah mengamati hal itu, saya bisa betah berlama – lama. Rasanya eksotis melihat vitamin C tadi melarut. Saya rasa seperti itulah seorang pahlawan, rela berkorban hingga mungkin kehilangan nyawanya sendiri namun dapat memberikan dampak yang nyata kepada lingkungannya. Lamunan saya dikejutkan oleh suara seorang teman, (continue reading…)
Popularity: 4%





