Category Archives: Contemplation
Hari Ke Tujuh Ratus Tiga Puluh
Tidak akan ku lupa cara kita bertemu, Kekasih. Tidak lazim layaknya sepasang anak manusia lainnya. Bahkan hingga sekarang aku tak mampu mencerna bagaimana panah Cupid itu terbang lalu hinggap di hatimu kemudian dihatiku. Selalu, kuingat bagaimana engkau bersikeras meminta nomor … Continue reading
Identitas Diri
Hari Jumat lalu saya menerima sebuah undangan untuk menjadi interpreter tamu dari Australia. Undangan tersebut biasa saja, tidak jauh beda dengan undangan-undangan lain yang pernah saya terima, kecuali….. di dalam undangan tersebut tidak menuliskan nama saya dengan tepat. Tidak, tidak … Continue reading
Surat Untuk Sahabat
Disclaimer: Sebuah postingan yang cukup panjang karena ini curahan hati berbalut keping-keping memori. Hening subuhku riuh, dipecah oleh dering ponsel yang tak kunjung berhenti. Sedikit malas aku menghampiri meja diujung kamar untuk mematikannya. Namun sejenak aku tertegun memandang ponsel itu. … Continue reading
Gadis Muda dengan Segudang Tanya
“Katakan padaku apakah cinta itu.” Seorang gadis muda bertanya dengan binar mata yang lebih terang daripada bintang. “Usiaku sudah dua puluh, sepertinya jiwaku siap berkenalan dengan cinta,’ katanya menambahkan. Kupandangi wajah oval dengan rona sawo matang khas kulit suku Jawa … Continue reading
Tentang Memilih
Pagi ini aku ingin mengutuk, ingin mengeluarkan semua sumpah serapah yang sudah ada di ujung bibir. Tapi aku ini bukan tipe orang yang senang mengutuk, sebisa mungkin menjaga perkataan agar tidak menyakiti orang lain. Jadi, aku bertanya (mencoba mencari dukungan … Continue reading




