Senam Jantung di Chatuchak Weekend Market

Salah satu wish list saya adalah pengen nawar-nawar geblek di Chatuchak Weekend Market, Bangkok. Jadi Chatuchak itu pasar yang adanya pas akhir pekan aja. Ada banyak banget yang dijual di sini. Mulai dari sepatu, baju, kacamata, souvenir sampe gorengan babi juga ada :P . Yang terakhir sih ada di hampir semua pojok Bangkok sih. Hehehe.

One bucket list is down ;)

Dan wish list tersebut tersebut terbayar sudah! ^_^ Ohiya, nawar-nawar harga di Chatuchak, nggak ribet kayak waktu mau naik Tuktuk. Soalnya di sini ada bahasa baku yang dimengerti semua orang: BAHASA KALKULATOR :mrgreen: . Cukup tanya berapa harga suatu barang, si penjual akan ngetik angka di kalkulator. Kalau kita mau nawar ya tinggal ketikan angka yang kita inginkan, lalu tunjukkan ke penjual. Begitu seterusnya sampai sepakat sama suatu harga. Simpel kan?

Tawar terooos ;)

Ahya, supaya belanja di Chatuchak bisa dikatakan sukses, tawarlah dari 1/3 harga yang ditawarkan. Sadis? GPP! Yang penting dapat barang murah dengan kualitas bagus. Barang yang menonjol kualitasnya adalah sepatu, sutra (yaiyalaaah), dan kacamata. Kalau baju sih unik-unik gitu tapi ya biasa aja sih.

??????????Nggak haus lagi setelah minum inih ;)

Chatuchak ini panas. Pasarnya berlorong-lorong gitu, mengingatkan saya sama Pasar Klewer di Solo. Bedanya di sini lebih bersih aja sih. Ohya walau panas, nggak perlu kuatir sih mati kehausan sih. Di seputar situ banyak penjaja minuman dari sari buah di dalam botol yang dingin segar gituh! ^_^ Nikmat bener deh!

Chatuchak Bangkok 8Penjual Manggo Sticky Rice yang terkenal ituh! Penjualnya niat bangeeet. Sampe pake aksesoris mangga gitu di kepalanya.

Chatuchak Bangkok 7Hampir di semua sudut Bangkok banyak penjual gorengan begini.

Satu yang berkesan banget pas belanja di Chatuchak adalah harga barang yang murah senam jantungnya duuunk! Jadi ceritanya saya lihat-lihat baju, Adrian lihat-lihat kacamata. Kami nggak jauh-jauh kok. Tokonya berseberangan gituh. Setelah beberapa lama, pas saya nengok ke belakang, Adriannya nggak ada aja gituu :(( Kaget! Jantung kayaknya mau copot saat itu juga. Kok bisa kepisah gini siiih? Langsung kipas-kipas deh. Udah mana sinyal busuk banget, nggak bisa nelpon Adrian plus badan saya mulai nggak enak karena kecapean. Ya gimana nggak kecapean, perut lagi gendut hamil gede jalan kaki banyak buat belanja kan lumayan. Yang nggak hamil aja capek, apalagi saya.

Chatuchak Bangkok 4Baju belanjaan hasil kepisah dari Adrian :mrgreen:

Rasanya mau nangis. Bingung banget. Cara saya pulang nanti gimana? Duh, duit Bath Adrian yang pegang semua. Ini bisa pulang nggak? Sejuta pertanyaan berputar di kepala bikin muka saya kayak pepaya gantung karena pusing :mrgreen:.

Putar otak: akhirnya saya numpang duduk di kios tadi. Sengaja nggak gerak kemana-mana. Supaya kalau Adrian cari, dia bisa cari saya di tempat di mana kami tadi terpisah. Buat membunuh waktu, saya ngorol sama penujual bajunya dan beli satu biar dia senang ;) Dan akhirnyaaaa… Setelah harap-harap cemas nunggu 30 menit.. Adrian pun dataaang! ^_^ Duh! Lega bangeet. Sambil ngomel panjang pendek saya genggam tangan Adrian dan nggak mau lepas lagiii. Ogah kepisah lagi. Jantung saya cuma satu soalnya, nggak ada serep kalau mesti dag dig dug pas kepisah lagi. :mrgreen:

Selamat hari Rabu, Sobat CE! Pasar Tradisional Mana yang Kamu Suka?

Baca juga:
1. Bangkok Trip: Let the Holiday Begin in Wat Arun
2. Visiting Wat Pho Reclining Budha
3. Exploring Chao Phraya River, Bangkok
4. Hampir Gila di Bangkok
5. Babymoon to Phuket: a Wonderful Love Journey

 

About these ads

About Ceritaeka

A wife. Known as a friendly cheerful person with a non-stop talking character. Choco addict. High-heels fans also a traveling lover. Simply give her friendship, love, freedom and FUN will be in the air.
Gallery | This entry was posted in Bangkok, Thailand and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

19 Responses to Senam Jantung di Chatuchak Weekend Market

  1. Pingback: Babymoon to Phuket: a Wonderful Love Journey | Cerita EKA

  2. Pingback: Bangkok Trip: Let the Holiday Begins in Wat Arun | Cerita EKA

  3. Pingback: Hampir Gila di Bangkok | Cerita EKA

  4. Pingback: Exploring Chao Phraya River, Bangkok | Cerita EKA

  5. Pingback: Visiting Wat Pho Reclining Budha | Cerita EKA

  6. D Laraswati H says:

    Seru….smg bs kesana tahun depan

  7. Kayaknya harus siap tepor yak kalo ke Chatuchak, siap nahan mata XD biar gak khilap belanja

  8. Ih itu neneknya lucu bingits hihihi. Deuh, lain kali kalian pake gelang borgol aja biar nggak kepisah :p

  9. Pingback: Senam Jantung di Chatuchak Weekend Market | Blog

  10. ded says:

    Eka, harusnya judulnya ganti menjadi : “Adrian, kau lah segalanya. Aku tidak bisa terpisah denganmu …..hukhuk….” :D :D :D

  11. ivanprakasa says:

    Mana foto barang uniknya… katanya sepatu… kok malah foto yakul… (>.<;)
    habis marah2 trus nempel… :)) *kebiasaan mbak Eka bingits xD

  12. didut says:

    15 menit jalan dari rumahku aja udah terbentang Pasar Kebayoran Lama, mau makanan apa aja ada. Ngesot dikit udah Mayestik. Jadi 2 pasar itu favoritku ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s