Pelangi Rasa
by cerita EKA on Feb.03, 2010, under Anthology - Cerpen
Jemariku gemetar membaca barisan aksara yang muncul di ponselmu. SMS mesra pada jam 3 dini hari! Kutenangkan jiwaku, kudinginkan kepala yang mulai panas dengan amarah. Tak ada nama, hanya barisan angka, berarti nomor ini tak tersimpan dalam memori ponselmu. Perasaan tenang merayapi hati, mungkin SMS mesra ini cuma nyasar saja.
Hati-hati ku letakkan ponsel istriku itu pada tempatnya. Memang, kami sudah menikah namun privacy masing-masing kan harus tetap ada dan dijaga. Ku pejamkan mata, mencoba untuk kembali tidur. Namun tak bisa. Aku gelisah. Tak bisa kupungkiri, aku curiga. Apalagi segala tingkah lakunya yang ganjil akhir-akhir ini. Arrrgh! Tak mampu kutahan diri ini. Kusambar ponsel tadi, kuperiksa folder inboxnya; tak ada pesan-pesan yang aneh, semuanya standar. Cuma sms ke teman-teman arisan, ke ibu, ke tetangga. Ku cek folder Sent item; semuanya biasa. Tak ada yang mencurigakan. Hampir saja kukembalikan ponsel itu lagi ke tempatnya untuk yang kedua kali, ketika aku ingat bahwa istriku ini senang mengelompokkan pesan-pesan istimewa dan disimpan di folder tersembunyi. Hemmm, aku periksa dengan seksama ponsel itu lagi. Ku buka-buka semua aplikasi dan folder yang ada. Dan aku boleh tersenyum lega, tak ada yang aneh. Kecurigaanku tak beralasan. Ah maafkan aku istriku, mengiramu yang bukan-bukan. Dasar SMS sialan! SMS nyasar yang sudah membuatku berkeringat dingin.
Aku kembali ke tempat tidur, dan hampir jatuh tertidur ketika ponselmu lagi-lagi berdering halus. Gerahamku beradu. Hati ini tercabik. Dan bantal, guling atau bahkan pelukmu pun kehilangan pesonanya setelah membaca pesan itu. Aku terjaga hingga sang surya menampakkan sinar emasnya.
****
Sore itu aku pulang cepat dari kantor, kutinggalkan saja sederet kertas yang masih perlu diperiksa. Jam di pergelangan tangan ini menunjukkan pukul 4 sore, Jakarta macet seperti biasanya. Zig zag mobil dipacu secepat-cepatnya. Aku mulai habis kesabaran. Sial, kenapa pula mesti ada kecelakaan beruntun sih di jalan tol. Gak tahu apa kalau aku harus secepatnya berada di utara Jakarta, ditempat dimana kumpulan pasir dan buih bercengkerama? Perasaanku kacau, beraneka rasa. Seperti pelangi yang beragam warna namun rasa ini sama sekali tidak indah. Cenderung menyiksa malah. Ingin kuyakinkan diriku bahwa SMS tadi pagi adalah SMS nyasar saja, namun ketika di SMS kedua tertulis nama kecil istriku yang tidak banyak orang tahu, hati ini gelisah. Sungguh campur aduk antara resah, kuatir, bingung. Uh menyebalkan! Bisa saja aku menanyakan kebenaran kecurigaanku pada istriku, namun ah, aku harus membuktikan sendiri. Kalau ternyata kecurigaan yang kulemparkan padanya salah, tentu akan melukai hatinya. Jadi, sekarang aku dalam perjalanan menuju tempat yang disebutkan dalam pesan tadi dengan harapan di hati kecil semua pradugaku salah, semua kecurigaanku itu tak berdasar. Walau logika ini mendesak membuktikan kebenarannya. Arrrgh!!! Semoga aku salah! Semoga!!!! Aku tak tahu harus bagaimana jika benar istriku tak setia. Tetes air meleleh perlahan dari sudut mata.
Semburat jingga menyapa saat aku sampai, sedikit terlambat dari waktu yang disebutkan dalam SMS. Dan disana, di hamparan pasir putih itu kulihat kamu berbaring di pangkuannya dengan jemarinya mengelus lembut rambutmu. Tenggorokanku panas. Nafasku tersengal. Dadaku turun naik. Hatiku pecah. AKU MARAH. Geram, sakit, jijik. Istriku! Oh istriku, tidak ingatkah kamu pada janji setia kita?! Pada sumpah sehidup semati yang terucap di depan altar?! Pada… BANGSAT! Kuhantam dashboard mobil hingga semua boneka-boneka kecil penghias interior yang kau tata jatuh berantakan. Kamu kejam istriku!! Ku banting pintu mobil, cepat aku berjalan kearah kalian. Kan kutarik dirimu dari rengkuhannya, kuhajar dulu ia baru kemudian aku berurusan denganmu. Jangan salahkan aku jika sumpah serapah dan makian kulemparkan padamu, kamu istriku! Dan kamu bercumbu mesra dengan orang lain?! ANJ*NG! Kepala ini terbakar bara api kebencian. Pada titik ini, bahkan setan pun kan ngeri mendengar derap langkah kakiku yang berkejaran dengan amarah degub jantung ini.
Tapi langkahku tertahan tatkala kulihat senyummu.. Kuurungkan niatku melabrakmu tatkala kumelihat senyum manja yang kau lemparkan padanya seraya menyubiti lengannya. Se..senyum itu… t’lah lama tak kulihat dari wajahmu.. Aku berdiri mematung dengan mata panas terkaburkan air. Tenggorokanku tercekat. Mengapa kamu tersenyum ketika bersamanya, bukan bersamaku? Apakah itu pertanda kamu bahagia dengannya?
Tanganku terkepal keras. Sekian lama aku memperhatikan kalian, dan aku tak mampu berkata apa-apa. Pahit. Dapat kurasakan kuku tangan yang terkepal melukai telapakku hingga berdarah. Pengkhianatanmu menyakitkan. Tapi senyummu padanya menyadarkan aku, sesungguhnya aku telah gagal menjadi suamimu. Tubuhku lunglai.. Kubalikkan badan, melangkah pergi dengan gontai. Meninggalkanmu dengannya, bersama cinta dan pernikahan kita yang telah kau khianati. Kau tahu, bukan hanya tanganku yang merah saat ini, hatiku pun berdarah!
***
Cerita sebelumnya:
1. Kau. Aku. Diujung Senja Merah Itu
3. BERHENTI
Popularity: 5%
Related posts:






February 5th, 2010 on 8:07 PM
Eka…..masih diputar lagi ya, biar emosi pembaca teraduk aduk?
#EKA#
haduuuh maaf ya bun.. jgn sampe pusing krn teraduk2 ya bun
edratna´s last blog ..Mainan baru?
February 5th, 2010 on 10:43 PM
lanjuuuuttt!!!
eh, masih ada lanjutannya, kan?
atau memang sengaja dibikin nggantung, ka?
#EKA#
siap dilanjutkan!
marshmallow´s last blog ..No Idea
February 6th, 2010 on 4:33 PM
masih penasaran ama kisah slanjutnya, mbak.. seperti sangat nyata sekali, dan jadi sangat menarik saat mbak Eka yg meramu ceritanya..
#EKA#
Kalo waktunya tiba nanti dilanjutin ceritanya
February 7th, 2010 on 8:42 AM
Waduh, tambah ‘panas’aja neh cerpen. Kapan ya selesainya biar gak penasaran terus.
Buruan mbak, dilanjutin.
#EKA#
hahaha
Selesainya tergantung mood penulis
kalo lagi mood membunuh ya tamat ceritanya
February 7th, 2010 on 10:52 AM
masihkah ada sambungannya?
#EKA#
sepertinya masih sih
February 7th, 2010 on 2:18 PM
ditunggu kelanjutannya…
makin penasaran
#EKA#
Aye..aye sir!
February 7th, 2010 on 7:16 PM
keren
salam hangat dari blue
#EKA#
thank u udh mampir lagi
Salam kembali blue
dobleh yang malang´s last blog ..perjodohan langit
February 8th, 2010 on 9:17 AM
Kasihannn….
Baik banged suaminya, masih bisa dia berpikir bahwa yg gagal adalah dia, bukan istrinya?
#EKA#
Udh sebaik itu aja, msh diselingkuhin ya kak…
February 8th, 2010 on 11:44 AM
Saya jadi ikut panas, pengen aku banting saja dia yang merebutmu dariku.
#EKA#
nyalin kipas angin, nyalain AC biar dingin suasana hatinya bapak mandor
mandor tempe´s last blog ..Bertemu
February 9th, 2010 on 7:33 AM
tidak hanya sampai di sini kan Eka?? aku tunggu lanjutannya.
Atau jangan-jangan lanjutannya langsung bisa di cari di toko buku??
#EKA#
belum selesai koq hehehe
Ad bro.. ada lanjutannya
Bro Neo´s last blog ..Teman Sekamar
February 9th, 2010 on 10:48 AM
Print out ah , biar nyantei bacanya dirumah
Gak marah kan aku curi
#EKA#
biar santai dibaca dirumah…
Monggo kak Anny
anny´s last blog ..Amazing, Reuni SMP
February 9th, 2010 on 8:04 PM
dari tulisan yang sebelumnya hingga tulisan yang sekarang, kok gw merasa bersalah dengan diri gw sendiri yah *pentung zulhaq*
#EKA#
Hahaha? kenapa? Lu bawa lari bini orang?
zulhaq´s last blog ..Video Bugil Tante Sinting
February 10th, 2010 on 4:32 PM
menarik
sampe emosiku larut dlm crita ini
cara penyampaian critanya hebat Ka
lanjuutt donk
#EKA#
iya P&M.. dibikin dulu lanjutannya
February 11th, 2010 on 12:43 PM
Storynya Eka banget..
jadi pengen emosi bawaanya neh wkwkw
#EKA#
biar gak esmosi hehehe
Sediain kipas buat Eru
Eru´s last blog ..Favorit
February 11th, 2010 on 4:34 PM
saya yang bacanya juga ikutan emosi nih. trus trus kelanjutannya gimana….
enak kan makan es krim mosi
(pdhl gak tau es mosi itu es krim apaan hehehe)
#EKA#
jangan..jangan emosi… gimana kalo es mosi ajah?
Btw baru pertama mampir yah? Welcome!
orange float´s last blog ..Apakah Saya Terkena Insomnia???
February 12th, 2010 on 9:26 AM
Eka emang paling jago ngudek-ngudek emosi pembacanya..
*Sambil buru2 ngedelete-in sms yg kukirim semalam..
#EKA#
Aiiih Oom ASN, kirim SMS ke sapa tuuuuh?
heehhe
Nug´s last blog ..Si Manis Penggoda
February 12th, 2010 on 2:50 PM
aku bayangin jadi suaminya…
cerpen-cerpen yang pertama jadi terasa tidak adil dan kejam, bukan romantis lagi
sedihnya diselingkuhi…
#EKA
Heeem, bisa berubah opini gitu ya le…
macangadungan´s last blog ..I Draw, Therefore I Exist
February 12th, 2010 on 4:50 PM
truss gimana kisah selanjutnya…??
#EKA
Nanti ada lanjutannya deh
(semoga belum bosen nulisnya hehehe)
Lourdez cute´s last blog ..Rutinitas yang Sama
February 12th, 2010 on 5:56 PM
pelangi yang berasa tx
#EKA
Berasa apa?
blogdotblog´s last blog ..Using A Free Blogging Web Site
February 12th, 2010 on 5:57 PM
apa kabar non?
wowwow cantik niat pelangginya
rasa memng akan terwakili ya….
tx
#EKA
Kabarnya Puji Tuhan baik mas
waah pelangi yg ini gak cantik lhooo..
ini pelangi kepahitan hehehe
shalimow´s last blog ..Cara Menembus Alexa Rank 100.000 Dengan Doa
February 14th, 2010 on 11:37 PM
buruaaan lanjutannya mbaaaa..
btw, koneksi dikau udah ok? udah ganti apa?
#EKA
hehehe
msh IM2
ini tapi dia lagi baek
February 19th, 2010 on 11:05 PM
Sorry mba, Gw gak suka alasan si suami gak jadi ngelabrak. Si suami bego, semua orang yang selingkuh pasti merasa bahagia sama selingkuhannya, kalo gak bahagia sama selingkuhannya, pasti gak mau selingkuh. Seandainya alasan gak ngelabraknya itu diganti jadi karena mo tetep ngejaga martabat istri, mencoba nyelesaiinnya dirumah, memberi kesempatan istri ngasih alasan mungkin jadi lebih tepat.
#EKA
Semua pendapat diperbolehkan di sini baik yg pro maupun kontra
Thx 4 sharing d idea