Kamu dan Pertanyaanmu
by cerita EKA on Jan.14, 2010, under Anthology - Cerpen
TITIK PELUH menghias pias wajahmu. Disini, di pangkuanku, engkau terlelap tidur. Nyenyak seolah tanpa beban, padahal baru seminggu sebelumnya badai menghantam hidupmu, eh hidupku juga. Wajah ovalmu polos tanpa tersaput make-up, kamu nampak cantik, gadisku. Sangat cantik. Aku lebih suka kamu disaat seperti ini, tak ada dempul yang katamu berkhasiat menyembunyikan kantong mata, tak ada saputan mubazir serbuk halus berwarna merah di pipi, lha wong pipimu selalu bersemu malu-malu tiap kali ku goda, pun tak ada pemulas bibir senada warna buah saga. Untuk apa sih pemulas itu? Kalau sudah bersamaku, warna itu tentu luntur tergerus lumatanku, jadi lain kali tinggalkan saja gincu itu. Aku suka berlama-lama memandangimu saat seperti ini. Sudahkah kukatakan bahwa kamu cantik ketika tidur? Ketika tak ada make-up sama sekali? Ah ya, sudah kukatakan itu di awal paragraph ini. Maaf, sepertinya aku mulai pikun.
Kamu itu menggemaskan gadisku, karena pertanyaan-pertanyaan polosmu itu kadang membuatku geli. Tadi sebelum tubuh kita menyatu, engkau bertanya apa definisi orang ketiga. Lucu. Kamu tidak tahu perbedaan orang pertama, kedua, dan orang ketiga dalam suatu hubungan, padahal demikian lancar kamu membeberkan fakta dan opini akan kasus Bank Century. Sulit aku menjawab pertanyaanmu tadi.
Orang ketiga? Mungkinkah aku adalah orang ketiga dalam pernikahanmu? Dibanding suamimu, aku lebih tahu makanan kesukaanmu: setangkup roti tanpa crust, dioles dengan mentega tawar bermerk bunga anggrek. Harus tawar, tidak boleh asin, tidak juga manis karena itu bisa merusak dietmu! Ditemani secangkir teh hijau tanpa gula maka jadilah sarapan pagimu. Kamu tidak suka nasi, lebih suka mie untuk menu siang hari, dan sebuah apel di malam hari.
Mungkinkah aku orang ketiga, manakala aku lebih tahu peta tubuhmu? Aku tahu persis lokasi tanda lahir yang berwarna coklat muda itu. Tersembunyi di tengkuk belakang, dibalik rambut ikal bergelombang dengan harum shampo yang menggoda. Aku ingat jumlah tahi lalat kecil didekat pucuk ranum buah dadamu yang ukurannya sering membuat banyak wanita iri dan para pria tidak bisa tidak berdecak kagum. Ada lima. Tiga di aerola kiri dan dua di aerola kanan. Belum lagi sebuah tahi lalat hitam legam yang kian hari kian membesar tepat di puncak bokong kirimu yang bulat itu. Ya. Aku tahu. Aku hafal lekuk semlohai tubuhmu karena aku mencumbui senti demi senti kulit mulusmu setiap minggu. Membaui wangi asli tubuhmu yang bercampur dengan parfum Victoria’s Secret; menghasilkan aroma sensual yang selalu membuaiku ke langit ketujuh dan melecut birahiku maju. Aku memujamu.
Suamimu, yang dalam situasi ini adalah orang kedua, tahukah ia bahwa istrinya, yaitu kamu –gadisku-, tidak bisa tidur tanpa tepukan halus dipunggung sebanyak sepuluh kali? Tidak bisa memejamkan mata jika belum mendengar alunan jazz kepingan cakram dari Fourplay? Tidak bisa terlelap tenang tanpa bakaran aroma therapy yang memancarkan harum cendana di sudut ruangan? Tahukah ia? Ah, manalah ia tahu kebiasaan-kebiasaanmu, tatkala pulang kantor saja selalu bertepatan dengan jam dinding sebelas kali bertalu. Manalah ia tahu luka batin dan kesepianmu selama ini, ia terlalu sibuk berkutat dengan pekerjaannya. Aku, aku yang tahu air matamu, yang menjadi teman pengusir sepimu, yang memuaskan hasratmu. Yang menenangkan resah jiwamu setiap saat, setiap waktu. Sementara suamimu itu hanya tahu untuk dilayani tanpa mengerti bagaimana menyenangkanmu. Lalu, dalam situasi ini, siapakah yang menjadi orang ketiga?

Orang Ketiga?
KUUSAP PELAN rambut-rambut halus di dahimu dan kau pun terbangun. Dengan senyum cantik membingkai wajahmu. Duh! Untung kita tidak sedang di pantai Selatan sayangku, jika ya, sepertinya Ratu Kidul bisa cemburu tersaingi oleh senyummu yang semanis madu.
“Maaf ya cantik, bukan maksudku membangunkanmu,” ujarku pelan, masih membelai ponimu. Namun hanya kerling manja yang kau berikan sementara halus jemarimu mengusap paha kananku bagian dalam. Aiiih dadaku berdesir, ingin kukecup lagi bibirmu sementara tanganku mengelus tengkuk dan punggungmu yang terbuka. Dan kitapun kan bercumbu hingga kau melenguh-lenguh, menggelinjang bahkan mencakarku. Tapi, sialan! Belum sempat kulancarkan aksiku, kau sudah beringsut duduk disebelahku. Menekuk lututmu mendekati dagu dan memeluk kaki jenjang itu dengan dua tanganmu. Kamu semakin menawan. Gelombang rambutmu menari ditiup sang bayu.
“Yank… Kamu belum jelaskan perbedaan orang pertama, kedua juga orang ketiga lho,” riang engkau bertanya. Aku diam. Terkesima dengan keceriaanmu. Ah hari demi hari, aku makin jatuh cinta padamu. Pada kepolosan yang dibalut kepandaian, pada keceriaanmu, pada gaya ngambekmu yang bikin aku tertantang menundukkanmu, ah tentu juga jatuh cinta pada tubuhmu. Untuk sekian menit pertanyaan itu menggantung di udara.
“Iiiiiih, sebel deh, ditanyain koq malah melamun!” Jeritmu manyun sambil mencubiti lenganku. Aku tersenyum. Apa tadi yang kamu tanyakan sayang? Heemm, kau belum menemukan jawab apa artinya orang ketiga ya? Sudahkah kukatakan bahwa sulit untuk aku menjelaskannya? Bahwa aku bingung menetapkan batas antara orang kedua dan ketiga? Ah ya pemikiran itu belum sempat kuutarakan padamu. Maaf ya sayang, sepertinya aku mulai pikun.
Eka Situmorang-Sir
Cerita Sebelumnya:
1. Kau. Aku. Di Ujung Senja Merah Itu.
Popularity: 5%
No related posts.
77 Comments for this entry
4 Trackbacks / Pingbacks for this entry
-
» buku favoritku life is beautiful
January 22nd, 2010 on 11:04 AM[...] note fb si tukang cerita, trus baca postingan si bu dokter dan obrolan dengan sii soul [...]
-
BERHENTI - Cerita EKA
January 26th, 2010 on 9:57 PM[...] Kamu dan Pertanyaanmu VN:F [1.8.1_1037]Thank you ^_^Rating: 0.0/10 (0 votes cast)VN:F [1.8.1_1037]Rating: 0 (from 0 [...]
-
-
Tak Ada Judul - Cerita EKA
February 28th, 2010 on 2:10 PM[...] membacanya), berikut adalah rangkaian cerpen terdahulu: 1. Kau. Aku. Di Ujung Senja Merah Itu 2. Kamu dan Pertanyaanmu 3. BERHENTI 4. Pelangi [...]





January 21st, 2010 on 10:15 AM
Pantes gak nyambung, baca cerita sebelumnya dulu ya….
#EKA#
Soook atuh
January 21st, 2010 on 3:31 PM
mba Eka.. wih.. cerpen di awal 2010-nya makin ‘menggigit’ *halah*
hehe.. makin cool aja.
ditunggu lanjutannya ya sis..
#EKA#
Siyaaaap bos!
January 21st, 2010 on 3:37 PM
orang ketiga jamak disebut mereka…
orang ketiga tunggal disebut dia…
#EKA#
Asyiiik dpt pelajaran bahasa Indonesia
January 22nd, 2010 on 12:00 AM
Mbak Eka aku dataaaangg setelah lama gak nongol disini, heheheh…
Wah…jadi intinya ini orang ketika apa kedua nih..??
#EKA#
Kamu kemana ajah siy? intinya yaaa…
kamu maunya apa? :p silahkan putuskan sendiri hehehe
Zippy´s last blog ..Terinfeksi Virus Sality / W32
January 22nd, 2010 on 1:24 AM
saking penasaran sama ni cerpen udah 3 hari ini mondar-mandir dimarih ogut neh mba..
confirm ye kalo udah di publish asli masih penasaran
#EKA#
hahaha ntar tunggu tgl maennya aja deh yaaa
Hariez´s last blog ..Rendahan
January 22nd, 2010 on 3:13 AM
kunjungan pertama di blog ini.. ^^ kesan pertamaku: luar biasa tulisannya.. terus berkarya yah.. ^^
#EKA#
Terima kasih udh mampir
Thank u yah
January 22nd, 2010 on 11:05 AM
iya aku juga bingung mbacanya dek jadi harus baca ulang yang pertama
aku pindah rumaaaaah
#EKA#
MEmang sebaiknya ngikutin dari pertama kak
ok nanti aku meluncur yah ke rumah baru kk
julie´s last blog ..diriku
January 22nd, 2010 on 4:13 PM
oran9 ke 3
#EKA#
kenapa memangnya?
wi3nd´s last blog ..~ a K u …~
January 22nd, 2010 on 10:35 PM
selamat malam buk pe en es…
tak tunggu postingan terbarunya ya…
#EKA#
Selamat siang pak PNS juga
iyaaa tunggu deh postingan barunya
maaf lagi riweh bgt skr2 ini
Berry Devanda´s last blog ..Menulis Tanpa Menggurui
January 23rd, 2010 on 12:39 PM
wah, ini cerbung ya sahabat?
#EKA#
Iya uni
January 23rd, 2010 on 3:18 PM
manteb mba semua tulisan diblog ini kaya ditulis sama orang yg udah berpengalaman semangat yah
salam
#EKA#
hehehe
Waaah pujianmu bikin gue kepentok plafon
thank u udh mampir yah
peri´s last blog ..apa dia tau
January 23rd, 2010 on 6:54 PM
Waduhhh orang ketiga ?????
#EKA#
Orang keempat juga boleh
January 23rd, 2010 on 7:41 PM
hahahaha, ngelamun kok panjang amat
gw komen sambil ngelmaun ah…
oh ya, orang ketiga itu cakep gak sih???
*teteup ngelamun*
#EKA#
kalo cakep emangnya lo mau?
January 23rd, 2010 on 9:31 PM
hayahhh,,,si ibu teteup postingannya bikin bulu kuduk bergidik..abis ada RATU PANTAI SELATAN gitu tadi di postingannya,,,heheheheh
#EKA#
Hahaha begidiknya gara2 Ratu Kidu; ya?
Bukan gara2.. :p eh gak jadi deh hehehe
maya sitorus´s last blog ..Ayooo..sekolah!!
January 25th, 2010 on 9:31 AM
orang pertama, kedua, ketiga…
siapakah orang ketiga itu??
jika hubungan segitiga terjalin dengan damai
siapakah orang ketiga itu??
mungkin… dia yang berjarak lebih lebar..
lalu siapa dia? ckp sulit untuk diukur..
karena hubungan segitiga di dalam hati..
bukan tentang aku, kamu, dan dia
tapi aku, kamu, dan kamu..
ah entahlah knp kacau gini
#EKA#
hehehe
ada dua “kamu”? Hey greedy juga kamu yah?
Btw bukannya biasanya memang selalu kacau?
elmoudy´s last blog ..Avatar
January 25th, 2010 on 10:52 AM
Just Dropped By …
LIhat tanggalan sekarang … 25/1
Lihat tanggalan posting ini … 14/1
Apa Khabar Ka …
Sibuk ya …
Pasti lagi di Tatar nih jadi PNS …
Eniwei …
Semoga kamu sehat-sehat selalu ya …
Jaga Kesehatan …
Salam saya
#EKA#

ma kasih ya Oom perhatiannya
Sibuk bgt ini memang…
Semoga secepatnya saya bisa berkunjung balik ya Oom
Btw avatarnya baru ya oom?
January 25th, 2010 on 1:45 PM
orang ketiganya cewe ya? macarin si istri? haha…kereeeen…:D
#EKA#
Jiaaah simbok ngayalnya ketinggian :p hehehe
January 26th, 2010 on 5:02 AM
Ceritanya bikin mendebarkan eda
#EKA#
Ma kasih ya eda
anny´s last blog ..Kiat menyuburkan tanaman dan….cinta
January 26th, 2010 on 12:09 PM
Great
#EKA#
Thank u